| 0026320036706000 | Rp 1,761,171,025 | |
Dua Sinar Ketapang Abadi | 08*0**6****03**0 | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - |
| 0769008384701000 | - | |
Senja Permata Sejahtera | 01*6**0****04**0 | - |
PT Bryan Bimantara Lestari | 09*5**0****15**0 | - |
| 0019491422013000 | - | |
| 0818638637701000 | - | |
Talenta Muda Teknik | 00*9**0****01**0 | - |
| 0939242731703000 | - | |
| 0715724290701000 | - | |
| 0711230243831000 | - | |
| 0826252371807000 | - | |
| 0837788702702000 | - | |
| 0017820309701000 | - | |
| 0014065122704000 | - | |
Nayra Nusa Raya | 07*4**0****01**0 | - |
PT Bumi Batara Sakti | 09*2**5****04**0 | - |
Artha Rahma Pangestu | 06*9**9****18**0 | - |
| 0015915135701000 | - | |
| 0030271944701000 | - | |
| 0025167404701000 | - | |
| 0016396806804000 | - | |
CV Bagus Berataan Konsultan | 06*5**0****31**0 | - |
| 0767777485703000 | - | |
| 0025280462701000 | - | |
| 0024328304608000 | - | |
| 0397527805701000 | - | |
| 0814573747922000 | - | |
| 0948741699706000 | - | |
| 0918830746108000 | - | |
| 0030272546701000 | - | |
| 0027483502008000 | - | |
| 0014533343701000 | - | |
| 0024552820833000 | - | |
| 0927953489704000 | - | |
CV Mahameru Citratama | 00*0**7****01**0 | - |
| 0030273643701000 | - | |
| 0028630499807000 | - | |
| 0844911487706000 | - | |
| 0020748414702000 | - | |
| 0747791259701000 | - | |
Permata Emas Berlian | 06*7**1****48**0 | - |
| 0814877734805000 | - | |
Penta Agung Persada | 09*7**3****03**0 | - |
| 0707815395703000 | - | |
PT Surya Indah Persada Indonesia | 08*5**0****01**0 | - |
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA
KANTOR WILAYAH KALIMANTAN BARAT
KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI KETAPANG
Jalan Lingkar Kota Kel. Mulia Baru Kec. Delta Pawan Ketapang
Telepon: (0534) 3032995
Laman : imigrasiketapang.com, Surel : [email protected]
KERANGKA ACUAN KERJA
PENGADAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI FISIK
PEMBANGUNAN RUMAH NEGARA TIPE D DAN TIPE E
PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI KETAPANG
SUMBER DANA PNBP T.A. 2024
I. URAIAN PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG : Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang di bentuk pada
tahun 2016 berdasarkan berdasarkan Keputusan Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor :
M.HH-01.OT.01. 01 Tanggal 13 Januari 2016 Tentang
Pembentukan Kantor Imigrasi Kelas III Kerinci, Kantor
Imigrasi Kelas III Ketapang, Kantor Imigrasi Kelas III Palopo
dan Kantor Imigrasi Kelas III Bima.
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang merupakan salah
satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) vertikal Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang
berada di Kabupaten Ketapang yang berkedudukan di bawah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Kalimantan Barat yang memiliki wilayah kerja 2 (dua)
Kabupaten yakni : Kabupaten Ketapang dan Kabupaten
Kayong Utara. Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II Non
TPI Ketapang di resmikan pada Tahun 2016 oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna
H Laoly, saat ini belum memiliki rumah dinas untuk
memenuhi kebutuhan rumah dinas.
Guna mewujudkan rencana pembangunan rumah dinas type
D dan E atas kajian tersebut diatas maka perlu disusun
Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Fisik Pembangunan Rumah
Negara Tipe D dan Tipe E Pada Kantor Imigrasi Kelas II Non
TPI Ketapang - Kalimantan Barat TA 2024 Pihak Ketiga..
2. MAKSUD DAN TUJUAN : Maksud dan Tujuan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Fisik
Pembangunan Rumah Negara adalah sebagai berikut:
1) Melaksanakan pekerjaan pembangunan Rumah Dinas
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang yang
menyangkut kualitas, biaya dan ketepatan waktu
pelaksanaan pekerjaan.
2) Melaksanakan pembangunan fisik sesuai dengan
ketentuan dalam kontrak dan spesifikasi teknis
pekerjaan, dan menyelesaikan pembangunan dengan
baik dan dapat dipertanggung jawabkan
3) Membuat dokumen pelaksanaan program kerja,
alokasi tenaga dan konsepsi pelaksanaan pekerjaan.
4) Membuat laporan Harian, Mingguan, dan Bulanan
terkait kemajuan pelaksanaan pekerjaan.
5) Mempertangungjawabkan hasil pekerjaan apabila hasil
pembangunan tidak sesuai dengan kesepakatan.
3. SASARAN : Sasaran yang hendak dicapai dalam Pengadaan Konstruksi
Fisik adalah terpilihnya perusahaan jasa konstruksi yang
akan melaksanakan pengendalian terhadap proses pekerjaan
: Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Fisik Pembangunan
Rumah Negara Tipe D dan Tipe E Pada Kantor Imigrasi Kelas
II Non TPI Ketapang - Kalimantan Barat TA 2024.
4. LOKASI PEKERJAAN : Lokasi pekerjaan adalah Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI
Ketapang Jalan Lingkar Kota Kel Mulia Baru Kec Delta Pawan
Kab Ketapang.
5. SUMBER PENDANAAN : Sumber Pendanaan Kegiatan Pengadaan Pekerjaan
Konstruksi Fisik Pembangunan Rumah Negara Tipe D Dan
Tipe E Pada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang
dengan Nilai Pagu sebesar 1.808.000.000,- (Satu Miliar
Delapan Ratus Delapan Juta Rupiah) dan dengan nilai HPS
1.807.200.000,- (Satu Miliar Delapan Ratus Tujuh Juta Dua
Ratus Ribu Rupiah)
II. RUANG LINGKUP
6. LINGKUP KEGIATAN : Lingkup pekerjaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Fisik
terdiri atas :
a. Memeriksa dan mempelajari dokumen perencanaan
untuk pelaksanaan konstruksi yang akan dijadikan
dasar dalam pekerjaan di lapangan.
b. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk
memecahkan persoalan yang terjadi selama
pelaksanaan konstruksi.
c. Melaksanakan pekerjaan pembangunan fisik sesuai
dengan perencanaan pembangunan yang telah
ditetapkan.
d. Melaksanakan pekerjaan fisik pembangunan meliputi:
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pekerjaan Tanah dan Pondasi
3. Pekerjaan Struktur
4. Pekerjaan Dinding
5. Pekerjaan Atap dan Langit-Langit
6. Pekerjaan Pintu , Jendela dan Ventilasi
7. Pekerjaan Lantai
8. Pekerjaan Santasi
9. Pekerjaan Elektrikal
10. Pekerjaan Finishing
11. Pekerjaan Exterior
12. Pekerjaan Jalan
13. Pekerjaan Drainase
14. Penyerahan Pekerjaan
15. Penutup
e. Menyelenggarakan rapat-rapat lapangan secara
berkala, membuat laporan mingguan dan bulanan
pekerjaan fisik pembangunan, dengan masukan hasil
rapat-rapat lapangan, laporan harian, mingguan dan
bulanan pekerjaan konstruksi yang dibuat oleh
penyedia jasa pelaksanaan konstruksi.
f. Menyusun berita acara persetujuan kemajuan
pekerjaan, berita acara pemeliharaan pekerjaan, dan
serah terima pertama dan akhir pelaksanaan
konstruksi sebagai kelengkapan untuk pembayaran
angsuran pekerjaan konstruksi.
7. KRITERIA : Pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh penyedia jasa
konstruksi seperti yang dimaksud pada Kerangka Acuan Kerja
(KAK) ini harus menghasilkan produk dengan cakupan
dibawah ini :
a. Dokumen spesifikasi metode pekerjaan konstruksi
bangunan dan timeline schdule pelaksanaan
pembangunan
b. Program Mutu dan Program K3 terkait pelaksanaan
pembangunan fisik
c. Mengajukan Shop Drawing pada setiap tahapan
pekerjaan yang dilaksanakan
d. membuat laporan mingguan dan bulanan pekerjaan
fisik pembangunan, dengan masukan hasil rapat-
rapat lapangan, laporan harian, mingguan dan
bulanan pekerjaan konstruksi yang dibuat oleh
penyedia jasa pelaksanaan konstruksi.
e. Menyusun berita acara persetujuan kemajuan
pekerjaan, berita acara pemeliharaan pekerjaan, dan
serah terima pertama dan akhir pelaksanaan
konstruksi sebagai kelengkapan untuk pembayaran
angsuran pekerjaan konstruksi.
8. KELUARAN : Keluaran yang dihasilkan oleh Penyedia Jasa Konstruksi
berdasarkan Kerangka Acuan Kerja ini adalah lebih lanjut
akan diatur dalam surat perjanjian, yang minimal meliputi :
a. Melaksanakan pekerjaan Kontruksi sesuai dengan
perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan.
b. Dokumen yang dihasilkan selama proses pelaksanaan
yaitu terdiri dari :
• Metode Pelaksanaan Program Kerja, Alokasi
tenaga dan konsepsi pelaksanaan pekerjaan.
• Melakukan control terhadap kondisi eksisting
dilapangan.
• Mengajukan Shop Drawing pada setiap
tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
• Membuat Laporan Harian, Mingguan, dan
Bulanan terkait Pelaksanaan Pembangunan
Konstruksi.
• Mengajukan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan
untuk pembayaran termin
• Surat Perintah Perubahan Pekerjaan dan
Berita Acara Pemeriksaan Pekerjaan Tambah
dan Kurang (jika ada tambahan atau
perubahan pekerjaan)
• Membuat Berita Acara Penyerahan Pertama
Pekerjaan
• Membuat Berita Acara Pernyataan Selesainya
Pekerjaan
• Membuat Gambar-gambar sesuai dengan
pelaksanaan (As Built Drawing)
• Membuat Time Schedule/S Curve untuk
pelaksanaan Pekerjaan
• Dokumentasi/foto kegiatan setiap tahapan
pekerjaan yang dicetak dan juga dalam
bentuk flasdish untuk diserahkan kepada
Pejabat Pembuat Komitmen dan Konsultan
Pengawas.
• Melaksanakan pemeliharaan selama masa
pemeliharaan dan membuat laporan.
9. JANGKA WAKTU : Kegiatan Perencana dilaksanakan sejak diterbitkannya SPMK
(Surat Perintah Mulai Kerja). Dalam hal ini waktu yang
disediakan untuk melaksanakan tugas kajian yang diberikan
kepada Konsultan adalah selama 105 (Seratus Lima) Hari
Kalender.