| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0840976070952000 | Rp 308,279,190 | 84.11 | 87.29 | - | |
Fadira Perdana | 08*8**7****57**0 | - | - | - | Skor kualifikasi tidak memenuhi ambang batas |
CV Carolus Blessing Konsultan | 03*8**7****52**0 | - | - | - | Skor kualifikasi tidak memenuhi ambang batas |
CV Duta Cendrawasih Pratama Konsultan | 09*2**9****52**0 | - | - | - | Nilai kontrak pekerjaan sejenis masih kurang |
| 0750314379952000 | - | - | - | - | |
| 0016156374952000 | - | - | - | - | |
| 0015624208805000 | - | - | - | - | |
CV Detail Konsultan | 07*4**1****52**0 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan |
| 0436089775952000 | - | - | - | - | |
| 0025466525942000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan | |
| 0024526808952000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan | |
| 0733685341804000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan | |
| 0022821540952000 | - | - | - | - | |
| 0744675075541000 | - | - | - | - | |
| 0754163582952000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan | |
PT Geoinfotech Indonesia | 01*5**5****05**0 | - | - | - | Penyedia tidak hadir pembuktian kualifikasi sesuai dengan undangan |
CV Rajawali Karya Konstruksi | 05*0**4****52**0 | - | - | - | - |
CV Nifana Sketsa Engineering | 08*9**4****52**0 | - | - | - | - |
CV Papua Consultant Indonesia | 04*2**4****52**0 | - | - | - | - |
| 0011256120805000 | - | - | - | - | |
CV Bangkit Star Engineering | 00*7**9****56**0 | - | - | - | - |
| 0940675747952000 | - | - | - | - | |
| 0741535140952000 | - | - | - | - | |
CV Tuflih Engineering Consultant Hub | 10*0**0****92**8 | - | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN KEEROM
DINAS KESEHATAN
Jl. Trans Irian Arso – Keerom
URAIAN SINGKAT
PERENCANAAN PEMBANGUNAN
PUSKESMAS MILKI
B A B I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap Bangunan Gedung Negara/Daerah harus diwujudkan dengan
sebaik – baiknya, sehingga mampu memenuhi secara optimal fungsi
bangunannya, andal, dan dapat sebagai teladan bagi lingkungannya, serta
berkontribusi positif bagi perkembangan arsitektur di Indonesia. Setiap
bangunan gedung Negara/Daerah harus direncanakan, dirancang sebaik –
baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari
segi mutu, biaya, dan kriteria administrasi bagi bangunan gedung negara.
Bangunan Gedung Pemerintah hendaknya fungsional, efisien, menarik
tetapi tidak berlebihan. Kreatifitas desain hendaknya tidak diletakkan kepada
kemewahan material, tetapi pada kemampuan mengadakan sublimasi antara
fungsi teknik dan fungsi social bangunan, dengan batasan tidak mengganggu
produktivitas kerja, biaya investasi dan pemeliharaan bangunan sepanjang
umurnya, hendaknya diusahakan serendah mungkin.
Desain bangunan hendaknya dibuat sedemikian rupa, sehingga
bangunan dapat dilaksanakan dalam waktu yang pendek dan bisa dimanfaatkan
Uraian Singkat Hal 1
singkay
secepatnya tetapi tidak banyak menghilangkan bagian – bagian struktur
bangunan sebelumnya. Dan yang tidak kalah penting adalah Bangunan Gedung
Pemerintah hendaknya ikut meningkatkan kualitas lingkungan di sekitarnya.
Seiring dengan berkembangnya laju era globalisasi dan peningkatan
fasilitas utama guna pemenuhan sarana dan prasarana penunjang suatu daerah.
Pemerintah daerah berupaya untuk menjadikan tercapainya Pembangunan
prasarana yang aman, nyaman dan berkwalitas dalam pelayanan kepada
masyarakat umum. dalam perkembangan dan pembangunannya, masih
membutukan penunjang fasiltas. Maka salah satu program pemerintah daerah ,
yaitu melalui kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan
Pemerintahan Daerah.
