Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Big Data Dan Sarana Pendukungnya Di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Ta 2025

Tender Ulang
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10009945000
Status: Tender Ulang
Date: 15 January 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Keuangan
Work Unit: Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 23,014,020,419
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 14,996,832,267
Winner (Pemenang): PT Infosys Solusi Terpadu
NPWP: 025897737023000
RUP Code: 54227636
Work Location: DRC Kemenkeu Balikpapan - Balikpapan (Kota)|SDC Kemenkeu Jakarta - Jakarta Pusat (Kota)
Participants: 21
Applicants
0025897737023000Rp 14,846,325,049
0705046027412000-
0315692772418000-
0019956291062000-
0210094488028000-
0718963275952000-
0312392830432000-
0669658882015000-
Adinata Mitra Solusi
06*8**4****11**0-
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0-
0722298627005000-
0032720674063000-
0023140650009000-
PT Xapiens Teknologi Indonesia
08*4**9****63**0-
CV Dahliana Perkasa
08*9**2****17**0-
0940635147011000-
0027517952015000-
PT Rekayasa Tata Udara
00*6**0****04**0-
0818297954211000-
0854283876432000-
Cemerlang Air Cond
00*1**2****01**0-
Attachment
URAIAN    SINGKAT   PEKERJAAN                              
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                        PAKET  PEKERJAAN                                   
 PENGADAAN    JASA PEMELIHARAAN     PERANGKAT    LUNAK  BIG DATA           
                                                                           
   DAN  SARANA  PENDUKUNGNYA     DI LINGKUNGAN    DIREKTORAT               
                                                                           
        JENDERAL  BEA  DAN  CUKAI  TA 2025 (TENDER ULANG)                  
                                                                           
                                                                           
                                                                           
1. Latar Belakang                                                          
                                                                           
   1.1 Pendahuluan                                                         
                                                                           
          Kedinamisan pertumbunan teknologi saat ini, mendorong dunia untuk terus
                                                                           
     menciptakan inovasi dan pengoptimalan sumber daya. Komitmen dan kerja keras dalam
     menciptakan tren terbaru, merupakan langkah pertama yang perlu dijalankan demi
                                                                           
     menentukan tujuan bisnis. Tren inilah yang dianggap sebagai peluang yang diciptakan untuk
     memperoleh keuntungan bisnis, bahkan untuk sekedar mencarikan solusi terhadap
                                                                           
     kemungkinan risiko perusahaan. Lalu bagaimana dengan kepemerintahan?  
                                                                           
        Pemerintah tentu memiliki peran yang complex. Teknologi yang perlu diciptakan harus
                                                                           
     lebih tepat guna, efektif, stabil, terus menerus, power full, ekonomis, aman, mudah
     diperbaiki, dsb. Teknologi yang harus diciptakan bukan sekedar otomasi, namun memiliki
                                                                           
     kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pengguna, pelayanan tepat waktu, keakuratan
     dalam pengambilan keputusan dan pencarian solusi, dsb. Ini disebabkan proses bisnis yang
                                                                           
     dijalankan adalah bukan hanya milik dari kepemerintahan saja, namun juga stakeholder yang
                                                                           
     membutuhkan pelayana, serta masyarakat yang perlu ditingkatkan kesejahteraannya.
                                                                           
        Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sebagai salah satu unit eselon I Kementerian
     Keuangan, merupakan salah satu institusi yang melihat besarnya tantangan ini. Terutama
                                                                           
     mengingat fungsinya sebagai Trade Facilitator, Revenue Collector, Industrial Assistance
     dan Community Protector. Sederhananya, DJBC memerlukan komitmen yang kuat dalam
                                                                           
     memastikan kelancaran arus barang, pemberian fasilitas keringanan dan pembebasan Bea
                                                                           
     Masuk dan fasilitas kepabeanan. Komitmen inillah yang nantinya diharapkan membuat
     peluang dalam mengurangi ekonomi biaya tinggi dan menciptakan iklim yang mendorong
     pertumbuhan industri dan investasi.                                   
                                                                           
        Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan mempercepat proses keluar masuk
                                                                           
     barang. Sehingga untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerja keras dalam mempersingkat
     waktu proses customs clearance dengan dukungan kualitas pelayanan jasa kepabeanan yang
                                                                           
     efektif, efisien, aman, andal dan sesuai dengan prosedur yang ada. Disinilah letak
                                                                           
     dibutuhkannya kemampuan sumber daya TIK. Sumber daya yang berfungsi sebagai
     pendukung peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan kepabeanan dan cukai.
                                                                           
        Sejalan dengan peningkatan kualitas tersebut, otomasi pelayanan membuka peluang
                                                                           
     proses bisnis yang lebih efisien dan tepat guna bagi organisasi DJBC. Otomasi juga
     memberikan gambaran yang lebih luas, bagi pemangku kepentingan dalam rangka
                                                                           
     pengambilan keputusan strategis dengan memanfaatkan analisis data yang komprehensif.
                                                                           
     Keandalan dan ketersediaan sumber daya serta sistem TIK, menjadi prasyarat utama yang
     harus selalu dipantau dan disesuaikan kapasitasnya demi memenuhi kebutuhan pelayanan
                                                                           
     yang optimal.                                                         
                                                                           
        Sejak tahun 2012, sistem pelayanan dan pengawasan DJBC telah terintegrasi dalam satu
     sistem CEISA (Customs and Excise Information System and Automation). CEISA
                                                                           
     merupakan sistem integrasi seluruh layanan TIK DJBC yang dapat diakses dari manapun,
                                                                           
     kapanpun dengan koneksi internet. Seiring dengan revolusi industri 4.0, CEISA terus
     dikembangkan untuk menyediakan sistem dan prosedur kepabeanan dan cukai yang efektif
                                                                           
     dan efisien, serta diharapkan mampu memenuhi harapan para pemangku kepentingan. DJBC
     dituntut untuk mereformasi diri agar menjadi instansi yang kredibel dalam menghadapi
                                                                           
     tantangan di era ekonomi digital.                                     
                                                                           
        Oleh sebab itu, pada tahun 2019 dilakukan pengembangan sistem CEISA menjadi
                                                                           
     CEISA 4.0 (re-enginering). CEISA 4.0 dibangun dengan pendekatan big data, menggunakan
     teknologi terkini, mengedepankan simplifikasi dan penyederhanaan proses bisnis dengan
                                                                           
     membangun single database, single data model dan menggabungkan proses bisnis yang
     sama. Kualitas pelayanan di bidang Kepabeanan dan Cukai tidak terlepas dari seberapa jauh
                                                                           
     kemampuan sumber daya TIK dan sistem informasi yang dimiliki dalam mendukung
                                                                           
     pelaksanaan kegiatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai. Oleh karena itu,
     kehandalan dan ketersediaan sumber daya dan sistem TIK menjadi prasyarat utama yang
     harus selalu dipantau dan disesuaikan kapasitasnya untuk dapat memenuhi kebutuhan
                                                                           
     pelayanan yang optimal.                                               
                                                                           
        Menyadari tingginya risiko yang akan timbul jika sistem down, maka diperlukan adanya
     pekerjaan pemeliharaan perangkat TIK, yang bertujuan untuk menjaga keandalan
                                                                           
     (realibility) dan ketersediaan (availability) sistem.                 
                                                                           
2. Maksud dan Tujuan                                                       
                                                                           
   2.1 Maksud Kegiatan                                                     
                                                                           
     Penyusunan KAK ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan mengenai gambaran
                                                                           
     lingkup Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Big Data dan Sarana Pendukungnya
     di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai TA 2025 (Tender Ulang) dalam rangka
                                                                           
     mendukung layanan CEISA 4.0 DJBC.                                     
                                                                           
   2.2 Tujuan Kegiatan                                                     
                                                                           
     Kegiatan Pemeliharaan ini bertujuan untuk menjaga layanan CEISA 4.0 berjalan selama 7 x
                                                                           
     24 jam dan menjaga keandalan (realibility) dan ketersediaan (availability) sistem dimana
     membutuhkan Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Big Data dan Sarana
                                                                           
     Pendukungnya di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai TA 2025 (Tender Ulang)
     serta memenuhi kebutuhan teknis terkait Perangkat tersebut.           
                                                                           
3. Ruang Lingkup                                                           
                                                                           
   Merupakan kegiatan pemeliharaan Perangkat Lunak Big Data dan Sarana Pendukungnya dengan
                                                                           
   rincian sebagai berikut:                                                
                                                                           
 No    Lisensi              Product Type             Unit     Qty          
                                                                           
  1  Elastic Search Elastic Billable Node for Platinum Subscription Nodes 6
                                                                           
                Data Platform                        Base      1           
                                                                           
  2  Streamsets Data Collector (Production)         Per Core  10           
                                                                           
                Data Collector (Non-Production)     Per Core   8           
                Creator - Server                     Unit     20           
  3  Tableau                                                               
                Explorer - Server                    Unit     55           
                Core Based (8 core)                  Unit      1           
                                                                           
 Jangka Waktu Lisensi: Full Use 1 Tahun                                    
                Tabel 1 Perangkat Lunak Big Data dan Sarana Pendukungnya   
                                                                           
   Kegiatan pemeliharaan perangkat tersebut diatas meliputi:               
                                                                           
   3.1 Renewal Annual Technical Support (ATS)                              
                                                                           
     Kegiatan pembaruan hak penggunaaan dan/atau hak atas support dari principle dan/atau
                                                                           
     distributor baik dari ketersediaan bug fix, update versi perangkat lunak, dan patch lain yang
     dibutuhkan.                                                           
                                                                           
   3.2 Assesment                                                           
                                                                           
     Kegiatan peninjauan dan pendokumentasian terhadap kondisi nyata di lapangan terhadap
                                                                           
     perangkat yang dipelihara, meliputi:                                  
                                                                           
     a. Pengecekan Life Cycle perangkat                                    
        Merupakan kegiatan untuk memastikan keberlangsungan dukungan perangkat dari
                                                                           
        prinsipal, yang dapat dilakukan dengan melakukan pengecekan secara langsung melalui
                                                                           
        web dan/atau portal resmi prinsipal atau dokumen pembuktian lainnya seperti surat
        resmi, surat elektronik, dll.                                      
                                                                           
     b. Pengecekan perangkat                                               
        Merupakan kegiatan pengecekan terhadap perangkat lunak untuk memastikan kesesuaian
                                                                           
        jumlah, lokasi perangkat lunak, serial number/license key/contract number, merk, tipe,
                                                                           
        versi perangkat lunak sebagaimana tercantum pada Tabel 1 Perangkat Lunak Big Data
        dan Sarana Pendukungnya.                                           
                                                                           
     c. Pengecekan topologi dan konfigurasi                                
        Merupakan kegiatan pengecekan serta pendokumentasian topologi dan konfigurasi
                                                                           
        matriks dan diagram sistem, integrasi dengan komponen lainnya, serta konfigurasi NTP,
                                                                           
        Host Name, DNS dan IP Address pada perangkat eksisting.            
                                                                           
   3.3 Corrective Maintenance                                              
                                                                           
     Melakukan kegiatan perbaikan terhadap perangkat lunak yang mengalami kerusakan.
   3.4 Routine activities                                                  
                                                                           
     Melakukan kegiatan rutin yang meliputi:                               
                                                                           
     a. Pengecekan harian status network Perangkat Lunak Big Data dan Sarana Pendukungnya;
     b. Pengecekan harian status ketersediaan dan performa keseluruhan Perangkat Lunak Big
                                                                           
        Data dan Sarana Pendukungnya seperti utilisasi, CPU, Memory, Disk dan lain-lain;
     c. Pengecekan harian status aliran data pada Perangkat Lunak Streamsets;
                                                                           
     d. Pengecekan mingguan status dan melakukan rekonsiliasi aliran data antara sumber data
                                                                           
        dengan target data;                                                
     e. Pengecekan harian status network Hadoop Big Data Ecosystem;        
                                                                           
     f. Pengecekan harian status ketersediaan dan performa Hadoop Big Data Ecosystem seperti
        utilisasi, CPU, Memory, Disk dan lain-lain;                        
                                                                           
     g. Pengecekan harian kinerja database MongoDB;                        
                                                                           
     h. Pengecekan harian log aktivitas MongoDB;                           
     i. Pengecekan harian penggunaan CPU, memori, penyimpanan, dan sumber daya lainnya
                                                                           
        pada database MongoDB;                                             
     j. Melakukan backup secara harian dari data MongoDB;                  
                                                                           
     k. Pengecekan harian utilisasi basis data Neo4j diantaranya penggunaan CPU, memori,
                                                                           
        dan/atau I/O;                                                      
     l. Melakukan backup rutin secara harian pada Neo4j;                   
                                                                           
     m. Pengecekan bulanan life cycle Perangkat Lunak Big Data dan Sarana Pendukungnya;
     n. Pelaporan status anomali (apabila ditemukan) terhadap perangkat lunak big data dan
                                                                           
        sarana pendukungnya baik secara lisan, tulisan maupun media komunikasi lainnya.
                                                                           
   3.5 Training                                                            
                                                                           
     Penyedia jasa berkewajiban untuk memberikan training yang dilaksanakan sebanyak 2 (dua)
                                                                           
     kali pada masa kontrak yang diikuti minimal 10 (sepuluh) orang peserta dari DJBC. Kegiatan
     tersebut diselenggarakan oleh lembaga resmi atau oleh tenaga ahli yang mempunyai
                                                                           
     kemampuan untuk melaksanakan kegiatan tersebut dan disetujui oleh pihak DJBC dan
     mendapatkan sertifikat pelatihan (apabila ada).                       
   3.6 Layanan Dukungan Teknis Lainnya                                     
                                                                           
     Kegiatan teknis yang diperlukan dalam mengelola Perangkat Lunak Big Data dan Sarana
     Pendukungnya serta Hadoop Big Data Ecosystem, Perangkat Lunak MongoDB, dan Neo4j
                                                                           
     baik dari sisi operasional, pengembangan, dan/atau perubahan teknis diluar dari kegiatan
     Corrective Maintenance dan Routine Activities, dapat berupa:          
                                                                           
     a. Update versi perangkat lunak, patch, update konfigurasi, reinstall atau fresh install;
                                                                           
     b. Asistensi yang mendukung Disaster Recovery Plan yaitu switch over, fail over, serta
                                                                           
        kegiatan lainnya;                                                  
     c. Change Request, merupakan kegiatan perubahan konfigurasi dan/atau penambahan
                                                                           
        konfigurasi;                                                       
     d. Membuat aliran data baru dan melakukan optimalisasi aliran data;   
                                                                           
     e. Melakukan kegiatan backup konfigurasi;                             
                                                                           
     f. Konsultasi dan tindakan teknis lainnya;                            
                                                                           
     Kegiatan sebagaimana dimaksud diatas merupakan kegiatan yang bersifat situasional dan
     berdasarkan temuan dan/atau kebutuhan.                                
                                                                           
4. Laporan Pekerjaan                                                       
                                                                           
   Penyedia berkewajiban menyediakan dokumentasi ruang lingkup pekerjaan beserta rekomendasi
                                                                           
   dalam bentuk laporan yaitu sebagai berikut:                             
                                                                           
   a. Laporan Kick off Meeting yang berisi dokumentasi dari kegiatan rapat persiapan pelaksanaan
                                                                           
     kontrak berupa penjabaran program mutu paling sedikit berisi:         
     • informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan;                
                                                                           
     • organisasi kerja Penyedia;                                          
                                                                           
     • jadwal pelaksanaan pekerjaan;                                       
     • prosedur pelaksanaan pekerjaan;                                     
                                                                           
     • prosedur instruksi kerja; dan/atau                                  
                                                                           
     • pelaksana kerja.                                                    
   b. Laporan renewal Annual Technical Support (ATS);                      
                                                                           
   c. Laporan assesment;                                                   
   d. Laporan Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Perangkat;               
   e. Laporan corrective maintenance (apabila ada);                        
   f. Laporan routine activities;                                          
                                                                           
   g. Laporan training                                                     
   h. Laporan layanan dukungan teknis lainnya (apabila ada);               
                                                                           
   i. Laporan executive report yang berisi gambaran umum hasil pemeliharaan perangkat dan
                                                                           
     semua kegiatannya serta capacity planning yang akan disampaikan ke tim teknis dan
     manajemen sebanyak 2 kali laporan (pada bulan Juni dan November).     
                                                                           
5. Lokasi Pekerjaan                                                        
                                                                           
   Lokasi perkerjaan yang terkait dalam pekerjaan Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak
   Big Data dan Sarana Pendukungnya di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Tahun
                                                                           
   Anggaran 2025 adalah SDC Kemenkeu Jakarta dan DRC Kemenkeu Balikpapan.
Tenders also won by PT Infosys Solusi Terpadu
Authority
21 December 2018Alat Dan Software Analisa Data Kecelakaan Lalu LintasKepolisian Negara Republik IndonesiaRp 99,721,752,000
6 January 2023Surveillance Car With Tactical Next-G Message Dissemination Wilayah Nusra T.A. 2023Kepolisian Negara Republik IndonesiaRp 60,000,000,000
27 July 2017Sistem Knowledge ManagementBadan Nasional Penanggulangan TerorismeRp 44,450,000,000
28 November 2024Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Merk Software Ag Dan Sarana Pendukungnya Di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Ta 2025Kementerian KeuanganRp 23,914,623,600
29 January 2021Pengadaan Pengembangan Integration Platform (Esb Dan Api Management) Kemenkeu Ta 2021Kementerian KeuanganRp 15,012,946,000
10 December 2024Pemeliharaan Perangkat Lunak Webmethod Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2025Kementerian KeuanganRp 3,752,954,000
20 December 2023Pemeliharaan Perangkat Lunak Webmethod Kemenkeu Ta 2024Kementerian KeuanganRp 3,342,789,000
12 January 2023Pemeliharaan Perangkat Lunak Enterprise Service Bus Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2023Kementerian KeuanganRp 3,066,793,000
11 June 2018Jasa Pengembangan Service Oriented Architecture (Soa) Skk Migas Tahun 2018Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 1,143,804,974
20 December 2021Pemeliharaan Perangkat Lunak Enterprise Service Bus Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2022Kementerian KeuanganRp 1,033,274,000