spEslnKASI T[ra\ms
SPESIFIIGAS[ TEIO\lIS LJMUM :
PENJEIJ\SAI\l LJMLJM
1. Pekerjaan yang akan dTlakeanakan ialah :
-Pekerjaan : Rehab Gedung BLK (Balai Latihan Keria)
- Yangterdiridari :
- Pckedyn pendahuluan
I Pekeriaan pondasj
I Pekerfaan Beton dan Dinding
• Pekeriaan Kusen, Pirfu dan Jendela
- Pekeriaan Lantai
- Pekegiv palfond
I Pekeriaan Mekanikal dan Elekbikal
• Pckefiaan pengecatan
I Pekeriaan sanitasi dan sanitair
I Pekeriaan Lejn -lain
- Lokasi pekerjaan : Kec. Bengkalis
- TahunAnggaran 2024
=
SPESIFIKASI TEKNIS
SpEslFIKAsl lEla\ils iarusus :
PASAL 1
PEK[RIAAN PE RSIAPAN
1. Pekerjaan penebangan dan pembersihan pohon dilokasi pembangunan.
2. Semua bouwplank menggunakan kayu kelas Ill diserut rata dan terpasang
waterpass dengan peil 0.00 setiap jarak 1 in papan bouwplank diperkuat dengan
patok kayu ukuran 5/7 Cm. Pada papan bouwplank ini harus dictat sumbu-sumbu
dinding, dengan cat yang tidak luntur oleh pengaruh iklim.
3. Jarak papan bouwplank minimal 1,5 in dari gan.s bangunan terluar untuk mencegah
kelonsoran terhadap galian tanah pondasi.
4. Setelah pekeriaan papan bouplank selesai, pemborong harus meminta pemen.ksaan
dan persetujuan tertulis dari Direksi.
PASAL 2
PEKERJMN PONDASI
Pondasi yang dipakai adalah :
a. Pondasi plat setempat beton bertulang terdiri dart:
1. Ukuran pondasi setempat untuk t)pe Pl menggunakan Pondasi setempat
ukuran 60 x 60.
2. Ukuran dan pembesian detail pondasi sesuai dengan gambar detail pada
DED.
3. Alas pondasi diben. pasir urug yang dipadatkan setebal 5 cm (ukuran
padat) di padatkan dengan disiram air sampai kepadatan maksimum
4. Lantai kerja pondasi adalah beton mutu K100/Fc' : 7,4 Mpa dengan
ketebalan 5 cm
5. Kedalaman pondasi dan- muka lantai adalah disesuaikan dengan gambar
rencana.
b. Material yang digunakan adalah:
1. Untuk pondasi setempat adalah beton bertulang dengan mutu K-225 /Fc'
: 19,3 Mpa dengan tulangan baja sesuai gambar dan pemasangan seperti
gambar kerja atau sesuai dokumen pelaksana.
2. Air yang digunakan harms bersih , tawar, bebas dari lumpur, kotoran
organik dan asam alkali sehingga bjsa dapat merusak pondasi.
a. Unfuk pondasi penghubung adalah pasangan 1 batu dengan campuran 1 :
4 dengan dimensi pondasi seperi gambar.
Pondasi batu bata dirab luar dalam dengan adukan 1:2, sedangkan pondasi
bagian luar dari permukaan tanah sampai batas lantai diplaster halus dan licin.
I
SPESIFIKASI TEKNIS
2. Penggalian pondasi sEtempat diakukan dengan terlebih dahulu dengan menetapkan Lay
out , titik As pondasj tersebut den diferfukan dengan ed.rti sesuai gambar dan disedyui
oleh Djreksj.
3. Pemeriksaan set.ap gafian pondasl. dilaksanakan bchll penempatan, kedalaman, besaran,
Iebar , letak dan kondisi dasar galian.
4. Pemasangan dan pemancangan cerocck kayu dia 8-10 cm dengan panjang kayu 3 in
5. Pemborong harus memperhatikan adanya ifek fulangan kolom, stck fulangan ke doof
yang menenbus ke pendasi.
6. Bekas lubang galjan pondasi diurug kenbali dengan tanah tl.mbun yang memenuhj eyarat-
syarat bahan dan dipadatkan.
PASAL 3
pEKER]AAi\i sTRUK"R BEroN
1. dlmerrsi Sdrkfur bangunan meliputi Balok Sloof, Ifolom, Ring Balok Pat Dog dan Balok Ldei
mengikuti gambar detail penu]angan sesuai gambar rencana pada DED.
2. Ukuran dimensi dart seluruh pekeriaan betDn harus se&Jai dengan ukuran yang tercanfum
pada gambar detail beton bertulang.
3. Semua kolom bertulang harus tegak lurus (lad), apabiLa tedadi kemiringan kolom akibat
kesalahan pekeriaan dan tidak dapat dtoleransi, maka kolom beton tersebut harms
dibengkar.
4. Pelaksanaan pekedaan beton bertLilang hanis diaksamakan dengan sebaik mungkjn seh.ngga
hanya memerlukan sedikit pekejaan atwerking beton.
5. Pekegiv Balok Shof, Kbtom, Ring Batok FTat D@g dan Efalok Latei yang kelihafan mata,
harus menggunakan begisting lapis tr.dek )rang diole§ tleh olie sehingga menghasirkan
pekejaan yang baik rata dan halus.
PAEL4
pElen]AAi\I DINDING
1. Untuk pekeriaan dinding menggumakan banl bata merah pasangan y2 batu dengan
campuran Spesi 1 : 4.
2. Plasteran dinding eksterior dan irferiortebal 15 mm dengan campuran 1 : 2.
3. Pckeriaan dinding Grc + Rangka Baja
a
SPESIFIKASI TEKNIS
PAIL 5
pEKER]AAV ilurAI
1. Ilmbunan tamah dibawah lantai sesuai dengan gambar rencana, tanah yang d.ngunakan
urfuk penimbunan harus bersih dari kctDran seperti akar kayu dan sampah. hen
peninbunan difaki[kan Lapis demi lapis sambil dbadatien sehingga sampai mencapai
kepadatan yang optimal.
2. Setelah tanah tjmbunan oukup padat diatas taneh timbun diberi lapisan pasl-r setebal 5 cm
padat . Pemadatan dilakukan dengan siraman air.
3. Diatas lapisan pasir diberi beton or dertgan mutJ beton K-225 Ft' : 19,3 Mpa setebal 8 cm.
4. finishing lantai menggunakan keramik ukuran 40 x 40 cm polished dan unrdished
nAEL 6
pEKER]AAI\i iaisEN Pli\iTu
1. Pekeriaan KunciTanam 2 Slagg
2. Pekerjaan Grendel Jendde 2"
3. Pekecaan loosen Pirful dan Daun Pirful KM/WC
4. Pirfu harms dipasang dengan benar dan dilengkapi dengan aksesoris pirfu dan jendela
yang sesuai dengan standar dan mengaal pada gambar detail..
PAEL7
PEl¢R]AAl\I ATAP DAN PIJ`FOND
A pEien]AAI\I plAFoi\[D
1. Rangka Pafond menggumakan metal furing yang sesuai dengan standar.
2. Plafond menggunakan bahan G`qmrm
PAEN8
pEien]AAI\I pENUTUp u\r\rTAI DAN DINDING
1. Finishing fantai menggumakan Kerarrik 40 x 40 jenis Polished dan campuran spesi 1:4
tebal 5 on.
2. Lental kamar mandi menggunakan keramlk 40 x 40 unrdished.
E
SPESIFIKASI TEKNIS
PASAL 9
pEien]AAi\i INSTAli`sl LlsTRlit
1. Pekerjaan instalasi llstrik meliputi pengadaan dan pemasangan saluran instalasi
penerangan dan titik api, sehjngga diperoleh satu instafasi yang lengkap dan
baik, setetah diuji seksama dan siap untuk dipergumakan (menya(a). Pekerjaan
pengadaan instalasi meliputi :
a. Pengadaan dan pemasangan Meteran Ljsdik dengan Daya 1200 Watt
b. Pengadaan dan pemasangan instalasi penerangan, Instalasi AC dan titik Lampu
serta MCB 10 A dan MCB 20 A
c. Pengadaan dan pemasangan lampu penerangan meliputi LJ]mpu downlight LED
9 Watt dan 12 Watt
d. Pengadaan Gambar rencana, pemasangan instalasi listrik penerangan, stop
tontak, Saklar Tunggal dan saklar ganda.
e. Mefakukan pengetesan terhadap instalasi yang tefah terpasang,
pengetesan dilakukan bersama pihak-pihak yang berwenang (PLN)
disaksikan oleh Pemberi Tugas/Direksi. Hasilnya dituangkan dafam sertifikat
tanda "Keur Instalasi Baik''.
2. Semila bahan yang akan dipasang harus dafam kcadaan barn dan baik serta
sebelumnya harus mendapatkan persetujuan dari Pengawas fapangan.
3. Bahan-bahan harms sesuai dengan kondisi alam tropis dan memenuhl pasal-
pasal dalam PUIS, SPLN, VDE.
4. Wiring diplafod menggunakan kabel NYM 21/4 MM yang akan diklem dengan
PVC khusus untuk NYM.
a. Penyambungan kabel hanya boleh dalam box terminal kabel.
b. Kabel dalam dinding harus disertai/pipa union diameter 1/2" yang
akan dilem kuat sebelum ditutup dengan plesteran. Sedangkan mulut pipa
diberi tule mencegah kelecetan isolasi kabel.
c. Penyambungan kabel di amature lampu harus dengan kururteln atau
kontak sekrup dan kabel harus dilebihkan sedikit panjangnya.
d. ILampu-lampu hendaknya dipasang dari type sejenis mudah dalam
pemeliharaan dan tahan lama.
5. Pemasangan saklar dan stop kontak adafah in bouw pada dinding
dengan door PVC (pada dinding tembok) setinggi 140 cm darl lantai, ukuran
saklar 250 V, 15 A dan stop kontak 250 V, dan 6 A.
PASAL 10
PEKEfuMN PEMIPAAI\I DAN PLUMBING
1. Pemasangan pipa air bersih, instalasi air kotor harms disesuajkan menurut
gambar bestek, memudahkan pengawasannya, setiap ada perubahan letak pipa
hamus memberitahukan kepada pengawas,
=
SPESIFIKASI TEKNIS
2. Instalasi Alr Bersih.
a. Saluran air bersih untuk bangunan dipakai pipa PVC AW %".
Pemasangannya tertanam di dalam tanah dan di bawah lantai beton keliling
bangunan
b. Penyambungan pipa harms menggunakan soket untuk sambungan lurus dan
elbow untuk pembelokan. Penyambungan harus kuat dan dikerjakan dengan
rapi
c. Pemasangan pipa dimulai satu tltil( yang ditentukan di luar bangunan, hingga
titik- titik kran pada bak penampung air bersih.
3. Instalasi Alr Kotor.
a. Air kotor dari kamar mandi dialirkan ke saluran keliling bangunan dengan
menggunakan pipa paralon PVC diameter 4" tebal 4 mm. Lobang pipa pada
bak cucl diberi sam.ngan untuk mencegah masuknya sampah-sampah yang
dapat menyumbat saluran.
b. Air kotor dari bak cuci dialirkan ke bak kontrol dengan menggunakan pipa
Paralon
c. PVC diameter 3" tebal 4 mm. Lobang pipa pada bak cuci diberi saringan untuk
mencegah masuknya sampah-sampah yang dapat menyumbat saluran. Air kotor
dari kloset dialirkan ke septictank dengan menggunakan pipa Paralon PVC
diameter 4" tebal 4 mm.
d. Ukuran dan bentuk bak control, septictank dan peresapan hamus sesuai dengan
gambar rencana.
4. Septictank.
a. Ukuran dan bentuk septictank harms sesuai dengan gambar detail.
b. Adukan untuk pasangan batubata, brafen dan plesteran dinding septictank harus
menggunakan adukan 1 : 2 (kedap air).
5. Pertsepan.
a. Ukuran, bentuk dan lapisan-lapisan peresapan harms dibuat dengan gambar
detail peresapan.
b. AIr kotor dari septictank dialirkan ke peresapan dengan menggunakan pipa
paralonpvc diameter 4 inchi dengan tebal 4 mm.
c. Pipa paralon PVC diameter 4 inchi tebal 4 mm didalam peresapan diberi
perporasi guna mempercepat proses peresapan.
PASAL 11
PEKERJMN SAIIITAIRE
Pekerjaan sanitaire yang di kerjakan melliputi :
a. Pekerjaan pemasangan Klosed Jongkok
b. Pekerjaan Pemasangan Flcor Drain
I
SPESIFIKAS I TEKNIS
c. Pekerjaan Pemasangan Kran Air
d. Pekeriaan Pemasangan Bak air fiberglass
e. Pekeriaan Pemasangan Pintu Fiber Kin/Wc
Yang berhubungan dengan pekerjaan sanitaire ini harus benar dan teliti dikerjaka
serta pemasangan pipa dengan baik dan benar
PAEL 12
pEien]AAi\i pENGECAiAV.
Ljngkiip Bdkedyn :
• MdipL[ti semua tenaga keca, peralatan, bahan-bahan yang diperlukan unfuk pekerfean
pengecatan (sesuai dengan gambar keria dan RKS).
• Pekerfean pengecatan harus dilaksanakan sebaikbaikirya, dengan hasil yang tidak
menggelombang, mengelupas atau cacat lainnya.
• Apabila te[qu hal-hal seperti djatas maka pemborong harus mengadakan perbaikan /
pengecatan ulang hingga disedyui Korsurtan Pengawas, dan b.a)fa perbaikan tersebut
diatas menjadi beban Pemborong.
Bahan-balian :
• Sifetumum
> Tchan tehadap pengamuh cuaca
> Tahan terfuadap gesekan dan mudah dibersihkan
> Mengurangi pon.-pori dan tembus uap air
> lldak berbau
> Daya unp cukup tinggi
> Cat dinding luar dan dalam menggunakan air planton atau setara
• Data lelois peda suhu 2ar c.
> Beratjenis rata-rae : 1,35 gr/on3.
> Kepadatan rata-rata : 37 %
> Tchal pada lapisan kering : 2 (dua) kali Lap-can 70 micron).
• Aplikesi dengan roll atau kuas (urfuk bidang kedl) pengencer dengan air bersi.h sebesar
0 - 5 % dari volume cajran cat.
• Kaleng cat yang digunakan masih disegel, tidak pecah atau bcror dan mendapat
perschjuan Konsultan Pengawas. Pengiriman cat harus disertafan serGfikat dan dijamin
keasnannya. Pemborong bertanggung jawab, bahwa bahan cat adalah tidak palsu dan
sesuai dengan RKS.
• Selambat-lambatrya 1 (sanl) minggu sebelum pengeriaan pengecatan, Pemborong
harus mengajukan daflar bahan cat kepada rfomalftan Pengavvas, kemudian atas
persedyuan / diketahui ctch Pemberi TugasL Maka Pemborong harus menyiapkan bahan
cat den bidang pengecatan urfuik dEiadikan corfeh wama yang akan disequi /
d.©unakan atas biaya Pemborong.
a
SPESIFIKASI TEKNIS
Pelaksarcan :
• Sebelum diadakan pengecatan dasar maka harus dipehatikan hal-hal sebagai berilait :
> Djnding dan bagian yang akan dicat harms bebas dari retak-retak, pecah atau
kotoran yang menempel harus diber9hkan.
> Pemukaan dinding sudah rata / mering dan halus serta rapih, dianggap wajar oleh
konsultan Pengawas untuk dilapisi dengan cat.
> Semua proses pengecatan harus mengikuti pedynjuk dart pabnk pembuat cat
tersebut.
• Pelaksanaan pengecatan untuk Tembok
> CatTembck Dalam
a. Tembok yang akan dicat harus mempunyai cukLip walchi unfuk mengering,
setedh permukaan tembok mengering / setelah diaa. rapih, maka persiapan
dilakukan dengan membersihkan permukaan tembok dari pengapuran /
pengkristalan yang b.asa terjadi pada tembok-tembok baru, dengan ampfas
kemudiandenganlapsampaibenar-benarbersini.
b. Kemndian dilapisi dengan cat dasar / primer.
c, Pada bagian dimana banyak tedadi reaksi alkali dan rembesan air harus diberi
lapean Wall Sealant.
d. Kemudian dicat dengan lapisan pertama.
e. Kemudian dicat dengan larisan kedira dan seterap.
f. Cat tembok dalam Cat Cat Ia Dulur pentalife ( 3 lap.Es )
> CatTemtxk Luar
Sama ha[nya dengan prcees cat tembok dalam dengan menggunakan Cat ICI
Dulux pentalite ( 3 Iapis )
• Pekecaan cat plafond
> Semua permukaan Dafond dibersihkan den. debu deb kotoran lainnya, kemudian di
damir bifa ada retalq celah atau lobang.
> Produk cat yang digunakan adalah Cat ]CI Dulux pentalife, dengan wama
dikonfirmasikan terlebih dahulu dengan tonsuhan pengawas lapangan.
> Hasil pegecatan harms mulus, rapi, t].dak menggelembung atau cacat lajnnya.
PAEN 13
iroKLIMENTAsl pRovEi(
• Pengamutan phctD redman proyck diambil pada saat pertama kali pekeriaan dimufaj
hingga pekeriaan selesai,
Tahapan pengambilan dokumen rekaman proyek diafur sedemikian rupa sehingga pent-
pol.nt pekejaan penting tidak terlematlcan.
Pengambifan photo rekaman proyck juga dilakukan setjap bulannya sebagal lampiran
kelengkapan admihistrasi pada saat pengajuan laporan bulanan.
a
SPESIFIKASI TEKNIS
Photo rdeman prayck disusun sedemikian rupa dan dijadikan sebuah album lengkap
dengan ketREngannya.
Semue klise photo (negaffiiya) dari rekaman proyek tersebut dikumpulkan dan dikirim ke
dirtas ltesehatan loupaten Bengfalis sebagai dokumen PPK.
Photo yang diambil harus mencakup / menggambarkan kegiatan pdaksanaan pada saat :
0% , 30% , 60% , 80% dan 100%.
PAIL 14
ADMINISTRASI PROYEK
Lapran fisiik prayek ber\ipa : Laporan Harian, Laporan Mirmauan & Lj]poran Bulaman
dikumpuhan peda se6ap akhir bulan.
• Direksi / Pengawas akan memeriksa kebemaran laporan yang d.iserahkan.
• Lapran fisik proyek harms dilampirlen pata saat setiap pengambilan Termin.
PASAL 15
PEKEIgAAV UKU"
Penborong bertanggung jawab afas tepathva peLaksanaan pekejaan menunlt ukLiran yang
tercantum didalam gambar rencana serta Speffkasi Khirs ini, fthbormg jLiga
berkewdiban menberitahukan kepada Direlci setiap al@n memulai suafu bagian pekedaan`
Pemtxxp berkewqfiban mencDcokan ukuran-ukLJran sanl sama yang lainnya dengan
segera memberitahukan kepada Direksi set.lap se[isih volume pelaksanaan dengan remana
pekeljaan yang ada pada gambar rencama maupun syarat tinis.
Seniue peralatan selta alat-aLat pengukuran yang dipergunakan diidiakan olch pemborong
urfuk keperlLian Direksi lelmis maupun kepertuan pemborong sendiri.
• Direld dapat memberifan perintah kepada pemtx)rong, tanpa mengganti kenigjan atau
ongkas urfuk pelaksaan pengukuranpengukuran guna kepentingan pcke¢aan.
PAffl 16
-KERIA
• Penbagian halaman keija dan penempatan bahan-bahan harus dise!engarakan atas
pesedyjan Dirdd / Pengawas.
Pasal 17
pEiceRIAAi\i LJun-iJ`ml
16.1 Selain persaratan teknis yang tercantum diatas pemborong diwajibkan pula
mengadakan pengurusan-penngurusan antara lain :
- Pembuatan izln mendirikan bangunan (IMB) dart pemda setempat. Surat lMB
ini harus sudan diserahkan kepada pemimpin kegiatan sebelum Serah Terima
Pekerjaan I
- Surat bukti KIR listrik / pengetesan dari PLN dan pengetesan lajnya apabi[a
diperlukan.
a
SPESIFIKASI TEKNIS
16.2 Sebelum penyerahan I, pemborong wajib menyelesaikan semua pekerjaan yang
belum sempuma dan ahrus diperbaiki, semua ruangan harus bersih (dipel),
halaman harms ditata rapi dan semua barang-barang yang tidak berguna harms
disingkkirkan dari lokasi kegiatan.
16.3 Meskipun telah ada pengawas dan unsur-unsur lainya, semua penyjmpangan dari
ketentuan-ketentuan bestek dan gambar menjadi tanggung jawab pelaksana untuk
menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkjn
16.4 Selama nasa pemeliharaan, pemborong wajib merawat, mengamankan dan
memperbaiki segala cacat yang timbul, sehingga sebellum penyerahan ke 11
dilaksanakan, pekeriaan benar-benar telah sempuma.
16.5 Semua yang belum tercantum dalam peraturan ini (RKS) akan ditentukan kemudian
dalam rapat penjelasan (Aanwijing)
16.6 Papan Nama Proyek
a. Papan nama proyek dibuat dari spnduk yang dilapisi plywood dengan
ketentuan sebagai berikut :
- Panil atas , Data proyek
- Panil tengah, Direksi Teknis
• Panil Bawah, Slogan pemerintah
b. Bentukdan ukuran nama proyek
- Ukuran 45 x 180 cm
- llnggi bagian bawah papan nana proyek minimum 80 dari permukaan
tanah
c Papan nama hamus diletakan pada tempat yang mudah dilihat.
PAEL 18
PEMEul+ARAAl\l DAN PEMBERS[lIAl\l
• Selama pekeijaan bet+angsung, tonbakbr harus memelihara kebersthan baik lingkungan
proyck atau jalan dart hal-hal yang mengganggu kelancaran arus lalu [intas jalan atau
ketertiban umum.
Pada penyerahan pertama pekerjaan, keadaan bangunan harus bersih dan rapt.
PAEL 19
pEI\[vERAI+AI\I pEien]AAI\i
Pekeriaan seluruhnys harus sudah diserahkan secara lengkap dan baik kapada Direksi
lelmis sebagaimana trmntwm didafam surat perfertyan pekeriaan ini.
Penyerahan pertama peke¢aan (Fisik froyek telah mencapai 97,25 %), harus melevvati
pemerilcaan / penelitian dart Team PHO yang telah dilnjuk dart Rumah Sakit Umum
Daerah Kal]upaten Bengkal.Is.
I
SPESIFIKASI TEKNIS
Penyeehan kedLia pekeijaan (Fisik froyek telah mencapai loo %), dan tefah melewati
masa pemeliharaan proyel¢ harus melemati pemeriksaan / penelitian dari Team FHO yang
telah dmnluk dari Dinas kesehaatan Nabupaten BengfaljsL
Perryeralian pertama dan kedua pekedaan dapat ditedma setelah semua predur
Persysratan leknis dan Administrasi telah memenuhi keterfuandeterfuan yang berlaku
didafam tontok dan beselc
PAEL 20
PENLJTUP
Semue syaratqurat yang tercanfum didalam bestek jni harus dilaksanakan dengan baik
dan benar oleh kontraki]Dr seita mengikuti pefunjuk-pefunjuk Tdonis dari Direksi lichis /
Pengawas Lapangan.
• Semua ketrfuan+cefoerfuan yang belum teraiang dalam besck ini akan diafur pada wakbl
Aanw¢jring, Pefurduk lelois lainnya yang dianggap perlu, alen dipaskan oleh Pengavms /
Direksi llch.is pada saat mulai pelaksanaan dan sedang berlangsung kegiatan pekerjaan.
Walaupun Besbek ini tidak lengkap dicarfumkan satil persafu mengenai bahan dan lain-fain, tapi
tercantwm dafam Aanweizng, maka pekecaan tersebLit harus dikeriakan dan bukan mequpakan
pekeriaan tambahan,
2024
Bengkalis,
PENGGUNA ANGGARAI\l
I
SPESIFIKASI TEKNIS