| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0942133786736000 | Rp 900,000,000 | - | |
| 0025387887711000 | - | - | |
| 0018793398731000 | - | - | |
| 0739747798732000 | Rp 888,080,545 | Menyampaikan Tangkapan Layar Lampiran penilaian untuk pengalaman pekerjaan Tidak sesuai dengan yang disyaratkan, yaitu Pekerjaan Bangunan Gedung( Yang dilampirkan Paket pekerjaan Pengadaan Langsung dengan Kode Paket 4934197 - Tanah Lapangan Olah raga Lainnya : Pembangunan Lapangan Olah Raga SMPN 6 Martapura) Sehingga Tidak Memenuhi Persyaratan sesuai Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dan Dokumen Pemilihan BAB. V Lembar Data Kualifikasi (LDK) Poin.13 | |
Pondok Mitra Pembangunan | 09*9**2****33**0 | Rp 927,499,123 | Tidak menghadiri undangan klarifikasi sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga nilai penawaran teknis sama dengan 0 (nol) sesuai dengan Dokumen Pemilihan BAB.III Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 28.12 Evaluasi teknis Huruf c. |
CV Bakula Nusantara Engineering | 01*8**9****32**0 | Rp 924,991,397 | Tidak memiliki nilai kinerja, untuk perusahaan yang sudah memiliki pengalaman, sehingga Tidak Memenuhi Persyaratan sesuai Lembar Kriteria Evaluasi (LKE) dan Dokumen Pemilihan BAB. V Lembar Data Kualifikasi (LDK) Poin.13 Selain itu, pada penawaran teknis, Sertifikat keahlian untuk Pelaksana Lapangan Tidak sesuai dengan yang disyaratkan didalam Dokumen pemilihan BAB. IV Lembar Data Pemilihan (LDP) Point. G.Persyaratan Teknis (menawarkan SKK Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung, yang disyaratkan SKK Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung) |
| 0944286426732000 | - | - | |
| 0626761449735000 | - | - | |
| 0945730992734000 | - | - | |
| 0614816395732000 | - | - | |
CV Bangun Yaman Mandiri | 07*0**7****32**0 | - | - |
| 0805988128733000 | - | - | |
PT Medin Saqy Dwijiva | 02*8**9****32**0 | - | - |
| 0027551035543000 | - | - | |
| 0708903810731000 | - | - | |
| 0027091230732000 | - | - | |
Pemenang Tehnik Pratama | 06*2**7****34**0 | - | - |
Semar Cipta Mulya | 04*1**5****32**0 | - | - |
Arjuna Jaya Mulya | 04*5**8****32**0 | - | - |
PT Aksa Mataram Nusantara | 00*5**5****32**0 | - | - |
| 0022162630732000 | - | - | |
| 0412552804731000 | - | - | |
| 0024898397731000 | - | - | |
| 0959218728732000 | - | - | |
| 0730211869626000 | - | - | |
| 0903939361736000 | - | - | |
| 0024310856731000 | - | - | |
CV Putera Jaya Perkasa | 0808426019731000 | - | - |
CV Anugerah Rahmat Ilahi | 04*8**0****31**0 | - | - |
| 0015031222732000 | - | - | |
CV Dwi Puteri | 00*0**0****31**0 | - | - |
| 0940307606732000 | - | - | |
CV Alya Putri Mentari | 06*9**6****14**0 | - | - |
| 0825986912732000 | - | - | |
| 0316955673731000 | - | - | |
| 0741888911731000 | - | - | |
| 0014244776732000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
REVITALISASI BANGUNAN
SD NEGERI GAMBUT 7 KECAMATAN GAMBUT KABUPATEN BANJAR
Sebelum pekerjaan di lapangan dimulai, lokasi tempat pekerjaan harus ditinjau lebih dahulu oleh kontraktor
pelaksana bersama-sama dengan direksi dan konsultan pengawas.
1. PEKERJAAN SMK3 1.1. Kontraktor pelaksana wajib menyelenggarakan system manajemen
keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dilingkungan pekerjaan
1.2. Penyiapan dokumen RKK, RKPPL, RMLLP, RMPK (dokumen pelaporan
penerapan SMK3)
1.3. Sosialisasi dan promosi K3
1.3.1. Spanduk / Banner
- Penempatan poster dipasang sesuai dengan kondisi tempat
kerja
- Poster harus mudah dilihat dan dibaca
1.4. Alat Pelindung Kerja (APK) dan Alat Pelindung Diri (APD)
1.3.1. Alat Pelindung Kerja (APK)
- Alat pelindung kerja yang dilaksanakan adalah pembuatan
pagar pembatas area (Restricted Area)
- Pagar pembatas dibuat dari bahan fronline yang dipasang
menggunakan rangka kayu lanan / meranti.
- Ukuran tinggi pagar pembatas adalah 1,5 meter
- Penempatan pagar pembatas area harap perhatikan gambar
kerja
Spesifikasi Teknis
1.3.2. Alat Pelindung Diri (APD)
APD merupakan perlengkapan wajib yang digunakan saat bekerja
sesuai bahaya dan resiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja
dan orang disekitarnya. Alat pelindung diri yang diwajibkan pada
pekerjaan ini meliputi:
- Safety gloves / sarung tangan, untuk melindungi tangan dari
cedera serius ketika bekerja dengan bahan-bahan tajam, panas,
atau bahan kimia berbahaya, sarung tangan ini dapat menjadi
penghalang vital yang mencegah kejadian buruk terjadi.
- Safety shoes / sepatu keselamatan, dapat mengurangi resiko
kecelakaan kerja fatal seperti kejatuhan benda-benda berat.
Safety Shoes ini memiliki kemampuan yang cukup kuat dalam
menahan berat, hingga resiko patah tulang atau masalah lain
dapat diminimalisir dan dapat pula membuat perlindungan dari
benda panas
- Safety vest / Rompi keselamatan, memiliki beberapa fungsi,
yaitu:
• Menambah visibilitas
Safety vest yang dilengkapi dengan strip reflektif
membantu pekerja terlihat jelas di lingkungan gelap, rawan
kecelakaan, atau lalu lintas padat.
• Mengurangi risiko kecelakaan
Safety vest dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan
fatal di lingkungan konstruksi, industri, dan lalu lintas
ramai.
• Sebagai alat identifikasi
Safety vest dapat digunakan untuk membedakan pekerja
dengan orang luar yang tidak diperbolehkan masuk.
• Penunjuk arah
Safety vest dapat digunakan untuk menunjukkan lokasi
eksekusi pekerjaan di area pembangunan yang luas.
Safety vest biasanya terbuat dari bahan polyester yang
dilengkapi reflektor agar dapat memantulkan cahaya. Rompi ini
tersedia dalam berbagai warna cerah, seperti hijau terang dan
oranye
- Safety Helmet / Alat Pelindung Kepala, berguna untuk
melindungi kepala dari benda-benda yang dapat melukai
kepala.
Spesifikasi Teknis
1.5. Asuransi dan Perijinan terkait keselamatan konstruksi
Asuransi construction all risk atau Contractors All Risks (CAR) adalah asuransi
yang memberikan jaminan terhadap kerugian atau kerusakan yang terjadi
selama proses konstruksi:
▪ Kerusakan fisik pada properti, seperti bangunan, tangki air, jalan layang,
dan bandara
▪ Kerusakan pada alat-alat konstruksi dan alat-alat berat
▪ Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, seperti subkontraktor,
akibat cedera atau kerusakan harta benda
Asuransi CAR umumnya digunakan untuk proyek konstruksi yang melibatkan
pekerjaan bangunan sipil basah maupun kering. Asuransi ini akan
menanggung risiko yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat diperkirakan
sebelumnya.
Beberapa risiko yang dijamin asuransi CAR, di antaranya:
▪ Tabrakan, benturan, tumbukan, dan tertimpa
▪ Kebakaran, peledakan, petir
▪ Pencurian
▪ Pembuatan jahat orang lain
1.6. Personil keselamatan konstruksi
Personil yang diperlukan dalam pekerjaan ini adalah selain personil
manajerial terkait keselamatan konstruksi yang wajib disediakan oleh
kontraktor / pelaksana pekerjaan, personil lain terkait keselamatan dan
kesehatan kerja adalah personil pengatur lalu lintas, mengingat lokasi
pekerjaan yang berada disekitaran jalan yang rawan terjadinya kecelakan
1.7. Fasilitas sarana, prasarana dan alat kesehatan
Penyediaan peralatan P3K, mengacu pada Peraturan Mentri Tenaga Kerja
No. PER.15/MEN/VIII/2008, isi kotak P3K adalah:
▪ Perban: Perban segitiga, perban krep, dan perban anti-perekat
▪ Kasa: Kasa steril yang bisa digunakan untuk menutup dan membersihkan
luka
▪ Plester: Plester luka berbagai ukuran
▪ Cairan pembersih: Cairan pencuci mata, cairan antiseptik, dan cairan
pembersih tangan
▪ Sarung tangan: Sarung tangan steril sekali pakai yang terbuat dari bahan
non-lateks
▪ Obat-obatan: Obat pereda gatal, obat antinyeri, obat flu dan batuk, obat
tetes mata, dan obat darurat
▪ Perlengkapan lain: Peniti, gunting, pinset, pita perekat, bola kapas,
petroleum jelly, tisu pembersih bebas alkohol, hand sanitizer, dan
termometer
▪ Buku panduan: Buku panduan P3K untuk menangani korban agar tetap
sesuai prosedur
Spesifikasi Teknis
1.8. Rambu - rambu dan Perlengkapannya
▪ Untuk rambu – rambu, dicetak pada pagar pembatas area
▪ Rambu harus mudah dilihat dan dibaca
▪ Untuk penempatannya disesuaikan dengan kondisi / lokasi pekerjaan
▪ Contoh rambu yang di pergunakan adalah sebagai berikut :
1.9. Konsultasi dengan Ahli terkait Keselamatan Konstruksi
1.10. Kegiatan dan peralatan terkait Pengendalian Resiko Keselamatan Konstruksi
Penyediaan dan pemasangan bendera K3
Ketentuan atau standar Bendera K3 adalah
▪ Bentuk : Segi empat
▪ Warna : Putih
▪ Ukuran : 900 x 1350 mm.
1.11. Indentifikasi bahaya yang bisa terjadi dari pekerjaan ini antara lain adalah
sebagai berikut :
No Uraian Pekerjaan Indentifikasi Bahaya
• Jatuh dari ketinggian dan tersengat
Pekerjaan Atap
1
arus listrik
Diharapkan kontraktor pelaksana sudah bisa mengantisipasi bahaya tersebut
diatas
Spesifikasi Teknis
2. PEKERJAAN 2.1. Kontraktor sebelum memulai pekerjaan harus melakukan pengadaan,
PERSIAPAN/ pengelolaan, mendatangkan, pengangkutan semua bahan, pengerahan
PENDAHULUAN tenaga kerja, mobilisasi/demobilisasi peralatan personil, pengukuran, dan
sebagainya yang pada umumnya langsung dan tidak langsung termasuk
dalam usaha Pembangunan ini.
2.2. Kontraktor wajib mentaati dan melaksanakan pekerjaan persiapan yang
menjadi tanggung jawabnya berdasarkan Rencana Kerja dan Syarat-syarat
(RKS).
2.3. Mobilisasi sebagaimana ditentukan dalam kontrak ini akan meliputi
pekerjaan persiapan yang diperlukan untuk pengorganisasian dan
pengelolaan pelaksanaan pekerjaan – pekerjaan proyek. Ini juga akan
mencakup demobilisasi setelah penyelesaian pekerjaan.
2.4. Untuk semua bahan bangunan yang digunakan, sebelum dipasang harus
mendapatkan persetujuan / aproval dari konsultan pengawas.
2.5. Untuk peralatan yang wajib disediakan oleh kontraktor untuk pekerjaan ini
antara lain adalah :
Bukti
No Nama Peralatan Kapasitas Jumlah Keterangan
Kepemilikan
1 Pick Up 0,75 – 1,00 3 Unit Milik Peralatan
M3 Sendiri/ Utama
Sewa Beli/
Perjanjian
Sewa
2 Perancah/ - 3 Set Milik Peralatan
Scapholding Sendiri/ Utama
Sewa Beli/
Perjanjian
Sewa
3 Concrete Mixer 0,35 – 0,5 2 Unit Milik Peralatan
M3 Sendiri/ Utama
Sewa Beli/
Perjanjian
Sewa
4 Drop Hammer 200 – 300 1 Set Milik Peralatan
lbs Sendiri/ Utama
Sewa Beli/
Perjanjian
Sewa
2.6. Persyaratan berkontrak
2.6.1. Menyampaikan Surat Kerjasama penyediaan material Penutup Atap
dari toko / distributor / Pabrik, sesuai spesifikasi yang disyaratkan
dalam Spesifikasi Teknis / RKS, bertandatangan basah dari kedua
belah pihak dan bermaterai yang cukup dengan menyebutkan nama
paket pekerjaan yang akan dilaksanakan
Spesifikasi Teknis
2.6.2. Menyampaikan Surat Kerjasama penyediaan material Rangka Baja
Ringan / Truss dari toko / distributor / Pabrik, sesuai spesifikasi yang
disyaratkan dalam Spesifikasi Teknis / RKS, bertandatangan basah
dari kedua belah pihak dan bermaterai yang cukup dengan
menyebutkan nama paket pekerjaan yang akan dilaksanakan
2.6.3. Menyampaikan Surat Kerjasama penyediaan material Plafond PVC
dari toko / distributor / Pabrik, sesuai spesifikasi yang disyaratkan
dalam Spesifikasi Teknis / RKS, bertandatangan basah dari kedua
belah pihak dan bermaterai yang cukup dengan menyebutkan nama
paket pekerjaan yang akan dilaksanakan
2.7. Pekerjaan Pembongkaran
2.7.1. Sebelum memulai pekerjaan pembongkaran, pelaksana pekerjaan
harus memberitahukan kepada Pemberi Tugas dan Konsultan
Pengawas dan pihak terkait (Pengelola Gedung) guna pemeriksaan
awal dan ijin pelaksanaan pekerjaan.
2.7.2. Waktu pemberitahuan minimal 2 x 24 jam sebelum memulai
pekerjaan.
2.7.3. Pemeriksaan Tempat Kerja.
Pelaksanaan pembongkaran sebelumnya harus yakin akan kesiapan
dan segala akibat yang mungkin dapat timbul dalam proses
pelaksanaan pekerjaan pembongkaran. Persetujuan ijin mulai
pelaksanaan pekerjaan adalah setelah dilakukan pemeriksaan
kondisi lokasi bersama-sama Konsultan Pengawas, Konsultan
Perencana dan Pemberi Tugas.
2.7.4. Pengamanan/pemutusan Jalur-jalur Instalasi.
Kontraktor wajib mengamankan jalur-jalur air, listrik, gas, Air
Conditioning (AC) atau instalasi lain dengan menutupnya dengan
bahan yang diijinkan atau disyaratkan oleh Konsultan Pengawas,
Pemilik bangunan (Pengelola gedung) dan pihak- pihak lain yang
berkepentingan.
2.7.5. Pembongkaran dilakukan dengan alat-alat yang mencukupi, tepat
guna dan aman. Pengawasan agar dilakukan tehadap timbulnya
debu, suara dan getaran yang mempengaruhi lingkungan
sekitar/sekelilingnya.
2.7.6. Agar diusahakan alat-alat atau cara-cara pengamanan, baik untuk
bangunan yang tidak dibongkar atau kesiapan-kesiapan
pekerjaannya.
2.7.7. Segala kerusakan yang terjadi menjadi tanggung jawab pelaksana
pembongkaran/kontaktor.
2.7.8. Puing-puing hasil pembongkaran harus segera dibuang dari lokasi
pekerjaan (proyek).
2.7.9. Semua bongkaran berupa barang yang masih utuh (seperti lampu,
dll) dan dapat digunakan kembali, disimpan dan diserahkan
kepada Pemberi Tugas dengan diketahui oleh Konsultan Pengawas
dengan disertai daftar/list item barang barang tersebut.
2.8. Pembersihan Lokasi
2.8.1. Untuk pembersihan lokasi ini perlu diperhatikan gambar rencana
Spesifikasi Teknis
2.8.2. Apabila terdapat pembongkaran bangunan eksisting, terlebih dahulu
dikonsultasikan, dirapatkan dan dijadwalkan.
2.8.3. Tanah lokasi harus dibersihkan dari tumbuh-tumbuhan / pohon-
pohon / akar-akaran dalam batas lokasi dari rencana bouwplank
2.8.4. Bila menurut Konsultan Pengawas atau Kontraktor, ada tumbuhan
yang tidak perlu disingkirkan maka harus dikonsultasikan dengan
Pemberi Tugas
2.8.5. Tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohon diluar lokasi pada ayat 1.5.3.
tidak boleh ditebang atau dibongkar kecuali ada izin dari Pemberi
Tugas
2.8.6. Bila ternyata tanah berhumus / lumpur bekas bahan bongkaran
pada ayat 1.5.3. ternyata menurut penelitian dapat digunakan untuk
tanah penghijauan di halaman, maka tanah tersebut dikumpulkan
lebih dahulu disuatu tempat yang tidak mengganggu pekerjaan dan
penggunaannya diatur kemudian
2.8.7. Pembersihan Lokasi dinyatakan selesai, bila telah mendapat
persetujuan dari Konsultan Pengawas
2.9. Konstruksi Bouwplank
2.9.1. Untuk pekerjaan konstruksi bouwplank ini, perlu diperhatikan
gambar rencana.
2.9.2. Untuk membantu ketepatan berdirinya bangunan / titik sumbu
pondasi / kolom konstruksi, maka harus dibuat konstruksi
bouwplank yang kuat / tidak dapat bergeser karena pekerjaan
disekitarnya
2.9.3. Konstruksi bouwplank dibuat dari bahan lanan berkualitas baik dan
ditopang dengan tongkat dari galam Ø 10 cm dengan jarak satu
sama lain adalah 100 cm dan ditanam sedemikian rupa, sehingga
tidak mudah bergerak
2.9.4. Papan bouwplank harus diratakan dibagian atas dengan jalan
diketam sehingga lurus
2.9.5. Pembuatan konstruksi bouwplank dinyatakan selesai, bila mendapat
persetujuan pengawas lapangan
2.9.6. Papan bouwplank bagian atas harus dibuat setinggi peil ± 0,00.
2.10. Penentuan Peil
2.10.1. Peil ± 0.00 harap perhatikan gambar kerja
2.10.2. Semua ukuran-ukuran tinggi dan ukuran dalam akan ditetapkan
terhadap peil tersebut diatas
2.10.3. Satu dan lain hal yang menyimpang dari hal-hal tersebut datas
akan ditentukan oleh Direksi
3. PEKERJAAN TANAH 3.1. Pondasi yang digunakan adalah pondasi tongkat kayu dari kayu kelas kuat 1
DAN PONDASI dengan pancangan galam
3.2. Pancangan galam pada jalur dinding menggunakan galam Ø 10-12 cm
panjang 7 meter yang dipasang sebanyak 4 batang setiap titiknya. Untuk jalur
lainnya menggunakan galam Ø 8/10 panjang 4 meter yang dipasang
sebanyak 4 batang setiap titiknya.
Spesifikasi Teknis
3.3. Kalang / lapak dari kayu kelas kuat 1 berukuran 2 x 5/10 (pasaran) panjang 50
cm diletakkan diatas kepala pancangan, sedangkan untuk sunduk
menggunakan sunduk dari kayu kelas kuat 1 dengan ukuran 5/10 (pasaran)
panjang 50 cm dipasang sebagai bantalan antara kalang dan tongkat.
3.4. Tongkat menggunakan kayu kelas kuat 1 panjang 2 meter ukuran 10/10
(pasaran) untuk jalur dinding, sedangkan untuk jalur lainnya (jalur lantai)
menggunakan tongkat kayu kelas kuat 1 panjang 2 meter ukuran 5/10
(pasaran)
3.5. Semua tongkat diperkuat menggunakan suai silang dari kayu kelas kuat 1
ukuran 5/10 (pasaran).
3.6. Suai silang dipasang menggunakan baut dan mur (tidak dioerkenankan
menggunakan paku)
3.7. Seluruh pekerjaan pondasi dikerjakan sesuai gambar rencana
4. PEKERJAAN 4.1. Pekerjaan rangka lantai
PASANGAN 4.1.1. Sebagian sloof kayu ulin lama dipasang kembali dan sebagiannya
DINDING DAN lagi menggunakan sloof ulin baru
PENUTUP LANTAI 4.1.2. Sloof baru menggunakan kayu kelas kuat 1
4.1.3. Untuk pekerjaan sloof (susuk) dipasang dari bahan kayu kelas kuat 1
ukuran 5/10 (pasaran) menggunakan cara sambungan pen dan
lubang
4.1.4. Diatas sloof dipasang gelagar yang dipasang setiap jarak 30 cm
4.1.5. Sebagian gelagar kayu ulin lama dipasang Kembali dan sebagiannya
lagi menggunakan kayu gelagar baru
4.1.6. Gelagar baru menggunakan kayu kelas kuat 1 dengan ukuran 4/6
(pasaran)
4.2. Pekerjaan rangka dinding
4.2.1. Rangka dinding menggunakan balok kayu kelas kuat 1 berukuran
6/8 (pasaran) baru
4.2.2. Semua rangka dinding pada setiap sisinya diserut halus
4.2.3. Ringbalk menggunakan kayu kelas kuat 1 ukuran 6/8 (pasaran)
4.2.4. Seluruh pekerjaan rangka dinding dikerjakan sesuai gambar rencana
4.3. Pekerjaan pasangan dinding
4.3.1. Dinding menggunakan dinding pasangan bata ringan 60 x 20 x 7,5
dengan kualitas baik dengan perekat mortar
4.3.2. Bata ringan yang dipakai adalah keluaran axel atau citicon
sedangkan mortar yang digunakan merk roxbond (axel), citicon, AM,
mortar utama
4.3.3. Ukuran-ukuran bata maupun bata ringan harus seragam dan
dapat disesuaikan berdasarkan tebal dinding akhir yang
disyaratkan dalam gambar kerja
4.3.4. Plesteran dinding tebal 15 mm, campuran 1 semen : 4 pasir pasang.
4.3.5. Plesteran sudah termasuk benangan dengan hasil rata jidar/bidang
rata.
4.3.6. Acian dilaksanakan pada dinding dengan hasil rata dan dihaluskan.
4.3.7. Plesteran sudah termasuk dengan aciannya dengan hasil rata dan
dihaluskan.
Spesifikasi Teknis
4.4. Pekerjaan lantai
4.4.1. Sebagian lantai papan kayu ulin lama dipasang kembali dan
sebagiannya lagi menggunakan papan kayu kelas kuat 1 yang baru
4.4.2. Untuk pekerjaan lantai menggunakan papan kayu yang dipasang
rapi / rapat dan permukaan tidak bergelombang
4.4.3. Diatas lantai kayu dihamparkan jaring anyaman tunggal / wiremesh
dengan tipe M6
4.4.4. Pemasangan wiremesh yang diperkuat dengan paku hingga betul –
betul tegang / tidak longgar yang kemudian dihamparkan / cor
beton dengan mutu fc’ = 7,5 MPa dengan ketebalan 5 cm yang
merata.
4.4.5. Finishing lantai menggunakan pasangan keramik berukuran 40 x 40
untuk ruangan dan teras.
4.4.6. Pasangan keramik lantai menggunakan keramik dengan permukaan
licin (polished) dan untuk teras menggunakan keramik dengan
permukaan kasar / anti slip.
4.4.7. Untuk kantor, pasangan keramik lantai menggunakan keramik
dengan permukaan licin (polished) untuk ruangan teras
4.4.8. Semua pemasangan keramik lantai dipasang dengan adukan spesi
camp. 1 : 2 setebal 3 cm dengan naat yang lurus / rata dan
permukaan tidak bergelombang.
4.4.9. Keramik dipasang dengan nat maksimum 3 mm dan nat-nat
tersebut harus merupakan garis lurus dan sejajar satu dengan
lainnya
4.4.10. Celah-celah atau nat antara keramik diisi dengan semen yang
warnanya diusahakan sama dengan warna keramik yang dipasang
dan diratakan serta dibersihkan segera setelah pengisian nat
selesai.
4.4.11. Sebelum bahan – bahan di datangkan di lokasi, Kontraktor
wajib memberikan contoh secukupnya dan mendapatkan
persetujuan dari Konsultan Pengawas.
4.4.12. Dalam pekerjaan pemasangan keramik dikerjakan secara presisi,
rata, rapi, kuat, dan mempunyai permukaan yang tidak
bergelombang, serta didapatkan nat-nat yang lurus dan tegak
lurus.
4.4.13. Didalam pemasangan harus menggunakan rentangan benang yang
diukur dengan water pass dan dipindahkan pada setiap keramik.
4.4.14. Keramik sebelum dipasang harus direndam dalam air hingga tidak
muncul gelembung-gelembung udara kemudian ditiriskan sampai
tidak ada lagi air yang menetes.
4.4.15. Selesai pemasangan ruangan harus bebas dari beban berat serta
kegiatan lain.
4.4.16. Sedapat mungkin pemotongan dihindarkan jangan terjadi potongan
lebih kecil dari setengah ukuran, kecuali tercantum dalam gambar
dan pelaksanaan pemotongan dilakukan tanpa bergerigi.
Spesifikasi Teknis
5. PEKERJAAN ATAP 5.1. Pekerjaan Atap
DAN PLAFOND 5.1.1. Rangka kuda-kuda atap menggunakan baja ringan truss kanal C 75
dengan tebal 0,65 mm, dipasang dengan jarak seperti yang
ditunjukan pada gambar kerja.
5.1.2. Reng baja truss tebal 0,45 mm
5.1.3. Penutup atap dengan tebal 0,25 mm dengan warna yang ditentukan
oleh direksi.
5.1.4. Nok / pemuung atap dengan tebal 0,25 mm sesuai pilihan diatas.
5.1.5. Setiap Kuda-kuda baja ringan dipasang dengan jarak sesuai yang di
tunjukan dalam gambar kerja, dan diberi suai baja ringan agar
setiap kuda-kuda dapat menopang kuda-kuda lainnya.
5.1.6. Untuk pemasangan kuda-kuda baja ringan harap perhatikan gambar
kerja
5.1.7. Setiap material baja ringan haruslah sesuai standard nasional (SNI)
dan berkualitas baik.
5.1.8. Jarak antar reng baja ringan disesuaikan berdasarkan ukuran
dudukan penutup atap yang sudah di setujui oleh pengawas
lapangan dan owner.
5.1.9. Setiap pertemuan sambungan digunakan sambungan baut khusus
baja ringan
5.1.10. Kuda-kuda bagian tepi menggunakan kuda-kuda kayu ulin eks tiang
/ turus tawing kelas dengan ukuran 6/8
5.1.11. Untuk model kuda-kuda kayu harap perhatikan gambar kerja
5.1.12. Listplank bahan sement board lebar 20 cm dengan ketebalan 8 mm
5.2. Pekerjaan Plafond
5.2.1. Rangka plafond menggunakan baja ringan hollow 32/32 dan 32/16.
5.2.2. Penutup plafond semuanya menggunakan plafond PVC dengan
ketebalan 8 mm
5.2.3. Plafond PVC yang digunakan dengan lebar perlembar 20 cm – 30 cm
5.2.4. Pekerjaan plafond dilaksanakan sesuai gambar.
5.2.5. Rangka langit-langit hollow dengan penggantung galvanized
wire rod diameter 4,5 mm, yang dilengkapi dengan mur dan klem,
penggantung - penggantung terikat kuat pada beton, dinding atau
rangka baja yang ada.
5.2.6. Rangka langit-langit dipasang setelah sisi bagian bawah diratakan,
pemasangan sesuai dengan pola yang ditunjukkan/disebutkan
dalam gambar dengan memperlihatkan modul pemasangan
penutup langit-langit yang dipasangnya.
5.2.7. Bidang pemasangan bagian rangka langit-langit harus rata, tidak
cembung, kaku dan kuat, kecuali bila dinyatakan lain, misal
permukaan merupakan bidang miring/tegak sesuai dengan yang
ditunjukkan dalam gambar.
5.2.8. Jarak pemasangan antara unit-unit penutup langit-langit harus
presisi dan tidak kelihatan atau sesuai yang ditunjukkan dalam
gambar.
5.2.9. Hasil pemasangan penutup langit-langit harus rata, tidak melendut.
5.2.10. Untuk posisi pemasangan plafond harap perhatikan gambar kerja
Spesifikasi Teknis
6. PEKERJAAN PINTU, 6.1. Daun pintu menggunakan pintu panil kayu kelas kuat 1 yang dibuat secara
JENDELA DAN pabrikasi.
KACA 6.2. Ukuran pintu yang digunakan adalah 90 x 190 cm
6.3. Pintu dipasang dengan sistem bukaan mengarah keluar
6.4. Daun jendela menggunakan daun jendela kaca dengan rangka dari kayu kelas
kuat 2
6.5. Ukuran jendela yang digunakan adalah 60 x 60 cm dan 60 x 80 cm
6.6. Ventilasi menggunakan ventilasi jalusi kayu kelas kuat 2
6.7. Untuk bagian pintu dan jendela dipasang list skonang dari kayu kelas kuat 1
yang berukuran 1 x 2 cm
6.8. Pada saat penyerahan pekerjaan, daun pintu, ventilasi dan lain-lain harus
sudah bersih dari bercak-bercak bekas cat.
7. PEKERJAAN KUNCI 7.1. Semua daun pintu menggunakan engsel khusus untuk pintu ukuran 5 inch
DAN ALAT masing – masing 3 buah
PENGGANTUNG 7.2. Untuk jendela kaca dipasang secara jungkit dan dilengkapi dengan
• 2 buah engsel khusus jendela 3 inch
• 2 buah grendel jendela
• 1 buah pegangan
• 2 buah kait angin
7.3. Dalam pemasangan kunci tanam, engsel, grendel, pegangan dan kait angin
harus menggunakan sekrup yang disesuaikan ukurannya (tidak boleh
memakai paku biasa)
7.4. Semua kunci, engsel harus dilindungi dan dibungkus plastik atau tempat
aslinya setelah dicoba. Pemasangan dilakukan setelah bangunan selesai
dicat.
7.5. Sekrup-sekrup harus cocok dengan barang yang dipasang, jangan memukul
sekrup, cara. pengokohan hanya diputar sampai ujung. Sekrup yang rusak
waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti
8. PEKERJAAN LISTRIK 8.1. Kabel instalasi listrik menggunakan NYM 3 x 2,5
8.2. Pemasangan instalasi didalam pipa conduit, diklem.
8.3. Stop Kontak, Saklar, Armateur, Zekering material / bahan sesuai SNI
8.4. Lampu penerangan menggunakan lampu LED berdaya 10 watt
8.5. Instalasi titik lampu dan stop kontak sudah termasuk dengan bahan fitting
lampu dan bahan stop kontak
8.6. Fitting lampu menggunakan fitting lampu biasa (bukan downlight)
8.7. Untuk penempatan fitting-fitting lampu tersebut harap perhatikan gambar
kerja
8.8. Untuk pekerjaan instalasi listrik ini mencakup persyaratan teknis untuk
pelaksanaan pembongkaran dan pemasangan serta pengujian, peralatan dan
tenaga kerja sehingga seluruh system listrik dapat beroperasi dengan
sempurna.
8.9. Pekerjaan ini harus dilaksanakan oleh tenaga ahli yang berpengalaman dan
mengerti teknik instalasi listrik.
8.10. Kontraktor / pemborong harus menyediakan peralatan bantu untuk
pelaksanaan dan pengujian yang diperlukan guna kelancaran dan
Spesifikasi Teknis
terlaksananya pekerjaan menurut persyaratan yang berlaku.
8.11. Instalasi pengkabelan dari panel menuju stop kontak, saklar, stop kontak dan
untuk instalasi penerangan dengan arde.
8.12. Setiap sambungan kabel tidak diperkenankan menggunakan selotip, tetapi
harus menggunakan konektor khusus/ lasdop.
8.13. Jaringan listrik dalam dinding harus ditanam dalam pipa PVC pada belokan
menggunakan pipa fleksibel.
8.14. Pada setiap cabang pengkabelan harus menggunakan boks lengkap dengan
tutupnya.
8.15. Setiap armature lampu/ saklar/ stop kontak harus menggunakan boks dus
dengan mutu yang bagus sebagaimana standar kelistrikan.
9. PEKERJAAN CAT- 9.1. Cat air / cat tembok
CATAN 9.1.1. Untuk pengecatan interior menggunakan cat tembok dengan hasil
akhir “matte” berwarna putih atau cream muda yang dikhususkan
untuk pengecatan interior.
9.1.2. Sedangkan untuk pengecatan bagian luar (eksterior) menggunakan
cat tembok dengan hasil akhir “glossy” berwarna hijau tua dan hijau
muda yang kesemuanya dikhususkan untuk pengecatan eksterior.
9.1.3. Tembok yang akan dicat harus mempunyal cukup waktu untuk
mengering, setelah permukaan tembok kering maka persiapan
dilakukan dengan membersihkan permukaan tembok tersebut
terhadap pengkristalan / pengapuran (efflorescene) yang biasanya
terdapat pada tembok baru, dengan amplas kemudian dengan lap
sampai benar-benar bersih dan dilapis tipis dengan plamur
9.1.4. Pada bagian-bagian dimana banyak reaksi dengan alkali dan
rembesan air harus diberi lapisan wall sealer
9.1.5. Setelah kering permukaan tersebut diamplas lagi sampai halus
9.1.6. Kemudlan dicat dengan lapisan pertama
9.1.7. Bagian-bagian yang masih kurang baik, diberi plamur lagi dan
diamplas halus setelah kering
9.1.8. Pengecatan dilakukan 3 ( tiga ) kali jalan sampai betul-betul rata
9.1.9. Untuk warna cat tembok adalah sebagai berikut :
• Cat dinding interior warna putih atau cream muda
• Cat dinding ekterior (tembok dan kolom selasar) :
- Dari bawah lantai sampai elevasi ± 1.00 warna hijau tua
- Elevasi ± 1.00 sampai ± 1.10 warna hijau muda
- Elevasi ± 1.10 sampai ± 1.20 warna hijau tua
- Seterusnya sampai dinding atas warna hijau muda
9.2. Cat kilap / minyak
9.2.1. Cat kayu yang dipakai untuk pengecatan harus mengandung bahan
sintetis (synthetic resin)
9.2.2. Seluruh pekerjaan kayu baik, kusen, pintu, bingkai jendela, listplank
dan lain-lain harus dicat kilap.
