PEMERINTAH KABUPATEN BOYOLALI
KECAMATAN WONOSEGORO
Jl. Raya Wonosegoro, Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57382
KEGIATAN :
PEMELIIHARAAN RUTIN JALAN
PEKERJAAN :
Pemeliharaan Jalan Kabupaten Wilayah Kecamatan Wonosegoro
PENJELASAN TEKNIS
SUMBER DANA APBD KABUAPTEN BOYOLALI
TAHUN ANGGARAN 2024
KONSULTAN PERENCANA :
CV. ANUGERAH JAYA MANUNGGAL
PENJELASAN TEKNIS
Pemeliharaan Rutin Jalan
Pemeliharaan Jalan Kabupaten Wilayah Kecamatan Wonosegoro
URAIAN UMUM
Pekerjaan yang dilakukan adalah Pelebaran Jembatan Pranggong (Kacangan - Watugede) Kabupaten
Boyolali
DIVISI 1. Umum
a. Mobilisasi
Lingkup kegiatan mobilisasi yang di lakukan dalam paket pekerjaan meliputi :
1. Penyewaan lahan yang di perlukan untuk base camp dan direksi keet.
2. Membuat direksi keet di area lokasi pekerjaan yang dapat di fungsikan sebagai tempat
rapat kordinasi di lapangan dengan ukuran minimal 4 x 4 m dengan kelengkapan time
scadule,acuan gambar kerja (soft drawing), jaringan listrik, tempat menyimpan
perlengkapan K3, meja dan kursi kerja, direksi keet layak digunakan dengan lantai
minimal plesteran dan bebas dari genangan air.
3. Membuat brak penyimpanan barang matrial dan peralatan.
4. Mobilisasi dan demobilisasi semua personil penyedia jasa sesuai dengan kebutuhan serta
alat kerja pendukung kegiatan.
5. Pembuatan papan informasi kegiatan uk 1.5 m x 1.2 m bahan besi seng dan tiang kayu
kasso.
6. Uitset, pengukuran ulang dan stackout rencana.
a. Manajemen Mutu
Lingkup kegiatan manajemen mutu yang dilakukan dalam paket pekerjaan meliputi proses
pemeriksaan mutu hasil produk maupun bahan yang akan digunakan untuk menentukan apakah
hasil tersebut memenuhi standart mutu yang dipersyaratkan di dalam spesifikasi teknis atau
dokumen kontrak serta untuk mengidentifikasi sebab - sebab produk atau kinerja jasa pelayanan
yang tidak memenuhi syarat.
Jumlah dan jenis pengujian yang di butuhkan di lapangan di tentukan oleh direksi,
pengendali teknis dan pengawas lapangan dengan prosedur standar pengujian yang di
evaluasi bersama untuk menjamin segala hasil pengujian yang di lakukan penyedia jasa
dapat diterima atau ditolak sebagai dasar persetujuan pembayaran pekerjaan yang
memenuhi syarat.
b. Administrasi dan dokumentasi
Kegiatan administrasi dan dokumentasi merupakan suatu kegiatan dimana penyedia jasa
mengambil, menyimpan, menghitung dan melaporkan segala perubahan yang terjadi di
@Bina.Marga.Byl
(2024)
lapangan dalam bentuk dokumen yang sesuai dengan ketentuan, Semua harus dikumpulkan
dan diserahkan secara lengkap 7 (tujuh) hari sebelum serah terima pertama pekerjaan
(PHO), berikut dokumen yang harus diserahkan :
1. Administrasi pekerjaan sesuai dengan ketentuan, Laporan, Request mingguan, Back up
volume mingguan, Progres pekerjaan (Time Scadule) dan perhitungan tambah kurang
volume pekerjaan.
2. Dokumentasi semua tahapan kegiatan meliputi 0% 50% dan 100% yang di kerjakan.
3. Menyusun dan Mengumpulkan Laporan harian, mingguan dan bulanan sesuai
ketentuan.
4. Surat menyurat terkait perijinan dan permohonan untuk menunjang semua kegiatan
yang akan di lakukan.
5. Pembuatan gambar acuan kerja shop drawing dan gambar hasil pekerjaan asbuild
drawing.