Pada Tahun 2025 ini, Pemerintah Daerah telah menganggarkan dana
untuk Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki, dan program ini termasuk
dalam kegiatan Penunjang Urusan Pemerintahan. untuk Perencanaan
Pembangunan Puskesmas Milki. Pembangunan tersebut bertujuan untuk
penambahan dan peningkatan prasarana.
Untuk itu diperlukan ide atau gagasan ahli dalam merencakan dan
mendesain Bangunan Kesehatan Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki,
agar dapat mendukung jalannya setiap kegiatan pemerintah yang dilaksanakan
di Kabupaten Keerom. Disamping itu setiap pembangunan pemerintah wajib
adanya perencanaan yang matang dan terinci secara baik. Sehingga dalam
proses pelaksanaan dilapangan tidak menimbulkan kesalahan. Maka dalam
rangka pengadaan jasa konsultansi perencanaan teknis tersebut, Kerangka
Acuan Kerja (KAK) ini disajikan sebagai dasar acuan bagi para penyedia jasa
konsultansi dalam mengajukan penawaran.
Setiap bangunan gedung negara harus diwujudkan dan dilengkapi
dengan peningkatan Mutu atau Kualitas, sehingga mampu memenuhi secara
optimal fungsi bangunannya, dan dapat menjadi teladan bagi lingkungannya,
serta memberi kontribusi positif bagi perkembangan arsitektur di Indonesia.
Setiap bangunan negara harus direncanakan dan dirancang dengan
sebaik-baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak
dari segi mutu, biaya, dan kriteria administrasi bagi bangunan negara. Pemberi
jasa perencanaan untuk bangunan negara dan prasarana lingkungannya perlu
diarahkan secara baik dan menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan karya
Uraian Singkat Hal 2
singkay
perencanaan teknis bangunan yang memadai dan layak diterima menurut
kaidah, norma serta tata laku profesional. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk
pekerjaan perencanaan perlu disiapkan secara matang, sehingga mampu
mendorong perwujudan karya perencanaan yang sesuai engan kepentingan
kegiatan.
Dalam kaitannya dengan kegiatan pokok tersebut melalui Dana DAK
FISIK- BIDANG Kesehatan Tahun Anggaran 2025.
pelaksanaan pekerjaan : Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki.
Mengingat aktifitas kegiatan tersebut lokasi cukup Starategis, maka dibutuhkan
dukungan teknis dari Jasa Konsultan Perencanaan untuk mendesain dan
menganalisa kegiatan dengan baik agar didapat kualitas kegiatan seperti yang
diharapkan.
Berdasarkan pada kenyataan tersebut diatas maka Perencanaan
Pembangunan Puskesmas Milki tersebut merupakan prioritas utama yang
harus dilaksanakan di wilayah Kabupaten Keerom.
1.2 Maksud dan Tujuan
Sesuai dengan kerangka acuan kerja atau KAK tujuan dari pekerjaan ini adalah
Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki Dengan tujuan utama pekerjaan
sbb :
a. Perencanaan Pembangunan Baru Puskesmas Milki Kabupaten Keerom
➢ Tujuan pokok dari pekerjaan ini adalah Perencanaan Pembangunan
Puskesmas Milki (Final Engineering) lengkap dan terperinci sedemikian
rupa sehingga tercapai hasil desain yang dapat dipertanggung jawabkan.
➢ Pelaksana/Konsultan yang diserahi pekerjaan ini wajib menyediakan
jasa-jasanya semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan pekerjaan
perencanaan teknis, sehingga diperoleh hasil pekerjaan berupa
dokumen proyek yang terdiri dari Gambar Rencana serta Dokumen
Tender guna mencukupi segala persyaratan yang telah ditetapkan dan
dapat dipertanggung jawabkan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut,
Uraian Singkat Hal 3
singkay
serta mengusahakan sedikit mungkin adanya perubahan-perubahan
atau perencanaan tambahan dikemudian hari.
1.3 LINGKUP PEKERJAAN
Pekerjaan ini meliputi Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki Ruang
lingkup pekerjaan ini melaksanakan Final Engineering yang menghasilkan
detailed design dan dokumen tender rencana pembangunan puskesmas dan
sarana prasarana yang lain.
Jenis pelaksanaan pekerjaan tersebut, meliputi :
1.3.1 Survey Lapangan, terdiri dari :
• Penelitian Pendahuluan (Reconnaissance Survey),
• Pengukuran Topografi,
• Penyelidikan Tanah dan Material,
• Pengukuran untuk desain bangunan
1.3.2 Analisa data lapangan, Desain dan Pembuatan Gambar
1. Melakukan perhitungan atas hasil pengukuran dan pengamatan
lapangan
2. Membuat typical gambar desain
3. menentukan volume pekerjaan dan perkiraan biaya
Hasil dari perencanaan teknis yaitu berupa :
1) Draft Detailed Design,
2) Final Detailed Design.
Uraian Singkat Hal 4
singkay
1.3.3 Penyusunan Dokumen Jasa Pemborongan .
Pekerjaan ini meliputi :
1. Menyiapkan gambar rencana detail dalam ukuran A3
2. Menyiapkan daftar kuantitas dan harga
3. Meneliti konsistensi atas isi dokumen
4. Penyusunan ketentuan-ketentuan yang akan diterapkan baik dalam
proses pelelangan (Tender) maupun dalam proses pelaksanaan.
5. Ketentuan-ketentuan itu diperinci dalam Dokumen Lelang
Uraian Singkat Hal 5
singkay
BAB II
TANGGAPAN TERHADAP KERANGKA ACUAN
KERJA
Tanggapan terhadap Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dimaksudkan untuk
memberikan koreksi dan untuk mengetahui tingkat kedalaman pemahaman
terhadap Kerangka Acuan Kerja oleh Konsultan sehingga dalam pelaksanaan
pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan oleh pemberi pekerjaan dan dapat
diselesaikan tepat pada waktunya.
Tugas Konsultan dalam setiap proyek, seperti halnya Perencanaan Pembangunan
Puskesmas Milki, memegang peranan yang sangat penting. Karena didalamnya
berlangsung proses koordinasi, komunikasi dan kontrol/pengendalian baik
terhadap kerekayasaan, waktu, mutu maupun biaya.
Dengan pengawasan dan koordinasi yang terpadu dan berkesinambungan,
diharapkan proyek tersebut berjalan sesuai dengan semua kententuan yang telah
digariskan dan mencapai hasil akhir sebagaimana yang telah ditargetkan, baik segi
kualitas, waktu, biaya maupun aspek-aspek lain yang berkenaan dengan proyek
tersebut. Hal tersebut diatas sudah diisyaratkan secara jelas dalam Kerangka Acuan
Kerja, dengan penguraiannya secara mendetail segala sesuatu yang harus dipenuhi
Konsultan. Konsultan telah memahami setiap permasalahan yang diuraikan di
dalam Kerangka Acuan Kerja.
Atas dasar persepsi yang baik terhadap Kerangka Acuan Kerja tersebut, maka
Konsultan menawarkan jasa konsultasi yang handal, baik segi metodologi, maupun
kualifikasi personil yang akan dilibatkan.
Uraian Singkat Hal 6
singkay
Secara umum Konsultan berkeyakinan bahwa ketentuan-ketentuan yang
dituangkan di dalam Kerangka Acuan Kerja dapat dilaksanakan dengan baik.
Kriteria pemahaman yang dimaksud adalah :
1. Secara umum Kerangka Acuan Kerja telah cukup memberikan pedoman
tentang tugas yang diberikan, untuk mencapai tujuan sesuai dengan latar
belakang yang mendasarinya, kami merasa perlu memberikan tanggapan
terhadap Kerangka Acuan Kerja untuk lebih meningkatkan pelaksanaan
pekerjaaan nantinya.
2. Konsultan akan membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom Anggaran
2025, dalam melaksanakan Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki
3. Lingkup pekerjaan yang telah diuraikan dalam Kerangka Acuan Kerja sudah
cukup merangkap seluruh kegiatan yang memang harus dilakukan oleh
Konsultan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan. Untuk
mencapai hasil yang memadai dari pekerjaan yang dimaksud dalam KAK,
telah kami berikan bagan alir, aktifitas Konsultan dalam menangani
pekerjaan yang dapat dilihat dalam lampiran.
Uraian Singkat Hal 7
singkay
B A B III
GAMBARAN UMUM
3.1 Umum
Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang optimum dan pekerjaan berjalan
dengan lancar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, yaitu mulai dari
tahapan persiapan, pekerjaan survey lapangan sampai pekerjaan final desain,
maka diperlukan persiapan kerja, kajian permasalahan, pemahaman terhadap
pelaksanaan pekerjaan dan pandangan yang luas terhadap keadaan daerah
yang akan disurvai.
3.2 Gambaran Umum Daerah proyek
Berdasarkan dari hasil pengamatan di beberapa peta dan informasi yang kami
peroleh dari berbagai pihak, keadaan umum di daerah proyek dapat kami
uraikan sebagai berikut :
3.2.1 Secara administrasi lokasi kegiatan Pembangunan terletak
Kabupaten Keerom.
Uraian Singkat Hal 8
singkay
Hal - hal yang perlu diperhatikan, antara lain :
(1) Pengambilan tenaga lokal dari daerah setempat dan dipilih orang-orang
yang sehat dan mampu bekerja sampai pekerjaan lapangan selesai.
(2) Pelaksanaan mobilisasi personil maupun pengiriman bahan makanan
selama melaksanakan pekerjaan lapangan.
(3) Koordinasi dengan intansi terkait sehubungan dengan pekerjaan tersebut.
3.3 Pencapaian lokasi
Untuk mencapai lokasi daerah survey Perencanaan Pembangunan Puskesmas
Milki yang direncanakan adalah
1. Anggota team dan peralatannya akan berangkat Survey di Kabupaten
Keerom Provinsi Papua dengan
kendaraan roda 4.
3.4 Faktor Pendukung
Faktor - faktor pendukung yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan ini,
antara lain
3.4.1 Mempersiapkan peta yang mencakup kerja seluruh daerah rencana kerja,
sehingga dapat dilakukan orientasi medan lokasi proyek.
3.4.2 Mempersiapkan rencana kerja yang matang, mulai dari pekerjaan
persiapan sampai akhir rencana kerja.
3.4.3 Penggunaan tenaga ahli sesuai dengan kemampuan bidang keahliannya
masing-masing.
3.4.4 Koordinasi dengan instansi-instansi terkait dalam pelaksanaan pekerjaan,
terutama pihak pemberi pekerjaan yaitu Perencanaan Pembangunan
Puskesmas Milki
Uraian Singkat Hal 9
singkay
3.4.5 Mencari informasi pengadaan tenaga lokal yang akan membantu
pelaksanaan pekerjaan lapangan.
3.4.6 Diperlukan adanya sarana komunikasi dari lokasi pekerjaan ke kantor
pusat, sehingga segala kegiatan di lapangan dapat terpantau secara terus -
menerus.
Uraian Singkat Hal 10
singkay
B A B IV
METEODOLOGI PEKERJAAN
4.1 Metodologi Pendekatan
1) Pendekatan/metodologi Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki
yaitu: Metodologi pelaksanaan pekerjaan berdasarkan pengalaman
melaksanakan pekerjaan sejenis dan pendekatan teknis sebagaimana dijelaskan
sebelumnya dan disesuaikan Kerangka Acuan Kerja atau KAK Metodologi
sebagaimana ruang lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan antara alain: Pekerjaan
Persiapan, Pekerjaan Lapangan (Survei dan Identifikasi), Pekerjaan Analisa
Data hasil survei dan data sekunder lainnya, serta Pekerjaan Perencanaan.
ditunjukkan urutan – urutan metodologi pelaksanaan pekerjaan teknis yang
dilaksanakan.
