| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0965293905741000 | Rp 670,928,400 | 85.73 | 88.59 | - | |
| 0023935471727000 | Rp 688,533,000 | 94.47 | 95.07 | - | |
| 0021366638727000 | Rp 696,214,755 | 83.99 | 86.47 | - | |
CV Bina Cipta Consultant | 0022509998727000 | - | - | - | - |
| 0021964309722000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0023227911727000 | - | - | - | - | |
| 0011379146952000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0316776954727000 | - | - | - | Tidak lulus sub unsur pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis dan pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir. | |
| 0856454293721000 | - | - | - | Tidak lulus sub unsur pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis dan pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir. | |
| 0925787004822000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0026616722722000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
PT Arista Gemilang Konsulindo | 0805898392722000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan |
| 0033060138722000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0720500255801000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0809522089814000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
| 0423929074652000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukkan data kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan | |
Athaya Mega Konsultan | 06*4**9****24**0 | - | - | - | - |
| 0020338737727000 | - | - | - | - | |
| 0022509293727000 | - | - | - | - | |
| 0746281310615000 | - | - | - | - | |
Al Fatah Project | 09*8**9****27**0 | - | - | - | - |
Sangklat Matas Pratomo | 06*9**9****03**0 | - | - | - | - |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
CV Totality Engineers | 06*5**5****22**0 | - | - | - | - |
PT Atharrazka Tata Jaya | 00*0**5****32**0 | - | - | - | - |
| 0724827514609000 | - | - | - | - | |
| 0021190038722000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
Jaringan jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan sangat
penting dalam sektor perhubungan untuk kesinambungan distribusi manusia, barang maupun jasa.
Distribusi tersebut merupakan gerak atau perpindahan baik manusia, barang maupun jasa antar
simpul-simpul ekonomi yang ada.
Keberadaan jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi
seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah-
daerah penting. Lancar atau tidaknya jalan, baik atau buruknya kondisi jalan menentukan lama
atau cepatnya suatu proses distribusi baik manusia, barang maupun jasa.
Perkembangan kapasitas maupun kuantitas kendaraan yang menghubungkan simpul-
simpul ekonomi dan terbatasnya sumber dana untuk pembangunan jalan raya serta belum
optimalnya pengoperasian prasarana lalu lintas yang ada, merupakan persoalan utama
perkembangan perekonomian di Indonesia dan banyak negara.
Peningkatan jalan dari jaringan yang sudah ada menjadi prioritas utama bagi pembangunan
infrastruktur di Indonesia. Terutama untuk daerah-daerah pinggran/pengembangan. Hal tersebut
dibutuhkan guna menambah kapasitas jalan yang sudah ada. Namun hal tersebut memerlukan
metode efektif dalam perancangan maupun perencanaannya agar diperoleh hasil yang terbaik dan
ekonomis, tetapi memenuhi unsur keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna dan
lingkungannya.
Berkaitan dengan peningkatan jalan dan jembatan/gorong-gorong berbagai ide dan konsep
dilontarkan dan mengerucut pada suatu kesimpulan, yaitu penekanan pada perhitungan kebutuhan
dana dan identifikasi sumber-sumber dana yang diperkirakan dapat dimobilisasi untuk
pembangunan infrastruktur. Upaya semacam ini memang diperlukan, tetapi belum cukup untuk
merealisasikan agenda tersebut.
Berdasarkan kebijakan pemerintah tersebut, dana yang dihimpun dari publik dan
penerimaan lainnya sebagian dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Sebagian besar
infrastruktur yang dibangun pemerintah merupakan barang publik (public good) sehingga
pemerintah bertanggung jawab terhadap pembangunan barang publik tersebut.
Jaringan jalan merupakan prasarana transportasi untuk memindahkan penumpang maupun
barang dari suatu tempat ke suatu tujuan. Sesuai dengan fungsinya jaringan jalan terbagi atas jalan
arteri, jalan kolektor, jalan lokal dan jalan lingkungan. Sedangkan sesuai dengan perannya terbagi
atas jalan primer dan jalan sekunder. Sesuai dengan kepemilikan dan kewenangannya jaringan
jalan terbagi atas Jalan Nasional, Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten/ Kota, Jalan Wilayah
(Kecamatan) dan Jalan Desa. Namun dalam menetapkan jaringan jalan baik terhadap fungsi,
peranan dan kempemilikan saling berinteraksi yang membentuk pola jaringan jalan baik jaringan
jalan antar kota maupun jaringan jalan dalam kota dimana pola jaringan jalan tersebut tertuang
dalam rencana jaringan jalan dan transportasi.
Jaringan jalan pada suatu kota sangat tergantung pada topografi, morfologi kota (bentuk
suatu kota) dan cakupan wilayah pelayanannya, dan beberapa faktor lainnya pembentuk pola
jaringan jalan. Fungsi jaringan jalan pada saat ini tidak sekedar hanya memindahkan penumpang
maupun barang saja, tetapi juga mempunyai peranan yang cukup strategis, yaitu sebagai
pertumbuhan kawasan, pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kemacetan dan lain-lain.
Dalam pembahasan ini yang akan di Rencanakan adalah Perencanaan Lanjutan
Pembangunan Jalan Muara Lesan - Merasa (Poros Lingkar Luar Kelay). Guna mewujudkan
Peningkatan Jalan di Kecamatan Kelay yang lebih berkualitas dan mengakomodasi berbagai
kepentingan maka di laksanakannya kegiatan ini oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan yaitu Perencanaan Lanjutan Pembangunan
Jalan Muara Lesan - Merasa (Poros Lingkar Luar Kelay) di Tahun Anggaran 2025