| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0020465027429000 | Rp 7,946,538,302 | - | |
| 0705619906424000 | Rp 7,966,936,910 | tidak dapat melengkapi persyaratan kualifikasi yang telah ditentukan | |
| 0012072641443000 | Rp 7,988,818,184 | tidak dapat melengkapi persyaratan kualifikasi yang telah ditentukan | |
| 0749782116429000 | - | - | |
PT Atlas Adhi Perkasa - | - | - | - |
CV Basado Maszefalina | 0752875542128999 | - | - |
| 0026792069801000 | - | - | |
| 0862503448606000 | - | - | |
| 0030967285008000 | - | - | |
| 0999579840401000 | - | - | |
| 0021255179009000 | - | - |
URAIAN PEKERJAAN YONARMED 5/105 SUBANG
Sasaran dan Volume Pekerjaan
35.1. Sasaran dan volume pekerjaan yang harus dilaksanakan adalah sesuai dengan
bunyi didalam surat perjanjian pekerjaan dan gambar-gambar terlampir terdiri dari
Pembangunan :
- Pembuatan Bangunan Rumdis Type K-45/4 KK (4 Unit), Volume 720 m2
- Prasarana
Di Yonarmed 5/105, Subang.
35.2. Dalam pekerjaan ini sudah termasuk pemasangan instalasi air / listrik dalam
bangunan.
35.3. Rincian volume yang belum tercantum pada syarat-syarat ketentuan teknik, berlaku
volume sesuai dengan lampiran surat perjanjian pasal 7 Nomor : SP / / Zidam III/Slw /
/ 2024, tanggal - - 2024, tentang rincian yang diperjanjikan pada pelaksanaan
Pembangunan :
- Pembuatan Bangunan Rumdis Type K-45/4 KK (4 Unit), Volume 720 m2
- Prasarana
Di Yonarmed 5/105, Subang.
Pasal - 36
Ukuran-ukuran Peil
36.1. Tinggi lantai bangunan sampai plafon 3,5 m;
36.2. Peil diambil sedikit-dikitnya 0,30 meter diatas tanah halaman, kecuali dalam keadaan
khusus, tinggi peil akan ditentukan kemudian oleh Direksi dilapangan; dan
36.3. Ukuran-ukuran utama pembagian ruangan sesuai dengan gambar harus
diperhatikan kecuali ada ukuran-ukuran yang meragukan atau tidak sesuai Bestek agar
dikoordinasikan dengan Direksi dilapangan.
Pasal - 37
Pekerjaan Tanah
Pekerjaan tanah meliputi perataan tanah untuk bangunan dengan cut & fill, galian
pondasi, urugan tanah bekas pondasi dan urugan tanah dari luar yang dalam
pelaksanaannya dilakukan pemadatan setiap ketebalan 20 cm.
37.1. Tanah untuk bangunan harus diratakan terlebih dahulu hampir rata-rata air dengan
urugan sirtu / base course yang dipadatkan dengan menggunakan alat berat;
37.2. Ukuran lubang pondasi dibuat sesuai rencana dan tebing galian dibuat miring,
dalamnya sampai tanah keras;
31
37.3. Pengurugan kembali lubang pondasi dapat dilakukan dengan tanah keras bekas
galian yang sudah dibersihkan;
37.4. Urugan tanah untuk peninggian lantai dan peninggian badan jalan harus dilakukan
selapis demi selapis, tebal 20 cm dipadatkan dengan mesin timbris;
37.5. Tanah sisa harus dipergunakan untuk meratakan halaman menurut petunjuk Direksi
Lapangan atau diangkut keluar halaman pembangunan;
37.6. Tanah untuk urugan tidak boleh diambil dari sekitar halaman pembangunan, kecuali
atas seijin Direksi Lapangan; dan
37.7. Pada waktu penyelesaian pekerjaan halaman bangunan harus dibuat agak miring
melandai kearah sisi luar selokan, supaya tidak terjadi genangan air.
Pasal - 38
Pekerjaan Rambu-rambu bangunan
38.1. Rambu-rambu bangunan dibuat dari kayu kelas III ukuran 2 x 20 cm, satu tepiannya
diserut rata halus;
38.2. Papan rambu dipasang pada patok kayu kelas II ukuran 5 x 7 cm, dengan jarak
antara patok as ke as maksimal 2 meter; dan
38.3. Semua titik sudut sesuai gambar denah harus diberi tanda pada papan rambu, selain
dengan paku juga diberi kode nomor atau huruf yang berurutan nyata dan sama tepi rambu
sejajarnya.
Pasal - 39
Pekerjaan Pondasi
39.1 Pondasi setapak (poot plat) ukuran 50 cm x 50 cm tebal 20 cm dan ukuran 150 cm
x 150 cm x 40 cm (Menara air) menggunakan mutu beton K. 225;
39.2 Pasang Pondasi strouspile Ø30 cm;
39.3 Pasang Pondasi rolag bata 1pc : 4ps;
39.4. Pondasi batu kali.
a. Alas urug pasir tebal 10 cm padat;
b. Pondasi batu kali belah perekat 1 Pc : 4 Psp ukuran tinggi dan lebar
dilaksanakan sesuai gambar yang disetujui Direksi Lapangan, pondasi yang
kelihatan diatas tanah diplester 1 Pc : 2 Psp; dan
c. Batu kali yang dipakai merupakan batu kali belah yang keras, padat dan
memiliki struktur yang kompak dengan warna yang crah dan bebas dari cacat, batu
kali bulat tidak boleh dipakai.