4.2 METODELOGI PENANGANAN TUGAS
Pada Sub Bab ini akan dijelaskan urutan penanganan tugas utama Konsultan
sebagai hasil pemahaman dan uraian rinci terhadap pendekatan umum dan
metodelogi yang akan diterapkan dalam program implementasi .
Tugas-tugas utama Konsultan secara rinci terdiri dari :
Persiapan
Melaksanakan penelaahan dan pengesahan terhadap persiapan teknis
Belanja Modal Bangunan Kesehatan Perencanaan Pembangunan Puskesmas
Milki
Uraian Singkat Hal 11
singkay
Perencanaan Teknis
Bertindak sebagai Perencana Teknis penyandang untuk kontrak Pekerjaan
Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki yang akan ditangani oleh Dinas
Kesehatan Kabupaten Keerom Tahun Anggaran 2025.
Pelaporan
Menyiapkan laporan kemajuan pekerjaan yang meliputi laporan desain
gambar, Rencana Anggaran ( RAB ), Estimasi Harga, Rencana Syarat-syarat
(RKS) serta laporan akhir.
4.2.1.Penanganan Tugas : Pekerjaan Perencanaan Teknis
1. Kontrol Kualitas
Sebelum kegiatan perencanaan dilakukan, Konsultan akan
melengkapi personil yang ditugaskan dan peralatan lapangan
beserta tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan di
lapangan.
Konsultan akan membuat catatan harian pada setiap lokasi
perencanaan menyangkut tenaga kerja, kegiatan pekerjaan,
kondisi lokasi dan kondisi cuaca.
Konsultan bertanggung jawab terhadap seluruh hasil pengujian
yang dilakukan sebelum, selama dan setelah kegiatan dan
konstruksi.
Kontrol kualitas yang akan dilakukan meliputi pengujian,
penggunaan peralatan dan pemakaian material mengikuti standar
AASTHO.
Uraian Singkat Hal 12
singkay
Pengukuran Volume
➢
Pengukuran volume merupakan pengukuran ulang terhadap
volume pekerjaan, Hasil pengukuran akan dibandingkan dengan
cross section rencana sesuai disain teknis pada lokasi dan dengan
refensi yang sama.
Hasil pengukuran akan dievaluasi oleh konsultan dengan dasar ini
Team Leader akan menggunakannya sebagai dasar untuk
penyusunan konsep laporan.
Pengesahan Hasil Pekerjaan
➢
Tugas lain dari konsultan perencana adalah membantu Dibas
Kesehatan Kabupaten Keerom Tahun Anggaran 2025 dalam
pengesahan desain dan dokumen tender (jika diperlukan)
4.2.2.Penanganan Tugas : Pelaporan
Konsultan akan menyiapkan laporan-laporan dalam bahasa Indonesia
yang terdiri dari :
1. Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan akan disiapkan oleh Konsultan dan
diserahkan pada awal bulan setelah melakukan survey dan kajian,
berisi hal-hal sebagai berikut:
• Kegiatan perencana yang dilakukan pada setiap bulan
berjalan.
• Kemajuan pekerjaan kegiatan Konsultan perencana yang
dilaksanakan
• Kegiatan Konsultan.
Uraian Singkat Hal 13
singkay
• Catatan kegiatan konsultan perencana dan pengambilan
data dan diolah secara kasarnya, kemudian disampaikan
kepada pemberi keja/Kepala Satuan Kerja
• Masalah-masalah dan hambatan yang dihadapi selama
pelaksanaan dilapangan.
• Penyimpangan yang terjadi atas jadwal kerja dan hal-hal
lain yang perlu dilaporkan Dinas Kesehatan Kabupaten
Keerom Tahun Anggaran 2025 dan Instansi yang terkait
dengan kegiatan Pekerjaan.
2. Laporan Akhir
Sepuluh hari sebelum berakhirnya Kontrak pekerjaan Perencanaan
teknis pada tahap penyerahan pekerjaan, Team Leader/Engineer
akan membuat laporan akhir yang meliputi hasil semua kegiatan
pelaksanaan termasuk Pembuatan Gambar desain, Rencana
Anggaran Biaya (RAB), Engineer Estimatae (EE) Harga yang
sebenarnya secara rinci , membuat Syarat-syarat Kerja (RKS) serta
perubahan-perubahan yang terjadi selama masa pelaksanaan serta
prosedur untuk kelengkapan standar perencanaan konstruksi.
Rekomendasi konsultan akan sangat berguna untuk pelaksanaan
pekerjaan-pekerjaan sejenis dimasa yang akan datang.
Laporan akhir akan berisi hal-hal sebagai berikut :
• Latar belakang pelaksanaan kegiatan konsultan.
• Garis besar pelaksanaan kegiatan.
• Ikhtisar biaya kegiatan dan perubahan-perubahannya.
• Saran-saran yang diajukan dalam rangka perbaikan
kegiatan.
• Rekomendasi-rekomendasi yang diberikan selama
masa pelaksanaan.
Uraian Singkat Hal 14
singkay
4.3 RENCANA KERJA
Untuk mencapai hasil pekerjaan yang baik dan menyelesaikan pekerjaan
tepat waktu, konsultan akan menyiapkan rencana kerja secara terperinci
sebelum kegiatan dimulai.
Rencana kerja dan persiapaan yang baik akan memperlancar proses
pelaksanaan kegiatan sekaligus sebagai alat pemantau pekerjaan agar
dilaksanakan dengan benar. Disampaing itu dengan adanya rencana kerja,
kemajuan pekerjaan dapat diawasi secara rutin dan setiap
penyimpangan/kesalahan dapat diantisipasi secepatnya.
Secara umum rencana kerja akan berisi rencana penempatan personil,
jadwal penugasan dan urutan kegiatan.
4.3.1 Memobilisasi dan Pekerjaan Pendahuluan.
Setelah diterbitkannya Surat Perintah Kerja, konsultan akan
memobilisasi personil dan peralatan ke lapangan, termasuk dalam
tahap ini menyiapkan rencana kerja konsultan. Jadwal mobilisasi
personil selanjutnya akan disesuaikan terhadap jadwal dan
keperluan lapangan.
Personil yang akan dimobilisasi ke lapangan terdiri dari :
Tenaga Ahli
• Team Leader
• Ahli Tehnik Bangunan Gedung
• Ahli Elektrikal
• Ahli Estimasi Biaya
Tenaga Pendukung
• Surveyor
• CAD Operator
• Administrasi Kantor / Operator Komputer
Uraian Singkat Hal 15
singkay
B A B V
STRUKTUR ORGANISASI
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
5.1 Oganisasi Pelaksanaan Proyek
Sebelum team pelaksana lapangan mulai bekerja, konsultan memperhitungkan
perkiraan volume perkerjaan dan jenis - jenis kegiatan yang akan dilaksanakan.
Dengan demikian segera dapat disiapkan struktur organisasi proyek dan dapat
di uraikan secara jelas mengenai tugas, wewenang dan tanggung jawab masing-
masing personil serta hubungan kerja antara satu dengan yang lainnya. Pada
tahap berikutnya yaitu pada pelaksanaan pekerjaan pengukuran dan kegiatan -
kegiatan lainnya, konsultan akan melaksanakan koordinasi baik dalam
organisasi konsultan sendiri maupun hubungan dengan pemimpin proyek dan
instansi terkait lainnya.
Unsur - unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan ini adalah :
a. Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom Tahun Anggaran 2025,
b. Konsultan Perencana.
