Pengadaan Manage Cyber Security Services

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10002802000
Date: 6 December 2024
Year: 2025
KLPD: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi
Work Unit: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak Dan Gas Bumi
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Dua File - Sistem Nilai
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 954,700,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 954,700,000
Winner (Pemenang): PT Itpro Citra Indonesia
NPWP: 019558469035000
RUP Code: 53565645
Work Location: Wisma Mulia Lantai 35 - Jakarta Selatan (Kota)
Participants: 6
Applicants
Administrative Score (SA)
0019558469035000Rp 909,189,9007030
PT Nayaka Pratama
00*9**0****23**0---
0024272197014000---
PT Trans Telekomunikasi Indonesia
09*4**2****64**0---
0311837009429000---
0605463769045000---
Attachment
Uraian singkat pekerja Pengadaan Manage Cyber Security Services SKK Migas
                                                                       
1) Melakukan maintenance perangkat milik SKK Migas yang tertera dalam tabel spesifikasi
   teknis dengan ketentuan berikut :                                   
                                                                       
   1. Pelaksana Pekerjaan wajib menyediakan jasa pemeliharaan dan support
                                                                       
      perangkat yang tercantum dalam KAK ini.                          
   2. Pembuatan dan me-maintain dokumentasi lengkap konfigurasi perangkat aktif
      yang dinamis sesuai kondisinya / perubahan yang ada.             
                                                                       
   3. Pelaksanan Corrective dan Preventive Maintenance per bulan.      
   4. Menjamin layanan fungsi perangkat 99,5%, menjaga update dari signature
                                                                       
      perangkat.                                                       
   5. Menyediakan support personel sesuai spesifikasi teknis tenaga kerja yang diminta
      dengan ketersediaan yang selalu siap saat diminta.               
                                                                       
   6. Melakukan upgrade dan update versi major / minor software perangkat ke versi
      yang didukung principal.                                         
   7. Perbaikan dan eskalasi ke principal untuk mempertahankan layanan dengan
                                                                       
      spesifikasi dan ketentuan waktu :                                
      o  15 menit call support                                         
      o  1 jam remote support                                          
      o  4 jam on site support                                         
                                                                       
   8. Update skill / knowledge yang dibutuhkan dalam menjalankan operasional
      perangkat ini.                                                   
                                                                       
                                                                       
2) Manage Service Security Operation Center (SOC)                      
                                                                       
    Fase Inisiasi                                                      
                                                                       
     1. Menyiapkan prosedur SOC, menentukan escalation process SOC serta
        membentuk Basic SOC Knowledge / SOC Playbook untuk minimal 5   
        knowledge based cyber security incident response               
                                                                       
     2. Melakukan Threat Modeling untuk mendapatkan model skenario monitoring
        yang sesuai                                                    
                                                                       
     3. Melakukan assessment, laporan assessment, dan melaksanakan     
        rekomendasi asessment kepada SKK Migas terhadap seluruh perangkat
        Arcsight system (Smart-connector, Logger dan Express) yang sedikitnya
        memiliki informasi:                                            
         o  Diagram arsitektur jaringan perangkat sistem Arcsight (Connector,
                                                                       
            Logger dan Express dan log source yang sudah di monitor)   
         o  Utilisasi penggunaan sistem Arcsight.                      
         o  Konfigurasi arcsight & setting pada masing-masing perangkat dan
            system (Smart-connector, Logger dan Express).              
         o  Rekomendasi teknis untuk mengoptimalkan kinerja system Arcsight.
         o  Melakukan review terhadap log source yang ada dan memberikan
            rekomendasi terhadap log source yang akan diambil selanjutnya.
         o  Logger (Storage Aging and configuration, Event Archives, configuration
            Backup dan lain-lain).                                     
         o  Mempersiapkan produk SIEM agar dapat berfungsi dengan baik untuk
            melakukan monitoring. Diantaranya:                         
              Memastikan proses pengambilan log berjalan dengan baik, meng-
               configure connector untuk mengumpulkan log yang diperlukan
              Mengumpulkan log dari, perangkat security (Firewall, IDS,
               AntiVirus, WAF, dan lain lain), 50 Kritikal server (linux, unix,
                                                                       
               windows), serta jika diminta termasuk service pada kritikal server
               (oracle, tomcat, Ms Exchange, DNS, DHCP)                
              Melakukan custom parsing dari log yang belum dikenal oleh SIEM
               jika diperlukan.                                        
              Membuat kategorisasi log pada SIEM dan memperbaiki jika 
               kategori tidak sesuai                                   
              mengecek rule yang berjalan pada SIEM dan memperbaiki rule jika
               tidak sesuai dengan kondisi di SKK Migas                
              Mempersiapkan monitoring security pada SIEM mencakup    
                                                                       
               perangkat yang dimiliki SKK Migas yang tidak terbatas pada :
               firewall (Fortinet, Cisco ASA), IDS/IPS (Fortinet, Cisco
               Firepower/Sourcefire) AntiVirus/AntiMalware (Kaspersky, 
               Fortinet), WAF (F5), Authentication System/Identity management
               (Cisco ISE, AD), Server linux, Server Windows, Services:
               (Exchange, DNS, DHCP, Tomcat, Oracle, dll)              
     4. Penyedia jasa Menyiapkan konfigurasi perangkat Vulnerability Assessment
        (VA Tools yang disediakan SKK Migas) serta tools lain yang dibutuhkan oleh
                                                                       
        penyedia jasa selama fase operasional seperti IDS, Honeypot dan perangkat
        lain yang dibutuhkan (dengan effort dari penyedia jasa), kebutuhan resources
        server VM dapat disediakan dengan diskusi dengan SKK Migas.    
     5. Menyiapkan dashboard monitoring, format reporting yang akan digunakan
        dalam fase operasional dengan memenuhi seluruh kebutuhan yang tertuang
                                                                       
        dalam dokumen ini.                                             
     6. Melakukan vulnerability assessment awal dan melakukan pendampingan
        hardening dimana hasil reportingnya akan menjadi Baseline yang akan terus
        di monitor dan di update selama fase operasional               
                                                                       
    Fase Operasional                                                   
      1. Log Monitoring pada existing Security Information and Event Management
         yang sudah dimiliki oleh SKK Migas (Arcsight) dengan kapasitas average
         1500EPS                                                       
      2. Berkomunikasi dan Berkolaborasi dengan penyedia jasa lain jika support
                                                                       
         warranty SIEM Arcsight / VA Tools Fortify/Webinspect yang tidak menjadi
         scope pekerjaan ini                                           
      3. Melakukan korelasi terhadap vulnerability yang ditemukan dengan log yang
         ada sebagai bahan acuan                                       
      4. Melakukan vulnerability scanning dan monitoring dengan tools yang
         disebutkan di KAK minimal 1x setiap bulan dan ad hoc setiap terjadinya
         change / deployment pada suatu layanan, serta memberikan rekomendasi
         hardening / remediasi detail teknis (yang jelas hingga dapat dieksekusi) yang
                                                                       
         harus dilakukan oleh tim lain yang memegang layanan ataupun yang akan
         dilakukan sendiri oleh penyedia jasa (yang masuk dalam scope perangkat
         yang dihandle oleh penyedia jasa dalam KAK ini)               
         Dalam Memberikan hasil report VA agar dapat ditindak lanjuti dengan tim
         yang berkepentingan serta memberikan prioritas risiko terhadap temuan VA,
         termasuk menghitung risk terhadap asset dan infrastruktur/topologi yang
         dimiliki SKK Migas                                            
      5. Global Zero-Day / Security Issues Awareness                   
      6. Membuat standar security configuration dan mendampingi pelaksanaan
         hardening untuk seluruh OS yang dijalankan di SKK Migas       
                                                                       
      7. mengintegrasikan hasil vulnerability scanning dan vulnerability assessment
         ke SIEM                                                       
      8. Melakukan deep monitoring terhadap critical server SKK Migas sebanyak
         minimal 50 Endpoint seperti File Integrity Monitoring, Registry monitoring,
         System Inventory,Hardisk, CPU, Memory, Critical Service, bandwidth, I/O
         dan sebagainya. Server-server lainnya menggunakan monitoring standar
         yang didapatkan dari VA Scan, Security Perimeter ataupun dari SIEM
                                                                       
        jika event yang dihasilkan tidak sesuai dengan kondisi yang ada di SKK
                                                                       
        migas, maka melakukan perbaikan pada system misalnya perbaikan rule,
        perbaikan kategori, atau menyempurnakan parsing.               
                                                                       
         Penanganan critical event yang dihasilkan oleh SIEM dan pemeriksaan false
         positive dari event berdasarkan kondisi di SKK Migas.         
      9. Memimpin penanganan semua Cyber Security Incident yang terjadi di SKK
         Migas :                                                       
           o Detection : penyedia jasa melakukan monitoring,mendeteksi potensi
                                                                       
             ataupun insiden yang terjadi hingga melakukan root cause &
             contamination analysis terhadap insiden tersebut          
           o Containment, Eradication & Recovery : Penyedia jasa memimpin
             proses containment, eradication dan recovery terhadap insiden dan
             memberikan rekomendasi detail teknis (yang jelas hingga dapat
             dieksekusi) yang harus dilakukan oleh tim lain yang memegang
             layanan ataupun yang akan dilakukan sendiri oleh penyedia jasa
             (yang masuk dalam scope perangkat yang dihandle oleh penyedia
                                                                       
             jasa dalam KAK ini)                                       
           o Membuat laporan dan lesson learned dari insiden yang terjadi
      10. Melakukan Deep Incident Forensic (merupakan tambahan dari penanganan
         insiden biasa, untuk proses ini melalui permintaan / persetujuan SKK Migas)
         terkait insiden yang kompleks maksimal 24 kali dalam satu tahun. Yang
         dimaksud dalam Deep Incident Forensic adalah melakukan digital
         forensicforensik ke suatu endpoint seperti dump memory, traffic, file dan
         sebagainya yang dibutuhkan untuk dapat menemukan suatu akar masalah
         dari suatu critical incident. Adapun hal-hal yang diangap perlu dalam hasil
                                                                       
