| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0033145913061000 | Rp 1,151,292,000 | 95 | 96 | - | |
| 0015395072061000 | Rp 1,180,374,000 | 93.75 | 94.51 | - | |
| 0019121904013000 | - | - | - | - | |
| 0025897588034000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0032544454017000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0019752427123000 | - | - | - | - | |
| 0020223228061000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0015491558061000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0019998343013000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0024154619017000 | - | - | - | - | |
| 0027103373617000 | - | - | - | Berdasarkan Dokumen Kualifikasi Nomor: Dok. 01/Studi-DTSDP/Pokja/IV/2024 Tanggal: 16 April 2024 "Pada BAB V. BENTUK DOKUMEN KUALIFIKASI Poin E. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI pada Angka 2. Evaluasi Persyaratan Kualifikasi Teknis Huruf b. Persyaratan kualifikasi teknis " Peserta PT. GALORE INDONESIA untuk Pengalaman Perusahaan TIDAK Mencapai Skor Minimal Ambang Batas yang dipersyaratkan pada Dokumen Kualifikasi | |
| 0024487167014000 | - | - | - | Peserta tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam undangan | |
| 0013719786061000 | - | - | - | - | |
| 0029579075048000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN Kegiatan Penyusunan Pedoman Tata Cara Penanggulangan Musibah Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan bertujuan untuk : 1) Analisis terkait Teknis Tata Cara Penanggulangan Musibah Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan; 2) Mengidentifikasi indikator-indikator yang dibutuhkan untuk melaksanakan Penanggulangan Musibah Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan; 3) Menyusun rumusan kebijakan atau naskah akademis atau konsep regulasi Tata Cara Penanggulangan Musibah Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan.