| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0029963246941000 | Rp 4,904,023,667 | - | |
| 0712233881941000 | Rp 4,644,347,936 | Peserta tidak memenuhi Sisa Kemampuan Paket (SKP) dimana dari hasil perhitungan SKP terdapat 5 (lima) paket pekerjaan konstruksi yang sedang berjalan | |
| 0025084500941000 | - | - | |
| 0015283856941000 | - | - | |
| 0017788829941000 | - | - | |
CV Ashari Jaya Konstruksi | 81*4**1****70**3 | - | - |
| 0030769665941000 | - | - | |
| 0025082488941000 | - | - | |
| 0020984621941000 | - | - | |
| 0029392057821000 | - | - | |
| 0020981544941000 | - | - | |
| 0031569585077000 | - | - | |
| 0019727130941000 | - | - | |
CV Sunjaya Abadi | 0316920560941000 | - | - |
| 0032060196941000 | - | - | |
| 0919257147941000 | - | - | |
CV Raja Rezeky Indonesia | 06*3**1****41**0 | - | - |
| 0847864196941000 | - | - | |
| 0316634195941000 | - | - |
UARAIAN PEKERJAAN
PENINGKATAN JALAN MASNANA – WALI
TAHUN ANGGARAN 2023
Pembangunan jalan memiliki berbagai latar belakang yang meliputi faktor ekonomi, sosial,
dan infrastruktur. Beberapa latar belakang umum pembangunan jalan adalah sebagai
berikut:
1. Peningkatan Aksesibilitas: Salah satu latar belakang utama pembangunan jalan
adalah untuk meningkatkan aksesibilitas ke daerah tertentu. Dengan membangun
jalan baru atau memperluas jaringan jalan yang ada, wilayah yang sebelumnya sulit
dijangkau dapat dihubungkan dengan lebih baik. Hal ini dapat membuka peluang
baru dalam perdagangan, industri, dan pariwisata.
2. Pengembangan Ekonomi: Jalan yang baik dan terhubung dapat memfasilitasi
pergerakan barang dan jasa, serta memperlancar distribusi produk. Ini dapat
mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memungkinkan transportasi yang efisien
antara produsen, distributor, dan konsumen. Pembangunan jalan juga dapat
membuka akses ke sumber daya alam yang belum dimanfaatkan dan membuka
peluang investasi baru.
3. Peningkatan Mobilitas Penduduk: Jalan yang baik dapat meningkatkan mobilitas
penduduk, memungkinkan mereka untuk bepergian dengan lebih mudah dan cepat.
Ini dapat meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.
Peningkatan mobilitas penduduk juga dapat mengurangi kesenjangan regional dan
meningkatkan kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses layanan dan peluang
yang lebih baik.
4. Keselamatan dan Keamanan: Pembangunan jalan yang lebih baik dapat
meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Jalan yang dirancang dengan baik,
memiliki rambu-rambu lalu lintas yang jelas, dan dilengkapi dengan infrastruktur yang
sesuai seperti penerangan jalan dan rambu lalu lintas, dapat mengurangi risiko
kecelakaan lalu lintas. Selain itu, jalan yang baik juga dapat meningkatkan
keamanan, mengurangi risiko kejahatan, dan memfasilitasi operasi penegak hukum.
5. Pengembangan Wilayah: Pembangunan jalan dapat menjadi pemicu
pengembangan wilayah. Dengan membuka akses ke wilayah tertentu,
pembangunan jalan dapat mendorong pertumbuhan dan peningkatan aktivitas
ekonomi di sekitar jalan tersebut. Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja baru,
meningkatkan nilai properti, dan mendorong investasi di wilayah tersebut.
Peningkatan Jalan Ruas Masnana – Wali merupakan kelanjutan pembangunan jalan pada
tahun 2022 yang didanai dari DAK Transportasi Perdesaan dengan hasil akhir berupa Sirtu.
Pada tahun ini pula melalui Dana Insentif Fiskal, Pemerintah Buru Selatan melaksanakan
peningkaatan Jalan dimaksud dengan produk berupa Lataston Lapis Aus (HRS – WC) dan
beberapa Box Culvert. Adapun data penanganan tersebut antara lain sebagai berikut :
Panjang Penanganan = 1400 Meter
Lebar Penangnan = 5 Meter
Lokasi Pekerjaan = Desa Masnana – Desa Wali
Kec. Namrole, Kab. Buru Selatan| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 3 March 2020 | Pembangunan Jembatan Wai Pulu | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 76,223,139,000 |
| 23 February 2018 | Penggantian Jembatan Wai Hina Salolo | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 43,480,500,000 |
| 5 December 2018 | Penggantian Jembatan Ruas Mafa - Matuting - 1 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 36,634,031,000 |
| 28 December 2015 | Pengggantian Jembatan Wai Poti (Tahap I) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 33,977,600,000 |
| 7 January 2017 | Pembangunan Jembatan Wai Fua | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 13,982,100,000 |
| 13 December 2016 | Penggantian Jembatan Wai Samalagi (Tahap II) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 12,103,100,000 |
| 5 September 2016 | Peningkatan Jalan Betun-Fahiluka | LPSE Kabupaten Malaka | Rp 11,000,000,000 |
| 19 August 2016 | Peningkatan Jalan Weliman - Biudukfoho | LPSE Kabupaten Malaka | Rp 11,000,000,000 |
| 19 August 2016 | Peningkatan Jalan Haitimuk - Webriamata | LPSE Kabupaten Malaka | Rp 9,900,000,000 |
| 4 October 2016 | Peningkatan Jalan Biudukfoho - Wekeke II | LPSE Kabupaten Malaka | Rp 3,600,000,000 |