Penyusunan Perencanaan Teknis Pembangunan Gedung Baru Gni

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 17139025
Date: 9 July 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Work Unit: Museum Dan Cagar Budaya
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 5,695,440,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 2,614,521,750
Winner (Pemenang): PT Pandu Persada
NPWP: 016118911441000
RUP Code: 50104653
Work Location: Jl. Medan Merdeka Barat No.12 Jakarta Pusat - Jakarta Pusat (Kota)
Participants: 35
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0016118911441000Rp 2,183,034,89195.0596.07-
0013566278009000Rp 2,222,164,50094.1294.94-
0018023903019000-77.69-Tidak Memenuhi Ambang Batas (Passing Grade) nilai Total
0013282173013000---Tidak hadir pada pembuktian kualifikasi tanpa keterangan
0316100940013000---Nilai kualifikasi dibawah ambang batas minimal yang dipersyaratkan; Tidak memiiki SBU AR102 Jasa Desain Arsitektural atau AR001 Jasa Arsitektural Bangunan Gedung Hunian dan Non Hunian
0015883549821000----
0018872267331000---"Tidak lulus ambang batas sub unsur" untuk c. Pengalaman pekerjaan sejenis tertinggi (Perencanaan Konstruksi Gedung Hunian & Non Hunian) dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai HPS
0010004836093000----
0016384356061000----
0012271136805000---Tidak Lulus Ambang Batas Sub Unsur Pengalaman pekerjaan sejenis tertinggi (Perencanaan Konstruksi Gedung Hunian & Non Hunian) dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai HPS dan Tidak memenuhi nilai Ambang Total dari Kualifikasi (Minimal Ambang Batas 70)
Agrinas Pangan Nusantara (Persero)
00*0**6****93**0-81.75-Skor Teknis yang diperoleh sebesar 81,75, namun skor sub unsur Proposal Teknis nilai yang diperoleh 20,00 di bawah nilai Ambang Batas Sub Unsur yang dipersyaratkan yaitu 28,00
CV Isam Studio Konsultan
04*7**6****28**0----
0012531083517000----
0013325873017000-72.9-Tidak Memenuhi Ambang Batas (Passing Grade) nilai Total
0013095203062000-68.79-Tidak Memenuhi Ambang Batas (Passing Grade) nilai Total
Arihta Teknik Persada Jakarta
0732031778002001---Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi: SBU AR001 Kualifikasi Besar dan SBU RK 001 Kualifikasi Menengah, sedangkan Paket ini Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi: Kualifikasi Besar, 1. AR 102 Jasa Desain Arsitektural atau AR 001 Jasa Arsitektural Bangunan Gedung Hunian dan Non Hunian dan 2. RE 102 Jasa Desain Rekayasa untuk Konstruksi Pondasi serta Struktur Bangunan atau RK 001 Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung Hunian dan Non Hunian
0011185816428000----
0013751763017000---Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi Kualifikasi Kecil sementara yang dibutuhkan adalah kualifikasi Besar
0013017967016000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi tanpa pemberitahuan
0016683377008000----
PT Alien Desain Nusantara
06*7**4****17**0---Tidak memenuhi ambang batas sub unsur 1. Pengalaman Pekerjaan sejenis tertinggi (Perencanaan Konstruksi Gedung Hunian & Non Hunian) dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai HPS karena pekerjaan tersebut masih berlangsung sehingga tidak dihitung sebagai pengalaman 2. Jumlah pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis (Perencanaan Konstruksi Gedung Hunian & Non Hunian) masih kurang
Gagas Rancang Aksata
05*5**1****18**0----
Berdikari Abadi
00*0**6****14**0----
PT Yura Mitra Mandiri
09*8**2****07**0----
0026240051061000----
0018021204017000----
0807755970528000----
CV Angkasa Pratama Konstruksi
03*8**8****31**0----
0010000123093000----
PT Epithu Logica Sembada
09*5**4****15**0----
0312631898075000----
0023021165621000----
0015673247015000----
0415608280541000----
0020298709101000----
Attachment
URAIAN SINGKAT                                  
      PEKERJAAN KONSTRUKSI FISIK PEMUGARAN GEDUNG GNI                 
                                                                      
                        TAHUN 2024                                    
A. Gambaran Umum                                                      
   Kompleks gedung GNI memiliki beberapa gedung bersejarah yang dibangun
                                                                      
   berdasarkan kebutuhan dari pemiliknya. Pertama, gedung yang difungsikan sebagai
   rumah tinggal serta sarana pendukungnya. Kedua, gedung yang difungsikan sebagai
   sarana pendidikan (sekolah). Gedung A dan gedung serbaguna adalah gedung awal
   yang dibangun dan difungsikan sebagai rumah tinggal serta sarana pendukungnya.
   Sedangkan gedung B dan C merupakan gedung yang dibangun setelahnya, yaitu ketika
   fungsi dari kompleks gedung ini telah beralih.                     
                                                                      
                                                                      
   Pada tanggal 8 Mei 1998, kompleks gedung ini kemudian difungsikan sebagai Galeri
   Nasional Indonesia (GNI) yang sebelumnya telah difungsikan sebagai Gedung
   Pameran Seni Rupa Departeman Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1987. GNI
   merupakan lembaga kebudayaan yang secara garis besar memiliki dua fungsi, yaitu
   sebagai pusat perkembangan seni rupa nasional dan museum seni rupa. Sebagai pusat
   perkembangan seni rupa nasional, GNI menjadi parameter dari perkembangan seni rupa
                                                                      
   Indonesia.                                                         
                                                                      
