URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
EVALUASI KINERJA SISTEM DAERAH IRIGASI DI PULAU BAWEAN
Uraian Singkat Pekerjaan Evaluasi Kinerja Sistem Daerah Irigasi di Pulau Bawean;
memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan air di wilayah tersebut, terutama
untuk irigasi pertanian dan pengendalian banjir bagi masyarakat sekitar. Namun, seiring
berjalannya waktu, Bangunan pintu air ini mengalami berbagai permasalahan, seperti
sedimentasi yang tinggi, kerusakan pada tanggul, bangunan intake dan bangunan
pelengkap lainnya, serta Bangunan pintu air ini mengalami penurunan kapasitas
tampungan akibat pertumbuhan vegetasi di area genangan sehingga fungsi dari waduk
ini belum maksimal.
Kerusakan ini dapat berdampak pada kinerja Bangunan dan mendistribusikan air
secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan rehabilitasi untuk
mengembalikan fungsi waduk secara maksimal serta memastikan keberlanjutannya
dalam mendukung kebutuhan air di wilayah Gresik.
Maksud pekerjaan ini adalah melaksanakan kajian yang komprehensif untuk
memperoleh perhitungan aktual kebutuhan nyata operasi dan pemeliharaan pada
daerah irigasi yang ada di kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik agar
pengelolaan sumber daya air dapat berlangsung secara efektif dan efesien.
Tujuan yang dilaksanakan pekerjaan ini adalah:
a. Mendapatkan kondisi eksisting bangunan dan saaluran iirigas di lokasi
pekerjaan;
b. Memperoleh informasi besarnya biaya operasi dan pemeliharaan rutin, operasi
dan pemeliharaan berkala, serta operasi dan pemeliharaan khusus dalam satu
satuan luas daerah irigasi dengan menilai kondisi terakhir jaringan tata air
daerah irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten;
c. Merekommendasikan usaha – usaha yang perlu dilakukan untuk menjamin
kelestarinan fungsi jaringan tata air daerah iruigasi serta melakukan identifikasi
jumlah kelembagaan dan atau kelompok peteani pemakai air ( Seperti
pembentukan HIPPA ).
Sasaran dilaksanakan pekerjaan ini adalah sebagai berikut:
a. Gambaran kondisi eksisting bangunan dan saaluran iirigas di lokasi pekerjaan;
b. Pendekatan umum pada perencanaan menyangkut potensi irigasi, sumber air
lainnya rencana pengelolaan pemanfaatan air dan pengembangan sumber daya
air;
c. Pendekatan teknis meliputi kebijakan dan peraturan-peraturan yang ada pada
daerah setempat terkait dengan irigasi, Pengairan dan sumber daya air serta
menyusun suatu rumusan perencanaan.