| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0011191632424000 | Rp 2,000,408,700 | 92.33 | - | |
| 0016121790444000 | Rp 2,029,857,000 | 86.56 | - | |
| 0016383267821000 | Rp 2,039,804,487 | 92.93 | - | |
| 0721710036422000 | Rp 2,040,079,434 | 85.53 | - | |
| 0032605628061000 | Rp 2,041,536,131 | 91.85 | - | |
| 0017234386445000 | - | - | Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas Total Minimal yaitu 65 Referensi Dokumen : BAB IX LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Huruf b. Peserta dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur dan nilai total keseluruhan unsur di atas nilai ambang batas | |
| 0011050952441000 | - | - | Data kualifikasi yang disampaikan pada saat pembuktian kualifikasi tidak sesuai dengan data yang di input ataupun di unggah di Formulir Isian Kualifikasi dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA ( IKP ) Huruf E Angka 19 ; Nomor 19.1 Pembuktian kualifikasi dilakukan kepada peserta yang lulus evaluasi kualifikasi. dan 19.5 Pembuktian kualifikasi secara tatap muka dilakukan dengan cara mengundang dan mencocokan data pada Form Isian Elektronik Data Kualifikasi pada SPSE dengan dokumen asli dan meminta rekaman dokumennya | |
PT Perencana Jaya Indonesia | 07*9**1****42**0 | - | - | Persyaratan SBU yang disampaikan baik itu oleh leadfirm KSO ataupun anggota KSO Kualifikasi usahanya ( Kecil ) tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen kualifikasi Referensi Dokumen : BAB IV LEMBAR DATA KUALIFIKASI Huruf E Persyaratan Kualifikasi Point A. Syarat Kualifikasi Administrasi / Legalitas Nomor 1. huruf b. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Menengah serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/ layanan Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi kode RE104 atau Standar Berusaha Berbasis Risiko, Subklasifikasi Jasa Rekayasa Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi, Kode Subklasifikasi RK003. dan Point B. Syarat Kualifikasi Teknis : dalam hal peserta melakukan KSO, maka: 1. setiap perusahaan yang tergabung dalam KSO harus memenuhi persyaratan kualifikasi administrasi legalitas sebagaimana dimaksud pada poin A, kecuali angka 1 huruf b. 2. Persyaratan memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) sebagaimana dimaksud poin A angka 1 huruf b dilakukan secara saling melengkapi oleh seluruh anggota KSO dan setiap anggota KSO harus memiliki salah satu SBU yang disyaratkan. |
| 0016222713423000 | - | - | Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas Total Minimal yaitu 65 Referensi Dokumen : BAB IX LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Huruf b. Peserta dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila nilai masing-masing unsur dan nilai total keseluruhan unsur di atas nilai ambang batas | |
| 0741663934541000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0810891010805000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0014858245401000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
CV Ilham Pratama Karya | 00*8**7****29**0 | - | - | Persyaratan SBU yang disampaikan Kualifikasi usahanya ( Kecil ) tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen kualifikasi Referensi Dokumen : BAB IV LEMBAR DATA KUALIFIKASI Huruf E Persyaratan Kualifikasi Point A. Syarat Kualifikasi Administrasi / Legalitas Nomor 1. huruf b. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Menengah serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/ layanan Jasa Desain Rekayasa untuk Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi kode RE104 atau Standar Berusaha Berbasis Risiko, Subklasifikasi Jasa Rekayasa Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi, Kode Subklasifikasi RK003 |
