| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0030645402015000 | - | - | - | 1. Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas dan 2. Nilai Unsur SDM tidak memenuhi nilai ambang batas | |
| 0025344086017000 | Rp 1,203,828,300 | 89.9 | 91.92 | - | |
| 0017616442017000 | Rp 1,287,384,000 | 86.41 | 87.83 | - | |
| 0015723372014000 | Rp 1,308,784,000 | 94.6 | 94.08 | - | |
PT Cycent Inovasi Kaizen | 06*8**4****07**0 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas |
| 0013643309061000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0016920340429000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0722869930013000 | - | - | - | 1. Nilai unsur pengalaman Mitra KSO tidak memenuhi ambang batas; 2. Mitra KSO tidak melampirka SK Pegawai Tetap Perusahaan. | |
| 0722837234013000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0745982538011000 | - | - | - | - | |
| 0021606967013000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0316100940013000 | - | - | - | 1.Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas dan 2. Nilai Unsur SDM tidak memenuhi nilai ambang batas | |
| 0721445104421000 | - | - | - | 1. Ijin Usaha OSS 62019 2. Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas dan 3. Nilai Unsur SDM tidak memenuhi nilai ambang batas | |
| 0011050952441000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0016383804017000 | - | - | - | 1. Tidak melampirkan Izin Usaha sesuai yang dipersyaratkan; 2. Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas. | |
| 0755769510526000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
PT Aria Ripta Sarana | 0017318874441000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas |
| 0964114557043000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas dan Tidak melampirkan SK Pengangkatan Pegawai Tetap | |
| 0018847046003000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
Tri Hita Karana Konsultan | 00*8**4****06**0 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi |
| 0024808735423000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
| 0013148853021000 | - | - | - | Nilai unsur pengalaman Mitra KSO tidak memenuhi ambang batas | |
| 0669658882015000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
PT Ragdalion Revolusi Industri | 09*1**4****13**0 | - | - | - | 1. Nilai Unsur Pengalaman tidak memenuhi ambang batas 2. Tidak melampirkan SK Pengangkatan Pegawai tetap |
| 0013717723008000 | - | - | - | 1. Nilai Unsur Pengalaman tidak memenuhi ambang batas | |
Adikara Techno Perkasa | 08*8**2****47**0 | - | - | - | 1. Nilai Unsur Pengalaman tidak memenuhi ambang batas 2. Tidak melampirkan SK Pengangkatan Pegawai tetap |
| 0033185869013000 | - | - | - | - | |
| 0651895237543000 | - | - | - | - | |
| 0838777779086000 | - | - | - | - | |
| 0928210392444000 | - | - | - | - | |
| 0023140650009000 | - | - | - | - | |
CV Eka Pratama | 00*8**5****21**0 | - | - | - | - |
| 0311837009429000 | - | - | - | - | |
| 0015148877331000 | - | - | - | - | |
| 0033443086011000 | - | - | - | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - | - | - |
| 0834343915453000 | - | - | - | - | |
| 0022036545429000 | - | - | - | - | |
Fab City Indonesia | 03*8**4****46**0 | - | - | - | - |
| 0015711062031000 | - | - | - | - | |
| 0313880635436000 | - | - | - | - | |
| 0423867704429000 | - | - | - | - | |
| 0708820691428000 | - | - | - | - | |
| 0015428790017000 | - | - | - | - | |
| 0015914963701000 | - | - | - | - | |
| 0317856417423000 | - | - | - | - | |
| 0016779563428000 | - | - | - | - | |
| 0013910799061000 | - | - | - | - | |
| 0013497599023000 | - | - | - | - | |
| 0013131750014000 | - | - | - | - | |
| 0015961139015000 | - | - | - | - | |
| 0013753256061000 | - | - | - | - | |
| 0018587162701000 | - | - | - | - | |
| 0016468944019000 | - | - | - | - | |
| 0016783409441000 | - | - | - | - | |
| 0016785743017000 | - | - | - | - | |
| 0015555477429000 | - | - | - | - | |
Firma Kjsb Subkhi Abdul Hakim At Tigholy Dan Rekan | 0531623874501000 | - | - | - | - |
| 0012243556508000 | - | - | - | - | |
| 0823568662615000 | - | - | - | - | |
| 0312890650429000 | - | - | - | - | |
| 0013662622077000 | - | - | - | - | |
| 0032006371076000 | - | - | - | - | |
| 0021737010404000 | - | - | - | - | |
| 0311613996429000 | - | - | - | - | |
| 0313375545542000 | - | - | - | - | |
| 0016627358061000 | - | - | - | - | |
| 0023331325424000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KONTRAKTUAL
PENYIAPAN SISTEM PEMANTAUAN DAN EVALUASI,
DATABASE- ANALISA SPASIAL DAN SISTEM MANAJEMEN
INFORMASI PENGETAHUAN (KMIS) KORIDOR EKOSISTEM
RIMBA
TAHUN ANGGARAN 2024
PROGRAM GEF RIMBA
KERJASAMA
DIREKTORAT JENDERAL TATA RUANG
KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN
PERTANAHAN NASIONAL
DENGAN
UNITED NATIONS ENVIRONMENT PROGRAM - GLOBAL
ENVIRONMENT FACILITY (UNEP-GEF)
Gedung Kementerian Agraria Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional
Jl. Raden Patah I/1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, 12110
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. GAMBARAN UMUM
Pemantauan (monitoring) merupakan suatu kegiatan mengamati
secara seksama suatu keadaan atau kondisi, termasuk juga perilaku
atau kegiatan tertentu, dengan tujuan agar semua data masukan atau
informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi
landasan dalam mengambil keputusan tindakan selanjutnya yang
diperlukan. Tindakan tersebut diperlukan seandainya hasil
pengamatan menunjukkan adanya hal atau kondisi yang tidak sesuai
dengan yang direncanakan semula. Monitoring dan evaluasi
merupakan bagian dari sebuah siklus pelaksanaan suatu program.
Hasil dari keduanya memberikan informasi bahwa program yang
dijalankan apakah sudah atau belum berjalan sesuai dengan yang
diharapkan dari tujuan program tersebut. Kegiatan monev merupakan
instrumen untuk memastikan bahwa kegiatan tetap berjalan sesuai
jalur yang semestinya. Tindakan tersebut diperlukan seandainya hasil
pengamatan menunjukkan adanya hal atau kondisi yang tidak sesuai
dengan yang direncanakan semula.
Program RIMBA merupakan program multi sektor yang pelaksanaan
melibatkan berbagai pihak pemerintah, badan usaha dan masyarakat
sebagai upaya pelaksanaan amanat Peraturan Presiden No.13 tahun
2012, tentang Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera. Dalam Perpres
tersebut disebutkan bahwa Koridor Ekosistem RIMBA merupakan
kawasan yang berfungsi lindung, dikelola melalui mempertahankan,
melestarikan dan meningkatkan fungsinya koridor ekosistem.
Kawasan yang luas menghubungkan Taman Nasional Kerinci Seblat,
Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling, Cagar Alam Batang Pangean
I dan II, Hutan Lindung Bukit Batabuh, Taman Nasional Bukit Tiga
Puluh, dan Taman Nasional Berbak yang didalamnya berfungsi
sebagai koridor satwa Gajah, Harimau dan Burung, dengan luas total
3,8 juta Ha, mencakup 3 Provinsi dan 19 Kabupaten.
Program Koridor Ekosistem RIMBA dilaksanakan dengan cara
revitalisasi modal alam, konservasi biodiversity dan mengurangi emisi
karbon melalui pembangunan ekonomi hijau yang merupakan proyek
hibah dari Global Environment Facility (GEF). Program ini disalurkan
oleh GEF melalui United Nation Environment Program (UNEP) dan
telah ditetapkan lembaga pelaksananya (National Executing Agency)
adalah Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), berdasarkan Project
Cooperation Agreement (PCA) No. PCA/2021/4301 tentang
Strengthening Forest and Ecosystem Connectivity in RIMBA Landscape
of Central Sumatra Through Investing in Natural Capital, Biodiversity
Conservation, and Land-Based Emission Reductions (RIMBA Project).
Program Koridor Ekosistem RIMBA dilakukan melalui pendekatan
pembangunan Ekonomi Hijau yang kini sudah menjadi keniscayaan
dalam kebijakan global dan kebijakan nasional sebagaimana
tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang
(RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMn).
Program Koridor Ekosistem RIMBA didukung oleh Proyek UNEP GEF.
Pelaksanaan kegiatan proyek RIMBA terbagi menjadi 3 (tiga) program
komponen utama yaitu:
● Komponen 1
Pembentukan kerangka kelembagaan yang berkelanjutan dan
efektif untuk Ekonomi Hijau di Koridor Ekosistem RIMBA yang
diawali dengan penyusunan Roadmap pembangunan Ekonomi
Hijau di Koridor Ekosistem RIMBA.
● Komponen 2
Demonstrasi kepada pemangku kepentingan (pemerintah, pelaku
bisnis, dan masyarakat) tentang kelangsungan Pembangunan
Ekonomi Hijau, yang meningkatkan layanan air, karbon, dan
keanekaragaman hayati di Koridor Ekosistem RIMBA.
● Komponen 3
Monitoring, evaluasi dan diseminasi pelaksanaan ekonomi hijau
pada Koridor Ekosistem RIMBA serta berbagi praktik pembelajaran
yang baik.
Sebagai upaya menjaga keberlanjutan Koridor Ekosistem RIMBA, perlu
dilakukan upaya intervensi agar pengelolaan berdasarkan prinsip
pelestarian dengan mempertahankan kawasan koridor ekosistem
sebagai habitat dan lintasan satwa, melestarikan kawasan-kawasan
yang bernilai karbon tinggi, kawasan ekosistem bernilai esensial dan
menghubungkan kembali kawasan yang terfragmentasi.
Pengelolaan kawasan Koridor Ekosistem RIMBA sebagaimana telah
diamanatkan dalam Peraturan Presiden tentang RTR Pulau Sumatera,
mempunyai tujuan sebagaimana dimaksud diatas yaitu menjaga
kualitas dari fungsi ekosistemnya, kelestarian kekayaan
keanekaragaman hayati dan meningkatkan cadangan karbon di
seluruh kawasan Koridor Ekosistem RIMBA dengan cara
meningkatkan konektivitas koridor ekosistem melalui pembangunan
ekonomi hijau. Cakupan yang sangat luas dari program ini, perlu
dibangun sistem pemantauan dan evaluasi terutama yang berbasis
pada data spatial kegiatan.
Bersamaan dengan membangun sistem pemantauan juga dibangun
Sistem Manajemen Informasi Pengetahuan atau Knowledge
Management Information Systems (KMIS). Kegiatan ini bertujuan untuk
mendokumentasikan praktek-praktek terbaik tentang pembangunan
Ekonomi Hijau. Sistem ini juga sebagai sumber informasi untuk
pembelajaran Ekonomi Hijau.
Kegiatan Penyiapan Sistem Pemantauan dan Evaluasi Program RIMBA
dan Sistem Manajemen Informasi Pengetahuan (KMIS) merupakan
bagian kegiatan Komponen 3 (tiga) yang berfungsi untuk memastikan
bahwa pelaksanaan kegiatan Proyek RIMBA sesuai dengan tujuan yang
diharapkan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 4 August 2022 | - 1 Kebijakan Traceability Komoditi Unggulan | Kementerian Pertanian | Rp 9,201,431,000 |
| 19 August 2023 | Investigasi Aplikasi Moms Dan Mvp | Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral | Rp 3,500,000,000 |
| 15 September 2025 | Penguatan Dan Penerapan Modul Informasi Pembangunan Daerah Dalam Sipd | Kementerian Dalam Negeri | Rp 3,000,000,000 |
| 13 December 2019 | Pengembangan Dan Updating Mis | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,723,000,000 |
| 23 February 2018 | Pengembangan Sistem Informasi Dan Manajemen Berbasis Website Menuju One Data Bina Penataan Bangunan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,475,000,000 |
| 18 June 2021 | Penyusunan Aplikasi Rdtr Insight | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN | Rp 2,000,000,000 |
| 5 July 2019 | Penyusunan Sistem Informasi Pemantauan Jarak Jauh Pembangunan Rumah Susun Ta 2019 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,000,000,000 |
| 12 March 2021 | Pembangunan Database Pemantauan Penyelenggaraan Penataan Bangunan Dan Lingkungan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,999,969,400 |
| 9 November 2021 | Pemeliharaan Sistem Informasi Monitoring Kontruksi Jalan Tol | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,747,658,000 |
| 14 May 2013 | Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Program Ketahanan Budaya Berbasis Ekonomi Kreatif | Unit Layanan Pengadaan Kementerian Pariwisata | Rp 1,673,093,000 |