   Selain itu, GNI kini telah menjadi salah satu destinasi pariwisata ini terlihat dari jumlah
   kunjungan yang menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung tiap tahunnya, dari data
   tahun 2013 pengunjung yang datang ke GNI mencapai 65.804 orang dan di tahun 2016
   naik signifikan diangka 257.309 orang (Mahendra, 2017). Fungsi lain GNI adalah
   sebagai museum seni rupa yang menyimpan koleksi karya Maestro seni rupa Indonesia
                                                                      
   maupun internasional.                                              
                                                                      
   Dengan jumlah kunjungan yang semakin meningkat tentu saja diperlukan ruangan yang
   cukup representatif agar koleksi yang dimiliki oleh GNI bisa dinikmati oleh
   pengunjung.                                                        
                                                                      
   Galeri Nasional Indonesia (GNI) yang memerlukan adaptasi ulang dengan kemajuan
                                                                      
   era mendatang yang tidak lain yaitu sebuah teknologi bersama Internet of Things (IoT)
   yang akan meningkat pesat sekian waktu. Penerapan atau adaptasi ulang tersebut akan
   ditinjau lebih jauh dalam segi interior ruang. Sebab, interior ruang dapat meningkatkan
   daya tarik masyarakat terhadap situasi wilayah ruang publik tersebut. Hal itu pula yang
   dapat mempermudah saluran informasi yang akan berguna untuk kualitas hidup
   masyarakat. Semakin nyaman seseorang berada di suatu tempat, semakin mudah
   masyarakat memperkaya kualitas hidup mereka.                       
                                                                      
                                                                      
B. Lingkup Pekerjaan                                                  
   Ruang lingkup pekerjaan Perencanaan Teknis Pembangunan Gedung Galeri Nasional
   Indonesia meliputi                                                 
    1. Penyusunan konsepsi perancangan;                               
    2. Penyusunan pengembangan rancangan:                             
    3. Penyusunan rencana detail;                                     
                                                                      
    4. Penyusunan rencana teknis;                                     
    5. Penyusunan rancangan konseptual Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi;
    6. Penyusunan konsep lini masa (time line) pelaksanaan konstruksi.
C. Keluaran                                                           
                                                                      
   Keluaran dari kegiatan ini sekurang-kurangnya adalah sebagai berikut:
   1. Laporan Pendahuluan                                             
     Laporan ini terdiri dari kajian wilayah perencanaan, kajian kebijakan, metodologi,
     struktur organisasi pelaksanaan pekerjaan dan rencana kegiatan yang dilengkapi
     dengan desain survey.                                            
   2. Laporan Antara                                                  
     Laporan ini memuat berupa Laporan Hasil Survey dan Pengembangan Rancangan,
                                                                      
     meliputi:                                                        
     -  Survei penyelidikan tanah;                                    
     -  Pengukuran lahan perencanaan;                                 
   3. Laporan Tahap Pengembangan                                      
   4. Laporan Tahap Rancangan Gambar Detail dan 3D:                   
     -  Gambar Cetak Biru /Blue Print                                 
     -  RKS Teknis/ Spesifikasi Teknis                                
                                                                      
     -  Bill of Quantity                                              
     -  Rencana Anggaran Biaya                                        
   5. Laporan Akhir                                                   
     Laporan terdiri dari Laporan perencanaan yang meliputi Laporan Hasil Survey,
     Pengembagan Rancangan dan Rancangan Detail                       
   6. Dokumen Tender:                                                 
     -  Standar Bidding/Tender                                        
                                                                      
     -  Gambar Cetak Biru /Blue Print                                 
     -  RKS Teknis/Spesifikasi Teknis                                 
     -  Bill of Quantity                                              
     -  Rencana Anggaran Biaya
Tenders also won by PT Pandu Persada
Authority
13 April 2021Pengadaan Jasa Konsultansi Perencana Rumah Sakit Mata MakassarKementerian KesehatanRp 52,300,000,000
22 January 2018Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Dan Analisis Dampak Lalu Lintas ( Andalalin ) Pembangunan Gedung Kampus Akademi Metrologi Dan InstrumentasiKementerian PerdaganganRp 19,350,000,000
6 October 2022Seleksi Penyedia Jasa Konsultansi Penyusunan Studi Kelayakan, Master Plan Dan Perencanaan Konstruksi Bangunan Rumah Sakit Upt Vertikal Di Jayapura Provinsi PapuaKementerian KesehatanRp 14,283,000,000
9 March 2016Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Ded Dan Review Masterplan Kampus Baru Untirta Sindangsari Tahun 2016Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan MasyarakatRp 12,782,000,000
13 February 2017Penyusunan Ded Pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (Uiii) - Paket 2Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 12,456,906,000
9 November 2023Jasa Konsultansi Penyusunan Masterplan Dan Perencanaan Konstruksi Gedung Gene Bank Indonesia Di Bogor, Jawa BaratKementerian KesehatanRp 10,637,000,000
7 July 2023Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Keuangan Negara MamujuKementerian KeuanganRp 9,901,800,000
29 March 2023Pembangunan Gedung Layanan Reguler - BluKementerian KesehatanRp 9,862,090,000
24 August 2021Pengadaan Konsultan Perencanaan (Studi Kelayakan, Masterplan Dan Ded) Pembangunan Dan Pengembangan Rs Upt Vertikal Di SurabayaKementerian KesehatanRp 9,000,000,000
4 May 2018Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan Pengembangan Upi Sebagai Pusat Keunggulan Pendidikan Teknik Dan Guru VokasiUniversitas Pendidikan IndonesiaRp 8,795,000,000