| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0015673379013000 | Rp 942,193,000 | 91 | 92.8 | - | |
| 0016783409441000 | Rp 943,434,000 | 94.13 | 95.28 | - | |
| 0317856417423000 | Rp 947,025,000 | 89 | 91.1 | - | |
| 0853336790404000 | Rp 959,620,000 | 89.33 | 91.14 | - | |
| 0016920340429000 | - | 69 | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0022652663541000 | - | - | - | - | |
| 0016383804017000 | - | - | - | - | |
| 0013643309061000 | - | - | - | - | |
| 0026550533412000 | - | - | - | 1. Tidak melampirkan Ijin Usaha 71101 yang berlaku efektif atau sertifikat standar 71101 yang telah terverifikasi; 2. Nilai unsur pengalaman belum memenuhi ambang batas; 3. Tidak melampirkan SK pengangkatan sebagai pegawai tetap perusahaan. | |
| 0013662622077000 | - | 69.33 | - | Nilai unsur metodologi tidak memenuhi ambang batas | |
| 0311613996429000 | - | - | - | - | |
| 0722869930013000 | - | 69 | - | Nilai unsur metodologi tidak memenuhi ambang batas | |
| 0015428790017000 | - | - | - | - | |
| 0016785743017000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman belum memenuhi ambang batas | |
| 0315392357542000 | - | - | - | - | |
PT Aria Ripta Sarana | 0017318874441000 | - | - | - | - |
| 0436104467801000 | - | - | - | Tidak melampirkan SK Pengangkatan Pegawai Tetap Perusahaan | |
| 0015914963701000 | - | - | - | - | |
| 0033185869013000 | - | - | - | - | |
| 0316100940013000 | - | - | - | - | |
| 0015961139015000 | - | - | - | - | |
| 0027786813423000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai unsur pengalaman perusahaan | |
| 0033436957603000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai unsur pengalaman perusahaan | |
| 0032006371076000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai unsur pengalaman perusahaan | |
| 0015555477429000 | - | - | - | - | |
PT Asana Citra Yasa | 0012464293821001 | - | - | - | - |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
| 0016779563428000 | - | - | - | - | |
| 0012243556508000 | - | - | - | - | |
| 0013910799061000 | - | - | - | - | |
| 0722837234013000 | - | - | - | - | |
| 0026236869013000 | - | - | - | - | |
PT Ecoplan Rekabumi Interconsult | 00*5**4****21**0 | - | - | - | - |
| 0011188190429000 | - | - | - | - | |
| 0025413436013000 | - | - | - | - | |
| 0021606967013000 | - | - | - | - | |
| 0312752710411000 | - | - | - | - | |
| 0210498044014000 | - | - | - | - | |
| 0315735779017000 | - | - | - | - | |
| 0816174429805000 | - | - | - | - | |
| 0313375545542000 | - | - | - | - | |
PT Desain Central Asia | 04*1**6****42**0 | - | - | - | - |
| 0013753256061000 | - | - | - | - | |
| 0015711062031000 | - | - | - | - | |
| 0022398564651000 | - | - | - | - | |
| 0013131750014000 | - | - | - | - | |
| 0018587162701000 | - | - | - | - | |
| 0018893180821000 | - | - | - | - | |
| 0026454256323000 | - | - | - | - | |
PT Ide Bangsa Mahardika | 09*2**3****52**0 | - | - | - | - |
PT Saranabudi Prakarsaripta Cab. Palu | 0011395159831001 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
Sesuai amanat Peraturan Pemerintah No 21 tahun 2021 tentang
Penyelenggaraan Penataan Pasal 144, Sinkronisasi Program Pemanfaatan
Ruang (SPPR) dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
SPPR di pusat dilakukan terhadap: Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional;
RTR Pulau/Kepulauan; RTR KSN, RZ KAW; dan RZ KSNT,di saerah dilakukan
terhadap: RTRW Provinsi; dan RTRW Kabupaten/Kota. Pelaksanaan SPPR
dilakukan dengan menyelaraskan indikasi program utama dengan program
sektorat dan kewilayahan secara terpadu. Sedangkan pada Pasal 145
disebutkan bahwa SPPR terdiri dari sinkronisasi program Pemanfaatan ruang
jangka menengah 5 (lima) tahunan dan SPPR jangka pendek 1 (satu) tahunan
dan menjadi masukan untuk penyusunan rencana pembangunan dan
pelaksanaan peninjauan kembali dalam rangka revisi RTR
Pelaksanaan keterpaduan pembangunan infrastruktur di Indonesia
masih mengalami berbagai permasalahan antara lain belum fokusnya sasaran
kewilayahan yang akan didorong pembangunan infrastrukturnya, belum
sinergisnya program pembangunan infrastruktur sektor baik pusat dan daerah
serta belum efektifnya sistem penganggaran pembangunan infrastruktur. Untuk
mengatasi berbagai masalah tersebut maka perlu dilakukan penyusunan
dokumen sinkronisasi program pemanfaatan ruang yang merupakan integrasi
antara rencana pembangunan dengan rencana spasial dengan tujuan
mendorong terciptanya satu kesamaan cara pandang dalam menyusun
program terkait penyediaan infrastruktur dasar pengembangan wilayah pada
kawasan-kawasan yang diprioritaskan sesuai arahan rencana tata ruang;
fokusnya sasaran kewilayahan yang akan didorong pembangunannya; serta
sinergisnya program pembangunan antar kementerian/lembaga terkait dan
pemerintah daerah.
Dokumen SPPR 5 (lima) tahunan dan 1 (satu) tahunan menyajikan
program yang disusun berdasarkan tingkat sinkronisasi dan prioritasi untuk
program yang dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga di pusat (didanai oleh
APBN), disusun sebagai referensi Kementerian/Lembaga dalam penyusunan
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).
Untuk menjamin sinergisnya program antar pusat dan daerah, dipilih
kawasan prioritas Sedangkan Dokumen SPPR 5 (lima) tahunan dan 1 (satu)
tahunan di Kawasan Prioritas, menyajikan program yang diurut berdasarkan
tingkat sinkronisasi dan prioritasi untuk program yang dilaksanakan oleh pusat
dan daerah (didanai oleh APBN dan APBD), disusun sebagai referensi pusat
dan daerah dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD), serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana
Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
I. MAKSUD DAN TUJUAN
A. Maksud
Menyusun dokumen sinkronisasi program pemanfaatan ruang yang
dilaksanakan oleh pusat, dan dokumen program pemanfaatan ruang untuk
kawasan prioritas yang dilaksanakan oleh pusat dan daerah, serta melakukan
sosialisasi dan bimbingan pelaksanaan sinkronisasi program pemanfaatan
ruang yang dilaksanakan oleh daerah di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.
B. Tujuan
1) Menjaring isu dan permasalahan mengenai pelaksanaan sinkronisasi
program pemanfaatan ruang berbasis RTR di Pulau Kalimantan dan Pulau
Sulawesi.
2) Meningkatkan kesesuaian program pemanfaatan ruang antar sektor, pusat-
daerah, dengan arahan pengembangan wilayah dalam RTR di Pulau
Kalimantan dan Pulau Sulawesi.
3) Melakukan Sosialisasi dan pembinaan dalam penyusunan sinrkonsiasi
program pemanfaatan ruang di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi.