Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Sarana Prasarana Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 3988670
Date: 26 June 2024
Year: 2024
KLPD: Kejaksaan Republik Indonesia
Work Unit: Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Pagu Anggaran
Contract Type: Waktu Penugasan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,600,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,599,857,874
Winner (Pemenang): PT Delta Buana Konsultan
NPWP: 951978683643000
RUP Code: 51967568
Work Location: Surabaya - Surabaya (Kota)
Participants: 15
Applicants
Reason
0951978683643000Rp 1,591,407,00092.5-
0027771385619000Rp 1,596,868,97785.85-
0015310782606000---
0015311541615000---
0022038970429000--Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi
0026240051061000--Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi
0419675616504000--Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi
0015399199027000--Tidak Hadir Pembuktian Kualifikasi
0032351421301000---
PT Kimia Farma Trading & Distribution Cabang Sidoarjo
00*0**2****51**0---
0862484714031000---
0856741509822000---
0734110463942000---
0800921264411000---
0015881097821000---
Attachment
KEJAKSAAN     REPUBLIK    INDONESIA                    
                                                                         
           KEJAKSAAN           TINGGI      JAWA      TIMUR               
                                                                         
                    Jl. Ahmad Yani No.54-56, Kota Surabaya, Jawa Timur 60234
                       Telp./Fax. (031) 8280392 www.kejati-jatim.go.id   
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                 URAIAN  SINGKAT  PEKERJAAN                              
                                                                         
            PEKERJAAN    MANAJEMEN    KONSTRUKSI                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                           KEGIATAN :                                    
   PEMBANGUNAN  / PENGADAAN / PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA           
                          KEJAKSAAN RI                                   
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                          PEKERJAAN :                                    
   MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG SARANA PRASARANA              
                                                                         
                   KEJAKSAAN TINGGI JAWA TIMUR                           
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                      TAHUN ANGGARAN 2024                                
1. Nama Paket Pekerjaan : Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Sarana 
                       Prasarana Kejaksaan Tinggi Jawa Timur             
2. Nilai total HPS   : Rp. 1.599.857.874,00                              
3. Sumber Dana       : Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kejaksaan
                       Tinggi Jawa Timur Tahun Anggaran 2024             
4. Lingkup Pekerjaan : Lingkup kegiatan ini, adalah :                    
                       a. Lingkup Pelayanan (Scope of Service)           
                         Lingkup pelayanan pekerjaan Manajemen Konstruksi ini
                         adalah melaksanakan tugas Konsultan Manajemen   
                         Konstruksi dalam rangka membantu Pengguna Jasa  
                         dalam  melaksanakan pengawasan  terhadap        
                         pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang meliputi  
                         pengendalian waktu, biaya, pencapaian sasaran fisik
                         (kuantitas dan kualitas) dan tertib administrasi
                         pembangunan bangunan gedung negara.             
                       b. Lingkup Pekerjaan (Scope of Work)              
                       Tugas Konsultan Manajemen Konstruksi, terbagi menjadi :
                       1) Tahap Persiapan, paling sedikit :              
                          a. Mempelajari hasil karya perencanaan selama tahap
                            pelaksanaan dalam rangka pengendalian mutu,  
                            biaya, waktu dan tertib administrasi pembangunan
                            BGN;                                         
                          b. Memeriksa, mengevaluasi dan mempelajari     
                            dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan  
                            Pengawasan dan dokumen penerapan Sistem      
                            Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK);     
                          c. Memproses perizinan, memobilisasi personel dan
                            kelengkapan yang diperlukan dalam pelaksanaan
                            pengawasan;                                  
                          d. Menyusun Program Mutu Pengawasan; dan       
                          e. Memberikan penjelasan dan rekomendasi terkait
                            pelaksanaan pekerjaan konstruksi dalam Rapat 
                            Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan.             
                        2) Tahap Pelaksanaan, paling sedikit :           
                          a. Melakukan pengawasan mobilisasi personel,   
                            peralatan, material dan pemenuhan persyaratan
                            perizinan pelaksanaan pekerjaan konstruksi;  
                          b. Mengawasi pelaksanaan realisasi pemakaian   
                            bahan dan peralatan yang menerapkan TKDN;    
                          c. Memberikan rekomendasi kepada PPK terhadap  
                            perubahan perubahan pelaksanaan pekerjaan;   
                          d. Melakukan pengawasan penggunaan tenaga kerja,
                            material, dan peralatan serta penerapan metode
                            pelaksanaan pekerjaan konstruksi;            
                          e. Melakukan pengawasan ketepatan waktu, biaya,
                            pemenuhan persyaratan mutu dan volume serta  
                            penerapan keselamatan konstruksi;            
                          f. Memastikan agar pelaksanaan pekerjaan konstruksi
                            diselenggarakan secara tertib administrasi sesuai
                            ketentuan yang berlaku mulai dari izin kerja,
                            approval material dan pelaksanaan uji material/ test
                            commissioning;                               
                          g. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan 
                            untuk memberikan rekomendasi teknis tentang  
                            alternatif pemecahan masalah yang terjadi selama
                            pekerjaan konstruksi;                        
                          h. Membantu PPK    dalam  mempersiapkan        
                            penyelenggaraan rapat lapangan secara berkala
                            dan merekomendasikan rapat insidental;       
                          i. Membantu PPK dalam menyusunan berita acara  
                            persetujuan kemajuan pekerjaan; dan          
                          j. Membuat catatan harian, menyusun laporan    
                            mingguan dan bulanan pelaksanaan pekerjaan   
                            pengawasan.                                  
                       3) Tahap Serah Terima Pertama (Provisional Hand Over),
                         paling sedikit :                                
                          a. Menyusun daftar cacat mutu dan mengawasi    
                            perbaikannya sebelum serah terima pertama    
                            (provisional hand over);                     
                          b. Memeriksa dan melakukan evaluasi terhadap   
                            kelengkapan dokumen dan gambar as built sesuai
                            dengan pelaksanaan pekerjaan di lapangan     
                            sebelum serah terima pertama (provisional hand
                            over);                                       
                          c. Melakukan pengawasan demobilisasi personel dan
                            peralatan sesuai jadwal penugasan dan jadwal 
                            mobilisasi;                                  
                          d. Membantu penyusunan Berita Acara Pekerjaan  
                            100% (seratus persen) sebelum serah terima   
                            pertama (provisional hand over);             
                          e. Bersama-sama Penyedia Jasa Perencanaan      
                            Konstruksi menyusun petunjuk pemeliharaan dan
                            penggunaan bangunan gedung;                  
                          f. Khusus bangunan baru, Konsultan Manajemen   
                            Konstruksi dan Kontraktor Pelaksana bersama- 
                            sama  membuat dan menandatangani surat       
                            penjaminan atas kegagalan bangunan;          
                          g. Membantu PPK mempersiapkan dokumen untuk    
                            pengurusan sertifikat laik fungsi (SLF) bangunan
                            dan  membantu pengelola kegiatan dalam       
                            menyusun dokumen  pendaftaran bangunan       
                            gedung;                                      
                          h. Membantu PPK dalam menyusunan Berita Acara  
                            Serah Terima Pertama (provisional hand over); dan
                          i. Menyusun laporan akhir kegiatan pekerjaan   
                            pengawasan.                                  
                       4) Tugas Konsultan Manajemen Konstruksi pada Tahap
                         Serah Terima Akhir (Final Hand Over), paling sedikit :
                          a. Melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan
                            pemeliharaan; dan                            
                          b. Memberikan rekomendasi kepada PPK terkait   
                            penerbitan Berita Acara Serah Terima Akhir (final
                            hand over);                                  
                       5) Wewenang Konsultan Manajemen Konstruksi, meliputi
                         :                                               
                          a. Pemberian persetujuan izin kerja (request of work)
                            atas rencana pelaksanaan pekerjaan yang telah
                            memenuhi persyaratan; dan/atau               
                          b. Pemberian rekomendasi kepada PPK untuk      
                            menghentikan setiap pekerjaan di lapangan yang
                            tidak sesuai dengan dokumen kontrak dan dokumen
                            SMKK.                                        
5. Lokasi Pekerjaan  :                                                   
6. Jangka Waktu      : 130 (seratus tiga puluh) hari kalender            
   Pelaksanaan                                                           
7. Output Pekerjaan  : a. Laporan Mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian
                         dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan hasil 
                         pengawasan terhadap kontraktor dalam periode satu
                         minggu, serta hal-hal penting yang menjadi perhatian
                         untuk ditindaklanjuti.                          
                       Adapun laporan mingguan dapat dilengkapi hal-hal  
                       sebagai berikut :                                 
                        1) Buku harian, yang memuat semua kejadian,      
                          perihal/petunjuk yang penting dari pengguna jasa,
                          penyedia jasa pelaksana konstruksi, dan pengawas.
                        2) Laporan harian, berisi keterangan tentang :   
                           i. tenaga kerja;                              
                          ii. bahan-bahan yang dating;                   
                          iii. alat-alat;                                
                          iv. pekerjaan-pekerjaan yang diselenggarakan; dan
                          v. waktu pelaksanaan pekerjaan.                
                        3) Laporan Mingguan dibuat oleh Konsultan Manajemen
                          Konstruksi. Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima)
                          buku.                                          
                       b. Laporan Bulanan terdiri dari rangkuman laporan 
                         mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan hasil
                         pengawasan terhadap kontraktor dalam periode satu
                         bulan, serta hal-hal penting yang menjadi perhatian
                         untuk ditindaklanjuti.                          
                         Laporan bulanan dapat dilengkapi :              
                          1) Resume laporan mingguan;                    
                          2) Surat perintah perubahan pekerjaan dan berita
                            acara pemeriksaan pekerjaan tambah kurang;   
                          3) Berita acara rapat di lapangan (site meeting);
                          4) Dokumentasi gambar-gambar untuk pelaksanaan 
                            (shop drawings) yang diajukan oleh pelaksana 
                            konstruksi.                                  
                            Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.   
                       c. Laporan Akhir Pengawasan teknis terdiri dari berita
                         acara hasil perbaikan cacat mutu (bila ada) serta
                         dokumentasi berupa foto hasil perbaikan cacat mutu
                         yang telah dilaksanakan kontraktor pada masa    
                         pemeliharaan sampai dengan serah terima hasil   
                         pekerjaan kedua (ST-2) pelaksanaan konstruksi, serta
                         hal-hal penting yang menjadi perhatian untuk menjadi
                         bahan evaluasi dan perbaikan.                   
                       d. Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.     
                       e. Laporan TKDN terdiri dari checklist rekapitulasi nilai
                         TKDN bahan dan peralatan yang digunakan dalam   
                         pelaksanaan konstruksi fisik.                   
                       f. Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.     
                       g. Laporan K3 terdiri dari rekapitulasi monitoring K3
                         periode harian, mingguan, bulanan yang dilaksanakan
                         oleh kontraktor dari permulaan kegiatan pelaksanaan
                         konstruksi hingga akhir pekerjaan pelaksanaan   
                         konstruksi.                                     
                       h. Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.     
                       i. Laporan Dokumentasi terdiri dari rangkuman foto-foto
                         dan video pelaksanaan konstruksi fisik untuk merekam
                         kegiatan pelaksanaan konstruksi fisik setiap minggunya
                         mulai dari 0% sampai dengan 100% dan merupakan  
                         bagian dari kelengkapan laporan kemajuan pekerjaan
                         untuk pembayaran.                               
                       j. Laporan diserahkan sebanyak 5 (lima) buku.     
                       k. Soft Copy Data Laporan Pengawasan sebagai berikut :
                          1) Laporan mingguan dalam format MS Excell atau MS
                            Word;                                        
                          2) Laporan bulanan dalam format MS Excell atau MS
                            Word;                                        
                          3) Laporan akhir pengawasan teknis dalam format MS
                            Excell atau MS Word;                         
                          4) Laporan TKDN dalam format MS Excell atau MS 
                            Word; dan                                    
                          5) Laporan dokumentasi foto (berserta deskripsinya)
                            dalam format JPEG atau MS Word.              
                          6) Softcopy diserahkan dalam bentuk SSD sebanyak 1
                            (satu) Portable Solid State Drive (SSD) USB 3.1,
                            dengan kapasitas 1 Terabyte.
Tenders also won by PT Delta Buana Konsultan