39.5. Pasangan batu belah tidak boleh beradu tanpa terisi perekat, pondasi harus
tertanam sampai dengan tanah keras/asli minimal sedalam 50 cm;
39.6. Pemasangan batu belah ukuran 15/20 dipasang posisi runcing menghadap kebawah
dan tidak dipasang tidur, sehingga beban bangunan diatasnya dapat diterima secara utuh
dan merata; dan
39.7. Bila keadaan tanah jelek, dibawah pondasi harus diberi cerucuk bambu/dolken kayu,
jarak sesuai dengan kebutuhan.
32
Pasal - 40
Pekerjaan Beton Bertulang
40.1. Beton bertulang praktis untuk balok sloof, kolom, ring balk, ampig, balok latei, balok
pengganti pasangan rollag bata merah diatas kusen panjang minimal 1,50 meter memakai
mutu beton K-175;
40.2. Pasang Sloof ukuran 15 x 20 cm dan ukuran 25 x 35 cm dengan menggunakan besi
dia 10 mm, cincin 8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.3. Pek. Beton Bertulang Kolom ukuran 20 x 20 cm menggunakan besi dia 10 mm cincin
8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.4. Pek. Beton Bertulang Kolom praktis ukuran 12 x 12 cm menggunakan besi dia 10
mm cincin 8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.5. Pek. Beton Bertulang balok ukuran 15 x 18 cm menggunakan besi dia 10 mm cincin
8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.6. Pek. Beton Bertulang Ring Balok dan Balok Ampig ukuran 12 x 15 cm menggunakan
besi dia 10 mm cincin 8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.7. Pek. Beton Bertulang balok latai openingan kusen ukuran 10 x 12 cm menggunakan
besi dia 10 mm cincin 8 mm dan jarak maksimal antar cincin 20 cm;
40.8. Pasang Kolom pedestal beton bertulang ukuran 40 x 40 cm;
40.9. Pasang topian beton diatas kusen tebal 8 cm;
40.10. Pasang plat beton bertulang tebal 10 cm;
40.11. Pasang Listplank beton bertulang 10 x 30 cm;
40.12. Pasang Base plat tebal 16 mm;
40.13. Pasang Angkur Ø 22 mm + baut;
40.14. Pek. baja WF 200 x 100 x 5,5 mm;
40.15. Pasang Batang tarik besi siku 80 x 80 x 6 mm;
40.16. Pasang Skur besi siku 60 x 60 x 6 mm;
40.17. Pasang Plat simpul besi plat T = 6 mm;
40.18. Pasang Tie beam beton bertulang ukuran 20 x 30 cm;
40.19. Pasang Dinding dan lantai beton bertulang T = 10 cm;
40.20. Pek. Plat Beton Bertulang T 8 cm ( meja dapur ), bagian atas dan dinding
sekelilingnya dilapis granit ukuran 30 x 30 cm, dinding meja dapur 30 x 60 cm, KW-I setara
mulia, dipasang dengan acian semen Pc; dan
33
40.21. Syarat - syarat yang harus dilaksanakan dalam pekerjaan beton bertulang adalah
sebagai berikut :
a. Pekerjaan beton bertulang harus dilaksanakan menurut ketentuan Peraturan
Beton Bertulang Indonesia tahun 1971 ( PBI 1971 );
b. Penyedia jasa harus membuat dan mengajukan gambar dan perhitungan
konstruksi kepada Direksi, supaya mendapat persetujuan;
c. Acuan / bekisting beton harus dibuat dengan baik, rapih dan kokoh dari kayu
kelas II, celah-celah ditutup rapat sehingga air semen tidak mengalir keluar;
d. Beton tidak dibenarkan untuk dicor sebelum pekerjaan cetakan dan
pembersihan, cetakan serta penyiapan cetakan permukaan yang berhubungan
dengan pengecoran mendapatkan persetujuan Direksi; dan
e. Semua beton harus dirawat dan disiram dengan air dan selalu dalam keadaan
basah, sedikit-dikitnya dalam jangka waktu 14 hari.
Pasal - 41
Pekerjaan Rabat & Beton tak bertulang
Rabat bangunan dari beton tak bertulang campuran 1 Pc : 3 Psb : 5 Krk tebal 5 cm
dan tebal 7 cm untuk rabat keliling, alas urug pasir tebal jadi 10 cm, sisi luar penguat
pasangan bata merah 1/2 batu perekat 1 Pc : 3 Psp diakhiri saluran rabat grevel beton 1/2
dia. 20 cm, dipasang diatas alas urug pasir tebal jadi 10 cm, pada sambungan grevel
memakai sabukan pasangan bata merah perekat/plester 1 Pc : 3 Psp, selokan rabat
dihubungkan keluar pada selokan pembuangan terdekat.
Pasal - 42
Pekerjaan Dinding
42.1. Dinding bangunan dari pasangan bata merah ½ batu adukan 1 Pc : 2 Psp untuk
dinding trasraam yang selalu berhubungan dengan air, dipasang mulai permukaan atas
beton sloof dan tinggi dari lantai setempat meliputi sebagai berikut :
a. Dimulai dari balok sloof sampai dengan 20 cm diatas lantai;
b. Untuk KM/WC sampai 1,50 meter diatas lantai;
c. Sekeliling kusen dan tepian dinding atas; dan
d. Bak air dari pasangan bata merah.
42.2. Dinding bangunan dengan perekat 1 Pc : 5 Psp untuk semua dinding selain tersebut
point 41.1. diatas;
42.3. Batu bata merah yang digunakan dengan kualitas terbaik, siku dan sama ukurannya,
sebelum digunakan batu bata harus direndam dalam bak air atau drum hingga jenuh, untuk
pemasangan dinding batu bata dilakukan bertahap, setiap tahap berdiri maksimum 24 lapis
setiap harinya, diikuti degan cor kolom praktis, antara sambungan dinding dengan kolom,
pondasi dan balok harus dipasang angkur besi dengan diameter 8 mm Panjang 50 cm;
34
42.4. Pasang Roster beton ukuran 20 x 20 cm;
42.5. Dinding keramik KM/WC ukuran 30 x 60 cm KW 1 setara mulia di pasang penuh dari
lantai sampai plafond;
42.6. Pasang Geranit meja dapur + dinding ukuran 60 x 60 cm;
42.7. Pasang dinding batu andesit/templek dan di coating setinggi 72 cm dari nol lantai
teras dan tinggi 80 cm untuk bagian rabat depan sampai dengan samping bangunan; dan
42.8. Pasang list diatas batu andesit/templek lebar 7 cm dan tebal 2 cm, dibuat rata dan
halus.
Pasal - 43
Pekerjaan Plesteran
43.1. Untuk pondasi yang kelihatan diatas tanah, bila ada harus diplester dengan perekat
adukan 1 Pc : 5 Psp;
43.2. Plesteran dinding trasraam dengan perekat 1 Pc : 2 Psp antara lain :
a. Pasangan dinding yang selalu berhubungan dengan air (trasraam);
b. Sponing-sponing tembok atau tali air keliling kusen;
c. Semua sudut tembok bagian luar;
d. Bagian-bagian septictank dan bak control; dan
e. Permukaan bidang-bidang beton.
43.3. Plesteran dinding bangunan menggunakan campuran adukan 1 Pc : 5 Psp untuk
dinding selain tersebut point 43.2;
43.4. Pekerjaan plesteran dinding hanya diperkenankan setelah selesai pemasangan
instalasi pipa listrik dan plumbing untuk seluruh bangunan; dan
43.5. Untuk permukaan yang datar, mempunyai toleransi lengkung atau cembung bidang
tidak melebihi 5 mm untuk setiap jarak 2 m.
Pasal - 44
Pekerjaan Kusen, Pintu, Jendela dan Bouwvenlight
44.1. Kusen. Pasang kusen pintu dan jendela Alumunium setara alexindo/dacon
ukuran 4”;
44.2. Pasang Pintu engineering door;
44.3. Pintu KM/WC menggunakan pintu panel kusen Alumunium di lengkapi selot bagian
dalam, untuk memperkuat kusen agar dilapisi menggunakan kayu kaso;
44.4. Daun jendela. Pasang daun jendela kaca rangka alumunium + casment,
ukuran 120 x 70 cm, tebal jadi rangka daun jendela 3,5 cm;
44.5. Pasang kaca polos ukuran 5 mm untuk kaca mati dan kaca jendela, sekelas
Asahimas;
35
44.6. Pasang pintu Teralis besi Ø 16, kusen CNP 75.45.15 dengan engsel pintu besi; dan
44.7. Perlengkapan pintu, jendela.
a. Semua jenis kunci menggunakan merk setara Solid/Belluci/Kent/Dekkson,
dengan 2 kali penguncian dan mempunyai kualitas yang baik;
b. Pintu KM/WC dipasang kunci tanam seperti tersebut diatas dilengkapi kunci
slot;
c. Engsel pintu stainless ukuran 4” dipasang untuk pintu, tiap daun pintu
dipasang 3 buah engsel, dengan menggunakan sekrup kembang dengan warna
yang sama dengan warna engsel;
d. Engsel atas dipasang ± 28 cm (as) dari permukaan atas pintu, engsel bawah
dipasang ± 32 cm (as) dari permukaan bawah pintu. Engsel tengah dipasang
ditegah-tengah antara kedua engsel tersebut. Untuk pemasangan engsel di kuesen
alumunium, diberi penguat dari kayu pada tempat engsel dipasang; dan
e. Untuk pintu toilet, engsel atas dan bawah dipasang ± 28 cm dari permukaan
pintu, engsel tengah dipasang d tengah-tengah antara kedua engsel tersebut.
Pasal - 45
Pekerjaan Plafond
45.1. Pasang rangka plafond untuk bangunan memakai besi Hollow ukuran 4 x 4 cm, untuk
penguat menggunakan besi hollow 4 x 2 cm, tebal besi Hollow 0,35 mm, ukuran rangka
plafond 60 x 60 cm;
45.2. Pasang penutup plafond menggunakan gypsum setara jayaboard tebal 9 mm
kwalitas bagus untuk bagian dalam bangunan dan untuk luar bangunan/KM/WC,
menggunakan GRC 4 mm setara jayaboard. Jarak antara sambungan diberi lapisan perekat
kasa sehingga tidak mudah pecah/retak; dan
45.3. Pasang list plafond gypsum profil ukuran 5 x 5 cm untuk plafond berbahan gypsum
dan List plafond dari kayu diprofil ukuran 2 x 5 cm untuk plafond berbahan GRC.
Pasal - 46
Pekerjaan Atap Kuda-kuda Baja Ringan
46.1. Spesifikasi bahan baja ringan setara taso untuk Kuda-kuda, rangka atap lengkap
dengan aksesorisnya, gordeng, nok menggunakan bahan baja ringan jenis Zincalume
dengan memenuhi ketentuan dibawah ini :
a. Standar Mutu Bahan memenuhi syarat ASTMA 792;
b. Material bahan dasar yang digunakan adalah jenis High Tensile Steel;
c. Kekuatan yield strength / tegangan leleh minimum sebesar 550 Mpa / 5500
kg/cm2; dan
d. Komposisi material pelapis : 55% Aluminium ; 43,5% Zinc ; 1,5% Silicon.
