URAIAN SINGKAT
UPDATING PETA SKEMA DAERAH IRIGASI KEWENANGAN PROVINSI DI
WILAYAH UPT PSDA WS BENGAWAN SOLO
DI BOJONEGORO DAN KORWIL MADIUN
Uraian Pendahuluan
1. Latar Belakang Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan
kebutuhan lahan yang semakin meningkat, terutama untuk
mencukupi kebutuhan pokok, yaitu papan. Adapun Peta
Informasi Geospasial Tematik (IGT) yang telah dibangun oleh
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur
menunjukkan banyak terjadi penurunan luas baku sawah akibat
alih fungsi lahan yang berdampak terhadap perubahan jaringan
irigasi.
Sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No. 23/PRT/M/2015
tentang Pengelolaan Aset Irigasi, Dinas Pekerjaan Umum
Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur pun telah melakukan
updating pengelolaan aset irigasi menggunakan aplikasi ePaksi
pada seluruh daerah irigasi kewenangan provinsi. Output dari
kegiatan tersebut menunjukkan terjadi perubahan jaringan
irigasi hampir di seluruh Daerah Irigasi kewenangan provinsi.
Oleh karena itu diperlukan integrasi dari hasil Peta Informasi
Geospasial Tematik (IGT) dan hasil updating pengelolaan aset
irigasi menggunakan aplikasi ePaksi yang kemudian
dituangkan dalam Peta Skema Bangunan Irigasi, Peta Skema
Eksploitasi Jaringan Irigasi dan Peta Sosiohidro.
2. Maksud dan Tujuan Maksud dari kegiatan ini adalah dihasilkannya Peta Skema
Bangunan Irigasi, Peta Skema Eksploitasi Jaringan Irigasi dan
Peta Sosiohidro pada suatu Daerah Irigasi sebagai panduan
dalam pengelolaan jaringan irigasi sehingga efektifitas dan
efisiensi pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan sistem irigasi
dapat tercapai secara berkelanjutan.
Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1. Identifikasi aset jaringan irigasi utama (bangunan utama,
bangunan pengatur, bangunan pelengkap, saluran
pembawa dan saluran pembuang) serta keberadaannya;
2. Identifikasi luasan petak tersier di masing-masing sadap dan
debit rencana pemberian air untuk keperluan eksploitasi;
3. Identifikasi luas layanan per desa;
4. Updating Peta Skema Bangunan Irigasi dan Peta Skema
Eksploitasi Jaringan Irigasi sehingga terlihat perubahannya
dari kondisi eksisting;
5. Penyusunan Peta Sosiohidro.
3. Sasaran Sasaran yang hendak dicapai adalah memberikan informasi
terkait jaringan irigasi dan tersusunnya panduan untuk
pemangku kebijakan, instansi pengelola, HIPPA/GHIPPA/
IHIPPA pemanfaat serta stakeholder lainnya yang berkaitan
dengan sawah beriirigasi.
4. Lokasi Kegiatan Lokasi kegiatan tersebar pada 58 Daerah lrigasi Kewenangan
Provinsi di UPT PSDA WS Bengawan Solo di Bojonegoro dan
Korwil Madiun dengan nama Daerah Irigasi sebagai berikut:
5. Lingkup Updating Peta Skema Daerah Irigasi Kewenangan Provinsi di
Wilayah UPT PSDA WS Bengawan Solo Di Bojonegoro dan
Kegiatan
Korwil Madiun antara lain:
1. Pengumpulan Data
Kegiatan ini akan dilakukan oleh Tim Konsultan setelah SPMK
untuk mengumpulkan data sekunder berupa :
1. Peta Skema Bangunan Irigasi Eksisting;
2. Peta Skema Eksploitasi Jaringan Irigasi Eksisting;
3. Peta Informasi Geospasial Tematik (IGT);
4. Peta Hasil Pemutakhiran Geospasial;
5. Peta Rupa Bumi batas administrasi desa yang dikeluarkan
oleh Badan Informasi Geospasial (BIG);
6. Hasil updating pengelolaan aset irigasi menggunakan
aplikasi ePaksi.
2. Integrasi Data
Konsultan menyusun semua data yang telah dikumpulkan
secara tepat kemudian dilakukan proses integrasi dan
dituangkan dalam gambar peta skema bangunan irigasi, peta
skema eksploitasi jaringan irigasi dan peta sosiohidro sesuai
dengan Kriteria Perencanaan.
3. Focus Group Discussion
Setelah gambar peta skema bangunan irigasi, peta skema
eksploitasi jaringan irigasi dan peta sosiohidro telah disusun
oleh konsultan, dilakukan Focus Group Discussion dengan UPT
PSDA WS Bengawan Solo di Bojonegoro dan Korwil Madiun,
yang dihadiri Pengamat serta Juru pada masing-masing
Daerah Irigasi untuk cross check. Apabila telah disepakati maka
peta dapat disahkan. Namun jika terdapat perbedaan pendapat
(ada kurang/lebih bangunan irigasi), maka perlu diadakan tinjau
lapangan bersama.
4. Presentasi
Setelah kegiatan Focus Group Discussion dan penyusunan
peta selesai, pihak Konsultan menyampaikan hasil Laporan
Akhir kepada Direksi, PPK dan Pemangku Kebijakan pada
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur
melalui Presentasi Laporan Akhir.
6. Keluaran Keluaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah berupa laporan
yang berisi hasil kegiatan konsultansi antara lain:
1. Laporan Program Mutu
2. Buku Peta Skema Bangunan Irigasi
3. Buku Peta Skema Eksploitasi Jaringan Irigasi
4. Buku Peta Skema Sosiohidro
5. Flashdisk 32 GB
7. Jangka Waktu Jangka waktu pelaksanaan yaitu 30 (tiga puluh) hari kalender
terhitung sejak SPMK diterbitkan
Penyelesaian
Kegiatan
Demikian uraian singkat pekerjaan Updating Peta Skema Daerah Irigasi Kewenangan
Provinsi Di Wilayah UPT PSDA WS Bengawan Solo Di Bojonegoro Dan Korwil Madiun
sebagai awal pelaksanaan pekerjaan.
Surabaya, 06 November 2025
Dibuat oleh :
Pejabat Pembuat Komitmen
Bidang Irigasi
ANNAS WIBOWO, S.T., M.T
Pembina
NIP. 19821004 201001 1 006