DIVISI 2. Sistem Menejemen Keselamatan Konstruksi
a. Alat pelindung kerja dan alat pelindung diri
Penyedia jasa wajib mengadakan, menerapkan dan memelihara semua peralatan
keselamataan perlindungan diri sesuai dengan identifikasi resiko bahaya yang telah di
tentukan dan di setujui oleh direksi, pengendali teknis dan pengawas.
b. Fasilitas sarana, prasarana, dan alat Kesehatan
Penyedia jasa wajib mengadakan dan menyimpan bahan medis pertolongan pertama untuk
menanggulangi kecelakaan kerja yang ringan dan tidak memerlukan tidakan medis secara
serius.
c. Rambu dan Perlengkapan lalu lintas
Penyedia jasa wajib mengadakan dan mengaplikasikan segala semua rambu - rambu
pemberitahuan ataupun peringatan yang di butuhkan untuk keselamataan pengguna jalan
lain dan kelancaraan pekerjaan di lapangan sesuai dengan ketentuan yang di setujui oleh
direksi, pengendali teknis dan pengawas lapangan.
d. Kegiatan dan peralatan terkait pengendalian risiko keselamatan konstruksi
Lingkup pekerjaan ini mencakup ketentuan – ketentuan penanganan dampak lingkungan
dan tindakan yang diperlukan dalam menjaga kondusifitas lingkungan hidup di lokasi
pekerjaan.
Penyedia jasa wajib melakukan segala pengujian dampak lingkungan yang telah di tentukan
dan di setujui oleh direksi, pengendali teknis dan pengawas. Kegiatan ini meliputi 3 tahapan
pengujian yaitu, tahap awal konstruksi, saat konstruksi berjalan dan setalah akhir konstruksi
selesai
@Bina.Marga.Byl
(2024)
DIVISI 8. Struktur
a. Pasangan Batu
Pekerjaan ini mencakup pengadaan matrial, galian koperan, pencampuran, pemasangan dan
finishing, pekerjaan ini digunakan untuk pembuatan talud, dindin penahan tanah dengan
tinggi tertentu, bagian pengaman bangunan dan bangunan pelengkap.
Sebelum melakukan pekerjaan, Penyedia jasa harus melakukan pengujian sample material
yang akan digunakan dan harus mendapatkan persetujuan dari pengawas pekerjaan.
Adukan mortar semen untuk pasangan harus mempunyai kuat tekan paling sedikit 5 Mpa
pada umur 28 hari dengan benda uji mortar 50 mm x 50 mm x 50 mm. pencampuran matrial
bahan mortar menggunakan concrete mixer dengan perbandingan yang mengacu kekuatan
tekan yg disyaratkan, ukuran batu harus di setujui oleh pengawas sebelum di pergunakan
sebagai matrial pengisi pasangan,
Penyedia jasa wajib menyampaikan permohonan dan profil pasangan rencana sesuai dengan
dimensi dan bentuk rencana kepada direksi, pengendali teknis dan pengawas sebelum
melaksanakan kegiatan.
Pemasangan di lakukan dengan acuan dan ukuran yang sudah ada, penataan batu dengan
memperhatikan sudut dan dan permukaan yang memungkin semua permukaan dapat terisi
oleh mortar dan terjadi ikatan, pemasangan suling suling dengan pipa pvc dia 5 cm dengan
jarak horisontal per 2 m dan vertikan per 1m dengan susunan yang rapi dan teratur
Kegiatan finishing untuk pekerjaan pasangan talud jalan harus memakai batu muka (segi
enam) dan disiar rapi, pada bagian tudung pasangan diberi plesteran dan acian dan
permukaan yang ter expose dari sisa mortar.
@Bina.Marga.Byl
(2024)
Penyedia jasa harus bersedia memperbaiki hasil pekerjaannya apabila dirasa ada kecacatan,
ketidak sempurnaan ikatan dan kerapian yang kurang
Perhitungan dan pembayaran berdasarkan dengan volume total yang pasangan batu yang
terpasang. Asumsi Pekerjaan di uraikan dalam analisa 7.8.(1)
DIVISI 10. Pekerjaan Harian dan Pekerjaan Lain – Lain
a. Pengendalian Tanaman
Pekerjaan ini mencakup, pemotongan, pembersihan dan pembuangan, pemotongan
menggunakan alat bantu semi mekanis mesin potong rumput dengan asumsi yang di potong
hanya tanaman kecil, rumput atau alang alang yang sekiranya menggangu fungsi jalan
Pembersihan dilakukan langsung setelah dilakukan pemotongan dan dibuang kelokasi sesuai
dengan perintah direksi, pengendali teknis atau pengawas. Atau lokasi lain yang
memungkinkan tidak menggangu lingkungan sekitar
Perhitungan dan pembayaran berdasarkan luasan area yang telah di kerjakan, asumsi
pekerjaan di uraikan dalam analisa 10.1.(1)
@Bina.Marga.Byl
(2024)