46.2. Spesifikasi baud yang digunakan :
a. Berat sistim terpasang adalah 8 - 10 kg/m2;
b. Baud sesuai standard AS 3566 Class 2;
36
c. Bentuk kepala baud adalah segi enam;
d. Tegangan minimum Kuat Tarik 2600 kN;
e. Diameter baud 6,5 mm;
f. Panjang baud 20 mm;
g. Jumlah ulir 14 lilitan per inci;
h. Srew baja ringan dengan ring karet; dan
i. Plat talang jurai galvalum memakai tebal 0,5 mm.
46.3. Pihak kontraktor/sub kontraktor harus membuat gambar dan perhitungan struktur
baja ringan dengan ketentuan batang kuda-kuda dan balok tarik (span) memiliki tebal 0,75
mm dan batang siku-siku dan besi pengaku lainnya memiliki tebal 0,75 mm;
46.4. Jarak antar kuda-kuda maksimal 100 cm untuk atap genteng metal polos warna
merah maroon tebal 0,35 mm setara multi roof/Taso;
46.5. Jarak reng disesuaikan dengan jenis genteng metal roof yang dipakai, ketebalan
reng (roof batten) adalah 0,45 mm;
46.6. Aksesoris untuk plat tumpu dan plat corner / simpul memiliki tebal 0,75 mm;
46.7. Atap / bubung genteng.
a. Pasang atap genteng metal polos warna merah maroon tebal 0,35 mm; dan
b. Bubung dipasang diatas genteng metal polos warna merah maroon.
46.8. Listplank. Pasang lisplank menggunakan Woodplank motif ukuran 30 cm tebal
0,5 cm dan dicat warna Cokelat tua, setara Casliboard/GRC (Tumpang sari);
46.9. Pasang pipa drainase PVC Ø 2" Aw; dan
46.10. Pekerjaan Canopy carport menggunakan besi Hollo ukuran 4 x 4 dengan tebal 1,2
mm untuk rangka hollow ukuran 5 x 10 cm tebal 1,3 mm untuk frame dan tiang,
menggunakan atap spandek tebal 0,35 mm warna hitam.
Pasal - 47
Pekerjaan Lantai
47.1. Lantai Granite, Pasang lantai granite setara Indogress/ Granito ukuran 60 cm x 60
cm, lantai granit dipasang dengan campuran adukan 1 Pc : 4 Psp dengan perekat adukan
acian semen Pc;
47.2. Lantai KM/WC. Pasang keramik muka kasar / anti slip ukuran 30 x 30 cm setara
Roman/ habitatgress/ KIA/ mulia, lantai keramik dipasang diatas adukan beton cor 1 Pc : 4
Psb : 5 Krk dengan perekat acian semen Pc;
47.3. Lapis Pasir bawah lantai. Semua lantai coran dipasang diatas alas urugan pasir
tebal jadi 10 cm, ditimbris padat dengan disiram air secukupnya;
47.4. Lantai Garasi. Lantai bangunan Garasi dipasang dari lantai cor beton dengan
campuran adukan 1 Pc : 3 Psbt : 5 Krk tebal 10 cm;
47.5. Pasangan keramik polos lantai dan dinding ukuran 30 x 30 cm;
37
47.6. Pasang buis beton 1/2 diameter 20 cm / grevel;
47.7. Pasang besi siku 50 x 50 x 6 mm;
47.8. Pasang plat baja 3 mm;
47.9. Pasang tangga besi lengkap dengan enclosed ladder; dan
47.10. Pasang Relling plat lantai.
Pasal - 48
Pekerjaan Sanitair
48.1. Kloset Duduk ( Monoblock ).
a. Semua kloset lama dibongkar dan dipasang baru memakai kloset duduk a
lengkap dengan bak Recervoirnya, warna putih; dan
b. Kloset dipasang diangkerkan pada pasangan batu kali belah dengan perekat
1 Pc : 3 Psp hingga kokoh stabil dan rapih dihubungkan dengan riool dan instalasi
air dalam.
48.2. Kloset Jongkok Porselein.
a. WC dipasang baru memakai kloset jongkok keramik kwalitas
INA/KIA/sejenisnya, warna sesuai dindingnya; dan
b. Kloset dipasang lebih tinggi + 5 cm dengan lantai peninggian pada pondasi
pasangan bata merah dengan perekat 1 Pc : 3 Psp, lantai peninggian dibuat + 20
cm diatas lantai ruangan KM/WC.
48.3. Saringan Air Stainless Steel / Floor Drain. Pada ujung riool pembuangan air
kotor dalam ruangan KM/WC dipasang saringan air / floor drain dari stainless steel diameter
7,5 cm, dipasang dengan berengsel pada lubang pembuangan, dekat dihilirnya dipasang
penyekat bau, saluran air dipasang pada lantai yang paling rendah sehingga saluran air
lancar, jangan memasang saringan air dekat dengan pintu WC;
48.4. Shower Hand. Shower hand kwalitas baik dipasang lengkap dengan kran air
panas dan dingin dari bahan stainless steel setara Toto / American standar / Germany /
Brilliant;
48.5. Jet Washer. Jet washer lengkap dengan slang dan aksesorisnya setara Toto /
American standar / Germany / Brilliant, dipasang dekat dengan kloset duduk dan
dihubungkan dengan instalasi air dalam;
48.6. Pasang kran air stainlles ukuran ½ “, pemasangan disesuaikan dengan gambar atau
petunjuk Direksi lapangan;
48.7. Pasang Kran air leher angsa stainless steel;
48.8. Pasang instalasi air bersih menggunakan pipa PVC Aw Ø ½,” dan Ø ¾”;
48.9. Pasang pipa inlet PVC dia 1½" AW;
48.10. Pasang pipa outlet PVC dia 1½" dan 3" AW;
48.11. Pasang pipa over plow PVC dia 1" AW;
38
48.12. Pasang pipa penguras PVC dia 1" AW;
48.13. Pasang gate valve dia 1", 2” dan 3” Kuningan;
48.14. Pasang level kontrol elctroda;
48.15. Pasang pipa distribusi,Pipa PVC Ø 2" AW;
48.16. Pasang pipa PVC dia 1" AW ( exhaust );
48.17. Pasang tusen klep kuningan dia 1½";
48.18. Pasang filter tusen klep kuningan dia 1½”;
48.19. Pasang Penutup manhole besi plat bordes T = 3 mm + rangka;
48.20. Septictank dan Bak Rembesan. Untuk menampung air kotor dari kloset dibuatkan
septictank, ukuran kosong bagian dalam 1 x 2 meter dan dalamnya 2 meter. Septictank
pasangan bata merah 1/2 batu perekat 1 Pc : 2 Psp, alas pondasi pasangan batu kali belah
perekat 1 Pc : 3 Psp. tutup septictank dari beton bertulang 1 Pc : 2 Psb : 3 Krk tebal 10 cm
dipasang menonjol 10 cm dari permukaan tanah. Pada tutup bak penghancuran dipasang
pipa gas diameter 2” tinggi 1,50 m dari tutup, dipasang pada tutup beton dengan
diangkerkan. Pada bak pengurasan dibuatkan lubang pengontrol berikut tutupnya
(Manhole). Pekerjaan bak septictank dan bak rembesan dilaksanakan sesuai gambar detail
dan petunjuk Direksi Lapangan;
48.21. Riool. Untuk mengalirkan air kotor dari kloset dan KM dipasang riool PVC diameter
4” cm dan 3” merk Maspion AW / Rucika dipasang terpisah, untuk air kotor kloset dialirkan
kedalam septictank dan untuk air kotor mandi, cuci dialirkan keselokan pembuangan
terdekat; dan
48.22. Bak Cuci Piring/Kitchen zink. Bak cuci piring menggunakan bak cuci alumunium
lengkap dengan kran leher angsa dan tutup karet.
Pasal - 49
Pekerjaan Pengecatan
49.1. Semua kayu yang akan dicat pada hubungan/perletakan harus dimeni 2 kali
kemudian yang kelihatan yang akan dicat harus diplamuur dan dicat dasar, selanjutnya
ditutup dengan cat warna minimal 3 kali hingga rata menggunakan cat kayu setara Avian;
49.2. Listplank woodplank dicat warna merah minimal 2 kali pengecatan hingga rata
menggunakan cat kayu setara Avian;
49.3. Dinding tembok bagian dalam dan bagian yang retak-retak/berlubang-lubang ditutup
dengan plamuur setipis mungkin sampai membentuk bidang yang rata dan tertutup rapat,
dan harus benar-benar kering, kemudian ditutup dengan cat tembok minimal 3 kali hingga
rata menggunakan cat Interior setara Jotun;
49.4. Dinding tembok bagian luar tidak boleh diplamuur, bila permukaan tidak
rata/bergelombang harus diratakan dengan bahan/semen khusus (sejenis scheme coat),
dicat tembok menggunakan cat eksterior jenis weatercoat/weatershied setara Jotun;
49.5. Sebelum Pekerjaan cat plafond dilaksanakan, untuk sambungan harus diberi flexible
sealant agar tidak terlihat sebagai retakan sesudah di cat; dan
49.6. Cat kayu dan cat tembok menggunakan warna cat sesuai standar TNI AD terlampir.
39
Pasal - 50
Pekerjaan Instalasi Listrik Dalam
Instalasi listrik dalam dipasang Instalasi baru dengan sistim instalasi untuk tegangan
220 Volt, dengan ketentuan sebagai berikut :
50.1. Kabel :
a. Kabel yang digunakan adalah dari jenis NYA / NYM dengan penampang 1,5
sqmm dan 2,5 sqmm yang penggunaannya adalah sebagai berikut :
1. Kabel NYA 1,5 sqmm digunakan untuk pembalikan arus dari schakelar
ke titik lampu, jika jarak penarikan lebih dari 10 meter harus menggunakan
kabel berukuran 2,5 sqmm;
2. Kabel NYA 2,5 sqmm digunakan untuk rel plafond hubungan schakelar
dengan stop kontak;
3. Kabel NYA 2,5 sqmm warna kuning digunakan untuk rel arde plafond,
sedangkan untuk arde yang tertanam menggunakan kawat BC 6 sqmm yang
dimasukan kedalam tanah menggunakan pipa GIP Medium diameter 3/4”;
dan
4. Pasang Kabel twisted 4x35 sqm.
b. Semua kabel yang digunakan harus kabel-kabel yang telah disetujui /
disahkan oleh PLN / LMK sesuai dengan Peraturan PLN Pusat No. 039/PST/1980
tanggal 30 Agustus 1980 dan pemasangan instalasi listrik harus aman dan atas
dasar hasil perhitungan yang sesuai dengan Persyaratan Umum Instalasi Listrik
(PUIL 2011) dan standar tehnis terkait instalasi listrik.
50.2. Armateur :
a. Schakelar dan stop kontak yang digunakan adalah kwalitas baik, stop kontak
menggunakan stop kontak tegangan 220 Volt, merk Panasonic;
b. Pemasangan Schakelar minimal 1,50 meter diatas lantai, sedangkan stop
kontak minimal 1 meter dari lantai;
c. Fitting. Fitting plafond dengan fitting ebonit merk panasonic; dan
d. Kotak Sekring :
1) Pengaman jaringan Instalasi listrik dalam menggunakan Mini Circuit
Breaker (MCB) merk Merin Gerin / sejenis dengan daya sesuai dengan
gambar kerja; dan
2) Box MCB/Pembatas yang dipasang menggunakan box ebonit lengkap
dengan tutupnya serta terminal arde.
