Reviu Desain Jaringan Irigasi D.I Balian Di Kab. Tabanan

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10006447000
Date: 24 December 2024
Year: 2025
KLPD: Provinsi Bali
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 300,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 299,999,984
Winner (Pemenang): CV Ganesha Teknika
NPWP: 026015461906000
RUP Code: 54034828
Work Location: Tabanan - Tabanan (Kab.)
Participants: 22
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0026015461906000Rp 243,978,00089.7591.8-
0027544972908000Rp 253,635,00089.4790.81-
0018728634901000Rp 270,840,00087.3787.91-
0018405936652000---Tidak melakukan Kerjasama Operasi dengan Penyedia Jasa Pekerjaan Konsultansi Konstruksi Provinsi Bali sesuai persyaratan Dokumen Kualifikasi BAB IV, Hal E, Angka 6
PT Daya Agung Bestari
04*3**5****23**0---Tidak melakukan Kerjasama Operasi dengan Penyedia Jasa Pekerjaan Konsultansi Konstruksi Provinsi Bali sesuai persyaratan Dokumen Kualifikasi BAB IV, Hal E, Angka 6
0012367389903000----
0017677824429000---Tidak melakukan Kerjasama Operasi dengan Penyedia Jasa Pekerjaan Konsultansi Konstruksi Provinsi Bali sesuai persyaratan Dokumen Kualifikasi BAB IV, Hal E, Angka 6
0814965190429000---Tidak melakukan Kerjasama Operasi dengan Penyedia Jasa Pekerjaan Konsultansi Konstruksi Provinsi Bali sesuai persyaratan Dokumen Kualifikasi BAB IV, Hal E, Angka 6
0014134456901000----
0014602452904000----
0835377276903000---Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur pengalaman perusahaan sesuai persyaratan pada Dokumen Kualifikasi Bab IX, Angka 2 Huruf b dan c
0312093958901000----
0020468674903000----
0015436215901000----
0027002369609000----
0746281310615000----
0660618752726000----
0027786813423000----
0733685341804000----
CV Siara Konsultan Bandung
03*6**0****55**0----
0740192729618000----
0019140052903000----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                             
                                                                       
                                                                       
 Lokasi Pekerjaan Kegiatan ini berlokasi di Kabupaten Tabanan          
                                                                       
                                                                       
               Ruang lingkup pekerjaan meliputi beberapa kelompok yang 
Lingkup Pekerjaan                                                      
               secara garis besar diuraikan sebagai berikut :          
                1. Inventori.                                          
                                                                       
                  Kegiatan inventori adalah pengumpulan data dasar     
                                                                       
                  Jaringan Irigasi yang ada dari situasi lapangan kemudian
                  dikelompokkan berdasarkan kondisi jaringan.          
                                                                       
                2. Profiling.                                          
                  Kegiatan profiling adalah kelanjutan dari inventori dan
                                                                       
                  merupakan kegiatan pengumpulan data dan informasi    
                                                                       
                  rinci mengenai aspek teknis yang berhubungan dengan  
                  pengelolaan Jaringan Irigasi. Tujuan Pelaksanaan tahap
                                                                       
                  ini adalah mengidentifikasikan dan merumuskan        
                  kebutuhan perbaikan jaringan irigasi untuk bahan     
                                                                       
                  pembuatan desain sesuai kriteria teknis dan aspirasi 
                                                                       
                  petani/subak.                                        
                                                                       
                     Urutan Kegiatan :                                 
                     a. Penjadwalan kegiatan dalam rangka pembuatan    
                                                                       
                        profil Jaringan Irigasi.                       
                                                                       
                     b. Koordinasi dengan pihak yang terkait.          
                     c. Pengumpulan data sekunder                      
                                                                       
                     d. Dialog dengan tokoh-tokoh petani, penyiapan dan
                        pengisian formulir kondisi subak yang terkait. 
                                                                       
                3. Pelaksanaan                                         
                                                                       
                  A. Pengumpulan Data dan Orientasi Lapangan           
                     Untuk mempermudah dan efektifitas pelaksanaan     
                                                                       
                     pekerjaan, pengumpulan data sekunder yang         
                                                                       
                     mencakup data hidrologi, kondisi social ekonomi   
                     masyarakat, kondisi topografi, Peta Rupa Bumi, Peta
                                                                       
                     Geologi, karakteristik tanah. Data tersebut diperoleh
                     dari beberapa instansi pemerintah seperti Badan   
                                                                       
                     Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Badan Pusat
                                                                       
                     Statistik, Peta Topografi dari Badan Informasi    
                     Geospasial (BIG) dan instansi pemerintah lainnya  
                                                                       
                     yang mengelola data terkait sumber daya air serta 
                     hasil studi terdahulu yang berhubungan dengan     
                                                                       
                     pekerjaan ini.                                    
                                                                       
                     Orientasi lapangan yang dilakukan adalah untuk    
                     memperoleh gambaran daerah studi dalam rangka     
                                                                       
                     memperoleh informasi yang berkaitan dengan kondisi
                     daerah irigasi eksisting, data statistik, skema jaringan
                                                                       
                     irigasi.                                          
                                                                       
                  B. Pekerjaan Survei Topografi dan Pemetaan :         
                     1. Pengumpulan Data Primer merupakan data yang    
                                                                       
                       diperoleh secara langsung di lapangan. Sebagai  
                       data terbaru, tentunya data ini merupakan hasil 
                                                                       
                       kondisi terakhir di lapangan seperti: kondisi   
                                                                       
                       bangunan, saluran dan bangunan pelengkap        
                       lainnya di sepanjang jaringan. Pengumpulan data 
                                                                       
                       primer diperoleh dengan:                        
                          a. Survei Penelusuran Jaringan (walkthrough) 
                                                                       
                            Survei ini dilakukan untuk mendapatkan     
                            data terbaru dan nyata tentang kondisi     
                                                                       
                            jaringan irigasi meliputi semua bangunan   
                                                                       
                            dan salurannya berikut pola operasi yang   
                            dipakai. Survei ini dilakukan oleh tenaga ahli
                                                                       
                            yang berkaitan beserta tokoh masyarakat    
                                                                       
                                                                       
                            dan anggota P3A/Subak. Lokasi survei       
                            adalah mulai dari bangunan  utama          
                                                                       
                            (bendung), sepanjang jaringan irigasi primer,
                            sekunder, tersier, termasuk batas petak    
                                                                       
                            sawah.                                     
                                                                       
                            Hasil :                                    
                            -  Mendigitasi melalui survey lapangan     
                                                                       
                               semua bangunan, saluran, batas petak    
                               sawah per boks tersier.                 
                                                                       
                            -  Mengimput semua data hasil digitasi     
                                                                       
                               suvei lapangan ke dalam base data.      
                            -  Mengukur luas fungsional dan potensial  
                                                                       
                               daerah irigasi.                         
                          b. Survey Topografi (Topographic Survey)     
                                                                       
                           -  Survey ini dilakukan untuk mendapatkan   
                                                                       
                              peta rupa bumi di darat. Survey ini      
                              dilakukan oleh Ahli Geodesi. Lokasi      
                                                                       
                              survey adalah  mencakup  seluruh         
                              bangunan dan jaringan irigasi sesuai     
                                                                       
                              dengan skema bangunan dan skema          
                                                                       
                              jaringan irigasi dengan melakukan ;      
                           -  Pemasangan Patok adalah merupakan        
                                                                       
                              titik tetap yang berfungsi sebagai acuan di
                              dalam pekerjaan pengukuran topografi     
                                                                       
                              yang  akan  dipergunakan sebagai         
                              kerangka dasar dari pemetaan yang        
                                                                       
                              terdiri dari patok kayu, CP (Control Point)
                                                                       
                              dan BM (Bench Mark).                     
                           -  Pengukuran Poligon dilakukan untuk       
                                                                       
                              menentukan koordinat-koordinat titik     
                                                                       
                                                                       
                              tetap (Patok Kayu, CP dan BM) yang       
                              merupakan kerangka utama  dalam          
                                                                       
