| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0013451315062000 | Rp 18,202,039,771 | - | |
| 0024262768904000 | Rp 18,558,398,880 | - | |
| 0013484480028000 | Rp 20,520,520,000 | - | |
| 0025274259014000 | Rp 24,326,046,405 | - | |
Marosi Libersa Persada | 09*9**0****03**0 | - | - |
Gajah Mada Barokah Sukses Makmur | 07*7**6****42**0 | Rp 24,362,777,600 | Tidak dilakukan evaluasi karena sudah mendapatkan 3 (tiga) calon pemenang) |
| 0734292378014000 | - | - | |
| 0031010887023000 | Rp 23,151,867,200 | 1. Tidak melampirkan NIB yang dipersyaratkan 2. Tidak melampirkan TDUP bidang MICE yang dipersyaratkan 3. Tidak melampirkan Akta Pendirian dan Perubahan terakhir 4. Tidak melampirkan Sertifikat ISO yang dipersyaratkan | |
| 0028356475001000 | - | - | |
| 0768297962416000 | - | - | |
| 0601974165015000 | - | - | |
PT Kreasi Sembilan Global | 10*1**1****44**4 | - | - |
| 0025546664422000 | - | - | |
| 0030649859015000 | - | - | |
| 0852822501016000 | - | - | |
| 0022505374003000 | - | - | |
Multikarya Meswara Indonesia | 02*8**3****18**0 | - | - |
PT Tiga Kaya Raya | 02*8**0****04**0 | - | - |
| 0749782116429000 | - | - | |
| 0946778354028000 | - | - | |
| 0616317665407000 | - | - | |
Cantika Dian Semesta | 09*1**6****52**0 | - | - |
| 0906122403009000 | - | - | |
| 0854283876432000 | - | - | |
CV Airlangga Konsultan | 00*1**0****32**0 | - | - |
CV Citra Melayu Putra | 0753960061222000 | - | - |
PT Prisma Multimedia Solusi | 09*5**5****17**0 | - | - |
PT Akropolis Satya Nusantara | 09*1**7****13**0 | - | - |
| 0903824589001000 | - | - | |
| 0314297573034000 | - | - | |
| 0314439605034000 | - | - | |
Mitra Rekat Sejahtera | 09*7**3****02**0 | - | - |
| 0016286619008000 | - | - | |
PT Imari Nourriture Indonesia | 00*8**8****11**0 | - | - |
| 0312908734542000 | - | - | |
| 0810127696823000 | - | - | |
| 0030149751407000 | - | - |
URAIAN KEGIATAN
PENYELENGGARAAN 19th PUIC ASSEMBLY AND OTHER RELATED MEETING,
JAKARTA, INDONESIA
Sidang Konferensi ke-18 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) telah
diselenggarakan pada tanggal 2-5 Maret 2024 di Abidjan, Pantai Gading, dan telah
menetapkan DPR RI menjadi tuan rumah penyelenggara Sidang Konferensi ke-19 PUIC yang
akan diselenggarakan pada bulan Mei 2025. PUIC adalah organisasi parlemen yang
menghimpun parlemen-parlemen di negara-negara anggota Organization of Islamic
Cooperation (OIC). Saat ini PUIC beranggotakan 54 negara anggota yang tergabung dalam OIC.
Selain itu, terdapat negara-negara dan organisasi berstatus Observer, seperti Bosnia dan
Herzegovina, Thailand, dan African Parliamentary Union, yang turut hadir dalam sidang-sidang
PUIC untuk menjalin hubungan diplomatik dan kerja sama antarparlemen.
"Keterlibatan aktif Indonesia melalui DPR RI dalam Sidang Konferensi ke-19 PUIC, yang akan
diselenggarakan di Jakarta pada 12-15 Mei 2025, menjadi wujud nyata pelaksanaan diplomasi
parlemen pada tingkat global. Dengan mengusung tema “PUIC Silver Jubilee: Sound
Governance and Strong Institution as Pillars of Resilience”, forum ini berfokus pada penguatan
tata kelola yang baik dan lembaga yang kokoh sebagai pilar ketahanan bersama. Selain itu,
sidang ini juga menjadi momen penting untuk menyuarakan dukungan konkret terhadap
perjuangan kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari komitmen kolektif negara-negara
anggota OIC.
Pada awal pembentukannya, PUIC dibentuk melalui deklarasi yang disepakati pada tahun
1999 di Tehran, Iran, sebagai upaya memperkuat solidaritas antarparlemen negara-negara
Islam. Sidang pertama PUIC diadakan di Iran pada tahun 2000 dan melibatkan berbagai negara
anggota OIC. Sejak saat itu, Sidang Konferensi PUIC telah diadakan setiap tahun di negara-
negara anggota secara bergiliran untuk membahas isu-isu strategis dan memperkuat kerja
sama multilateral.
Indonesia melalui DPR RI telah beberapa kali menjadi tuan rumah Sidang Konferensi PUIC
sebelumnya, yaitu:
• Sidang Konferensi ke-3 di Jakarta, Indonesia, tahun 2002
• Sidang Komite Eksekutif ke-12 di Jakarta, Indonesia, tahun 2009
• Sidang Konferensi ke-13 di Palembang, Indonesia, tahun 2018
Sidang Konferensi atau General Conference PUIC merupakan badan pengambil keputusan
tertinggi yang diadakan setahun sekali di negara anggota secara bergiliran sesuai mekanisme
kesepakatan bersama. Sidang ini tidak hanya mencakup pertemuan plenary, tetapi juga
melibatkan dialog dengan negara berstatus Observer dan organisasi lainnya.
Berdasarkan mandat yang diberikan oleh organisasi PUIC, Indonesia (DPR RI) akan menjadi
tuan rumah penyelenggara Sidang Konferensi ke-19 PUIC pada tahun 2025. Dengan berbagai
persiapan, Sidang Konferensi PUIC 2025 akan berlangsung di Jakarta dan mengangkat agenda
strategis untuk meningkatkan peran parlemen dalam penguatan tata kelola pemerintahan
dan dukungan terhadap isu-isu penting dunia Islam.
Agenda penyelenggaraan Sidang Konferensi ke-19 PUIC akan mencakup:
• 53rd Meeting of the Executive Committee
• 6th Meeting of the Association of Secretaries General of Member Parliaments
• 13th Meeting of the Permanent Committee on Palestine
• 4th Meeting of the Committee of Muslim Communities and Minorities
• Counsultation Meeting of the Regional Groups (Africa, Arab, Asia)
• 11th Meeting of the Specialised Standing Committee on Legal and Cultural Affairs and
the Dialogue of Civilizations and Religion
• 11th Meeting of the Specialised Standing Committee on Economic Affairs and the
Environment
• 11th Meeting of the Specialised Permanent Committee on Political Affairs and External
Relations
• 11th Meeting of the Specialised Standing Committee on Human Rights, Women and
Family
• 12th Conference of Muslim Women Parliamentarians
• 26th Session of the PUIC General Committee
• Inaugural Session of the 18th Session of the PUIC Conference
• 19th Session of the PUIC Conference
• Closing Session
Melalui keterlibatan aktif DPR RI di forum PUIC, Indonesia menunjukkan komitmennya dalam
melaksanakan diplomasi parlemen di tingkat internasional. Upaya ini bertujuan untuk
memperkuat perdamaian global, mendorong keadilan sosial, dan memupuk solidaritas di
antara negara-negara anggota OIC, selaras dengan prinsip-prinsip Pancasila dan amanat
konstitusi.