| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0025046665042000 | Rp 2,327,326,899 | 49 | 79 | - | |
Sungai Limbang Emas | 09*7**8****15**0 | - | - | - | 1. Tidak Memiliki KBLI 52297 2. Tidak Mengupload Pernyataan Pakta Integritas 3. Tidak Mengupload Surat Pernyataan Peserta 4. Tidak Mengupload Laporan Keuangan oleh KAP 5. Tidak Mengupload ISO 9001 : 2015 6. Tidak Memiliki Pengalaman di Bidang Sejenis |
| 0663057792006000 | - | - | - | 1. Tidak Memiliki KBLI 52297 2. Tidak Mengupload Surat Pernyataan Peserta 3. Tidak Mengupload Laporan Keuangan oleh KAP 4. Tidak Mengupload ISO 9001 : 2015 5. Tidak Memiliki Pengalaman di Bidang Sejenis | |
PT Valtekindo Global Intertek | 08*0**5****29**0 | - | - | - | - |
1. Gambaran Umum
Kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya merupakan kawasan strategis
bagi Indonesia, terutama Kawasan Laut Natuna Utara yang terletak diantara
negara-negara Asia Tenggara yakni Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam,
Indonesia dan Vietnam dengan Republik Rakyat Cina. Kawasan ini memiliki
nilai strategis bagi negara-negara Asia Tenggara dengan berbagai aspek
yakni, ekonomi, keamanan dan maritim. Disamping sebagai salah satu poros
utama juga perdagangan maritim dunia, sumber daya perikanan, energi
terbarukan bawah laut, dan pariwisata. Pentingnya kawasan tersebut
menyebabkan tingkat ancaman diwilayah ini cukup tinggi, seperti pembajakan
dan perompakan, IUU Fishing, penyelundupan senjata dan barang-barang
terlarang.
Dalam rangka melaksanakan diplomasi maritim dengan negara-negara
ASEAN khususnya Vietnam dan Singapura, kapal patroli Bakamla RI akan
melaksanakan muhibah (Port Visit) ke dua negara tersebut pada bulan Oktober
2024. Kegiatan ini merupakan kunjungan muhibah dalam rangka meningkatkan
kerja sama kemaritiman antar negara. Dalam hal ini, Bakamla RI telah menjalin
hubungan kerjasama yang baik dengan Vietnam melalui Vietnam Coast Guard
(VCG) dan Singapura melalui Singapore Police Coast Guard (SPCG) dalam
bidang keamanan maritim.
Pada kunjungan kapal keluar negeri, kapal memerlukan dukungan
berupa jasa layanan pelabuhan/ habour service agar kegiatan muhibah/latihan
bersama kapal patroli Bakamla di luar negeri dapat berjalan dengan baik sesuai
dengan perencanaan tahun anggaran 2024. Pelayanan pelabuhan ini
mencakup beberapa kebutuhan kapal, baik saat kapal akan berlabuh, sandar
maupun saat kapal akan tolak,
A. PENERIMA MANFAAT
1. Pemerintah Indonesia;
2. Pengguna Jasa maritim/masyarakat maritim;
3. Bakamla
B. STRATEGI PENCAPAIAN KELUARAN
1. Metode Pelaksanaan
a. Penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Harga Perkiraan Sendiri
dengan menyesuaikan jumlah output pada Tahun Anggaran 2024.
b. Penyusunan Kontrak atau perjanjian kerjasama dengan mengacu pada
Surat Penetapan Pemenang Penyedia Barang/Jasa dari Tim Unit Kerja
Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ)
c. Monitoring pelaksanaan kegiatan harbour service.
d. Laporan Pelaksanaan Kegiatan dimasing-masing negara.
e. Evaluasi hasil pekerjaan pengadaan.
2. Spesifikasi Penyedia
a. Izin Usaha
NO JENIS IZIN KLASIFIKASI
1 Kualifikasi Usaha Non Kecil
2 SIUP Kualifikasi Perusahaan dengan kegiatan usaha
Sesuai KBLI 52297 yaitu Jasa Keagenan
Kapal/Agen Perkapalan Perusahaan Pelayaran.
3 Akte Perusahaan Yang masih berlaku sesuai ketentuan yang
dan Perubahan berlaku
4 SITU/Domisili Surat Ijin Tempat Usaha SITU yang masih
berlaku
b. Memiliki NPWP;
c. Telah melunasi kewajiban pajak tahun terakhir. surat pengukuhan
pengusaha kena pajak PKP dan SPT tahun anggaran 2023 dan atau tahun
berjalan terakhir;
d. Yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak pailit, dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan;
e. Tidak masuk dalam daftar hitam;
f. Memiliki dan melampirkan surat keterangan referensi bank;
g. Melampirkan laporan keuangan auditan tahun 2022 atau tahun terakhir yang
dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP);
h. Pengalaman pada bidang yang sama paling kurang 1 (satu) pekerjaan baik
di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman
subkontrak.
i. Memiliki pengalaman dalam 2 (dua) tahun terakhir sebagai agen
kepelabuhan minimal di salah satu wilayah yang akan dituju;
j. Memiliki ISO 9001: 2015.
2. Layanan Usaha: berbagai layanan vital kepelabuhan seperti keselamatan
pelayaran, penanganan kapal, dan pengelolaan fasilitas pelabuhan berstandar
internasional.
3. Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan.
Pada prinsipnya pelaksanaan kegiatan harbour service giat port visit ke
Vietnam dan Singapura Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan dalam rentang
bulan September s.d November 2024.
C. KURUN WAKTU PENCAPAIAN KELUARAN
Kurun waktu pencapaian keluaran kegiatan harbour service giat port visit ke
Vietnam dan Singapura Tahun Anggaran 2024 selama 57 (lima puluh tujuh) hari
kalender dalam rentang bulan September s.d. November 2024.
Matrik Waktu Harbour Service Kegiatan Port Visit
T.A. 2024
Bulan
KEGIATAN
September Oktober November
Harbour Service
√ √ √
Kegiatan Port Visit
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi:
a) Pilotage
b) Tugboat
c) Line Handlers/ merflug
d) Fresh Water
e) Sewage Removal
f) Gerbage Removal
g) Bus Rent
h) Gangway Rent
i) Port Dues – Entrance Fee
j) Port Dues – Berthing/Wharfage
k) Port Dues - Terminal Usage Fee
l) Quarantine (Karantina)
E. BIAYA YANG DIPERLUKAN
Biaya yang diperlukan untuk giat Harbour Service kegiatan Port Visit ke Vietnam
dan Singapura adalah sebesar Rp. 2.333.331.464,43 (Dua Miliar Tiga Ratus Tiga
Puluh Tiga Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Empat Ratus Enam Puluh
Empat Koma Empat Puluh Tiga Rupiah).
Demikian Kerangka Acuan Kerja dibut untuk dipergunakan sebagimana
semestiya.
Direktur Operasi Laut Bakamla RI
Selaku
Pejabat Pembuat Komitmen
Basri Mustari, M.Han., M.Tr. Opsla
Laksamana Pertama Bakamla