         deep incident forensic adalah sebagai berikut:                
           o Executive summary dari suatu incident                     
           o Technical documentation yang berisikan cara serangan, tactic and
             procedure (TTP), aktifitas serangan, compromised system,  
             compromised account, attack diagram, timeline, dan indicator of
                                                                       
             compromise                                                
           o Melakukan presentasi hasil incident forensic              
      11. Tim SOC bekerja selama 24x7 non stop                         
      12. Melakukan Pembuatan update usecase baru sebanyak maksimal 10 usecase
         seperti pembuatan filtering, rule, report, alert dan incident response (diluar
         usecase standar yang ada di SIEM dan yang disiapkan pada fase inisiasi)
      13. Melakukan optimalisasi perangkat VA dan SIEM                 
      14. SLA Penanganan Security Incident :                           
           o Severity 1 (15 Menit Response and Action - Containment) : 
                 SIEM, log source, etc. service disruption            
                 Security Incident impact yang berhubungan dengan     
                                                                       
                  gangguan layanan bisnis / reputasi utama SKK Migas   
           o Severity 2 (30 Menit Response and Action - Containment) : 
                 Security Incident yang berhubungan langsung dengan   
                  applikasi yang ada di SKK Migas seperti crosssite scripting,
                  Buffer overflow dan lain sebagainya yang sudah       
                  mengganggu layanan                                   
                 Log source berhenti mengirimkan log                  
           o Severity 3 (45 Menit Response and Action - Containment) : 
                 Security Incident yang berhubungan dengan applikasi yang
                                                                       
                  ada di skk migas seperti successful indication brute force
                  yang mana ditemukan kemungkinan security breach tetapi
                  tidak mengganggu layanan yang ada.                   
           o Severity 4 (60 Menit Response and Action - Containment) : 
                 Security incident yang tidak mengganggu bisnis atau layanan
                  applikasi seperti port scanning, brute force dll     
                                                                       
                                                                       
                                                                       
3) Manage Service Operator Security Device                             
                                                                       
                                                                       
      1. Melakukan Monitoring traffic IPS/NGFW yang sudah berjalan dengan
         throughput maximum 11.5 Gbps untuk lingkup keamanan           
      2. Melakukan Monitoring WAF yang sudah berjalan dengan Maximum 100
         host/site WAF                                                 
                                                                       
      3. validasi traffic / event log dari perangkat Detection Response untuk
         kebutuhan incident response.                                  
      4. Melakukan perubahan atau penambahan rule / containtment action yang
         bersifat operational sehari-hari sesuai kebutuhan SKK Migas dan
                                                                       
         berkordinasi dengan vendor/principal terkait untuk eskalasi   
      5. Membuat regular report untuk kebutuhan teknis maupun management
         agar product yang telah terpasang tepat guna dan efisien      
      6. Melakukan monitoring dan memastikan product yang terpasang dalam
         keadaan baik serta memiliki update terbaru terutama updated signature.
                                                                       
      7. Melakukan rekomendasi rule review terhadap IPS/NGFW dan WAF yang
         sudah berjalan secara regular 3 bulan sekali.                 
      8. SLA eksekusi request, serta eskalasi ke 3rd level support untuk
         mempertahankan layanan dengan spesifikasi dan ketentuan waktu :
                                                                       
           a. 15 menit call support                                    
           b. 1 jam remote support                                     
           c. 4 jam on site support
Tenders also won by PT Itpro Citra Indonesia
Authority
8 November 2021Pengadaan Perangkat Keamanan Informasi Psiap Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2022Kementerian KeuanganRp 23,491,986,000
2 December 2022Pengadaan Manage Cyber Security Services Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 18,651,893,000
6 July 2023Pengadaan Renewal Subscription Warranty Perangkat Host Based Security Scanner Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 18,651,893,000
23 November 2021Pengadaan Manage Cyber Security Services Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 15,048,710,444
8 September 2022Pengadaan Renewal Subscription Warranty Perangkat Host Based Security Scanner Skk MigasSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 15,048,710,444
28 October 2025Pengadaan Penambahan Perangkat Firewall Gedung Kantor Pusat​ Tahun Anggaran 2025Kementerian KeuanganRp 10,301,054,000
8 January 2019Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Security Kpk 2019Komisi Pemberantasan KorupsiRp 5,500,660,000
19 September 2017Pengadaan Infrastruktur Pengujian Keamanan TiSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 5,438,000,000
10 February 2020Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Security ItKomisi Pemberantasan KorupsiRp 5,345,107,669
13 February 2018Pengadaan Pemeliharaan Perangkat Firewall Dan Load BalancerKomisi Pemberantasan KorupsiRp 4,924,342,504