5.2 Tenaga Ahli Pelaksana Pekerjaan
Tenaga Ahli
• Team Leader
• Ahli Tehnik Bangunan Gedung
• Ahli Elektrikal
• Ahli Estimasi Biaya
Tenaga Pendukung
• Surveyor
• CAD Operator
• Administrasi Kantor
Uraian Singkat Hal 16
singkay
5.3 Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga Ahli
Berikut ini disampingkan uraian tugas dari staff inti pelaksana proyek pada
pekerjaan perencanaan teknis pembangunan jalan baru :
Tugas Dan Tanggung Jawab Personil
➢
5.3.1 Team Leader
Tugas dan tanggung jawab team leader antara lain :
• Memimpin team menyelesaikan pekerjaan
• Mengkoordinir pelaksanaan pekerjaan secara
keseluruhan, yang mencakup teknis maupun administrasi
pekerjaan
• Bertanggung jawab terhadap semua pekerjaan Perencanaan
• Melakukan Rapat/Koordinasi dengan Pemberi Tugas
• Merangkum masukan dan memformulasikan berbagai
aspek yang tercakup dalam proses pekerjaan
perencanaan
• Melakukan kordinasi dengan instansi terkait
• Bertanggung jawab atas hasil pekerjaan dan pelaporan
• Menyusun Laporan Administrasi termasuk Rencana
Kerja, Alokasi Tenaga Ahli
• Membuat perhitungan struktur bangunan yang diperlukan
• Bertanggung Jawab atas Pengujian daya dukung tanah
• Menghitung Struktur Bangunan dengan Baik
• Mengambil sample material dan melakukan pengujian di
laboratorium
Uraian Singkat Hal 17
singkay
5.3.2 Sub Profesional Staff.
Yang termasuk dalam sub profesional staff adalah semua personil yang
bertugas membantu dan mendukung dalam pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab tenaga ahli pada masing-masing bidang keahlian dalam
mewujudkan maksud dan tujuan dari pelaksanaan pekerjaan ini, yang
terdiri dari segenap assisten engineer dari masing-masing bidang keahlian,
cost estimator, drafter cad konstruksi, surveyor, dan profesional support
yang lain.
5.4 Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan
Pekerjaan ini akan dilaksanakan dalam waktu 30 (Tiga Puluh) hari kalender
yang dibagi dalam beberapa tahap pekerjaan seperti terlihat pada lampiran.
5.5 Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
Sesuai dengan kebutuhan dan dana yang tersedia, maka mobilisasi dari tenaga
konsultan sesuaidengan persetujuan pemberi pekerjaan.
Untuk lebih jelasnya jadwal penugasan dapat dilihat pada lampiran.
Uraian Singkat Hal 18
singkay
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN
PAKET : Perencanaan Pembangunan Labkesmas
PAKET : Perencanaan Pembangunan Puskesmas Milki
LOKASI : Kabupaten Keerom
LOKASI : Kabupaten Keerom
TAHUN ANGGRAN : 2025
TAHUN ANGGARAN : 2025
WAKTU : 30 (Tiga Puluh) hari kalender
WAKTU : 30 (tiga puluh) hari kalender
TAHUN 2025
` URAIAN PEKERJAAN
MINGGU 1 MINGGU 2 MINGGU 3 MINGGU 4
1 PENDATAAN DAN STUDI LITERATUR
2 INDENTIFIKASI LOKASI PEKERJAAN
3 PENYUSANAN RECANA KERJA
4 PEKERJAAN SURVEY
Perintisan/Pemasangan Batok
Pengukuran Topografi
Pemeriksaan Geologi & Fisik Tanah
5 PENGOLAHAN DATA
6 RANCANGAN SEMENTARA
7 RANCANGAN FINAL
8 ESTIMASI BIAYA
9 PELAPORAN
Gambar Detai Engineering Design (DED)
Laporan Perencanaan
SSD