50.3. Lampu. Lampu menggunakan lampu LED 9 Watt dan lampu LED 7 watt (untuk
KM/WC), semua jenis lampu memakai berkualitas merk philips;
40
50.4. Pasang Panel Pembagi Daya 1300 VA /6 A (3 grup @ 6 A);
50.5. Pasang arde pentanahan ( grounding);
50.6. Banyaknya Instalasi listrik yang terpasang tiap bangunan sesuai dengan gambar
Instalasi listrik dalam bangunan / gambar; dan
50.7. Instalasi listrik dinyatakan selesai apabila Instalasi yang terpasang sudah benar dan
lampu-lampu sudah dapat dinyalakan.
Pasal - 51
Pekerjaan Pagar Tembok Belakang dan Pembatas
51.1. Galian tanah pondasi sesuai gambar yang disetujui;
51.2. Urugan pasir bawah pondasi tebal 10 cm padat;
51.3. Pondasi batu kali belah campuran 1 Pc : 4 Psp, ukuran sesuai gambar;
51.4. Ukuran Sloof 15 x 20 cm, kolom 20 x 20 cm dan ring balk 12 x 15 cm, beton bertulang
praktis campuran adukan 1 Pc : 2 Psb : 3 Krk dengan tulangan pokok besi beton dia 10 mm
dan cincin dia. 6 mm;
51.5. Dinding pagar belakang dari pasangan bata merah dengan perekat / plester 1 Pc : 4
Psp dan dinding pagar pembatas dari pasangan bata merah dengan perekat / plester 1 Pc
: 4 Psp; dan
51.6. Semua bidang permukaan dinding pagar dicat dengan cat tembok, minimal 3 kali
pengecatan hingga rata, tanpa diplamuur terlebih dahulu.
Pasal - 52
Pekerjaan Pengeboran Sumur Air Dalam + Pompa Submersible
52.1. Sebelum melaksanakan pekerjaan Pelaksana harus melaksanakan pengangkutan
dan pengambilan mesin bor untuk membuat sumur air dalam dan alat bantunya;
52.2. Sebelum melaksanakan pekerjaan Pelaksana harus melakukan Survey Geolistrik
untuk mencari lapisan air yang terbaik;
52.3. Bila telah didapat titik terbaik lapisan airnya, barulah dilakukan pengeboran pada titik
tersebut;
52.4. Untuk pengeboran sumur air dalam harus memenuhi standard persyaratan sebagai
berikut :
a. Drilling Fluid. Dalam hal Pemborong menggunakan alat bor type
Rotary, maka harus dipakai larutan bor ( Drilling Fluid );
b. Pengeboran Sumur.
1) Pengeboran dilakukan menggunakan mata bor berukuran 10”; dan
2) Bila pengeboran telah dilaksanakan sampai kedalaman yang
dikehendaki maka secepatnya stang bor diangkat dan dilanjutkan dengan
Lodging Test untuk menentukan dimana terdapat lapisan air (Aquifer).
41
Hal ini guna menentukan penempatan Screen (saringan).
c. Pemasangan Jambang Pompa.
1) Semua bahan pipa jambang dan Screennya harus disediakan oleh
Pemborong dalam keadaan baru, utuh dan tidak ada cacatnya;
2) Pipa tersebut dari jenis GIV Medium dan PVC Rucika yang lazim
digunakan untuk jambang pompa; dan
3) Jambang pompa yang digunakan adalah pipa GIV Medium diameter 6”
sedalam 180 meter dan untuk kedalaman 120 meter memakai pipa PVC
diameter 6” sesuai dengan gambar yang terlampir. Untuk penyambungan
pipa jambang PVC menggunakan lem pipa merk Tangit.
d. Pemasangan Cassing atau Pengeboran Jambang.
1) Bahan kerikil penutup saringan ( Grevel Pack ) harus bersih butiran -
butirannya dari Niform;
2) Bahan-bahannya harus terdiri dari Silica dan mengandung kapur
maksimal 5%. Ukuran kerikil mempunyai ukuran / size 1 mm dan Uniformity
Coefecient lebih kecil dari 2. Tetapi ukuran kerikil dapat disesuaikan dengan
lubang pipa saringan, jika gradasi butiran pasir dari aquifer telah diketahui;
dan
3) Bahan pengisi antara lubang pengeboran dengan pipa jambang
menggunakan beton cor dengan semen Pc, pasir beton dan grevel pack harus
dicuci bersih terlebih dahulu.
52.5. Pemasangan Water Pump dan Electrical.
1) Pompa air yang digunakan adalah Submersible Pump dengan jenis dan
kwalitas sebagai berikut :
a) Kedalaman 120 Meter
(1) Daya : 5,5 HP
(2) Capacity : 11 - 22 m3 / jam
(3) S p e e d : 2.900 RPM
(4) Total Head : 90 Meter
(5) Riser Conection : diameter 2 “
(6) Voltage : 3 Phase 380 V 50 Hz
(7) Frequency : 50 Hz
b) Kedalaman 180 Meter
(1) Daya : 7,5 HP
(2) Capacity : 16 - 33 m3 / jam
(3) S p e e d : 2.900 RPM
(4) Total Head : 120 Meter
(5) Riser Conection : diameter 2 “
(6) Voltage : 3 Phase 380 V 50 Hz
(7) Frequency : 50 Hz
42
2) Dilengkapi dengan Water Level Control Pump yang terdiri dari :
a) Thermal Magnetic Switch : 1 set
b) Selecting Switch : 1 Bh
c) R e l a y : 1 Bh
d) E l e c t r o d a : 6 Bh
3) Starter Pump dan pengaman pompa, harus diapsang satu unit panel dengan
konstruksi CDC lengkap Ornament sebagai berikut :
a) Kedalaman 120 Meter
(1) Switch On - Off 3 Ph : 20 Ampere
(2) Mini Circuit Breakert 3 Ph : 16 Ampere
(3) Magnetic Contractor 3 Ph : 16 Ampere
(4) Thermal Relay Switch : 3 Ph
(5) Phase Detector : 3 Ph
(6) Pilot Lamp : 3 Bh.
