| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0902793140008000 | Rp 199,006,350 | 70 | 90 | - | |
| 0763398377831000 | - | - | - | skor kualifikasi dibawah ambang batas syarat kualifikasi | |
| 0033145913061000 | - | - | - | - | |
| 0015395072061000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan Klarifikasi Kualifikasi | |
PT Adhiyaksa Jasa Mandiri | 03*8**4****01**0 | - | - | - | Skor Pembuktian Kualifikasi Tidak Mencapai Ambang Batas Yang Di Persyaratkan |
| 0705497428541000 | - | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0729105304031000 | - | - | - | Skor kualifikasi dibawah ambang batas kualifikasi | |
Pelita Sarana Indotama | 06*9**4****27**0 | - | - | - | Skor kualifikasi dibawah ambang batas kualifikasi |
| 0925787004822000 | - | - | - | - | |
CV Natas Nitis Netes | 05*9**8****31**0 | - | - | - | - |
| 0028581650831000 | - | - | - | - | |
| 0030592356831000 | - | - | - | - | |
| 0808853469831000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KEGIATAN
PENETAPAN RENCANA UMUM JARINGAN TRAYEK PEDESAAN DALAM 1
(SATU) DAERAH KABUPATEN/KOTA
SUB KEGIATAN
PERUMUSAN KEBIJAKAN RENCANA UMUM JARINGAN TRAYEK PEDESAAN
KEWENANGAN KABUPATEN/KOTA
PEKERJAAN
PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT)
KABUPATEN DONGGALA
DINAS PERHUBUNGAN
KABUPATEN DONGGALA
TAHUN ANGGARAN 2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT)
KABUPATEN DONGGALA
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT) KABUPATEN
DONGGALA
Uraian Pendahuluan
1. Latar Belakang : Transportasi merupakan salah satu faktor penggerak perekonomian, dalam
rangka mendorong perekonomian sebuah daerah maka perlu adanya kajian
terkait kebutuhan perpindahan orang maupun barang. Perpindahan orang di
wilayah perkotaan sangat diperlukan guna menunjang aksesibilitas dan
kemudahan. Penataan Angkutan Perkotaan sangat menunjang dalam
kemajuan sebuah perkotaan, Angkutan perkotaan sangat penting untuk
memberikan pelayanan publik yang baik dalam bidang transportasi.
Dengan adanya kemajuan teknologi dibidang Informasi dan teknologi pada
zaman sekarang menyebabkan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan
pelayanan jasa transportasi yang handal, transparan, nyaman, cepat sampai
tujuan, sedangkan saat ini masih terkendala kondisi eksisting yang masih
belum maksimal. Kebutuhan Angkutan tidak dalam trayek terus berkembang
hal ini dipengaruhi oleh luas wilayah (city size), jumah penduduk dan
penghasilan masyarakat sehingga mempengaruhi karakteristik perjalanan.
Perkembangan suatu kota akan terus meningkat sejalan dengan
perkembangan jumlah dan aktivitas penduduk, dimana semakin beragamnya
aktivitas penduduk suatu kota semakin cepat pula kota itu berkembang.
Tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup tertuang dalam berbagai aktivitas
yang dilakukan oleh penduduk dengan melakukan perjalanan yang
menggunakan sistem jaringan transportasi (misal berjalan kaki atau naik
angkutan umum). Perpindahan pada pemukiman dan tempat tarikan dan
bangkitan perjalanan ini berguna untuk mengetahui karakteristik perjalanan.
Permasalahan transportasi yang jamak dihadapi oleh pemerintah saat ini
adalah meningkatnya aktivitas perjalanan dan keterbatasan jaringan jalan
yang tersedia yang mengakibatkan tingginya potensi kemacetan dan angka
kecelakaan lalu lintas. Dua hal ini sangat dipengaruhi oleh pola hidup
masyarakat yang cenderung menggunakan kendaraan pribadi sebagai sarana
mobilisasi sehari – hari. Selain kemudahan fasilitas yang diberikan oleh para
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT)
KABUPATEN DONGGALA
produsen kendaraan pribadi kepada konsumen, permasalahan pada
penyelenggaraan pelayanan angkutan umum juga masih banyak terjadi.
Sehingga terjadi ketimpangan dari segi kenyamanan, segi efisiensi dan segi
kemudahan aksesbilitas antara kendaraan pribadi dengan angkutan
penumpang umum.
Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala dalam menata jaringan angkutan
umum sebagai pemadu moda serta Angkutan Massal maka diperlukan
adanya Rencana Induk Jaringan Trayek Di Kabupaten Donggala guna
memenuhi kebutuhan pergerakan orang serta untuk meminimalisir jaringan
angkutan umum yang tidak terlayani oleh angkutan umum.
Dengan pertimbangan tersebut diatas perlu adanya studi kebutuhan terhadap
kebutuhan angkutan umum dalam trayek berdasarkan zona sehingga
mempermudah identifikasi perindahan asal menuju tujuan dan serta
kebutuhan angkutan menuju zona lain di wilayah Kabupaten Donggala.
Penyusunan dokumen studi tersebut dilakukan dengan mengacu pada
Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan,
Pasal 144, sebagai berikut :
- Tata ruang wilayah;
- Tingkat permintaan jasa angkutan;
- Kemampuan penyediaan jasa angkutan;
- Ketersediaan jaringan lalu lintas;
- Kesesuaian dengan kelas jalan;
- Keterpaduan intramoda;
- Keterpaduan antarmoda angkutan.
2. Maksud dan : A. Maksud
Tujuan PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT)
KABUPATEN DONGGALA adalah sebagai pedoman yang akan digunakan
oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala dalam menyelenggarakan
pelayanan angkutan umum.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari Penyusunan Kajian Rencana Induk Jaringan Trayek
(RIJT), adalah sebagai berikut :
1. Penyusunan Data Potensi perpindahan orang dari zona ke
zona menggunakan angkutan umum di wilayah Kabupaten
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN PENYUSUNAN KAJIAN RENCANA INDUK JARINGAN TRAYEK (RIJT)
KABUPATEN DONGGALA
Donggala;
2. Pelaksanaan aktualisasi data menggunakan desire line
perpindahan orang menggunakan angkutan dalam
penghubung angkutan massal di Kabupaten Donggala;
3. Prediksi Potensi Kantong – Kantong Penumpang untuk
kebutuhan Angkutan umum di Kabupaten Donggala;
4. Prediksi pengoperasian moda kebutuhan angkutan
penumpang orang dalam trayek;
5. Menyediakan informasi potensi jam puncak penggunaan
angkutan umum di wilayah Kabupaten Donggala.
3. Sasaran : Sasaran Kegiatan ini adalah
a. Penyedia yang memiliki pengalaman, keahlian, dan kompetensi untuk
dapat melaksanakan Pekerjaan;
b. Tersedianya Kajian Rencana Induk Jaringan Trayek (RIJT) Di Kabupaten
Donggala yang dituangkan dalam dokumen perencanaan secara tertulis
dan gambar yang dapat diimplementasikan dalam bentuk fisik dalam
pelaksanaan pekerjaannya.
c. Tersedianya peta dan rencana kebutuhan serta kelayakan angkutan
umum untuk mewujudkan pelayanan angkutan umum sesuai spesifikasi
teknis yang berlaku yang tertuang dalam dokumen perencanaan.
d. Tersedianya pedoman untuk pelaksanaan pelayanan angkutan umum di
Kabupaten Donggala.
4. Lokasi Kegiatan : Lokasi Penyusunan Kajian Kajian Rencana Induk Jaringan Trayek (RIJT) di
Wilayah KABUPATEN DONGGALA yang terdiri dari 16 kecamatan.