| 0014612113831000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0731965679019000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0419675616504000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0021463476212000 | - | - | Tidak bisa membuktikan pengalaman pekerjaan yang disampaikan dan Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas. Referensi Dokumen : BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI huruf B Angka.6 ; Angka.7 ; huruf E dan Huruf F. : serta BAB IX. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI Nomor 1, Nomor 2 huruf a. dan b. | |
| 0927646984602000 | - | - | - | |
| 0018885178061000 | - | - | - | |
| 0015483894441000 | - | - | - | |
PT Garis Putih Sejajar | 0016222481445000 | - | - | - |
| 0025874439429000 | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | |
| 0746281310615000 | - | - | - | |
| 0318014214422000 | - | - | - | |
CV Batu Jaya | 02*1**4****22**0 | - | - | - |
| 0032688483444000 | - | - | - | |
| 0760587576424000 | - | - | - | |
Aksie Super Powers | 04*5**6****29**0 | - | - | - |
| 0313139396421000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERAAN
SURVEY KONDISI JALAN DI UPTD PENGELOLAAN JALAN DAN JEMBATAN WILAYAH
PELAYANAN – III DAN IV
Survey Kondisi Jalan di UPTD Pengelolaan Jalan Dan Jembatan Wilayah Pelayanan – III dan IV
dilaksanakan terhadap ruas jalan provinsi Jawa Barat yang berada di Kota Bandung, Kabupaten
Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta,
Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang sesuai yang tercantum pada
Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 620/Kep.884-DBMTR/2022 tentang Ruas-Ruas Jalan
Menurut Statusnya Sebagai Jalan Provinsi. Adapun rincian kegiatan survey kondisi jalan antara
lain:
A. Persiapan Pekerjaan
1. Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
2. Koordinasi dengan Instansi / Pihak terkait di lingkungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang
Provinsi Jawa Barat dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
3. Menyusun Program Mutu
4. Menyiapkan Referensi dalam bentuk studi literatur dan mengumpulkan data sekunder yang
dibutuhkan untuk kegiatan survei
5. Mengidentifikasi kondisi lokasi pekerjaan
B. Lingkup Pekerjaan Survei
Dalam Pekerjaan Survey Kondisi Jalan pelaksaanaan survey kondisi dilakukan dua kali yaitu pada
Semester 1 dan Semester 2 , dengan keluaran Kondisi Jalan yang akan dilaporkan pada akhir
Semester 1 dan akhir Semester 2 Tahun 2024.
1. Melakukan kegiatan survei dan pengukuran lapangan, antara lain :
1) Survei Deskripsi Ruas (Link Description) dan Titik Referensi Lokasi (LRP)
Survei Titik Referensi Lokasi (LRP) adalah untuk menetapkan lokasi-lokasi LRP, jarak
antara LRP yang berdekatan dan koordinat semua LRP yang kemudian membentuk jalan.
Semua Lokasi LRP harus ditetapkan dan umumnya patok Km dapat ditetepkan sebagai
LRP utama (Primary LRP) atau , bila patok Km hilang objek-objek tetap lainnya seperti
jembatan atau objek lainnya dapat ditetapkan sebagai LRP Tingkat II (Secondary LRP)
Data yang dikumpulkan pada survei ini adalah :
a. Nomor Ruas
b. Nama Ruas
c. Panjang Ruas
d. Koordinat Titik Awal Ruas
e. Koordinat Titik Akhir Ruas.
f. Koordinat dari Setiap Patok Kilometer pada setiap ruas jalan.
g. Trase Ruas
SURVEY KONDISI JALAN DI UPTD PENGELOLAAN JALAN DAN JEMBATAN
WILAYAH PELAYANAN - III DAN IV
2) Survei Inventory Penampang Melintang Jalan
Survei Inventory Penampang Melintang Jalan adalah untuk mendapatkan informasi dasar
tentang objek, jenis, atribut dan lokasi aset. Data yang dikumpulkan pada survei
inventarisasi jalan sebagai berikut :
a. Tipe Jalan
b. Jenis Permukaan
c. Lebar Perkerasan (m)
d. Lebar Bahu (m)
e. Lebar Saluran Samping (m)
f. Jenis Terrain
g. Tata Guna Lahan
h. Alinyemen : Data RAW GPS yang ada
3) Survei Kondisi Jalan - Menggunakan Metoda PKRMS
Survei Kondisi Jalan dengan menggunakan metoda Provincial / Kabupaten Road System
Management (PKRMS). Survei ini dilakukan pada jalan-jalan yang sudah ada untuk
mendata atribut-atribut area jalan. Hasil Survei Kondisi Jalan selanjutnya digunakan untuk
menentukan kondisi jalan per 100 meter. Data yang dikumpulkan pada survei kondisi jalan
meliputi:
a. Lokasi Segmen Jalan
b. Kondisi Kerusakan Jalan Aspal
c. Kondisi Kerusakan Jalan Non-Aspal
d. Kondisi Kerusakan Jalan Beton
e. Kertas Kerja (Form Survei)
f. Pencatatan Jenis dan Volume Kerusakan per STA (100 meter) yang dilengkapi
dengan titik koordinat beserta titik lokasi kilometer lapangan berdasarkan patok
kilometer yang ada
4) Survei Profil Memanjang (Ketidakrataan - IRI) Pelaksanaan
Survei Profil Memanjang (Ketidakrataan IRI) dilaksakanan untuk mengumpulkan data
profil memanjang / ketidakrataan jaringan jalan dengan data yang dihasilkan berupa Nilai
Ketidakrataan Lajur dengan interval pelaporan 100 meter per lajur. Data yang
dikumpulkan dalam Survei ini adalah :
a. Nilai IRI per ruas jalan
b. Kecepatan kendaraan Survei
5) Survei Volume Lalu Lintas menggunakan Metoda MCO (Moving Car Observer)
Survei volume dilaksanakan untuk mendapatkan jumlah lalu lintas harian yang mewakili
jumlah lalu lintas tahunan rata-rata dari ruas jalan. Data volume lalu lintas dapat
dimanfaatkan untuk mengukur tingkat kebutuhan dan prioritas penanganan jalan. Survei
SURVEY KONDISI JALAN DI UPTD PENGELOLAAN JALAN DAN JEMBATAN
WILAYAH PELAYANAN - III DAN IV
lalu lintas dilaksanakan dengan menggunakan metoda Moving Car Observer (MCO), pada
metoda ini survei volume lalu lintas dilakukan di dalam mobil sambil berjalan dari awal
ruas jalan ke akhir ruas jalan. Data yang dikumpulkan dalam Survei ini adalah :
a. Jumlah Kendaraan berjalan berlawanan arah;
b. Jumlah Kendaraan yang terparkir disisi kiri dan kanan jalan;
c. Jumlah Kendaraan yang terdahului oleh mobil survei;
d. Jumlah Kendaraan yang mendahului mobil survei;
e. Waktu Tempuh dari awal sampai akhir ruas.
2. Melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan instansi terkait.
3. Mencatat data survei dan melaporkan kepada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi
Jawa Barat.
Laporan yang harus disiapkan oleh Penyedia adalah :
1. Laporan Pendahuluan;
2. Laporan Bulanan (Laporan Kemajuan Hasil Survei);
3. Laporan Teknis-1;
4. Laporan Teknis-2;
5. Laporan Akhir.
C. Keluaran
1) Data umum yang meliputi data administrasi jalan yang antara lain: Nomor Ruas Jalan, Nama
Ruas Jalan, Panjang, Titik Simpul Awal dan akhir (Km. Awal dan Km. Akhir) beserta koordinat
GPS, Trase Ruas dan lain-lain yang sifatnya administratif;
2) Data Inventarisasi Jalan yaitu Data Tipe Jalan, Jenis Permukaan Jalan, Lebar Perkerasan, Lebar
Bahu, Lebar Saluran Samping, Jenis Terrain, Jenis Tata Guna Lahan dan Data Alinyemen (Data
RAW GPS yang ada);
3) Data RAW GPS hasil tracking, titik koordinat awal dan titik akhir ruas, titik koordinat STA per
100 meter per ruas jalan, titik koordinat setiap patok kilometer yang ada di lapangan pada
setiap ruas jalan;
4) Data kondisi jalan berupa hasil pengamatan jenis-jenis dann volume kerusakan jalan pada tiap
ruas jalan yang disurvei.
5) Nilai Ketidakrataan Lajur (IRI) jalan berdasarkan data hasil survei profil memanjang jalan
6) Pembuatan dan updating data SIG (Sistem Informasi Geospasial) untuk peta kondisi jalan
dalam bentuk file GIS.
7) Pengolahan data kerusakan jalan menggunakan Program Provincial / Kabupaten Road
Management System (PKRMS)
Laporan dan fomat diisajikan dalam hardcopy (cetak) dan softcopy (file word/excel/pdf/jpg/shp)
SURVEY KONDISI JALAN DI UPTD PENGELOLAAN JALAN DAN JEMBATAN
WILAYAH PELAYANAN - III DAN IV