| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0013566278009000 | Rp 7,042,264,714 | 93.37 | - | |
| 0016118911441000 | Rp 7,290,128,907 | 93.74 | - | |
CV Karya Cipta Elang | 06*1**7****13**0 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah ambang batas |
| 0018023903019000 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah ambang batas | |
| 0013017967016000 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah nilai ambang batas | |
| 0018872267331000 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah nilai ambang batas | |
| 0013325873017000 | - | - | - | |
| 0018021204017000 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah nilai ambang batas | |
| 0011185816428000 | - | - | nilai skor kualifikasi dibawah nilai ambang batas | |
| 0012531083517000 | - | - | - | |
| 0014847289805000 | - | - | - | |
| 0965703028444000 | - | - | - | |
| 0023329402429000 | - | - | - | |
| 0033266339072000 | - | - | - | |
| 0013069083028000 | - | - | - | |
| 0015883549821000 | - | - | - | |
| 0026240051061000 | - | - | - | |
| 0016832297031000 | - | - | - | |
| 0311668735429000 | - | - | - | |
Agrinas Pangan Nusantara (Persero) | 00*0**6****93**0 | - | - | - |
| 0015553332441000 | - | - | - | |
| 0028351476002000 | - | - | - | |
| 0742281074043000 | - | - | - | |
| 0015395072061000 | - | - | - | |
| 0013719786061000 | - | - | - | |
| 0016683377008000 | - | - | - | |
| 0013095203062000 | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | |
| 0032351421301000 | - | - | - | |
| 0012169256422000 | - | - | - | |
PT Yura Mitra Mandiri | 09*8**2****07**0 | - | - | - |
| 0025872847443000 | - | - | - | |
| 0728915075322000 | - | - | - |
Uraian Pekerjaan
Lingkup kegiatan yang harus dilaksanakan oleh Penyedia Jasa adalah menyusun Perencanaan
Detail Engineering Design Pembangunan Gedung Pusat Pelayanan Bedah Rumah Sakit Hasan
Sadikin Bandung :
a. Konsepsi Perancangan (10%)
Minimal dapat digunakan untuk :
1) Membantu pengguna jasa dalam memperoleh gambaran atas konsepsi rancangan
Rumah sakit yang berfokus pada pengembangan teknologi dan desain terintegrasi
(smart hospital) dalam jangka panjang.
2) Mendapatkan gambaran pertimbangan bagi penyedia jasa dalam melakukan
perancangan
Konsepsi perancangan paling sedikit meliputi :
1) Data dan informasi
2) Analisis
3) Dasar pemikiran dan pertimbangan perancangan
4) Program ruang
5) Organisasi hubungan ruang
6) Skematik rencana teknis
7) Sketsa gagasan
8) Rencana keselamatan konstruksi
b. Pra Rancangan (20%)
Minimal dapat digunakan untuk :
1) Mendapatkan pola dan gubahan bentuk rancangan yang tepat, waktu pembangunan
yang paling singkat, serta biaya yang paling ekonomis.
2) Memperoleh kesesuaian pengertian yang lebih tepat atas konsepsi perancangan serta
pengaruhnya terhadap kelayakan lingkungan dan
3) Menunjukkan keselarasan dan keterpaduan konsepsi perancangan terhadap
ketentuanrencana tata ruang untuk perizinan
Prarancangan disusun berdasarkan konsepsi perancangan yang telah disetujui dan
berdasarkan hasil lokakarya rekayasa nilai (value engineering), paling sedikit meliputi:
1) Pola, gubahan dan bentuk arsitektur yang diwujudkan dalam gambar Pra Rancangan
yaitu :
a) Rancangan massa bangunan gedung
b) Rencana tapak
c) Denah
d) Tampak bangunan gedung
e) Potongan bangunan gedung
f) Visualisasi desain tiga dimensi
2) Nilai fungsional dalam bentuk diagram
3) Aspek kualitatif serta aspek kuantitatif, baik dalam bentuk laporan tertulis dan gambar
seperti:
a) Perkiraan luas lantai
b) Informasi penggunaan bahan
c) Sistem konstruksi serta sistim Utilitas Bangunan / Mekanikal Elektrikal dan
Pemipaan (MEP)
d) Biaya dan waktu pelaksanaan pembangunan
e) Penerapan prinsip bangunan gedung hijau
c. Pengembangan Rancangan (25%)
Minimal dapat digunakan untuk :
1) Kepastian dan kejelasan ukuran serta wujud karakter bangunan secara menyeluruh,
pasti, dan terpadu
2) Mematangkan konsepsi rancangan secara keseluruhan, terutama ditinjau dari
keselarasan sistem yang terkandung di dalamnya baik dari segi kelayakan dan fungsi,
estetika, waktu, ekonomi bangunan serta bangunan gedung hijau
3) Penyusunan rancangan detail
Pengembangan rancangan disusun berdasarkan pra rancangan yang telah disetujui palinh
sedikit meliputi :
1) Pengembangan arsitektur bangunan gedung berupa gambar rencana arsitektur, beserta
uraian konsep dan visualisasi desain dua dimensi dan desain tiga dimensi
2) Sistem struktur, beserta uraian konsep dan perhitungannya
3) Sistem mekanikal, elektrikal termasuk informasi dan teknologi (IT), sistem pemipaan
(plumbing), tata lingkungan beserta uraian konsep dan perhitungannya
4) Pengguna bahan bangunan secara garis besar dengan mempertimbangkan nilai manfaat,
ketersediaan bahan, konstruksi, nilai ekonomi, dan rantai pasok
5) Perkiraan biaya konstruksi berdasarkan sistem bangunan yang disajikan dalam bentuk
gambar, diagram sistem, dan laporan tertulis.
d. Rancangan Detail (25%)
Digunakan untuk :
1) Penyusunan dokumen teknis pada dokumen lelang konstruksi fisik
2) Disusun berdasarkan pengembangan rancangan yang telah disetujui paling sedikit
meliputi :
a) Ganbar detail arsitektur, detail struktur, detail utilitas dan lansekap
b) Rencana Kerja dan syarat (RKS) yang meliputi :
Persyaratan umum
Persyaratan administrative
Persyaratan teknis termasuk spesifikasi teknis
c) Rincian volume pelaksanaan pekerjaan, Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan
konstruksi (engineering estimate)
d) Laporan perencanaan yang meliputi :
Laporan arsitektur
Laporan perhitungan struktur
Laporan penyelidikan tanah (soil test)
Laporan survei hidrologi dan Peil Banjir
Laporan perhitungan mekanikal, elektrikal, dan sistem pemipaan (plumbing)
Laporan perhitungan informasi dan teknologi (it)
Laporan tata lingkungan & pengukuran lahan serta bangunan eksisting
Laporan perhitungan dan analisis bangunan gedung hijau
Laporan aspek operasional dan maintenance gedung
Video seimulasi evakuasi bencana
Laporan BIM level 300 beserta soft
TAHAPAN PEKERJAAN.
Tahapan Pekerjaan Detail Engineering Design (DED) :
a. Tahap penyusunan konsep perencanaan / persiapan mencakup:
Survey pengumpulan data dan informasi lapangan, data penyelidikan tanah dan
hidrologi / Peil Banjir, keterangan rencana kota, ketentuan daerah Hijau dan cagar
Budaya, dll
Interprestasi terhadap KAK mencakup tanggapan dan pemahaman konsultan terhadap
KAK, organisasi, jumlah dan kualifikasi tenaga ahli perencana, metoda pelaksanaan,
apresiasi inovasi serta program kerja perencanaan
Konsepsi skematik perencanaan termasuk program ruang, besaran ruang, hubungan
ruang, zoning dan sketsa gagasan.
Studi literatur mencakup standar teknis yang digunakanserta peraturan yang terkait
dalam perencanaan bagunan gedung
b. Tahap penyusunan rencana teknis / pra rencana mencakup
Membuat rencana tapak
Membuat pra rencana bangunan ( denah, tampak dan potonga )
Membuat perkiraan biaya secara garis besar
Membantu/mendampingi dalam pengurusan perijinan sampai mendapatkan
keterangan rencana kota / advis planning, keterangan persyaratan bangunan, Analisis
mengenai dampak lingkungan (Amdal), analaisis dampak lalu lintas (andalalin) serta
membantu dalam proses pembuatan IMB / SIMBG / PBG dari pemerintah daerah
setempat
Melakukan presentasi / pembahasan pada saat penyerahan hasil laporan
c. Tahap penyusunan rencana pengembangan antara lain membuat:
Membuat pengembangan dari disain pra rencana keseluruhan (gambar rencana
arsitektur, struktur, mekanikal, elektrikal)
Menyiapkan sistem konstruksi / struktur bangunan, sistem instalasi teknis (mekanikal
elektrikal) beserta uraian konsep dan perhitungannya
Menyusun perkiraan / estimasi rencana anggaran biaya
Melakukan presentasi / pembahasan pada saat penyerahan hasil laporan
d. Tahap penyusunan rencana detail antara lain:
Membuat gambar detail perencanaan mencakup gambar arsitektur, struktur, makenikal,
elektrikal sesuai dengan gambar rencanayang telah disetujui
Menyusun uraian detail rencana arsitektur, struktur dan utilitas lengkap dengan uraian
konsep perhitungannya
Menyusun dokumen Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS)
Menyusun dokuemn Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Melakukan presentasi / pembahasan pada saat penyerahan hasil laporan
Tahap pelelangan (5%)
e. Tahap pengawasan berkala (15%)
f.