| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0017106444017000 | Rp 294,672,000 | 91.95 | - | |
| 0033107913017000 | Rp 302,400,000 | 81.5 | - | |
| 0862484714031000 | Rp 304,113,600 | 71.95 | - | |
| 0032360463009000 | Rp 304,931,200 | 91.2 | - | |
| 0021834023002000 | Rp 305,082,400 | 90.91 | - | |
PT Dutagraha Cipta Enjinering | 0823420195437000 | Rp 305,149,600 | 90.43 | - |
| 0318242575429000 | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
CV Mutiara Timur Konsultan | 09*7**3****53**1 | - | - | Skor pembuktian < 70 |
| 0413351792401000 | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0023419070035000 | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0023023112621000 | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0032606972061000 | - | - | - | |
PT Mitra Dharmas Kreasi | 09*9**5****03**0 | - | - | 1. Skor kualifikasi < 70, 2. Paket ini tidak mensyaratkan KSO, 3. Nama KSO adalah PT. MITRA DHARMAS KREASI KSO CV. MULTY DESEKO sedangkan peserta KSO yaitu PT. MITRA DHARMAS KREASI dan CV. MULTI STUDIO ENGINEERING |
| 0018071084005000 | - | - | - | |
| 0311841811419000 | - | - | - | |
| 0023192289005000 | - | - | - | |
| 0731144473401000 | - | - | - | |
PT Artefak Manajemen Konstruksi | 08*6**9****31**0 | - | - | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - |
| 0822625638803000 | - | - | - | |
| 0013753256061000 | - | - | - | |
| 0013990874014000 | - | - | - | |
Cikal Transparansi Konsultan | 07*6**1****01**0 | - | - | - |
| 0021836754016000 | - | - | - | |
| 0822625638803000 | - | - | - | |
| 0026550533412000 | - | - | - | |
| 0033266339072000 | - | - | - | |
Koelu Eplacement Project | 06*5**5****42**0 | - | - | - |
| 0027489038009000 | - | - | - | |
Parametrik Arsitektur Sinergi | 09*9**1****09**0 | - | - | - |
| 0018103812015000 | - | - | - |
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Tahap Pelaksanaan Perencanaan:
Konsultan Perencana wajib melaksanakan sebagai berikut :
a. Tahap Konsepsi Perancangan , terdiri dari
1) Laporan hasil survey dan identifikasi lapangan;
2) Laporan Penelitian Tanah (Soil Investigation/Bor Soil dan sondir test,
1.1 Pekerjaan Penyelidikan Lapangan (Field Investigation)
Pekerjaaan Penyelidikan tanah (soil investigation) di lapangan (Field) terdiri dari :
2.1.1 Pengujian penetrasi sondir (sondering test) hingga mencapai tegangan
konus 200 kg/cm2 atau kedalaman maksimum 25 meter untuk 3 titik.
2.1.2 Pengujian bor mesin dengan kedalaman sesuai kebutuhan perencanaan
konstruksi.
2.1.3 Pengambilan contoh tanah tidak terganggu (undistrubed sample) sebagai
bahan pengujian di Laboratorium.
2.1.4 Pengujian Standard Penetration Test (SPT) pada titik lobang bor setiap
interval 2 meter, 1 titik maksimum kedalaman 30 M.
1.2 Pekerjaaan Pengujian Laboratorium
Pengujian Laboratorium yang diadakan berupa pengujian index propertis dan
berupa pengujian index properties dan engineering properties.
2.2.1. Index Properties:
a) Kadar air tanah (Moisture Content Test)
b) Berat Jenis Tanah (Specifik Gravity Test)
c) Analisa Saringan (Sieve Analysis Test)
d) Batas Konsistensi Atterberg (Atterberg Limit Test)
2.2.2. Engineering Properties:
a) Berat Satuan Isi (Unit Weight Test)
b) Pengujian Tekan Bebas (Unconfined Compression Test)
c) Pengujian Geser Langsung (Direct Shear Test)
d) Pengujian Triaxial Test)
e) Pengujian Konsolidasi (Consolidation Test)
b. Tahap Pra Rancangan terdiri dari:
1) Gambar rencana tapak;
2) Gambar pra rencana;
3) Perkiraan rencana biaya.
c. Tahap Pengembangan Rancangan, terdiri dari:
1) Tahap Konsepsi Perancangan secara keseluruhan ditinjau dari keselarasan sistem
yang terkandung di dalamnya;
2) Gambar sistem-sistem kontruksi /structural bangunan dan instalasi teknis
(arsitektur, mekanikal, elektrikal dan utilitas lainnya );
3) Spesifikasi bahan –bahan bangunan yang akan dipakai;
4) Draft Rencana Anggaran Biaya (Engineer Estimate);
5) Draft Rencana Kerja dan Syarat-syarat(RKS) Teknis.
d. Tahap Rancangan Detail, terdiri dari :
1) Gambar detail rencana arsitektur, mekanikal, elektrikal dan utilitas lainnya lengkap
dengan perhitungan-perhitungannya;
2) Rencana Kerja dan Syarat
3) Dokumen spesifikasi teknis;
4) Gambar detail pelaksanaan pekerjaan;
5) Rician volume pekerjaan dan rencana anggaran biaya;
6) Laporan perencanaan arsitektur, mekanikal, elektrikal dan utilitas lainnya lengkap
dengan perhitungan-perhitunganya yang diperlukan.
7) Perkiraan besaraan TKDN;
8) Rencana Keselamatan Konstruksi (Rancangan Konseptual SMKK);
e. Tahap pelelangan penyedia jasa pelaksanaan Konstruksi, terdiri dari :
1) Membantu memberikan tanggapan dan penjelasan teknis pekerjaan yang pada
acara penjelasan ( Aanwijzing);
2) Membantu Pokja ULP memberikan masukan dan pertimbangan teknis dalam
proses evaluasi teknis;
f. Tahap pengawasan berkala, terdiri dari:
1) Memeriksa pelaksanaan pekerjaan di lapangan;
2) Memberikan penjelasan terhadap permasalahan; yang timbul selama masa
pelaksanaan;
3) Menyusun laporan pelaksanaan.
Kegiatan Pekerjaan Perencanaan Konstruksi saat ini merupakan satu kesatuan yang utuh,
bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh kegiatan tahapan Perencanaan Konstruksi dan
menjadi kewajiban penyedia dimulai dari Tahap Konsep Perencanaan sampai dengan
Pengawasan Berkala.
Ruang lingkup pekerjaan saat ini adalah kegiatan Pekerjaan Perencanaan Konstruksi yang
dimulai dari tahapan konsepsi Perancangan sampai dengan Tahapan Rancangan Detail.
Tagihan dari nilai Kontrak saat ini dibayarkan apabila target sasaran tercapai sampai
dengan tahap rancangan detail. Adapun untuk tahap Pelelangan Penyedia Jasa Pelaksanaan
Konstruksi dan tahap Pengawasan Berkala, Penyedia tetap berkewajiban menyelesaikannya
melalui Penunjukan Langsung yang dilaksanakan dengan biaya dan Kontrak Kerja terpisah
dari Kontrak Pekerjaan saat ini pada tahun berkesesuaian dengan Pelaksanaan Kontrak
Fisik.