| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
Rekakarya Gunatama | 04*8**0****57**0 | Rp 170,163,000 | 85.45 | 88.36 | - |
PT Armudi Pradana Konsultan Cab. Bandung | 0731144473423001 | Rp 183,594,000 | 82.56 | 84.58 | - |
| 0712622950652000 | Rp 184,260,000 | 88.98 | 89.65 | - | |
| 0312981533542000 | Rp 190,476,000 | 92.25 | 91.67 | - | |
| 0705497428541000 | Rp 194,694,000 | 89.28 | 88.9 | - | |
| 0909357295454000 | - | - | - | tidak melampirkan bukti kepemilikan tempat usaha (sewa/miik sendiri). tidak lolos passing grade sub unsur SDM Perusahaan. | |
Dipha Spasia Aksata | 06*8**0****22**0 | - | - | - | - |
PT Intikarya Adicipta | 04*9**6****22**0 | - | - | - | tidak lulus passing grade pengalaman perusahaan |
PT Dwina Karya Utama | 09*8**9****22**0 | - | - | - | tidak lolos passing grade unsur pengalaman perusahaan dan unsur SDM Perusahaan |
| 0027889328908000 | - | - | - | Tidak lolos passing grade unsur SDM Perusahaan | |
| 0867914285543000 | - | - | - | Tidak lulus Passing Grade unsur pengalaman perusahaan | |
| 0858799125018000 | - | - | - | Tidak lulus PassinG Grade unsur pengalaman perusahaan | |
| 0027104991617000 | - | - | - | tidak lulus passing grade Unsur Pengalaman Perusahaan. | |
| 0814965190429000 | - | 74.89 | - | Tidak lolos passing grade Sub Unsur Pengalaman Perusahaan | |
| 0016221665423000 | - | - | - | Tidak melampirkan buti kepemilikan tempat usaha (milik sendiri/sewa). tidak lolos passing grade unsur pengalaman perusahaan dan unsur SDM Perusahaan. | |
| 0313270324424000 | - | - | - | Kalifikasi Usaha NIB pada SPSE NON Kecil. tidak lulus passing grade unsur pengalaman perusahaan | |
| 0017539248805000 | - | - | - | Tidak lulus passing grade unsur pengalaman perusahaan | |
| 0020794442903000 | - | - | - | Tidak lulus passing grade unsur Pengalaman Perusahaan | |
| 0032688483444000 | - | - | - | Tidak lolos passing grade unsur SDM perusahaan (tidak dapat membuktikan tenaga ahli tetap dan pendukung perusahaan sesuai data yang diajukan) | |
| 0312093958901000 | - | - | - | tidak lolos passing grade unsur pengalaman perusahaan (pengalaman sejenis 10 tahun terakhir minimal 50% HPS tidak ada) | |
| 0022652663541000 | - | - | - | - | |
| 0015925811606000 | - | - | - | Tidak lulus passing grade unsur pengalaman perusahaan dan unsur SDM Perusahaan | |
| 0401941398542000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
| 0702831264429000 | - | - | - | - | |
| 0019140052903000 | - | - | - | - | |
| 0021083787429000 | - | - | - | - | |
| 0902793140008000 | - | - | - | - | |
PT Adare Multi Servis | 09*6**6****43**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
BELANJA UANG DAN/ATAU JASA UNTUK DIBERIKAN KEPADA PIHAK KETIGA/ PIHAK LAIN
(PEMBUATAN DOKUMEN ANDALALIN)
a. Gambaran Umum
Rumah Sakit yang memiliki minimal 50 tempat tidur wajib melakukan andalalin, dengan tujuan untuk
mengetahui dampak dari pembangunan tersebut setelah beroperasi sehingga didapatkan solusi untuk
meminimalisir masalah - masalah lalu lintas yang akan terjadi. RSUD Tabanan melaksanakan
Pembangunan secara berkelanjutan, dimana saat ini memiliki kapasitas 201 tempat tidur dan luas
keseluruhan adalah 16.325 m². Mengingat pekerjaan pembangunan RS dan operasional nantinya akan
menimbulkan dampak terhadap lalu lintas pada jalan provinsi tersebut, maka diperlukan kajian Analisis
Dampak Lalu Lintas untuk menganalisis dampak lalu lintas yang ditimbulkan, terutama dari sisi
keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
RSUD Tabanan merupakan salah satu rumah sakit yang aktifitasnya cukup ramai sehingga banyaknya
kendaraan yang keluar masuk. Peningkatan volume lalu lintas akan berakibat membesarnya V/C
rasio pada jalan-jalan di sekitar kawasan tersebut yang terkena dampak akibat adanya bangkitan
baru dan apabila tidak diimbangi dengan perbaikan atau peningkatan kapasitas jalan akan berakibat
timbulnya kemacetan lalu lintas. Untuk mengetahui seberapa besar penambahan volume lalu lintas
yang akan ditimbulkan akibat Kegiatan Rumah Sakit, perlu dilakukan kajian mengenai pengaruh
operasionalnya. Kajian ini akan mengkaji seberapa besar tarikan perjalanan yang timbul, volume lalu
lintas yang membebani ruas-ruas jalan di sekitar kawasan tersebut serta meramalkan tentang
keadaan yang akan timbul akibat Pembangunan Rumah Sakit. Setelah dampak lalu lintas tersebut
diketahui langkah selanjutnya adalah memberikan alternatif pemecahan masalah yang timbul.
b. Ruang lingkup/batasan lingkup pengadaan pekerjaan jasa konsultansi
1. Perencanaan dan metodologi analisis dampak lalu lintas;
2. Analisis kondisi lalu lintas dan angkutan jalan saat ini (eksisting). Estimasi bangkitan perjalanan
Pembangunan RSUD Tabanan dengan jumlah tenaga kerja serta tamu yang masuk dan keluar
lokasi yang kemudian dilakukan konversi menjadi satuan mobil penumpang per jam sibuk;
3. Analisis bangkitan/tarikan lalu lintas dan angkutan jalan akibat pembangunan berdasarkan
kaidah teknis transportasi dengan menggunakan model transportasi empat tahap (four step
model), yaitu bangkitan/tarikan perjalanan (trip generation/attraction), penyebaran perjalanan
(trip distribution), pemilihan moda (modal split) dan pembebanan perjalanan (trip assignment);
4. Proses pemodelan bangkitan/tarikan perjalanan menggunakan metode bangkitan dan tarikan
perjalanan serta proses distribusi perjalanan menggunakan metode konvensional yaitu
pembentukan suatu MAT (Matriks Asal Tujuan) menggunakan volume lalu lintas;
5. Analisis distribusi perjalanan;
6. Analisis pemilihan moda;
7. Analisis pembebanan perjalanan dilakukan dengan bantuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia
(MKJI) 1997 untuk analisis dan perhitungan volume lalu lintas pada tiap ruas jalan;
8. Simulasi kinerja lalu lintas yang dilakukan terhadap analisis dampak lalu lintas;
9. Rekomendasi dan rencana implementasi penanganan dampak lalu lintas;
10. Rincian tanggung jawab pemerintah pusat atau pemerintah daerah dan pengembang atau
pembangun dalam penanganan dampak lalu lintas;
11. Rencana pemantauan dan evaluasi;
12. Gambaran umum lokasi yang akan dibangun atau dikembangkan; dan
13. Skenario pemecahan masalah lalu lintas yang nantinya digunakan adalah mempertimbangkan
kondisi masalah yang akan ditimbulkan dari rencana pembangunan tersebut.
c. Lokasi Kegiatan pekerjaan berada di jaringan jalan disekitar Rumah Sakit Umum Daerah
Tabanan.
d. Produk Yang Dihasilkan
Hasil/produk yang akan dihasilkan dari pengadaan jasa konsultansi, antara lain
menyangkut :
1. Laporan Pendahuluan
Laporan Ini Berisi Rincian Maksud Dan Tujuan Kegiatan, Review Hasil-Hasil Penelitian Yang Ada,
Metodologi Yang Mengacu Pada Kerangka Acuan/Tor Serta Rencana Dan Jadwal Kerja. Dalam Laporan
Disampaikan Pula Kegiatan Lanjutan Dari Penelitian Ini. Laporan Diserahkan Sebanyak 3 (Tiga)
Eksemplar diserahkan paling lambat 40 (empat puluh) hari kalender.
2. Laporan Akhir/ Dokumen Kajian Andalalin
Laporan Akhir Ini Merupakan Penyempurnaan Lebih Lanjut Dari Laporan Sebelumnya Sesuai Dengan
Masukan Dan Kesepakatan Hasil Diskusi Yang Dilakukan Antara Pemberi Tugas Dan Instansi Terkait
Lainnya. Laporan Ini Diserahkan Sebanyak 3 (Tiga) Eksemplar diserahkan paling lambat 30 (tiga puluh)
hari kalender.
3. Persetujuan Teknis Andalalin dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan dan Dokumen
Andalalin dari Provinsi diserahkan paling lambat 50 (lima puluh) hari kalender.
4. Back Up (Flashdisk 64 Gb)
Seluruh Soft Copy Pelaporan Pekerjaan Jasa Konsultan Perencana Andalalin Direkam Dalam Flashdisk 64
Gb Sebanyak 1 (Satu) Buah dalam bentuk pdf Serta Diserahkan Paling Lambat Pada Tanggal Kontrak
Berakhir.