URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Nama Paket Pekerjaan : Belanja Modal Aset Tidak Berwujud - Kajian - Belanja Modal
Kajian Penataan dan Potensi Parkir Pasar Inpres
Nilai Total HPS : Rp 99.999.678,00
Sumber Dana : APBD Perubahan Kota Balikpapan TA 2025
Metode Pelaksanaan : Pengadaan Langsung
Lingkup Pekerjaan : Konsultansi
A. LATAR BELAKANG
Transportasi mempunyai peran sangat penting dalam memperlancar roda
perekonomian, memperkukuh persatuan dan kesatuan serta mempengaruhi semua aspek
kehidupan bangsa dan negara. Pentingnya transportasi tersebut tercermin pada semakin
meningkatnya kebutuhan jasa angkutan bagi mobilitas orang serta barang dari dan
keseluruh pelosok tanah air, bahkan dari dan ke luar negeri. Transportasi juga berperan
sebagai penunjang, pendorong, dan penggerak bagi pertumbuhan perekonomian yang
berpotensi namun belum berkembang, dalam upaya peningkatan dan pemerataan
pembangunan serta hasil-hasilnya. Secara geografis Kota Balikpapan terletak diantara 1,0º
LS-1,5º LS dan 116,5º BT – 117,0º BT. Luas wilayah keseluruhan +81.495 Ha,terdiri atas
50.330 Ha wilayah darat dan 31.164 Ha wilayah laut (Perda Balikpapan No. 12, 2012)
dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
- Sebelah Utara : Kabupaten Kutai Kartanegara
- Sebelah Selatan : Selat Makassar
- Sebelah Barat : Kabupaten Penajam Paser Utara
- Sebelah Timur : Selat Makassar.
Secara administratif, Kota Balikpapan dibagi menjadi 6 wilayah kecamatan dan34
kelurahan dengan jumlah penduduk sebesar 700.000 jiwa (Balikpapan Dalam Angka, 2023).
Keberadaan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,
Pelabuhan Semayang, Pelabuhan dan Terminal Peti Kemas Kariangau, Pelabuhan
Penyeberangan Kariangau dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda merupakan sarana
penunjang kegiatan ekonomi di Balikpapan. Besarnya tingkat pertumbuhan ekonomi yang
ditandai dengan meningkatnya investasi dan pembangunan infrastruktur dari tahun ke tahun
menyebabkan peningkatan perjalanan orang dan barang dengan menggunakan sarana dan
prasarana transportasi. Selain itu, adanya perkembangan dan perubahan fungsi tata guna
lahan dapat mempengaruhi jumlah bangkitan dan tarikan perjalanan, sistem pergerakan
maupun karakteristik lalu lintas di Balikpapan
Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur dengan
lokasi sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabuaten Kutai
Kartanegara dengan keseluruhan luas lahan +180.000 Ha hanya terpaut jarak 38 km dari
Kota Balikpapan. Estimasi jumlah penduduk yang akan dipindahkan ke IKN mencapai
1.500.000 orang dengan pembiayaan total mencapai Rp.485,5 T. Adanya rencana
pemindahan IKN tersebut secara tidak langsung menjadikan Kota Balikpapan sebagai Kota
Penyangga bagi IKN dan membawa dampak terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi,
pergerakan orang dan barang, penyerapan tenaga kerja, mendorong investasi, dan
penurunan kesenjangan antar wilayah kecamatan/kelurahan. Pengembangan infrastuktur
berupa sarana prasarana diperlukan suatu perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan
fungsi Kota dan wilayah sekitarnya. Pengembangan infrastruktur tersebut dapat berupa
pelayanan pembangunan baru atau intensifikasi melalui pemeliharaan dan perbaikan dari
infrastruktur yang sudah ada.
B. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN PEKERJAAN
Maksud dan Tujuan
Maksud pekerjaan jasa Konsultansi Pekerjaan ini dimaksud dalam rangka pengadaan
kajian penataan dan potensi parkir di pasar inpres.
Sasaran Pekerjaan
Sasaran pekerjaan jasa konsultansi ini Sasaran yang dicapai dari pekerjaan ini adalah :
Memberikan Bahan / Kajian Terkait Penataan / Potensi pendapatan parkir di pasar Inpres