URAIAN SINGKAT PEKERJAAN BELANJA KURSUS SINGKAT/PELATIHAN
(PENERAPAN CORE VALUES ASN DENGAN METODE DNA TALENT)
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG
KABUPATEN BANDUNG
TAHUN ANGGARAN 2025
A. LATAR BELAKANG
Core Values Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah BerAKHLAK, yang
merupakan nilai-nilai dasar yang wajib dimiliki dan diterapkan oleh seluruh ASN
di Indonesia. Nilai ini diluncurkan untuk menyeragamkan dan memperkuat
budaya kerja ASN yang merupakan akronim dari tujuh nilai dasar (Core Values)
yang menjadi panduan perilaku ASN yaitu :
1. Berorientasi Pelayanan
Komitmen: Memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat.
Perilaku Utama: Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat;
Ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan; Melakukan perbaikan
tiada henti
2. Akuntabel
Komitmen: Bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.
Perilaku Utama: Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung
jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi; Menggunakan kekayaan
dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien;
Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan
3. Kompeten
Komitmen: Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
Perilaku Utama: Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
tantangan yang selalu berubah; Membantu orang lain belajar;
Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
4. Harmonis
Komitmen: Saling peduli dan menghargai perbedaan.
Perilaku Utama: Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
Suka menolong orang lain; Membangun lingkungan kerja yang kondusif
5. Loyal
Komitmen: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan
negara.
Perilaku Utama: Memegang teguh ideologi Pancasila dan UUD 1945,
setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah; Menjaga nama baik
sesama ASN, pimpinan, instansi, dan negara; Menjaga rahasia jabatan
dan negara
6. Adaptif
Komitmen: Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan serta
menghadapi perubahan.
Perilaku Utama: Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan;
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas; Bertindak proaktif
7. Kolaboratif
Komitmen: Membangun kerja sama yang sinergis.
Perilaku Utama: Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk
berkontribusi; Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai
tambah; Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk
tujuan bersama.
DNA Talent adalah sebuah konsep atau metodologi penilaian mendalam
(asesmen) yang digunakan untuk mengungkap kombinasi unik dari
potensi, bakat, kompetensi, nilai, motivasi, dan karakteristik individu
seseorang yang secara fundamental membentuk potensi dan kinerja
terbaiknya dalam dunia kerja.
Istilah "DNA" di sini digunakan sebagai metafora untuk menunjukkan bahwa
talenta yang diukur adalah sifat bawaan atau karakteristik mendasar yang
melekat pada diri seseorang.
Fungsi Utama DNA Talent:
1. Pemetaan Potensi: Untuk mengidentifikasi kekuatan paling bersinar
dan potensi alami yang dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) atau
pegawai.
2. Penempatan yang Tepat (The Right Man on The Right Place): Hasil
pemetaan ini digunakan sebagai landasan dalam manajemen talenta
untuk menempatkan ASN pada posisi, peran, atau tugas yang paling
sesuai dengan bakat alaminya.
3. Pengembangan Kualitas: Membantu pemimpin organisasi (instansi
pemerintah) dalam merancang program pengembangan dan pelatihan
yang lebih fokus dan efektif, sehingga setiap ASN dapat mengabdi
sesuai dengan potensi terbaiknya.
DNA Talent berfungsi sebagai instrumen pendukung yang sangat penting
dalam mengimplementasikan dan mengoptimalkan Core Values ASN
BerAKHLAK:
Penempatan yang Tepat (Manajemen Talenta): DNA Talent
membantu menempatkan ASN pada jabatan atau tugas yang selaras
dengan potensi alaminya. Ketika seorang ASN ditempatkan pada
posisi yang sesuai dengan "DNA"-nya (misalnya, seseorang dengan
DNA Adaptif dan Kompeten yang tinggi ditempatkan di unit inovasi),
maka ia akan lebih mudah dan lebih termotivasi untuk
mengimplementasikan nilai Kompeten (terus belajar dan
mengembangkan kapabilitas) dan Adaptif (terus berinovasi dan
antusias menghadapi perubahan) dari BerAKHLAK.
Pengembangan Kompetensi: Hasil dari analisis DNA Talent dapat
menjadi dasar untuk merancang program pelatihan dan pengembangan
yang terfokus. Hal ini sangat mendukung nilai Kompeten dalam
BerAKHLAK, yaitu Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab
tantangan yang selalu berubah.
Optimalisasi Kinerja: ASN yang bekerja sesuai dengan talenta
terbaiknya cenderung memiliki mentalitas yang lebih stabil, etos kerja
yang lebih baik, dan dapat menjalankan tugas dengan kualitas terbaik,
yang sejalan dengan nilai Akuntabel dan Berorientasi Pelayanan.
Internalisasi Budaya: Konsep DNA Talent berupaya menanamkan
nilai-nilai dasar secara mendalam ke dalam karakter ASN. Nilai-nilai
BerAKHLAK ditargetkan untuk menjadi "DNA ASN" atau filosofi kerja
yang mendarah daging, bukan hanya sekadar slogan
Kegiatan DNA Talent yang diintegrasikan dengan konsep ASN BerAKHLAK
didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mewujudkan birokrasi kelas dunia
dan mencapai visi pembangunan nasional melalui pengelolaan Sumber Daya
Manusia (SDM) ASN yang profesional dan berintegritas
B. MAKSUD DAN TUJUAN
a. Meningkatkan produktivitas, stabilitas emosi, dan kebahagiaan kerja
pegawai dapat meningkat, yang pada akhirnya akan menghasilkan kinerja
organisasi yang optimal dan sejalan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
b. Meningkatkan pemahaman karyawan tentang konsep semangat kerja tim.
c. Meningkatkan solidaritas, kebersamaan dan kekompakan antar pegawai.
d. Mengembangkan sikap kerja yang berorientasi pada pencapaian tujuan
organisasi
C. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan adalah 15 (lima belas) hari kalender
terhitung sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan.
D. SUMBER ANGGARAN DAN PERKIRAAN BIAYA
Sumber anggaran kegiatan APBD Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang
Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2025.
Perkiraan total biaya Belanja Kursus Singkat/Pelatihan (Penerapan Core
Values Asn Dengan Metode Dna Talent) adalah sebesar Rp. 124.875.000,00
(Seratus Dua Puluh Empat Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah)