| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0948843297707000 | Rp 132,249,285 | 72.34 | 92.34 | - | |
| 0030271084701000 | - | - | - | - | |
CV Bangun Jaya Khatulistiwa | 09*7**8****07**0 | - | - | - | - |
CV Binacitra Konsulindo | 08*5**0****01**0 | - | - | - | Tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan dalam undangan |
| 0026825976701000 | - | - | - | Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi | |
| 0032599235701000 | - | - | - | - | |
| 0015638661701000 | - | - | - | - | |
| 0934672049705000 | - | - | - | - | |
| 0029427028701000 | - | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
DINAS PERTANIAN DAN PANGAN
Jalan D.I. Panjaitan Nomor 20 Putussibau
Telp / Fax (0567) 21049 Kode Pos 78711
website: [email protected]
e-mail :[email protected]
URAIAN PEKERJAAN JASA KONSULTANSI PERENCANAAN
JALAN USAHA TANI
A. Jalan Usaha Tani merupakan prasarana transportasi pada Kawasan produksi pertanian baik
itu tanaman pangan maupun hortikultura, untuk memperlancar mobilisasi sarana dan
prsarana produksi pertanian tanaman pangan dan hortikultura menuju areal lahan
pertanian tanaman pangan dan hortikultura, dan atau mengangkut hasil produk pertanian
tanaman pangan dan hortikultura dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat
pengolahan. Salah satu hal penting yang tengah diupayakan oleh Pemerintah adalah
pembangunan infrastruktur pertanian berupa Pembangunan Prasarana Pertanian yaitu
Pembangunan Jalan Usaha Tani akan memperluas daya jangkau distribusi hasil pertanian
serta meningkatkan pendapatan petani. Hal yang mendasar pada pelaksanaan Pekerjaan Jasa
Konsultansi Perencanaan Rekayasa - Jasa Nasehat dan Konsultansi Jasa Rekayasa Konstruksi Sub
Sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu
Tahun Anggaran 2023 ini adalah mengenai keahlian tim konsultan perencana dalam
mengidentifkasi dan menganalisa semua permasalahan yang terjadi pada di tiap lokasi
pekerjaan baik struktur maupun arsitektur jalan menjabarkan dalam konsep perencanaan
yang sesuai, efektif, tanpa mengabaikan kaidah estetika tata lingkungan pada Struktur
Konstruksi jalan tersebut. Sarana dan prasarana yang menjadi prioritas untuk dikembangkan
harus dianalisa sedemikian rupa sehingga hasilnya diharapkan dapat merangsang dan
mendukung kegiatan masyarakat sepanjang pekerjaan berlangsung dari jalan yang dibangun
yang pada gilirannya akan memberikan kenyamanan serta pelayanan pada Dinas Pertanian
dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu khususnya maupun masyarakat sekitar lokasi pekerjaan
yang dapat menerima manfaatnya secara langsung. Dalam menetapkan kegiatan yang akan
dilaksanakan, perlu dilakukan koordinasi sesuai dengan sistim koordinasi yang telah
digariskan. Dengan dukungan teknisnya sangat dibutuhkan untuk membantu secara
langsung pimpinan kegiatan dalam melaksanakan tahap-tahap aktivitas yang dijadwalkan
dengan tetap memperhatikan sistem pengendalian yang berlaku agar pelaksanaan pekerjaan
lebih te rarah dan efektif.
B. Lingkup Pekerjaan
Langkah pertama yang konsultan lakukan dalam menangani pekerjaan ini adalah mengenai
pekerjaan tahap persiapan, berdasarkan data-data yang telah dapatkan dari pihak Dinas
Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu yang dibutuhkan guna pelaksanaan yang
optimal dalam pekerjaan ini. Secara garis besar metode penanganan pekerjaan yang
mengarah pada strategi pelaksanaan pekerjaan adalah dilaksanakan secara bertahap antara
lain :
1. Tahap persiapan
2. Tahap perencanaan
3. Tahap evaluasi
Untuk mencapai sasaran ini diperlukan pendekatan penanganan pekerjaan dan langkah-
langkah kegiatan yang sistematis agar tercapainya hasil yang memuaskan, baik mutu dan
efesiensi kerja.
C. Pendekatan Penanganan Pekerjaan
Alur kegiatan Konsultan Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Rekayasa - Jasa Nasehat dan
Konsultansi Jasa Rekayasa Konstruksi Sub Sektor Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian
dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu Tahun Anggaran 2023 lokasi tresebar diseluruh
kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, kegiatan dalam halaman berikut menunjukkan
pendekatan penanganan pekerjaan yang perlu dilaksanakan secara sistematis dan diuraikan
sebagai berikut :
1. Persiapan
a. Administrasi
Sebelum melaksanakan kegiatan lapangan kami (konsultan) terlebih dahulu
menyiapkan
administrasi yang diperlukan antara lain :
- Konsultan menerima SPMK dan kontrak
- Konsultan menerima SPPBJ
- Dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan
b. Kantor Operasional
Untuk memperlancar pekerjaan, maka ada kantor operasional yang tempatnya
ditentukan sedemikian untuk kelancaran dan kemudahan operasional.
c. Kompilasi Data
Guna kelancaran pelaksanaan serta menghindari tumpang tindih perencanaan.
Untuk perencanaan pekerjaan konstruksi yang akan di kerjakan konsultan harus
mengumpulkan data-data lapangan dengan mengadakan pengukuran baik visual di
lokasi yang akan di kerjakan ini dicross check dengan data-data tentang desain,
gambar rencana. Hal ini lakukan agar dalam perencanaan tidak terjadi
kemubaziran baik itu untuk penanganan teknis struktur jalan maupun arsitektur.
Out put yang terpenting dari kegiatan persiapan ini adalah kemantapan pekerjaan
awal yang akan mendorong berjalannya pekerjaan lanjut dengan baik dan lancar.
Juga dihasilkan desain pekerjaan Perencanaan jalan yang di maksud.
2. Tahap Pelaksanaan
Dalam tahap pelaksanaan ini, seluruh personil tim perencanaan yang telah usulkan
harus menempati posisi tugasnya. Garis besar kegiatan yang dilaksanakan pada tahap
pelaksanaan diuraikan sebagai berikut :
a. Survey dan Investigasi teknis
Melalui kegiatan ini dilakukan kompilasi data menyangkut pengukuran jalan yang
akan dibangun, menganalisa desain arsitektur jalan sesuai untuk lokasi yang dibagi.
b. Perencana teknis
Berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil suvey dan investigasi teknis serta
ditindak lanjuti dengan kegiatan perencanaan teknis harus mempertimbangkan :
- Standar/kriteria desain
- Penyesuaian dengan kondisi lapangan
Selanjutnya dibuat Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), Rencana Anggaran Biaya
(RAB)/Engineer Estimate’s (EE), Shop Drawing yang nantinya merupakan bagian
dari dokumen lelang untuk pelaksanaan fisik.
c. Bimbingan teknis
Perusahaan yang akan memberikan penjelasan teknis terutama dalam proses
pekerjaan fisik terdiri atas :
- Rapat Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing)
- Technical Advisory pada kegiatan persiapan pelaksanaan pekerjaan dan secara
berkala akan meninjau kelapangan
d. Jangka Waktu Pelaksanaan
Mengingat Sarana dan Prasarana jalan pertanian di Kabupaten Kapuas Hulu yang
mempunyai fungsi untuk kelancaran transportasi bagi masyarakat dan sedapat
mungkin segera akan dimanfaatkan, maka jangka waktu pelaksanaan pekerjaaan
perencanaan akan kami kerjakan secara intensif, untuk itu jangka waktu
perencanaan 45 (empat puluh lima) hari kalender.
3. Tahap Akhir
Pada kegiatan akhir dari pelaksanaan pekerjaan perencanaan, harus dilakukan re-
check dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang telah kami laksanakan. Kegiatan-
kegiatan Tenaga Ahli Perencanaan yang perlu disempurnakan akan ditindak lanjuti
tenaga ahli supervisi (dengan koordinasi yang berkesinambungan). Evaluasi juga akan
mencakup analisa terhadap masalah-masalah yang timbul dan kemungkinan akan
timbul dikemudian hari, sehingga dapat diantisipasi secara tepat agar tidak terjadi hal-
hal yang tidak diinginkan.
D. Pelaporan
Produk atau hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pekerjaan perencanaan teknis adalah
berupa laporan dalam bentuk buku:
1. Buku 01 Rencana Kerja dan Syarat-syarat Serta BQ : 5 Eksamplar
2. Buku 02 Rencana Anggaran Biaya / EE : 5 Eksamplar
3. Buku 03 Gambar Rencana A-3 : 5 Eksamplar
Dimana seluruh laporan tersebut memuat hasil pekerjaan berupa :
a. Rencana Mutu Kontrak (RMK);
b. Laporan Pendahuluan;
c. Laporan Akhir;
d. Laporan Perencanaan;
o Spesifikasi Teknis;
o Dokumen RKK/SMK3;
o Rencana Anggaran Biaya (RAB);
o Gambar Desain/Gambar Rencana