| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0868222126009000 | Rp 1,521,117,600 | - | |
| 0905215570009000 | Rp 1,595,035,784 | Sampai dengan waktu yang telah ditentukan, Peserta tidak hadir memenuhi undangan Pembuktian Kualifikasi. | |
| 0535683122311000 | Rp 1,655,374,911 | - | |
| 0032007619311000 | Rp 1,793,190,355 | - | |
| 0013977178021000 | - | - | |
| 0811948520102000 | Rp 1,520,741,842 | 1. Daftar isian peralatan utama: Mobil bak terbuka yang ditawarkan tidak memenuhi syarat. 2. Daftar isian personel manajerial: Pengalaman Pelaksanan tidak memenuhi sebagaimana dipersyaratkan dalam Dokpil. | |
| 0025373515331000 | Rp 1,520,741,842 | Daftar isian personel manajerial: Pengalaman Pelaksanan tidak memenuhi sebagaimana dipersyaratkan dalam Dokpil. | |
| 0020407250311000 | Rp 1,708,239,445 | Daftar isian peralatan utama: Surat Perjanjian Sewa (SPS) Peralatan Utama yang disampaikan bukan untuk paket pekerjaan yang ditawar. | |
| 0023521347311000 | Rp 1,793,671,006 | Personel Manajerial: Pengalaman kerja Pelaksana yang diusulkan tidak mencukupi sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pemilihan. | |
CV Karya Perdana | 0030705822307000 | Rp 1,721,755,914 | Daftar isian peralatan utama: 1. Jack Hammer yang ditawarkan dengan kapasitas 1200Watt dalam Daftar Peralatan Utama tidak diserta bukti dukung/bukti kepemilikan/Nota/Kwitansi; 2. Mobil bak terbuka yang ditawarkan tidak memenuhi sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Dokpil. |
| 0026895599101000 | - | - | |
| 0725588446303000 | - | - | |
| 0530543263003000 | - | - | |
| 0019433028311000 | - | - | |
PT Putra Irian Cahaya | 0720451814955000 | - | - |
| 0317220903216000 | - | - | |
| 0933285124331000 | - | - | |
Chanel | 00*8**4****21**0 | - | - |
| 0021498175106000 | - | - | |
| 0851605881101000 | - | - | |
| 0965134836201000 | - | - | |
PT Sintesis Selaras Sinergi | 08*3**2****09**0 | - | - |
| 0210798070411000 | - | - | |
| 0963942735328000 | - | - | |
PT Nadya Ratu Permata | 09*2**4****05**0 | - | - |
PT Manna Was Salwa | 08*0**4****16**0 | - | - |
| 0311911754124000 | - | - | |
| 0708424429416000 | - | - | |
| 0411327166327000 | - | - | |
| 0633094271224000 | - | - | |
| 0412111494604000 | - | - | |
| 0032970527101000 | - | - | |
| 0912514551322000 | - | - | |
| 0720306430327000 | - | - | |
CV Gopas Konstruksi | 06*3**0****11**0 | - | - |
| 0021019377101000 | - | - | |
| 0960181469311000 | - | - | |
| 0031928690322000 | - | - | |
| 0410647168101000 | - | - | |
| 0012337242617000 | - | - | |
| 0013270327002000 | - | - | |
CV Efod Design Consultant | 07*5**9****17**0 | - | - |
| 0026260281122000 | - | - | |
| 0012746541308000 | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - |
| 0015806565201000 | - | - | |
| 0958687311121000 | - | - | |
| 0023260201102000 | - | - | |
PT Theola Abadi Sejahtera | 03*8**0****12**0 | - | - |
| 0013566013015000 | - | - | |
| 0019066216211000 | - | - | |
| 0029321635101000 | - | - | |
| 0721116002101000 | - | - | |
| 0758919476105000 | - | - | |
| 0745535757514000 | - | - | |
| 0020273496102000 | - | - | |
| 0908421415101000 | - | - | |
| 0639605104335000 | - | - | |
| 0313501744128000 | - | - | |
PT Epithu Logica Sembada | 09*5**4****15**0 | - | - |
| 0924593007821000 | - | - | |
| 0631236437322000 | - | - | |
| 0021099312009000 | - | - | |
| 0608005823101000 | - | - | |
| 0023522741311000 | - | - | |
| 0715093324104000 | - | - | |
| 0620486514101000 | - | - | |
| 0900806118101000 | - | - | |
| 0032903676101000 | - | - | |
CV Putra Amor | 0016355240321000 | - | - |
| 0961923158629000 | - | - |
METODE PELAKSANAAN
REHAB PAUD, MESS REKTOR DAN PAGAR MESS UNIVERSITAS BENGKULU
TAHUN ANGGARAN 2023
UMUM
Pekerjaan Rehab Paud, Mess Rektor dan Pagar Mess Universitas Bengkulu
Tahun Anggran 2023. Diharapkan bagi kontraktor mengerahkan tenaga
yang memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitas selama proses
pelaksanaannya.
Secara umum dapat, berikut sekilas kami paparkan metode
pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut:
1. PEKERJAAN PERSIAPAN
• Bersama-sama dengan pihak Direksi meninjau lokasi pekerjaan
proyek dan mengidentifikasi seluruh pekerjaan yang akan
dilakukan perbaikan pada bangunan.
• Selanjutnya, masukan material yang akan digunakan untuk
keperluan pekerjaan fisik secara bertahap, seluruh Material
dikonsultasikan kepada pengawas/Direksi untuk mendapat
persetujuan penggunaan material.
• Dalam hal pendatangan tenaga kerja / tukang akan kita
lakukan sesuai dengan kebutuhan baik jumlah dan keahlian
masing-masing dan juga scope pekerjaan yang akan kita
laksanakan.
• Setiap tenaga yang dipekerjakan dalam lingkungan proyek
harus dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan didata untuk
dilaporkan kepada pengawas/Direksi.
• Pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) akan disesuaikan dengan
jumlah tenaga dan tugas masing-masing bidang pekerjaan. dan
pengadaan obat-obatan P3K untuk dilapangan.
• Seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaan
pekerjaan tersebut diasuransikan pada PT. JAMSOSTEK.
• Mobilisasi perlatan proyek : Mobil Bak Terbuka, Generator
Set, Mesin Potong, Mesin Las, Scafolding dilaksanakan
sebelum pekerjaan fisik dimulai. Diharapkan untuk
Kontraktor mendirikan scaffolding di masing-masing setiap
Gedung sesuai dengan kebutuhan pelaksaan.
2. PEKERJAAN FISIK
Adapun Metode pekerjaannya sebagai berikut:
A. PEKERJAAN PEMBONGKARAN, PERBAIKAN DAN PEMBERSIHAN
Dalam hal pelaksanaan pekerjaannya, seluruh barang-barang
yang ada didalam ruang yang akan dibongkar harus
dilindungi dari unsur debu dan kotoran lainnya, ditutupi
dengan menggunakan terpal atau jika perlu dikeluarkan dari
ruangan atau dijauhkan dari titik yang dibongkar.
Material bekas bongkaran yang masih baik di data dan
dikumpulkan kemudian diangkut ke gudang atau tempat yang
telah ditentukan oleh pengawas/direksi. Untuk
meminimalisir resiko dan kecelakaan kerja para
Tukang/tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan ini harus
lengkapi dengan sabuk pengaman (sfety belt) dan Alat
Pelindung Diri (APD) lain yang diperlukan.
➢ Pembongkaran Kaca Jendela/Kusen/Pintu/Jendela/ventilasi
Kusen pintu jendela yang dibongkar akan segera dipasang
kembali dengan kusen yang baru Sesuai dengan gambar.
Pembongkaran hanya pada area kusen pintu jendela,
usahakan bahwa dinding sekitar kusen pintu jendela
tidak rusak. Untuk dinding yang rusak pemborong harus
merapikannya Kembali dan menyesuaikan openingannya
seperti yang tertera pada gambar kerja. Setelah
pembongkaran selesai, pihak kontraktor harus memastikan
tidak ada benda bekas pembongkaran dan kotoran yang
tersisa disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pembongkaran Dinding Eksisting
Pekerjaan ini melipui 2 yaitu pembongkaran dinding Bata
eksisting. Untuk Pelaksanaan pembongkaran dinding harus
memperhatikan jaringan listrik yang tertanam dalam
dinding, diupayakan jangan sampai merusak instalasi
jaringan listrik yang ada dan masih berfungsi.
Pelaksanaan pembongkaran Dinding menggunakan tenaga
manusia (man power) dengan peralatan bantu: Pahat beton,
palu/martil ukuran sedang. Setelah pembongkaran selesai,
pihak kontraktor harus memastikan tidak ada benda bekas
pembongkaran dan kotoran yang tersisa disekitar
lingkungan bangunan.
➢ Pembongkaran Lantai Eksisting
Pembongkaran Keramik harus dilaksanakan dengan Hati-
hati sehingga tidak merusak benda-benda yang ada
disekitarnya. Jika ada kerusakan akibat pembongkaran
Lantai maka ganti rugi akan ditanggung kontraktor.
Setelah pembongkaran selesai, pihak kontraktor harus
memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan
kotoran yang tersisa disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pembongkaran Atap
Pembongkaran Penutup Atap dilaksanakan oleh tenaga
manusia (man Power) dengan alat bantu. Pada saat
Pembongkaran atap dilakukan secara hati – hati agar
tidak merusak barang, dan mengantisipasi cuaca pada saat
hujan, harus disediakan terpal untuk penutup sementara.
➢ Pembongkaran plafon tidak dipasang Kembali
Pembongkaran penutup plafon dilaksanakan oleh tenaga
manusia (man power) dengan menggunakan alat bantu :
palu, alat pengungkit (linggis). Sisa paku yang masih
tertanam atau yang tidak bisa dicabut, akan dirapikan
rata dengan tulangan rangka plafon.
Pada saat pembongkaran plafond, dilakukan secara hati-
hati agar tidak merusak Rangka Plafond eksisting,
lampu, instalasi listrik, Wallpaper ataupun benda-benda
yang ada. Jika ada Lampu ada yang rusak karena proses
pembongkaran maka pihak kontraktor akan menanggung biaya
gantinya. Setelah pembongkaran selesai, pihak kontraktor
harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan
kotoran yang tersisa disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pembersihan Cat Eksisting
Pembersihan cat eksisting untuk area dinding dilakukan
sebelum melakukan pekerjaan pengecatan dengan
membersihkan kotoran dan mengeruk permukaan dinding
eksisting yang tidak rata. Sedangkan untuk pembersihan
cat permukaan kusen dilakukan dengan membersihkan debu
dan meratakan permukaan yang tidak rata.
Pada saat pembersihan cat eksisting, dilakukan secara
hati-hati agar tidak merusak instalasi listrik,
Wallpaper ataupun benda-benda yang ada. Diharapkan untuk
kontraktor menyiapkan plastik/Terpal untuk menutupi
barang sekitar dari debu bekas pembersihan cat
eksisting. Jika ada wallpaper yang rusak karena proses
pengerokan maka pihak kontraktor akan menanggung biaya
gantinya. Setelah pembersihan selesai, pihak kontraktor
harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan
kotoran yang tersisa disekitar lingkungan bangunan.
B. Pekerjaan Atap
1. RANGKA ATAP BAJA RINGAN
➢ Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengiriman material ke site,
perangkaian (assembling) dan ereksi (erection),
seluruh pekerjaan pemasangan baja ringan seperti
tercantum dalam gambar kerja meliputi:
▪ Pekerjaan rangka atap (roof truss)
▪ Pekerjaan reng (batten)
➢ Lingkup pekerjaan tidak meliputi
▪ Pemasangan penutup atap
▪ Pemasangan kap finishing atap
▪ Talang selain talang jurai dalam
▪ Asesoris atap.
➢ Persyaratan Bahan
Material struktur rangka atap
▪ Rangka Atap
Profil yang digunakan untuk atap adalah profil
lip-channel.
✓ Canal 75.75
➢ Persyaratan Pra-Konstruksi
▪ Kontraktor wajib meneliti kebenaran dan bertanggung
jawab terhadap semua ukuran-ukuran yang tercantum dalam
gambar kerja. Pada prinsipnya ukuran pada gambar kerja
adalah ukuran jadi/finish.
▪ Setiap bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang
tertulis disini yang diakibatkan oleh kurang teliti dan
kelalaian kontraktor akan ditolak dan harus diganti
kewajiban yang sama juga berlaku untuk ketidakcocokan
kesalahan maupun kekurangan lain akibat Kontraktor
tidak teliti dan cermat dalam koordinasi dengan gambar
pelengkap dari Arsitek, Struktur, Mekanikal, dan
Elektrikal.
▪ Perubahan bahan/detail karena alasan tertentu harus
diajukan ke konsultan pengawas dan Konsultan Perencana
untuk mendapatkan persetujuan secara tertulis. Semua
perubahan yang disetujui dapat dilaksanakan tanpa
adanya biaya tambahan yang mempengaruhi quantity
(kontrak), kecuali untuk perubahan yang mengakibatkan
pekerjaan kurang akan diperhitungkan sebagai pekerjaan
tambah kurang.
➢ Persyaratan Konstruksi
✓ Sambungan
Alat penyambung antar elemen rangka atap yang digunakan
untuk fabrikasi dan instalasi adalah baut menakik
sendiri (self drilling srew) dengan spesifikasi sebagai
berikut:
▪ Pemasangan jumlah baut harus sesuai dengan Panjang
sambungan.
▪ Pemasangan baut menggunakan alat Bor listrik
✓ Pemotongan Material
▪ Pekerjaan pemotongan material baja ringan
menggunakan peralatan yang sesuai, alat potong
listrik dan gunting, dan telah ditentukan oleh
pabrik
▪ Alat potong harus dalam kondisi baik.
▪ Bagian bekas irisan harus benar-benar datar, lurus
dan bersih
2. PEKERJAAN PENUTUP ATAP
Lingkup Pekerjaan.
▪ Meliputi penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan
dan alat bantunya yang berhubungan dengan pekerjaan
penyelesaian dinding sesuai gambar, sehingga dapat dicapai
hasil yang sempurna.
▪ Pekerjaan ini meliputi penyiapan bagian yang akan dipasang
untuk penutup atap yaitu kuda-kuda baja ringan,
bubungan/nok, reng dll. Sesuai dengan gambar perencanaan
untuk atap Metal Colour Tebal 0,35mm dan Spandek Tebal
0.35mm
▪ Pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini yaitu
pekerjaan kerangka atap, pekerjaan talang, pekerjaan
listplank, pekerjaan kelistrikan dan penangkal petir
sesuai dengan gambar rencana.
Bahan–bahan/Material.
▪ Penutup atap menggunakan atap Metal Colour 0.35 Merk
SHT(Sinar harapan Truss)dan Spandek 0.35mm (Sinar
Harapan Truss).
▪ Kanal dan Reng menggunakan baja ringan C75.
▪ LisPlang GRC Tinggi 30.
▪ Pasangan Talang.
▪ Pasangan Nok/Bubungan.
Cara Pelaksanaan pada atap
▪ Bahan yang digunakan sebelum dipasang terlebih dahulu
harus di serahkan contoh-contohnya kepada Pengawas
untuk mendapatkan persetujuannya, material yang tidak
disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan.
▪ Jika dipandang perlu untuk diadakan penggantian, maka
material pengganti harus mendapat persetujuan dari
Pengawas.
▪ Atap harus dipasang oleh tenaga yang ahli dalam hal ini
sehingga didapatkan hasil yang rapih dan sempurna dalam
segala arah, kaitan penutupnya harus cocok dan rapat.
▪ Teknik pemasangan dan penyelesaian detail-detail yang
belum jelas dalam gambar kerja, harus mengikuti
ketentuan dari pabrik.
▪ Untuk pemotongan hanya diperbolehkan pada bagian
pinggul-pinggulnya atau lembah dengan cara sedemikian
rupa sehingga bagian untuk menempatkan kedudukannya
tidak boleh ada yang dibuang.
▪ Pada nok, jurai, pemotongan spandek harus rapih,
menggunakan alat khusus. Tidak diperkenankan
menggunakan palu atau pahat, untuk menghindari
keretakan yang menyebabkan kebocoran.
▪ Pemborong wajib memperbaiki/mengulangi/mengganti bila
ada kerusakan yang terjadi selama masa pelaksanaan dan
masa garansi atas biaya Pemborong, jika kerusakan
tersebut bukan disebabkan oleh tindakan Pemberi Tugas.
C. PEKERJAAN PLAFOND
Pekerjaan Plafond, terdiri dari;
1. Pemasangan Langit - Langit Gypsum Board 9 mm
2. Pemasangan Langit - Langit Tripleks tebal 4 mm
3. Pemasangan Rangka Langit-Langit Langit – langit kayu
profil, kayu kelas II Kering
➢ Untuk Pekerjaan Plafond Tripleks
Metode Pekerjaan Plafond, antara lain
▪ Pembongkaran penutup plafond existing sesuai
dengan arahan direksi, kemudian
▪ Menyiapkan alat yang diperlukan untuk memudahkan
pemasangan tripleks. Peralatan yang diperlukan
cukup sederhana antara lain cutter, mata bor
untuk sekrup, siku, meteran ukur, palu, kabel
daya dan stop kontak.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang
ada diruangan agar terhindar dari debu ataupun
kerusakan akibat tertimpa material.
▪ Menyiapkan bahan. Secara umum bahan yang
diperlukan antara lain Triplkes, paku beton,
sekrup (jika menggunakan rangka hollow) dan
lainnya.
▪ Ukur rencana tinggi plafon. Sebaiknya mengikuti
elevasi Gedung eksisting.
➢ Untuk Pekerjaan Plafond Gypsum/GRC
Metode Pelaksanaan pekerjaan plafond, antara lain;
▪ Pemasangan plafond menggunakan Rangka eksisting
dan dilaksanakan sesuai dengan gambar kerja dan
petunjuk teknis dari Pengawas lapangan/Direksi,
dengan peralatan gerenda potong, bor dan ramset.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang
ada diruangan agar terhindar dari debu ataupun
kerusakan akibat tertimpa material.
▪ Pemasangan gypsum board dilaksanakan dengan tidak
merusak kabel/instalasi listrik sudah terpasang.
▪ Setelah gypsumboard terpasang dilakukan
pendempulan / penutupan pori2 dengan menggunakan
cornite, kemudian dilakukan pengamplasan sampai
betul-betul halus dan dilanjutkan dengan
pengecatan dasar.
▪ Pemasangan List gypsum dilaksanakan setelah
pekerjaan pemasangan gypsum board/kalsiborad pada
ruang tertentu telah selesai dilaksanakan.
D. PEKERJAAN PENGECATAN
PENGECATAN DINDING
Yang harus di lakukan untuk memulai proses pengecetan
adalah menyiapkan permukaan yang akan dicat. Pastikan
permukaan dinding bersih dan kering untuk mencegah
terjadinya pengelupasan. Kerjakan pengecatan pada siang
hari. Mulai dari dekat jendela. menuju ke ruang dalam.
Bila mengecat seluruh ruangan, kerjakanlah mulai dari
langit – langit yang diteruskan ke dinding dekat kusen
jendela, pintu-pintu, dan kemudian ke bagian bawah.
Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan
karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan
dengan menghindarkan membuang limbah/sisa cat ke dalam
saluran pembuangan. Terakhir adalah membiarkan sisa cat
mengering di wadahnya sebelum dibuang ketempat sampah.
Pekerjaan pengecatan kayu dilaksanakan untuk pengecatan
kusen (baik kama/kusen baru), lisplank papan dan
pengecatan pintu baru. Proteksi area kerja dengan
plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan
pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
➢ Pengecatan Tembok bagian dalam
• Sebelum dilakukan proses pengecatan seluruh bagian
tembok (bidang yang akan dicat) digosok menggunakan
kertas amplas dan dibersihkan dari segala kotoran
yang menempel pada bidang yang akan dicat. Kemudian
dilanjutkan dengan pengecatan dengan cat dasar.
• Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama
pada bagian lantai dan pintu/jendela untuk
menghindari tumpahan cat.
• Setelah proses diatas dilanjutkan pengecat tembok
dengan cat dengan menggunakan kuas roll.
• Dilanjutkan dengan pekerjaan pengamplasan, setelah
diamplas rata baru dilaksanakan pengecatan penutup.
➢ Pek. Pengecatan dinding luar
• Pekerjaan mengerok/mengupas cat lama dilaksanakan
dengan tenaga manusia dengan menggunakan peralatan
sikat baja atau peralatan mekanis berupa gerenda
dengan kawat baja.
• Setelah permukaan dinding/plat atap disikat/dikerok
kemudian dibersihkan dengan sapu ijuk dilap dengan
kain majun/perca.
• Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama
pada bagian lantai dan pintu/jendela untuk
menghindari tumpahan cat.
• Kemudian dilanjutkan pengecatan dengan cat dasar,
pada hari berikutnya dilanjutakan pekerjaan cat
penutup dengan menggunakan jenis cat Weathershield.
• Pelakanaan dilakukan setelah seluruh proses pekerjaan
acian telah selesai dan sudah kering dengan
menggunakan kuas roll dan untuk posisi`sudut kita
gunakan kuas biasa.
PENGECATAN PLAFOND
Pelaksanaan pekerjaan pengecatan plafond
• Pastikan permukaan plafond sudah dalam keadaan rata.
• Proteksi area kerja dengan plastik terutama pada bagian
lantai dan pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
• Permukaan plafond dibersihkan dahulu dari debu dan
kotoran.
• Kemudian permukaan plafond diberi lapisan dasar sealer
(untuk pengikat cat).
• Setelah diberi lapisan sealer, dilakukan pengecatan
finish untuk permukaan plafond minimal 2 (dua) lapis
dengan menggunakan jenis cat emultion.
• Pengulangan cat dilakukan setelah lapisan cat sebelumnya
telah kering.
PENGECATAN KAYU
Langkah pengerjaan pengecatan kayu adalah sebagai berikut;
• Sebelum memulai mengecat kayu, permukaannya harus bersih
• Gosoklah permukaan kayu kain yang lembab untuk
menghilangkan debu
• Haluskan permukaan kayu dengan menggunakan kertas
gosok/ampelas
• Permukaan kayu yang tidak rata perlu ditambal dengan
undercoat, bila diperlukan sapukanlah undercoat pada
seluruh permukaan setelah kering kemudian digosok dengan
ampelas.
• Langkah berikutnya adalah mulai melakukan pengecatan.
Pengecatan dapat dilakukan menggunakan kuas ataupun
dengan penyemprotan menggunakan alat spray cat.
• Terakhir, berikan lapisan anti gores pada kayu yang telah
dicat.
• Untuk pengecatan ulang pada kayu, dapat dilakukan dengan
cara yaitu langsung mengecat di atas permukaan cat yang
lama dengan catatan permukaan eksisting sudah dibersihkan
dan diratakan. Langkah pekerjaan pengecatan juga sama
dengan pengecatan kayu yang baru dicat.
PENGECATAN BESI TRALIS
Langkah pengerjaan pengecatan tralis adalah sebagai berikut;
• Sebelum memulai mengecat tralis, permukaannya harus
bersih
• Permukaan tralis yang berkarat, dikerok dulu karatnya
• Gosoklah permukaan tralis kain yang lembab untuk
menghilangkan debu dan karat
• Haluskan permukaan tralis dengan menggunakan kertas
gosok/ampelas Hingga permukaannya rata
• Permukaan tralis yang tidak rata perlu ditambal dengan
undercoat, bila diperlukan sapukanlah undercoat pada
seluruh permukaan setelah kering kemudian digosok dengan
ampelas.
• Langkah berikutnya adalah mulai melakukan pengecatan.
Pengecatan dapat dilakukan menggunakan kuas ataupun
dengan penyemprotan menggunakan alat spray cat.
• Untuk pengecatan ulang pada tralis, dapat dilakukan
dengan cara, yaitu langsung mengecat di atas permukaan
cat yang lama dengan catatan karat besi telah
dihilangkan.
E. PEKERJAAN PASANGAN DINDING.
a. Pekerjaan Pasangan Bata
Pekerjaan pasangan dinding bata merupakan kunci
utama dari semua pekerjaan finishing karena itu
pekerjaan ini harus dikerjakan dengan tepat dan cermat
karena jika pekerjaan ini tidak bagus maka akan
berdampak buruk terhadap pekerjaan atau sebagian besar
terhadap pekerjaan finishing lainnya.
Misalnya jika dinding miring akan sangat mengganggu
pekerjaan plafon, penempatan posisi kusen pintu dan
jendela dan jika tidak bisa terpasang dengan baik akan
sangat berakibat fatal terhadap pekerjaan lainnya.
Perhatian dan pengawasan sangat penting dalam
pelaksanaan pekerjaan dinding, karena bahan ini
menggunakan dalam jumlah yang banyak serta melibatkan
tenaga kerja yang banyak juga. Managemen bahan dan
tenaga yang baik sangat berpengaruh sekali terhadap
hasil pekerjaan ini.
Mengingat pekerjaan dinding ini sangat kasat mata,
maka untuk itu pengawasan terhadap mutu pekerjaan juga
harus diperhatikan yaitu dengan melakukan ceklist
secara bertahap, untuk item pekerjaan dinding sehingga
hasil akhir pekerjaan ini sesuai dengan spesifikasi
atau menjadi lebih baik.
Adapun kesalahan yang biasanya terjadi dalam sistem
pemasangan pasangan Batako ini yang perlu mendapat
perhatian khusus dan perlu di hindarkan yaitu :
❖ Material tidak terkontrol.
❖ Dinding tidak vertical/Miring.
❖ Tebal dinding tidak sama.
❖ Sudutan/pertemuan dinding tidak siku.
❖ Dinding/Acian retak.
Oleh karena itu pemasangan ini perlu di cermati untuk
menghindari kesalahan tersebut, bahan, material, dan
metode pemasangan yang akan dilakukan untuk mencegah
kesalahan tersebut yaitu:
a. Bahan yang dibutuhkan: Batu bata lokal, Pasir
pasang, Semen, Besi beton, Air.
b. Bahan yang dibutuhkan: Concrete Mixer, Water pass,
benang, jidar alumunium & unting-unting.
c. Metode Pekerjaan pemasangan.
Pekerjaan bata ini dimulai setelah pekerjaan
pembongkaran dinding eksisting telah selesai dilakukan.
Pekerjaan pemasangan dapat dilakukan jika telah
dilakukan pembersihan pada lokasi pekerjaan pasangan.
Langkah-langkah:
❖ Marking center Line Pasangan bata di setiap
ruangan/ lantai beton (Marking Awal).
❖ Marking pasangan bata setebal pasangan bata.
❖ Buat marking pinjaman sejauh 50 cm, tergantung
dari sistem markingan dari pasangan bata 2 sisi.
❖ Pasang profil kayu atau besi untuk acuan kedua
sisi pasangan bata yang akan di pasang kemudian
cek verticality kayu dengan pondulum (unting-
unting).
❖ Pasang Benang secara horizontal dari acuan ke
acuan untuk setiap 2 lapis bata.
❖ Pasangan tulangan untuk kolom praktis setiap 12
m2 atau dinding dengan jarak 4 m
❖ Rendam bata dalam air.
❖ Pemasangan dinding ½ bata diatas sloof eksisting
dan dinding pada kamar mandi/WC setinggi 150 cm
menggunakan adukan 1 sm : 2 Ps dan pasangan
diatasnya menggunakan adukan 1 sm : 2 Ps,
pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah poses
pembukaan bekisting sloof, pemasangan bata kita
berpedoman gambar dan RKS.
❖ Adukan mortar (adukan) untuk pasangan bata dengan
komposisi : umum ( 1 Pc : 5 Pasir ), Trassram ( 1
Pc : 3 Pasir ).
❖ Mortar awal berfungsi sebagai perataan awal.
❖ Pasangan Bata lapis pertama. Cek posisi pasangan
terhadap marking, jika sesuai dapat dilanjutkan
ke tahap berikutnya sesuai benang acuan sesuai
ketinggian 1 m, tebal spesi pada pasangan di
usahakan 1 – 1.5 cm (tergantung gradasi pasir).
❖ Lanjutkan pemasangan setiap tinggi 1 meter.
❖ Untuk pasangan bata yang bertemu dengan kolom
struktu dan dinding pasangan bata eksisting,
apabila ketinggian bata sudah mencapai 1.6 m
dipasang angkur dari kolom kepasangan bata (2
buah dengan jarak vertikal 500mm).
❖ Pada pertemuan pasangan bata dengan balok
struktur biasanya diatasnya di pasang steyroform
guna menghindari retak akibat lendutan struktur.
b. Pekerjaan Plesteran.
Setelah pekerjaan pasangan bata telah selesai dan
telah di cek kebenarannya maka pekerjaan dilanjutkan
dengan pekerjaan plesteran. Pekerjaan dilaksanakan pada
saat pasangan bata berumur minimal 3 hari.
Tahapan pekerjaan :
❖ Siram permukaan bata sampai dengan permukaan
jenuh.
❖ Buat kepalaan dan cek sudutan/kesikuan dari
dinding serta posisinya.
❖ Buat kamprotan tipis setebal 0,5 – 1 cm untuk
menghindari penyusutan yang berlebihan.
❖ Plesteran dilakukan setelah pasangan bata
berumur 3 hari.
❖ Plesteran dinding ± 30 cm diatas nol dan dinding
pada kamar mandi/WC setinggi 150 cm menggunakan
adukan kedap air 1 : 2 dan pleteran diatasnya
menggunakan adukan 1 : 2 Ps.
❖ Setelah plesteran setengah kering (1/2 Matang)
di ratakan dengan jidar aluminium (pemakaian
roskam sebaiknya di hindari).
❖ Lakukan pengecekan kembali setelah selesai di
plester.
❖ Plesteran harus di siram sebanyak 2 kali sehari
dalam satu minggu, hal ini untuk menghindari
retak rambut pada dinding bata sebelum berlanjut
pada tahap acian.
c. Pekerjaan Acian
Setelah pekerjaan plesteran telah selesai dan telah di
cek kebenarannya maka pekerjaan dilanjutkan dengan
pekerjaan acian.
Tahapan pekerjaan :
❖ Lakukan kuring pasangan bata dengan di siram setiap
hari, guna menjaga penyusutan yang berlebihan.
❖ Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur
dengan steel trower dan ratakan dengan jidar
alumunium. Pemakaian kapur juga diperuntungkan untuk
menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
❖ Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air
sebelum pekerjaan acian.
❖ Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan
kertas semen.
❖ Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam
waktu selama 3 hari.
F. PEKERJAAN PASANGAN LANTAI
a. Pas. Lantai Granite
Pelaksanaan pekerjaan pasangan Granite 60x60 (QnQ)
menggunakan jenis polished dan Unpolished. Pasangan
Granite dapat dimulai setelah pelaksanaan pembongkaran &
pembersihan lantai eksisting selesai dikerjakan. Apabila
ada lantai eksisting yang seharusnya tidak kerjakan rusak
akibat pembongkaran maka pihak kontraktor yang menanggung
biaya perbaikannya.
Pelaksanaan Pekerjaan:
▪ Sebelumnya harus dilakukan pengukuran ulang
bersama-sama dengan konsultan pengawas / Direksi
teknis untuk menentukan peil lantai, siku dan
penentuan As pemasangan Granite.
▪ Sebelum Granite akan dipasang, terlebih dahulu
harus direndamkan ke dalam air hingga jenuh.
▪ Dipastikan, permukaan lantai yang akan dipasang
Granite harus bersih dan kering.
▪ Adukan semen untuk pemasangan Granite harus penuh,
baik untuk permukaan dasaratau pun dibadan belakang
Granite.
▪ Pola pemasangan Granite harus sesuai dengan gambar
detail atau sesuai dengan petunjuk Pengawas.
▪ Lebar siar-siar harus sama, dengan kedalaman
maksimal 2 mm, membentuk garis lurus sesuai dengan
gambar, atau sesuai petunjuk Pengawas.
▪ Siar-siar harus diisi bahan pewarna yang mana
warnanya satu warna dengan Granite.
▪ Pemotongan Granite menggunakan alat potong Granite
▪ Granite yang sudah terpasang harus dibersihkan dari
segala macam kotoran dan noda yang melekat,
sehingga benar-benar bersih dan warna Granite tidak
rusak/buram.
▪ Perbandingan adukan untuk pemasangan Granite adalah
1Pc: 4Psr dengan ketebalan rata-rata 2 cm.
G. PEKERJAAN KUSEN PINTU JENDELA
Pekerjaan Kusen Pintu Jendela, terdiri dari:
1. Pemasangan Kusen Pintu Jendela (Jati dan Kayu kelas
II) Finish Vernish.
2. Pemasangan Daun Pintu dan daun jendela (Daun Jendela
+ Kaca 5mm) tebal 3cm Finish Vernish.
3. Pemasangan Aksesoris lengkap pintu jendela seperti,
Handle jendela, Handle Pintu Stainless, Engsel Pintu,
Engsel kupu-kupu, Grendel dll. (merk. Dexson)
➢ Untuk Tahapan Pekerjaan Kusen Pintu Jendela .
Metode Pekerjaan Kusen Pintu dan Jendela, antara lain:
▪ Pembongkaran Kusen Pintu Jendela existing sesuai
dengan arahan direksi, kemudian.
▪ Menyiapkan alat yang diperlukan untuk memudahkan
pekerjaan.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang
ada diruangan agar terhindar dari debu ataupun
kerusakan akibat tertimpa material.
▪ Menyiapkan bahan. Secara umum bahan yang
diperlukan antara lain Kayu Jati dan Kayu kelas
II, paku, Pemotong dan lainnya.
▪ Ukur rencana dimensi kusen pintu jendela sesuai
dengan gambar rencana.
▪ Pengecatan untuk hasil akhir.
➢ Untuk Pekerjaan Daun Pintu Jendela.
Metode Pelaksanaan pekerjaan Daun Pintu dan Jendela
antara lain:
▪ Pembongkaran Daun Pintu Jendela existing sesuai
dengan arahan direksi, kemudian.
▪ Menyiapkan alat yang diperlukan untuk memudahkan
pekerjaan.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang
ada diruangan agar terhindar dari debu ataupun
kerusakan akibat tertimpa material.
▪ Menyiapkan bahan. Secara umum bahan yang
diperlukan antara lain Daun Pintu dan daun
Jendela Kayu Jati dan Kayu Kelas 2 Ukuran, paku,
Pemotong dan lainnya.
▪ Ukur rencana dimensi kusen pintu jendela sesuai
dengan gambar rencana
▪ Pengecatan untuk hasil akhir.
H. Pekerjaan Coanting Terakota
Pelaksanaan Pekerjaan:
▪ Bersihkan dinding atau bidang yang mau dicoating dari
kotoran debu, bekas semen, lumut dan lain-lain.
▪ Proses coating dilakukan pada saat cuaca cerah
▪ Dengan menggunakan Kuas cat dipoles pada bidang
▪ Proses Kuas diulang lagi pada saat kering sampai
mendapatkan hasil yg maksimal
I. Pekerjaan Sanitasi dan Sanitair
Ruang Lingkup pekerjaan ini sbb
- Pemasangan Closet
- Pemasangan Jet Washer
- Pemasangan Sower
- pemasangan kran air
- pemasangan wastafel
Alat yang digunakan : Waterpass, sendok spesi, ember, pale dan
alat lain yang diperlukan.
Tenaga Kerja : Tukang Batu, tukang besi konstruksi,
Pekerja.
Bahan : produk Toto, Onda, American standart
Cara Pelaksanaan:
PEKERJAAN CLOSET
- Kloset duduk berikut kelengkapannya
- Kloset duduk, type dan warna sesuai dengan spesifikasi teknis
- Kloset beserta kelengkapannya yang dipasang adalah yang telah
diseleksi dengan baik, tidak ada bagian yang gompal, retak atau
cacat-cacat lainnya dan telah disetujui Konsultan.
- Kloset harus terpasang dengan kokoh letak dan ketinggian sesuai
gambar, waterpass.
- Wastafel harus terpasang dengan baik sesuai dengan gambar kerja
J. Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal
1. Mekanikal
2. Elektrikal
A. Pemasangan
Instalasi Kabel
Listrik.
1
2 3
1. Marking plat
lantai untuk jalur
konduit yang
akan digunakan
sebagai jalur
instalasi
Penerangan &
Stop Kontak
system.
2. Bor plat lantai
untuk memasang
klem pipa
konduit.
3. Pasang Pipa
konduit sesuai
dengan jalur
5 6
4 marking yang
telah dibuat
dengan
menggunakan
klam yang
berwarna sesuai
dengan jenis
pekerjaannya.
4. Masukkan kabel
pancing untuk
menarik kabel
5. Sambung ujung
kabel dengan
ujung kawat
9
7 8
pancing,
kemudian tarik
kawat pancing
untuk menarik
kabel instalasi
tersebut.
6. Potong kabel
PEMASANGAN ARMATUR/LAMPU
listrik sesuai
dengan
1. Pastikan instalasi listrik sudah terpasang dengan baik.
kebutuhan
2. Marking lokasi penempatan armature7 .p aHduab uncgeklalni njga lusre suai
instalasi titk
dengan shopdrawing dan jenis lampu yang digunakan
peracabangan
didalam tee-dos,
3. Memotong celling yang telah dimarking
lalu tutup
sambungan
4. Bor lokasi tempat gantungan armature
dengan
5. Pasang gantungan armatur menggunakan
lasdop.
8. Marger resistansi
kabel instalasi
yang telah
terpasang,
termasuk kualitas
6. Sambungkan instalasi yang telah tersedia dengan armature
7. Pasang armature pada lokasi yang telah disiapkan pada
celling dengan cara menggantungkan pada kawat gantungan
8. Rapikan posisi armature dan kondisi celling
Pemasangan Saklar Dan Stop Kotak
1. Marking jalur instalasi saklar dan stop kontak dengan
level ketinggian dari lantai 150 cm untuk saklar dan 30
cm untuk stop kontak.
2. Cutter jalur marking yang yang telah dibuat dengan
menggunakan mesin cutter.
3. Bobok jalur instalasi saklar dan stop kontak
4. Pasang konduit dan inbow-dos
5. Tutup tembok jalur instalasi dengan plester kembali,
serta bersihkan lokasi kerja.
6. Pasang kawat pancing
7. Tarik kabel instalasi dengan kawat pancing.
8. Potong kabel instalasi sesuai dengan kebutuhan
9. Sambungkan instalasi kabel pada tee-dos, kemudian tutup
sambungan dengan lasdop, lalu tutup tee-dos.
10. Lakukan test konektifitas sambungan dan tahanan isolasi
kabel instalasi yang telah terpasang.
11. Setelah hasil tes dinyatakan baik, pasangkan saklar dan
stop kontak pada lokasi yang telah disediakan saat
proses finishing telah selesai.
K. PEKERJAAN PEMBERSIHAN
Sebelum diadakan Serah Terima pertama pekerjaan,
kontraktor pelaksana wajib membersihkan semua bagian
pekerjaan, terutama pada sisa pekerjaan pembongkaran dan
lain-lain. Kontraktor Pelaksana juga harus membersihkan
barang bekas/peralatan yang diperlukan. Semua sisa
material yang digunakan harus dibawa ke luar dari
lingkungan pekerjaan, sehingga halaman benar-benar bersih
dan rapi.
Demikian uraian singkat mengenai methode pelaksanaan
pekerjaan ini kami sajikan berdasarkan pengalaman yang
telah kami laksanakan, adapun metode maupun urutan
pekerjaan secara terperinci akan kami sajikan dalam bentuk
Time Shedulle pelaksanaan.