| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0031594286811000 | Rp 3,564,147,550 | - | |
CV Mitra Karya | 00*1**4****11**0 | Rp 3,065,939,942 | Tidak menyampaiakan Dokumen Kualifikasi Perusahaan, baik Dokumen Kualifikasi pada SPSE maupun Dokumen Kualifikasi pada pada Uplodan Persyaratan Kualifikasi lainnya. |
CV Avril Jaya Sentosa | 05*0**7****11**0 | - | - |
| 0419368915811000 | - | - | |
| 0019320191102000 | - | - | |
| 0631909140811000 | - | - | |
CV Link Amerta | 05*1**9****11**0 | - | - |
| 0023346869811000 | - | - | |
CV Karya Madani Perkasa | 06*8**7****11**0 | - | - |
| 0907021315617000 | - | - | |
| 0943997205833000 | - | - | |
CV Kirana Bangunindo Persada | 09*8**9****11**0 | - | - |
| 0410160634811000 | - | - | |
CV Metro Askara Mandiri | 10*0**0****37**5 | - | - |
| 0712925130811000 | - | - | |
| 0752659664811000 | - | - | |
| 0021196175833000 | - | - | |
| 0023348188811000 | - | - | |
CV Niaga Subatra Konstruksi | 03*3**5****16**0 | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN KONAWE UTARA
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
Jalan Kompleks Perkantoran Pemda, Kel. Wanggudu, Kec. Asera
1. Pelaksanaan Pekerjaan
1) Persiapan
Seluruh bahan dan peralatan yang akan digunakan dalam pekerjaan
ini harus telah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan
sebelumnya atau sesuai dengan arahan direksi pekerjaan.
2) Penempatan batu
a. Batu harus ditempatkan dengan mobil derek (crane) atau
excavator atau dengan tangan sesuai dengan panjang, tebal dan
ke dalaman yang diperlukan.
b. Batu harus dimasukkan satu demi satu sehingga diperoleh
kepadatan maksimum dan rongga seminimal mungkin.
c. Selanjutnya batu harus ditempatkan sedemikian hingga
memenuhi dimensi yang disyaratkan.
d. Pembentukan batu tidak diperlukan bilamana batu-batu tersebut
telah bersudut, tetapi pemasangan harus menjamin bahwa
struktur dibuat sepadat mungkin.
e. Untuk Lapisan Armor Inti (core) material ditumpahkan ke dalam
laut menggunakan dump truk. untuk memudahkan penimbunan
material oleh truk, bagian inti(core) idealnya mempunyai lebar
sesuai dengan gambar rencana dan kira-kira 0,5 meter di atas level
menengah permukaan laut, ketika ada suatu daerah pasang surut
yang besar, sebaiknya berada diatas level tertinggi air pasang.
f. Lapisan Pelindung Kaki Armor yang terdiri dari potongan-
potongan tunggal batu. Penempatan batu-batu lapisan ini dapat
dilakukan menggunakan ekskavator hidrolis, selain itu juga bisa
dengan menggunakan sebuah mobile crane normal jika tersedia
ruang yang cukup untuk landasannya. Jangan pernah
menggunakan crane dengan ban karet pada lokasi yang tidak rata
tanpa landasan yang cukup luas. Ekskavator harus menempatkan
batuan yang lebih berat secepat mungkin sehingga bagian
inti(core) tidak mengalami hempasan ombak. Jika suatu ombak
badai mengenai lokasi dimana terlalu banyak bagian inti (core)
yang mengalaminya, maka ada suatu bahaya yang serius pada
bagian inti (core), yaitu penggerusan material. Pada jarak sama
dengan 2,5 x H, sebuah batu ladung yang berat dengan sebuah
pelampung penanda harus ditempatkan di dasar laut. Sebuah
senar nilon berwarna terang akan direntangkan dari batu ladung
ke ketinggian yang diperlukan (H) pada tiang. Prosedur ini harus
diulangi setiap 5 m untuk membantu operator crane atau
ekskavator untuk menempatkan puncak lapisan di tingkatan yang
benar. Seorang perenang dapat memastikan bahwa masing-
masing batu batuan yang terpisah ditempatkan di dalam profil
yang dibatasi oleh senar nilon.
g. Lapisan Pasangan Armor Utama (main armor layer). Dalam
pelaksanaan penempatan batu dapat menggunakan crawler crane
(crane penggerak roda kelabang) atau tracked crane (crane dengan
rel). Crane jenis tersebut adalah alat berat yang paling cocok untuk
pekerjaan menempatkan batuan berukuran besar. Batu-batu yang
besar harus diangkat satu demi satu menggunakan sling atau
pencengkram dan harus ditempatkan didalam air dengan
pengawasan dari seorang pengawas. Ia harus ditempatkan satu
demi satu berdasar urutannya untuk memastikan ia saling
berkesinambungan. Hal ini untuk meyakinkan bahwa ombak
tidak bisa menarik satu batu ke luar, yang menyebabkan batu-
batu pada bagian atas longsor, menerobos lapisan pelindung dan
mengakibatkan terbukanya bagian bawah yang batuannya lebih
kecil.
h. Untuk memastikan bahwa batu-batu ditempatkan dengan baik,
pengawas tadi perlu mengarahkan operator crane setiap kali suatu
batu ditempatkan sampai lapisan pelindung ini menerobos
permukaan air. Sama seperti lapisan bawah, diperlukan dua
lapisan pelindung untuk menyelesaikan lapisan pelindung utama.
Profil kemiringan dapat diatur pada interval tetap 5 m
menggunakan prosedur yang sama.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 25 June 2023 | Pembersihan Lapangan Dan Perataan Tanah Huntap | Kab. Konawe Utara | Rp 6,562,650,000 |
| 30 November 2022 | Pek. Jembatan Desa Walasolo | Kab. Konawe Utara | Rp 2,820,000,000 |
| 29 June 2023 | Pek. Dinding Penahan Ombak Kec. Sawa (Lanjutan) | Kab. Konawe Utara | Rp 2,511,567,186 |
| 23 June 2025 | Pek. Penahan Ombak Desa Panggulawu Kec. Sawa | Kab. Konawe Utara | Rp 1,860,000,000 |
| 25 April 2024 | Pembangunan Broncaptering Spam Desa Pekaroa Kec. Sawa | Kab. Konawe Utara | Rp 1,402,000,000 |
| 29 January 2024 | Pekerjaan Pemasangan Lampu Jalan Ruas Jalan Ambake - Amolame | Kab. Konawe Utara | Rp 1,017,676,564 |
| 1 March 2021 | Pembangunan Parit Perkebunan Desa Toreo | Kab. Konawe Utara | Rp 976,000,000 |
| 31 December 2013 | Pembangunan Rtjk Type 36, Paket 4 | UPTP Naker | Rp 900,000,000 |
| 1 April 2024 | Peningkatan Jalan Produksi Desa Sambandete | Kab. Konawe Utara | Rp 856,523,448 |
| 16 August 2022 | Pek. Pembangunan Drainase Desa Waworaha | Kab. Konawe Utara | Rp 830,000,000 |