                              pemetaan, oleh karena itu pengukuran     
                              polygon harus diikatkan pada titik tetap 
                                                                       
                              (BM) atau trianggulasi yang sudah ada    
                                                                       
                              yang memiliki nilai koordinat bumi dan   
                              elevasi, dan disetujui oleh direksi.     
                                                                       
                              Pengukuran polygon yang meliputi         
                              pengukuran sudut horizontal dan jarak    
                                                                       
                              datar, dengan menggunakan alat ukur      
                                                                       
                              total station atau sejenis dan dilengkapi
                              EDM  yang sudah dikalibrasi dengan       
                                                                       
                              menunjukkan surat tanda kalibrasi yang   
                              sudah  berlaku. Pembacaan sudut          
                                                                       
                              horizontal dan jarak datar dilakukan     
                                                                       
                              dengan 1 seri (biasa/luar biasa) dengan  
                              toleransi sudut < 5 ” dan jarak dengan   
                                                                       
                              toleransi 20 < D mm (D = jarak dalam km).
                              Pengukuran  polygon dilaksanakan         
                                                                       
                              dengan polygon tertutup dimana daerah    
                                                                       
                              pengukuran berada didalamnya. Untuk      
                              mendapatkan azimuth awal dilakukan       
                                                                       
                              dengan pengamatan matahari.              
                           -  Pengukuran waterpass dilakukan untuk     
                                                                       
                              mendapatkan nilai elevasi pada daerah    
                              pengukuran topografi, dimana elevasi-    
                                                                       
                              elevasi tersebut sudah dihitung dari titik
                                                                       
                              nol permukaan air laut. Elevasi awal     
                              diambil dari titik BM yang ada atau      
                                                                       
                              trianggulasi yang terdekat yang disetujui
                                                                       
                                                                       
                              direksi.Pengukuran Water   pass          
                              dilaksanakan melalui titik polygon (Patok
                                                                       
                              Kayu,CP dan BM) dan dilakukan dengan     
                              satu   seri (pergi pulang) dengan        
                                                                       
                              membaca BT, BA, BB. Kesalahan yang       
                                                                       
                              dibolehkan maksimum 10 D mm (D =         
                                                                       
                              jarak dalam km). Alat yang digunakan     
                              sekurang-kurangnya jenis NI 1 atau yang  
                                                                       
                              sejenis dan sudah dikalibrasi dengan     
                                                                       
                              menunjukan surat kalibrasi yang masih    
                              berlaku.                                 
                                                                       
                           -  Pengukuran situasi potongan melintang    
                              dan memanjang  dimaksudkan guna          
                                                                       
                              mendapatkan data yang lengkap pada       
                              daerah pengukuran topografi, meliputi    
                                                                       
                              potongan tanah, kontur tanah dan situasi 
                                                                       
                              yang ada (jalan, bangunan, sawah, kebun  
                              dll.) yang dianggap penting untuk        
                                                                       
                              dipetakan dan diambil secara detail      
                              supaya hasilnya dapat digunakan sebagai  
                                                                       
                              bahan  perencanaan dan   design.         
                                                                       
                              Pengukuran  potongan   melintang         
                              dilakukan pada setiap titik polygon      
                                                                       
                              dengan batas pengukuran keiri dan        
                              kekanan sekurang-kurangnya 50 meter      
                                                                       
                              dari tebing kanan-kiri sungai dengan jarak
                                                                       
                              antar titik pengambilan maksimal 10 m.   
                              Hasil :                                  
                                                                       
                            - Peta layout Daerah Irigasi dengan skala  
                              1:5000                                   
                                                                       
                                                                       
                            - Peta trase saluran dengan skala 1:2000   
                            - Peta situasi bangunan dengan skala       
                                                                       
                              1:500                                    
                            - Long  section dan  Cross section         
                                                                       
                              sepanjang saluran                        
                                                                       
                          c. Survei pengukuran debit                   
                            Survey pengukuran debit dilakukan di       
                                                                       
                            sungai dan saluran irigasi.                
                          d. Survei mekanika tanah                     
                                                                       
                            Survey mekanika tanah dilakukan untuk      
                                                                       
                            mendapatkan:                               
                             -  Kuat dukung                            
                                                                       
                             -  Profil lapisan tanah (jenis tanah)     
                                                                       
                             Sifat – sifat fisik yang harus diukur dalam
                                                                       
                             survei mekanika tanah adalah berat isi,   
                             berat jenis, kadar air, batas-batas       
                                                                       
                             atterberg, Analisa ayak,  analisa         
                                                                       
                             hydrometer, serta sifat-sifat Teknik anatara
                             lain kohesi, sudut geser dalam, koefisien 
                                                                       
                             konsolidasi.                              
                  4. Pengolahan Data                                   
                                                                       
                      a. Pengolahan Penelusuran Jaringan               
                        Data yang diperoleh kemudian diolah untuk      
                                                                       
                        mendapatkan informasi terkait kondisi daerah   
                                                                       
                        irigasi.                                       
                        Hasil :                                        
                                                                       
                        Diketahuinya Kondisi jaringan secara umum      
                        sehingga dapat digunakan untuk menentukan      
                                                                       
                        langkah perencanaan selanjutnya.               
                                                                       
                      b. Pekerjaan Analisa.                            
                                                                       
                        1. Analisa Hidrologi                           
                           Tahapan-tahapan yang dilakukan adalah :     
                                                                       
                           -  Analisa debit banjir rancangan (design   
                              flood), untuk dijadikan dasar dalam      
                                                                       
                              mendesain bangunan.                      
                                                                       
                           -  Melakukan perhitungan debit andalan      
                              (dependable flow) dengan masukan data    
                                                                       
                              hujan atau debit sungai dengan durasi    
                              data minimal 10 tahun dan dilakukan      
                                                                       
                              kalibrasi terhadap debit amatan yang ada.
                                                                       
                           -  Menghitung kebutuhan  air irigasi        
                              berdasarkan pola tanam eksisting dan     
                                                                       
                              pola tanama alternatif yang paling efisien.
                           -  Melakukan perhitungan neraca air antara  
                                                                       
                              ketersediaan dan kebutuhan air.          
                                                                       
                          2. Analisis Hidrolika                        
                            Analisis Hidrolika yang dilakukan terdiri dari:
                                                                       
                             - Analisis kapasitas saluran irigasi      
                             - Analisis aliran di bangunan irigasi     
                                                                       
                       c. Pekerjaan Perencanaan Detail.                
                                                                       
                          Berdasarkan data-data hasil survey lapangan  
                          dan hasil analisa maka dilakukan perencanaan 
                                                                       
                          bangunan maupun saluran untuk penanganan     
                          terhadap kondisi sistem jaringan irigasi. Dalam
                                                                       
                          pemilihan bentuk bangunan dan penggunaan     
                          material konstruksi disesuaikan dengan hasil 
                                                                       
                          analisa dan perhitungan, kondisi di lapangan 
                                                                       
                          serta harus mempertimbangkan masukan dan     
                          kebutuhan dari instansi/satuan kerja terkait.
                                                                       
                       d. Analisis stabilitas struktur                 
                                                                       
                                                                       
                          Analisis stabilitas struktur dilakukan terhadap
                          saluran dan bangunan yang di desain, dengan  
                                                                       
                          menggunakan metode perhitungan dan standar   
                          desain bangunan  sipil sesuai kriteria       
                                                                       
                          perencanaan. Parameter yang dihitung dalam   
                                                                       
                          analisis stabilitas struktur adalah kestabilan
                          terhadap guling, geser, penurunan (Settlement)
                                                                       
                          dan rembesan (Piping)                        
                       e. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya           
                                                                       
                          Perhitungan volume dan rencana anggaran      
                                                                       
                          biaya konstruksi disusun berdasarkan analisa 
                          harga satuan pekerjaan yang berlaku dan      
                                                                       
                          daftar harga satuan bahan dan upah terbaru.  
                                                                       
               Keluaran dari kegiatan Reviu Desain Jaringan Irigasi D.I
          3                                                            
   Keluaran                                                            
               Balian ini adalah menghasilkan dokumen desain teknis    
               mengenai rencana peningkatan sistem jaringan irigasi dan
               dokumen pendukung lainnya yang diperlukan untuk dapat   
                                                                       
               dipakai sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan dan 
               tindak lanjut pelaksanaan pembangunan konstruksi sebagai
                                                                       
               berikut :                                               
               1. Laporan Pendahuluan                                  
                                                                       
               2. Laporan Bulanan                                      
               3. Laporan Akhir                                        
                                                                       
               4. Laporan Survei Topografi                             
                                                                       
               5. Laporan Nota Desain                                  
               6. Laporan BOQ dan RAB                                  
                                                                       
               7. Eksternal Hardisk                                    
               8. Gambar A3                                            
                                                                       
               9. Album Photo Pelaksanaan                              
                                                                       
                                                                       
                                                                       
               a. Peralatan                                            
   Peralatan dan                                                       
                  Peralatan utama yang digunakan alat ukur tanah, alat 
   Material dari                                                       
                  ukur debit, GPS, alat dokumentasi, alat komunikasi.  
   Penyedia                                                            
               b. Material                                             
   Jasa                                                                
                  Biaya fasilitas kantor yang meliputi ATK, Telekomunikasi,
   Konsultansi                                                         
                  Dokumentasi.                                         
               c. Personel                                             
                  TENAGA AHLI                                          
                  1) Ketua Tim (Team Leader)                           
                     Team Leader yang diperlukan adalah 1 (satu) orang 
                                                                       
                     dengan waktu kerja 4 (empat) bulan selama kegiatan
                     ini.                                              
                                                                       
                     Tugas dan Kewajiban seorang Team Leader adalah    
                     -  Mengkoordinasikan seluruh tenaga dalam team    
                                                                       
                        untuk setiap pelaksanaan kegiatan dan          
                                                                       
                        menyampaikan laporan kepada PPK sehingga       
                        keputusan-keputusan dapat dilakukan dengan     
                                                                       
                        cepat.                                         
                     -  Mengkoordinasikan seluruh personil dalam team  
                                                                       
                        secara teratur.                                
                                                                       
                     -  Mengkoordinasikan pencatatan kemajuan          
                        (progress) pekerjaan.                          
                                                                       
                     -  Memonitor dan mengevaluasi secara seksama      
                        kemajuan  dari semua   pekerjaan dan           
                                                                       
                        melaporkannya segera/tepat waktu kepada PPK.   
                     -  Memeriksa dengan teliti semua kuantitas dan    
                                                                       
                        kualitas hasil pekerjaan.                      
                                                                       
                     -  Mengkoordinasikan pembuatan laporan-laporan    
                        mengenai kemajuan  fisik dan keuangan          
                                                                       
                        pekerjaan yang ada dibawah wewenangnya dan     
                                                                       
                                                                       
                        menyerahkan kepada PPK serta instansi lain yang
                        terkait tepat pada waktunya; dan               
                                                                       
                  2) Ahli Irigasi                                      
                    Ahli Irigasi diperlukan adalah 1 (satu) orang dengan
                                                                       
                    waktu kerja 3 (tiga) bulan selama kegiatan ini.    
                                                                       
                    Tugas dan Kewajiban seorang Ahli Irigasi adalah:   
                     - Membuat rancangan teknis saluran dan bangunan   
                                                                       
                       irigasi                                         
                     - Mempertimbangkan topografi, jenis tanah, sumber 
                                                                       
                       air, dan cuaca dalam desain.                    
                                                                       
                     - Menganalisis kapasitas saluran irigasi          
                     - Menganalisis aliran di bangunan irigasi         
                                                                       
                     - Melakukan sinkronisasi hasil survey dan analisis
                       hidrolika, hidrologi, geodesi.                  
                                                                       
                  3) Ahli Geodesi                                      
                                                                       
                    Ahli Geodesi yang diperlukan adalah 1 (satu) orang 
                    dengan waktu 1.50 (satu koma lima puluh) bulan     
                                                                       
                    selama kegiatan ini.                               
                    Tugas dan Kewajiban seorang Ahli Geodesi           
                                                                       
                    adalah:                                            
                                                                       
                     -  Melakukan Survey Topografi (Topographic        
                        Survey)                                        
                                                                       
                     -  Melakukan pengolahan data dan analisis terkait 
                        data topografi.                                
                                                                       
                     -  Melakukan digitasi melalui survey pemetaan.    
                     -  Melakukan interpretasi hasil survey ke dalam peta
                                                                       
                        atau gambar.                                   
                                                                       
                  4) Ahli Hidrologi                                    
                    Ahli Hidrologi yang diperlukan adalah 1 (satu) orang
                                                                       
                    dengan waktu kerja 1 (satu) bulan selama kegiatan ini.
                                                                       
                                                                       
                    Tugas dan Kewajiban seorang Ahli Hidrologi adalah: 
                     - Menganalisis debit banjir rancangan (design flood),
                                                                       
                       untuk dijadikan dasar dalam mendesain bangunan. 
                     - Melakukan perhitungan debit andalan (dependable 
                                                                       
                       flow) dengan masukan data hujan atau debit      
                                                                       
                       sungai dengan durasi data minimal 10 tahun dan  
                       dilakukan kalibrasi terhadap debit amatan yang  
                                                                       
                       ada.                                            
                     - Menghitung kebutuhan air irigasi berdasarkan pola
                                                                       
                       tanam eksisting dan pola tanama alternatif yang 
                                                                       
                       paling efisien.                                 
                     - Melakukan  perhitungan neraca air antara        
                                                                       
                       ketersediaan dan kebutuhan air.                 
                  5) Ahli Geoteknik                                    
                                                                       
                    Ahli Geoteknik yang diperlukan adalah 1 (satu) orang
                                                                       
                    dengan waktu kerja 1 (satu) bulan selama kegiatan ini.
                    Tugas dan Kewajiban seorang Team Leader adalah:    
                                                                       
                      - Melakukan survey mekanika tanah dilakukan      
                        untuk mendapatkan kuat dukung dan profil lapisan
                                                                       
                        tanah (jenis tanah)                            
                                                                       
                      - Menganalisis sifat – sifat fisik yang diperoleh dari
                        survei mekanika tanah seperti berat isi, berat 
                                                                       
                        jenis, kadar air, batas-batas atterberg, Analisa
                        ayak, analisa hydrometer, serta sifat-sifat Teknik
                                                                       
                        anatara lain kohesi, sudut geser dalam, koefisien
                        konsolidasi.                                   
                                                                       
                                                                       
               TENAGA  PENDUKUNG                                       
                  1) Surveyor Total Station                            
                                                                       
                     Surveyor Total Station diperlukan adalah 1 (satu) 
                                                                       
                     orang dengan waktu kerja 0,50 (nol koma lima      
                                                                       
                     puluh) bulan. Tugas dan kewajiban Surveyor Total  
                     Station adalah membantu ahli geodesi dalam        
                                                                       
                     melaksanakan survei topografi.                    
                  2) Surveyor Penyelidikan Tanah                       
                                                                       
                     Surveyor Penyelidikan Tanah yang diperlukan adalah
                                                                       
                     1 (satu) orang dengan waktu kerja 0,25 (nol koma  
                     dua puluh lima) bulan. Tugas dan kewajiban Surveyor
                                                                       
                     Penyelidikan Tanah adalah membantu ahli geoteknik 
                     dalam melaksanakan survei mekanika tanah.         
                                                                       
                  3) Draftman                                          
                                                                       
                     Draftman yang diperlukan adalah 1 (satu) orang    
                     dengan waktu kerja 2 (dua) bulan. Tugas dan       
                                                                       
                     kewajiban Draftman adalah Menyusun gambar hasil   
                     desain seuai dengan arahan team leader dan tenaga 
                                                                       
                     ahli.                                             
                                                                       
                  4) Tenaga Administrasi                               
                     Tenaga Administrasi Keuangan yang diperlukan      
                                                                       
                     adalah 1 (satu) orang dengan waktu kerja Selama 4 
                     (empat) bulan selama kegiatan ini.                
                                                                       
                  5) Tenaga Bantu Lapangan Pengukuran Topografi        
                                                                       
                     Tenaga Bantu Lapangan Pengukuran Topografi        
                     adalah seorang yang mampu membantu surveyor       
                                                                       
                     topografi. Tenaga bantu lapangan yang diperlukan  
                     adalah 1 (satu) orang dengan waktu kerja Selama   
                                                                       
                     0,50 (nol koma lima puluh) bulan selama kegiatan  
                     ini.                                              
                                                                       
                  6) Tenaga Bantu Penyelidikan Tanah                   
                                                                       
                    Tenaga Bantu Penyelidikan Tanah adalah seorang     
                    yang mampu membantu surveyor penyelidikan tanah.   
                                                                       
                    Tenaga bantu lapangan yang diperlukan adalah 1     
                                                                       
                                                                       
                    (satu) orang dengan waktu kerja Selama 0,25 (nol   
                    koma dua puluh lima) bulan selama kegiatan ini.    
                                                                       
                                                                       
   Jangka Waktu Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 120 (seratus
   Penyelesaian dua puluh) hari kalender termasuk mobilisasi, terhitung mulai
                                                                       
   Pekerjaan   dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).       
                                                                       
                                                                       
   J adwal      No      Jabatan        Bulan Ke-   Keterangan          
                                                                       
   Tahapan                                                             
                                   I   II  III IV                      
   Pelaksanaan  1.  Tahapan Persiapan                 1.0              
                2.  Tahapan                           4.0              
   Pekerjaan                                                           
                    Pelaksanaan                                        
                3.  Tahapan Akhir                     1.0              
                                                                       
                          Bali, 7 Januari 2025                         
                                                                       
                          Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada          
                                                                       
                          Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan       
                          Umum,  Penataan Ruang, Perumahan dan         
                                                                       
                          Kawasan Permukiman Provinsi Bali             
                          (Sub Kegiatan 1.03.02.1.02.0032)             
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                          Ni Made Aryadi, ST. M., Eng                  
                          Pembina (IV/a)                               
                                                                       
                          NIP. 19760805 200604 2 010
Tenders also won by CV Ganesha Teknika
Authority
10 November 2020Supervisi Rehabilitasi Dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah Kab. Ende Dan Kab. NgadaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 918,868,000
24 October 2024Pengadaan Jasa Konsultansi Perencana Mess Pegawai Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean C Banyuwangi Tahun Anggaran 2025Kementerian KeuanganRp 804,276,000
18 May 2022Pengawasan Pekerjaan Pembangunan Gedung Rumah Sakit DorengKab. SikkaRp 600,000,000
6 June 2025Pengadaan Manajemen Konstruksi Pembangunan Lanjutan Gedung Bisnis TerpaduKementerian PariwisataRp 594,446,000
1 December 2020Supervisi Pembangunanrumah Khusus Bagi Warga Baru Di Kawasan Perbatasan Belu Prov. Nusa Tenggara Timur Tahap IIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 580,265,000
7 August 2023Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Kppbc Tmp C Labuan BajoKementerian KeuanganRp 537,526,000
18 April 2023Supervisi Rehabilitasi Gedung Museum Subak Kab. Tabanan; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 500,000,000
28 February 2019Perencanaan Pembangunan Gedung Kantor Dinas Kesehatan Dan Bpmd Kabupaten GianyarPemerintah Daerah Kabupaten GianyarRp 500,000,000
16 May 2024Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Unit Sekolah Baru (Usb) Smkn 1 Banjar, Smkn 1 Mengwi, Smkn 2 Kuta Selatan, Smkn 6 Denpasar, Smkn 7 DenpasarProvinsi BaliRp 475,000,000
21 March 2023Jasa Konsultansi Pengawas Pembangunan Mako Polres Magelang Kota Program Apbn T.A. 2023Kepolisian Negara Republik IndonesiaRp 443,073,000