| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0907506588424000 | Rp 180,470,460 | 76.71 | 81.37 | - | |
| 0862339090422000 | Rp 199,222,800 | 71.77 | 75.54 | - | |
| 0313575284423000 | Rp 210,345,000 | 77.1 | 78.84 | - | |
CV Mahakarya Utama | 07*8**8****09**1 | - | - | - | - |
CV Ilham Pratama Karya | 00*8**7****29**0 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai teknis kualifikasi |
CV Mutiara Timur Konsultan | 09*7**3****53**1 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi |
| 0433778198422000 | - | - | - | - | |
| 0027786813423000 | - | 34.71 | - | Nilai Teknis di bawah ambang batas = 60 | |
| 0868621426627000 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0025544578422000 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0632625984445000 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0720361682444000 | - | - | - | - | |
| 0318164779429000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai sub unsur pekerjaan 4 tahun terakhir | |
| 0012107470429000 | - | - | - | - | |
| 0013662622077000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai teknis kualifikasi | |
| 0015555477429000 | - | - | - | - | |
| 0311841811419000 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0015248909429000 | - | - | - | - | |
Sangklat Matas Pratomo | 06*9**9****03**0 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi |
| 0412986861424000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai sub unsur pekerjaan sejenis 10 tahun terakhir | |
| 0905623112428000 | - | - | - | - | |
| 0015554322429000 | - | - | - | - | |
| 0033353780429000 | - | - | - | - | |
CV Artajaya Konstruksi | 06*4**8****29**0 | - | - | - | - |
PT Sistema Engineering Consultant | 06*7**5****22**0 | - | - | - | - |
CV Arja Cipta Persada | 01*8**1****45**0 | - | - | - | - |
Mandajaya Rekayasa Konstruksi | 06*6**2****21**0 | - | - | - | - |
PT Alyassa Nusantara Pratama | 02*9**0****23**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan
Tata Ruang akan melaksanakan kegiatan Pengawasan terhadap
Pembangunan TPU Cibiru (Lanjutan) yang akan dilaksanakan pada tahun
anggaran 2025. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan Penyedia Jasa
Pengawasan yang akan menyediakan pengawasan beserta keluaran lainnya
yang akan dimanfaatkan dalam pekerjaan pelaksanaan Pembangunan TPU
Cibiru (Lanjutan).
Maksud dan tujuan Sub Kegiatan Perencanaan, Pembangunan, Pengawasan,
dan Pemanfaatan Bangunan Gedung Daerah Kabupaten/Kota,
Pembangunan TPU Cibiru (Lanjutan) yaitu:
a. Menghasilkan hasil pekerjaan konstruksi yang dapat difungsikan
sesuai standar dan syarat-syarat teknis yang berlaku, serta dapat
dipertanggungjawabkan dari segi fungsional dan tahan dalam jangka
waktu tertentu.
b. Untuk memahami tujuan Pekerjaan Penataan Interior Kejaksaan
Tinggi Jawa Barat (Jasa Konsultan Pengawas Konstruksi), maka
dibuat sebuah Kerangka Acuan Kerja (KAK).
c. KAK dibuat sebagai petunjuk bagi Konsultan Pengawas yang
memuat masukan, azas, kriteria, keluaran, dan proses yang harus
dipenuhi dan diperhatikan serta diinterpretasikan ke dalam
pelaksanaan tugas pengawasan.
d. Dengan penugasan ini diharapkan Konsultan Pengawas dapat
melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan
keluaran yang memadai sesuai KAK ini.
e. Kerangka Acuan Kerja ini dimaksudkan sebagai petunjuk bagi
konsultan pengawas dalam melaksanakan pekerjaannya. Petunjuk
ini memuat masukan azas, kriteria, dan proses yang harus dipenuhi
atau diperhatikan yang selanjutnya akan diinterprestasikan ke
dalam pelaksanaan tugas pengawasan.
Sasaran Sub Kegiatan Pembangunan, Pemanfaatan, Pelestarian dan
Pembongkaran Bangunan Gedung untuk Kepentingan Strategis Daerah
Kabupaten/Kota, Pekerjaan Pembangunan TPU Cibiru (Lanjutan), yaitu:
a. Terbangunnya hasil pekerjaan yang memenuhi syarat-syarat teknis
sesuai ketentuan
b. Kegiatan pengawasan teknis sebagaimana dimaksud meliputi:
a) Pengendalian waktu;
b) Pengendalian biaya;
c) Pengendalian pencapaian sasaran fisik (kuantitas dan
kualitas);
d) Tertib administrasi Pembangunan
c. Pengawasan teknis yang dilakukan oleh penyedia jasa pengawasan
konstruksi sebagaimana dimaksud meliputi:
a) Pengawasan persiapan konstruksi;
b) Pengawasan tahap pelaksanaan konstruksi sampai dengan
serah terima pertama (Provisional Hand Over) pekerjaan
konstruksi; dan
c) Pengawasan tahap pemeliharaan pekerjaan konstruksi sampai
dengan serah terima akhir (Final Hand Over) pekerjaan
konstruksi.
d) Penyedia jasa pengawas konstruksi memiliki tanggung jawab
memberikan rekomendasi kelaikan fungsi bangunan gedung
yang diawasi sesuai dengan dokumen Persetujuan Bangunan
Gedung (PBG) kepada Pengguna Anggaran.