b) Kedalaman 180 Meter
(1) Switch On - Off 3 Ph : 40 Ampere
(2) Mini Circuit Breakert 3 Ph : 32 Ampere
(3) Magnetic Contractor 3 Ph : 32 Ampere
(4) Thermal Relay Switch : 3 Ph
(5) Phase Detector : 3 Ph
(6) Pilot Lamp : 3 Bh.
4) Selain pemasangan peralatan tersebut diatas, harus pula diingat penggantian
Instalasinya. Untuk itu kabel toevoernya harus diganti baru dengan :
a) Kabel NYY 4 x 6 sqmm untuk toevoer pompa; dan
b) Kabel NYFHY 3 x 6 sqmm untuk toevoer level control.
Sedangkan kabel electroda menggunakan kabel NYFHY 3 x 0,75 sqmm untuk
grounding System menggunakan kawat BCHH 10 sqmm.
52.6. Pumping Test. Setelah selesai pemasangan jambang segera dilakukan
pengurasan lumpur dengan cara ditiup menggunakan kompresor barulah dipasang pompa
airnya dan segera dilakukan Pumping Test selama 72 jam. Hal ini dilakukan untuk
mengetahui berapa debet air yang tersedia, setelah selesai pumping test dilanjutkan
dengan pemeriksaan air ke Laboratorium. Pekerjaan pengeboran dianggap selesai bila
hasil test mutu air dari Laboratorium tersebut menyatakan airnya dapat diminum (memenuhi
standard untuk diminum).
Pasal - 53
Pekerjaan pembuatan sumur & pompa listrik
53.1. Pengeboran dilaksanakan menggunakan mata bor 4 inchi, hingga kedalaman
maksimum 36 meter atau sampai mendapatkan air bersih;
53.2. Setelah selesai pengeboran segera dipasang pipa jambang menggunakan Pipa Poly
Vinil Chloride (PVC) diameter 4 inchi sedalam 36 m’;
43
53.3. Apabila pemasangan jambang telah selesai, dilanjutkan dengan pemasangan pipa
inlet untuk pompa air, pipa inlet yang dipasang adalah PVC dia 1,25 inchi untuk pipa tiupnya
dan PVC dia 1 inchi untuk pipa hisapnya;
53.4. Semua jenis pipa PVC tersebut menggunakan pipa PVC jenis SCJ merk Maspion;
53.5. Bila pemasangan pipa-pipa tersebut sudah selesai, segera pasang pompa airnya.
Dalam hal pemasangan pompa air tersebut harus lengkap dengan rumah pompa dari
pasangan bata merah dan tutup plat besi lengkap dengan kunci gemboknya. Adapun
pompa air yang akan dipasang adalah pompa air Type Jet Pump dengan daya listrik 250
Watt; dan
53.6. Pemasangan pompa air tersebut diatas lengkap dengan sumber daya listriknya,
maka harus dipasang satu buah stop kontak sedekat-dekatnya dengan pompa air tersebut
( didalam bak kontrol / rumah pompa ), menggunakan kabel NYM 3 x 1,5 sqmm dari
bangunan terdekat. Selanjutnya pipa distribusi dari pompa dihubungkan ke / disambungkan
ke instalasi air dalam bangunan menggunakan PVC diameter 0,75 inchi, pemasangannya
lengkap dengan alat bantunya.
Pasal - 54
Pekerjaan Menara Air / Water Torn
54.1. Menara air yang dibuat dengan kapasitas 10.000 ltr (10 m3) menggunakan
konstruksi besi IWF dan siku;
54.2. Tinggi menara air dari permukaan tanah sampai dasar dudukan tangki = 40 m,
konstruksi dan penempatannya harus sesuai dengan gambar kerja yang diberikan /
disetujui oleh Direksi;
54.3. Tangki air terbuat dari tangki PVC merk Penguin / Propil kapasitas 5.000 liter / 5 m3
( 2 Buah );
54.4. Konstruksi menara air sendiri menggunakan :
a. Pondasi menara air dibuat dengan konstruksi beton bertulang 1 Pc : 2 Psb :
3 Krk;
b. Tiang penyangga menggunakan besi siku 50.50.5;
c. Besi pengaku menggunakan besi siku 40.40.4;
d. Gelagar menggunakan besi INP 80. dan diatasnya dilapisi besi plat 4 mm;
e. Leuning atas menggunakan besi siku 40.40.4; dan
f. Untuk tangga menggunakan besi siku 50.50.5. dengan anak tangga dari besi
beton 16 mm dengan jarak 30 cm tiap anak tangga.
54.5. Pada tangki air tersebut harus dilengkapi dengan instalasi perpipaan antara lain :
a. Pipa Inlet/pemasukan memakai pipa PVC diameter 1”;
b. Pipa Outlet/distribusi memakai pipa PVC diameter 1”;
c. Pipa penguras memakai pipa PVC diameter 2”; dan
d. Pipa peluap/over flow memakai pipa PVC diameter 1”.