9.2.3. Sebelum pekerjaan ini dilaksanakan maka permukaan yang akan
dicat harus dibersihkan terlebih dahulu , kemudian dicat dasar,
didempul, diplamur dan diampelas sampai rata/licin.
Spesifikasi Teknis
9.2.4. Pekerjaan pengecatan ini dilaksanakan 2 (dua) kali jalan atau sampai
menutup dengan sempurna
9.2.5. Cat kayu yang dipakai untuk pengecatan harus mengandung bahan
sintetis (synthetic resin)
9.2.6. Pelaksanaan pengecatan harus disesuaikan dengan peraturan
pabrik, cat dasar harus satu merk dengan cat lapis
9.2.7. Warna cat kilap adalah coklat tua
10. PENGGUNAAN Berikut ini adalah table dari beberapa penggunaan bahan yang telah disebutkan pada
BAHAN pasal-pasal diatas, yang digunakan dalam pengerjaan pekerjaan ini.
Produk minimum yang
No Uraian Spesifikasi Teknis
digunakan
1 Semen OPC type I / Gresik / Tonasa / Tiga
semen PCC Roda
2 Bata ringan 60 x 20 x 7,5 cm Axel atau Citicon
3 Mortar Khusus untuk roxbond (axel), citicon,
spesi pemasangan AM, mortar utama
bata ringan
4 Keramik lantai 40 x 40 cm2 Roman, KIA, Mulia, Asia
Polos Tile
4 Keramik lantai 40 x 40 cm2 Roman, KIA, Mulia, Asia
Anti Slip / Kasar Tile
5 Rangka kuda-kuda baja ringan truss Taso, Incato, Qtruss
atap kanal C 75 tebal
0,75 mm
Reng baja truss
tebal 0,45 mm
Produk minimum yang
No Uraian Spesifikasi Teknis
digunakan
6 Penutup atap Tebal 0,25 mm Sakura jazz, Prima roof
atau
Raja roof
7 Nok / pemuung Tebal 0,25 Sakura roof,
Warna sesuai Surya roof atau raja
warna atap roof
(disamakan dengan
penutup atap)
8 Plafond PVC Tebal 8 mm knokdon (masindo) /
wifon / kinoto
9 Kaca mati Tebal 5 mm Asahi atau Mulia
10 Kabel instalasi listrik NYM 3 x 2,5 mm Supreme atau Eterna
Spesifikasi Teknis
11 Stop Kontak, Saklar, disesuaikan Broco, Panasonic atau
Armateur, Zekering Uticon
(material)
12 Lampu penerangan 10 watt Philip, nexus, Shinyoku,
Osram
13 Cat-catan interior Waterbase Mowilex Cendana /
Matte Catylac / Envi Interior /
Putih / Cream Dana Paint / Nippon
Muda Paint / Dulux
14 Cat-catan eksterior Waterbase Mowilex Cendana /
Glossy Catylac / Envi Interior /
Hijau Tua & Hijau Dana Paint / Nippon
Muda Paint / Dulux
15 Cat Kilap Oil Base Dulux / Catylac Glow /
(pasal 9.1.1) Nippon Paint / Avitex /
Propan
11. SYARAT 11.1.Menyampaikan Surat Kerjasama penyediaan material Atap dari
BERKONTRAK Toko/Distributor/Pabrikan, sesuai spesifikasi yang disyaratkan dalam Spesifikasi
Teknis/RKS, bertandatangan basah kedua belah pihak dan bermaterai dengan
menyebutkan nama paket pekerjaan yang akan dilaksanakan;
11.2.Menyampaikan Surat Kerjasama Penyediaan material Rangka Baja Ringan dari
Toko/Distributor/Pabrikan, sesuai spesifikasi yang disyaratkan dalam Spesifikasi
Teknis/RKS, bertandatangan basah kedua belah pihak dan bermaterai dengan
menyebutkan nama paket pekerjaan yang akan dilaksanakan;
11.3.Menyampaikan Surat Kerjasama Penyediaan material Plafond PVC dari
Toko/Distributor, sesuai spesifikasi yang disyaratkan dalam Spesifikasi
Teknis/RKS, bertandatangan basah kedua belah pihak dan bermaterai dengan
menyebutkan nama paket pekerjaan yang akan dilaksanakan.
12. P E N U T U P Apabila tidak ada kesamaan antara keadaan lapangan dengan keadaan seperti yang
ditunjukkan dalam gambar, maka Kontraktor segera menyampaikan secara tertulis
kepada Direksi untuk mendapatkan penyelesaian lebih lanjut menuju kepenyerahan
yang lengkap dan sempurna menurut pertimbangan direksi
Spesifikasi Teknis