Pengadaan Jasa Pengiriman Alat Dan Spesimen Kegiatan Survei Kesehatan Indonesia, Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan Dan Sumber Daya Kesehatan Ta 2023

Tender Ulang
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 46422047
Status: Tender Ulang
Date: 9 August 2023
Year: 2023
KLPD: Kementerian Kesehatan
Work Unit: Sekretariat Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender Cepat - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 916,329,960
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 916,329,960
Winner (Pemenang): PT Kiriman Kilat Indonesia
NPWP: 936438001027000
RUP Code: 44071126
Work Location: Jl. Percetakan Negara No.29 - Jakarta Pusat (Kota)
Participants: 4
Applicants
0936438001027000-
0751433582532000-
0869429597216000-
0539749622443000-
Attachment
KERANGKA  ACUAN  KEGIATAN                             
            Pengadaan Jasa Pengiriman Alat dan Spesimen               
         Kegiatan Survei Kesehatan Indonesia, Pusat Kebijakan         
        Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan          
                          TA 2023                                     
                                                                      
                                                                      
A. Pendahuluan                                                        
        Badan Litbangkes setiap lima tahun sekali melakukan pengumpulan data
  berbasis komunitas di seluruh Indonesia, dengan tujuan menilai capaian hasil
  pembangunan kesehatan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Riset Kesehatan Dasar
  (Riskesdas) merupakan penelitian bidang kesehatan berbasis komunitas yang
  indikatornya dapat menggambarkan tingkat nasional sampai dengan tingkat
  kabupaten/kota. Pelaksanaan lima tahun sekali dianggap interval yang tepat untuk
                                                                      
  menilai perkembangan status kesehatan masyarakat, faktor risiko, dan perkembangan
  upaya pembangunan kesehatan.                                        
        Hasil Riskesdas 2007 dan 2013 telah dimanfaatkan oleh pelaksana program
  Kementerian Kesehatan, termasuk pengembangan rencana kebijakan pembangunan
  kesehatan jangka menengah (RPJMN 2010-2014 dan RPJMN 2015-2019) oleh
  Bappenas, dan beberapa kabupaten/kota juga telah menggunakan data Riskesdas untuk
  perencanaan, pemantauan, dan mengevaluasi program-program kesehatan dengan
  berbasis bukti (evidence-based planning). Komposit beberapa indikator Riskesdas 2007
  dan Riskesdas 2013 juga telah digunakan menyusun Indeks Pembangunan Kesehatan
  Masyarakat (IPKM) di Indonesia. Nilai IPKM menghasilkan gambaran peringkat
  Kabupaten/Kota dalam bidang kesehatan sehingga dapat melihat disparitas
  pembangunan kesehatan yang terjadi di Indonesia.                    
        Saat ini Badan Litbangkes telah bertansformasi menjadi Badan Kebijakan
  Pembangunan Kesehatan (BKPK), yang salah satu fungsinya adalah merekomendasikan
  kebijakan terkait kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Kebijakan yang memiliki nilai
  tinggi adalah kebijakan yang diambil berdasarkan data dan fakta di lapangan. Oleh sebab
                                                                      
  itu diperlukan kegiatan pengumpulan data yang sama atau bahkan lebih kompleks seperti
  kegiatan Riskesdas, kegiatan tersebut adalah Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
  Kegiatan SKI 2023 adalah kegiatan yang hampir identik dengan kegiatan Riskesdas yang
  telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan SKI 2023 ini memiliki
  parameter yang lebih kompleks jika dibandingkan dengan Riskesdas sebelumnya, oleh
  karena itu hasil analisisnya akan lebih kompleks. Contohnya pada kegiatan Riskesdas
  sebelumnya pemeriksaan Diabetes hanya menggunakan alat Point of Care Test (POCT)
  yaitu glucometer sedangkan pada SKI 2023 alat yang sama juga masih digunakan namun
  didukung dengan pemeriksaan HbA1C sehingga penegakkan diagnostic akan lebih
  akurat dan analisis yang dilakukan dapat lebih tajam jika dibandingkan dengan Riskesdas
  sebelumnya. Selain itu kegiatan SKI ini tidak hanya berisi survei kesehatan riskesdas
  sebelumnya namun didalamnya juga ada gabungan parameter yang digunakan pada
  survei-survei lainnya seperti, stunting, kesehatan ibu dan Anak, SSGI, TB, ISPA,
  penyakit menular dan penyakit tidak menular serta survei-survei lainnya.
        Kegiatan SKI 2023 kali ini meliputi 2 metode yaitu wawancara dan metode
  pengukuran serta pemeriksaan Biomedis. Metode wawancara akan dilakukan analisis
                                                                      
  oleh tim Kesehatan Masyarakat (Kesmas) sedangkan metode pengukuran dan
  pemeriksaan Biomedis akan dilakukan analisis oleh tim Biomedis. Pengukuran atau
  pemeriksaan Biomedis dilakukan pada 2 tempat yaitu pada laboratorium Lapangan dan
  Laboratorium Nasional Prof. Dr. Sri Oemijati. Parameter pemeriksaan yang dilakukan
  pada laboratorium lapangan meliputi Pemeriksaan Haemoglobin (Hb), Pemeriksaan
  Rapid Diagnostic Test (RDT) Malaria, Pemeriksaan Glukosa Puasa dan Pasca
  Pembebanan, Pemeriksaan Antropometri, Lingkar Lengan Atas, Lingkar perut, dan
  Pemeriksaan Gigi. Parameter pemeriksaan di Laboratorium meliputi Pemeriksaan Kimia
  Klinis dan Serologi. Pemeriksaan Kimia klinis yaitu pemeriksaan parameter HbA1C,
  Pemeriksaan Kolesterol, Trigliseride, HDL, LDL, dan Kreatinin. Dan Pemeriksaan
  Serologi yaitu pemeriksaan Difteri, Pertusisi, Tetanus, Campak (Measles), Rubella, dan
  HBsAg, anti HBc, dan Anti HBs.                                      
        Kegiatan SKI ini dilakukan pada 38 Propinsi di Indonesia yang dilakukan
  dengan metode sampling. Metode sampling terbagi atas 2 yaitu sampling kesmas dan
  sampling Biomedis. Sampling kesmas terdiri atas 35.000 Blok Sensus (BS) sedangkan
  sampling Biomedis terdiri atas 2500 BS. Setiap BS terdapat 10 Rumah Tangga (RT) dan
  setiap RT terhitung rata-rata 4 Anggota Rumah Tangga (ART), sehingga berdasarkan
  perhitungan tersebut diatas maka sample Biomedis diperkirakan mencapai 100.000
                                                                      
  penduduk Indonesia. Kegiatan SKI ini dilakukan selama kurun waktu 6 bulan.
        Kegiatan SKI 2023 tersebut diperlukan beberapa pengambilan sampel di
  lapangan dan pemeriksaan laboratorium dalam jumlah yang cukup besar oleh sebab itu
  diperlukan rencana pengadaan yang cepat dan efisien. Pengadaan yang tepat waktu
  sangat diperlukan agar bahan akan digunakan di lapangan sudah dalam posisi tersedia.
  Perlu menjadikan pertimbangan bahwa dikarenakan jumlahnya sangat besar maka waktu
  tunggu produksi atau waktu kirim yang kemungkinan akan membuat waktu semakin
  lama.                                                               
        Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan pada kegiatan SKI 2023 ini memerlukan
  bahan Pengumpulan data. Bahan pengumpulan data adalah bahan yang digunakan untuk
  peralatan pengambilan spesimen SKI 2023 yang berisi paket Tim dan paket Responden.
  Paket Tim terdiri atas bahan yang akan dibawa per masing- masing Tim enumerator,
  sedangkan paket Responden adalah bahan yang digunakan untuk pengambilan spesimen
  per Responden. Secara garis besar paket logistik dari Jakarta ke kabupaten kota terdiri
  dari dua jenis yaitu alat pemeriksaan dan Bahan Habis Pakai (BHP). Hasil kegiatan
  lapangan biomedis SKI berupa spesimen akan dikirimkan dari kabupaten/kota ke Jakarta
                                                                      
  untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sedangkan alat pemeriksaan akan
  dikembalikan ke Jakarta setelah selesai kegiatan. Sehubungan dengan hal tersebut
  diperlukan pengadaan jasa pengiriman alat dan spesimen dari kabupaten kota ke Jakarta
  yang sidatnya segera, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan lapangan SKI biomedis
  akan segera dilakukan dan spesimen yang dihasilkan harus segera dikirimkan ke Jakarta.
                                                                      
B. Sumber Pendanaan                                                   
         Pengadaan Jasa Pengiriman Alat dan Spesimen Kegiatan Survei Kesehatan
  Indonesia, Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan
  TA 2023 menggunakan pendanaan DIPA Sekretariat Badan Kebijakan Pembangunan
  Kesehatan.                                                          
                                                                      
C. Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan                                 
        Pengadaan Jasa Pengiriman Alat dan Spesimen Kegiatan Survei Kesehatan
   Indonesia, Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan
   TA 2023 ini memiliki perkiraan jangka waktu pengerjaan sejak 20 Agustus 2023
                                                                      
   sampai dengan 15 Oktober 2023, namun jadwal dapat berubah menyesuaikan kesiapan
   spesimen dan alat dari kabupaten kota yang akan dikirimkan kembali ke Jakarta.
D. Spesifikasi                                                        
        Spesifikasi Pengadaan Jasa Pengiriman Alat dan Spesimen Kegiatan Survei
   Kesehatan Indonesia, Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya
   Kesehatan TA 2023 sebagaimana terlampir.                           
                                                                      
E. Lingkup Pekerjaan                                                  
                                                                      
   1. Menyediakan layanan penjemputan Alat dan Spesimen dari kabupaten/kota sesuai
     daftar untuk dikirimkan kembali ke Jakarta, yaitu ke Laboratorium Nasional Pusat
     Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, Jl.
     Percetakan Negara No. 23 Jakarta Pusat. Spesimen yang akan dikirimkan dari
     masing-masing kabupaten kota ke Jakarta sebanyak maksimal 3x pengiriman,
     sedangkan untuk alat dilakukan 1x pengiriman pada saat kegiatan telah selesai.
   2. Melakukan penanganan barang terutama spesimen sesuai dengan spesifikasi
                                                                      
     teknis selama dalam penanganan jasa ekspedisi. Harus dipastikan spesimen tidak
     rusak selama proses transportasi dengan suhu tetap dalam keadaan dingin.
                                                                      
F. Metode Pelaksanaan                                                 
        Pengadaan Jasa Pengiriman Alat dan Spesimen Kegiatan Survei Kesehatan
  Indonesia, Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan
  TA 2023 akan mengirimkan :                                          
  1. Spesimen serum dan darah yang diakan diambil di lokasi kabupaten/kota di
    Indonesia sesuai yang ditentukan. Spesimen serum dan darah akan diletakkan di
    dalam coolbox dan diisi icepack yang membeku sehingga masuk dalam kriteria
    dengerous good, sehingga perlu diperhatikan dalam penanganannya. Paket
    spesimen harus segera tiba di laboratorium rujukan nasional untuk menjamin
    spesimen serum tidak rusak.                                       
  2. Alat pemeriksaan berupa accu chek dan hemocue yang harus dipastikan keamanan
    dan keselamatan dalam pengemasan maupun pengirimannya.            
                                                                      
                                                                      
G. Keluaran                                                           
       Keluaran yang diminta dari penyedia adalah terpenuhinya Pengadaan Jasa
  Pengiriman Alat dan Spesimen Kegiatan Survei Kesehatan Indonesia, Pusat Kebijakan
  Sistem Ketahanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan TA 2023 sesuai jumlah,
  kualitas dan waktu yang ditentukan.                                 
                                                                      
H. Penutup                                                            
       Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan pedoman standart yang harus
  dipenuhi oleh penyedia barang/jasa.                                 
                                                                      
                                                                      
                                 Pejabat Pembuat Komitmen             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                 Aris Hadi Indiarto, M.Sc             
                                                                      
                                 NIP. 197602031998031002