54.6. Seluruh pipa-pipa tersebut dilengkapi dengan accessories antara lain : Bend, Socket,
Tee, Double Neple, Afsluiter dan Chek Valve yang sesuai dengan medelein pipanya;
44
54.7. Sebagai kontrol permukaan air, maka harus dipasang Level Control Electroda; dan
54.8. Pekerjaan finishing torn dicat dengan cat anti karat sebagai dasar dan dilanjutkan
dengan cat besi brom (alumunium).
Pasal - 55
Pekerjaan Ground Tank dan Pompa
Ground Tank dibuat sesuai gambar dan petunjuk Direksi dengan ketentuan sebagai
berikut :
55.1. Galian tanah Ground Tank;
55.2. Dinding, lantai dasar dan tutup Ground Tank dibuat dari beton bertulang kedap air
campuran adukan 1 Pc : 1,5 Psb : 2,5 Krk, dengan tulangan pokok besi beton diameter 10
mm jarak 20 cm dipasang 2 lapis;
55.3. Seluruh permukaan dinding lantai dasar dan tutup bagian dalam dilapis water
proofing dengan cara Cooting minimal 2 kali pelaburan sampai rata;
55.4. Bagian atas bak dilengkapi dengan tutup bak kontrol (Manhole) ukuran 50 x 50 cm
dengan tutup plat besi dan dilengkapi kunci gembok;
55.5. Pasang tangga besi,besi Ø16 mm;
55.6. Pekerjaan Water proofing coating;
55.7. Pompa air yang akan digunakan untuk menyedot air dari Ground Tank
menggunakan Pompa Centri fugal 5 Ph, didorong ke Menara dari Menara dihubungkan ke
pipa distribusi bangunan, jenis pipa yang digunakan memakai pipa PVC jenis SCJ merk
Maspion;
55.8. Pemasangan pompa air tersebut harus lengkap dengan rumah pompa dari
pasangan bata merah dan tutup plat besi lengkap dengan kunci gembok; dan
55.9. Pemasangan pompa air tersebut diatas lengkap dengan sumber daya listriknya,
maka harus dipasang satu buah bok panel lengkap dengan lampu control ditempatkan
sedekat-dekatnya dengan pompa air tersebut.
Pasal - 56
Pekerjaan Plat Duiker
Jembatan plat duiker dipasang dengan ukuran panjang sesuai dengan gambar dengan
ketentuan sesuai tersebut dibawah ini :
56.1 Dinding / dasar pasangan batu kali belah perekat/plester 1 Pc : 3 Psp ukuran sesuai
gambar, alas urugan pasir tebal 10 cm padat; dan
56.2 Duiker / Jembatan plat beton bertulang 1 Pc : 2 Psb : 3 Krk, tebal 20 cm.
45
Pasal - 57
Pekerjaan Tempat Jemuran.
Tempat jemuran pada bangunan dibuat dari besi siku 50.50.5 dengan hubungan
konstruksi las / baud dan kawat seng diameter 4 mm dilaksanakan sesuai gambar dan
petunjuk Direksi.
Pasal - 58
Pekerjaan Jalan Masuk Beton
58.1. Badan jalan diratakan dan diperkeras hingga permukaan padat / kokoh;
58.2. Lapisan pondasi bawah/subbase course,sirtu tebal 10 cm padat;
58.3. Pekerjaan begesting serta pemasangan wiremesh m8 (1 lapis);
58.4. Jalan beton cor ready mix K 300; dan
58.5. Kiri kanan penguat pasangan bata merah 1/2 batu perekat/plester 1 Pc : 3 Psp.
Pasal - 59
Pekerjaan lain-lain
59.1. Sebelum pekerjaan diserahkan kembali kepada Kalakgiat, halaman sekitar
pekerjaan harus dibersihkan terlebih dahulu dari segala kotoran yang ada; dan
59.2. Hal-hal lain yang kurang jelas disebut dalam Pasal-pasal diatas, hendaknya
dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Direksi Lapangan sebelum dilaksanakan.
Bandung - - 2025
Pejabat Pembuat Komitmen,
Muhammad Isa Anshory
Mayot Czi NRP 11080126651286| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 3 June 2021 | Belanja Pembangunan Gedung Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV | Provinsi Jawa Barat | Rp 6,590,734,300 |
| 28 June 2021 | Rehabilitasi Uppkb Tomo | Kementerian Perhubungan | Rp 6,088,700,000 |
| 10 February 2020 | - Renovasi Garasi Menjadi Kantor Baterai Dan Garasi 2 Lantai Di Yonarhanud 3/Yby Bandung | Kementerian Pertahanan | Rp 3,494,296,000 |
| 24 May 2013 | Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Bangunan Kantor/Pembangunan Perluasan Dan Peningkatan Gedung Kerja Bidang-Bidang Bkpp Wilayah II Prov. Jabar | Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat | Rp 2,200,000,000 |
| 19 March 2020 | Renovasi Dan Penataan Ruangan Biro Perencanaan | Kementerian Perhubungan | Rp 2,110,000,000 |
| 15 October 2025 | Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung-Puskesmas Karawang Kota | Kab. Karawang | Rp 1,950,850,000 |
| 12 February 2013 | Rehabilitasi Jalan Peta (Bandung) | Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat | Rp 1,908,534,000 |
| 17 April 2014 | Peningkatan Jl. Menado, Jl.Pulo Laut | Agency BLP Kota Bandung | Rp 1,716,992,000 |
| 12 February 2013 | Pembangunan Jalan Lingkar Banjaran | Agency Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jawa Barat | Rp 1,500,000,000 |
| 9 May 2017 | - Pengembangan Gedung Auditorium | Rp 1,400,000,000 |