| 0825759491728000 | Rp 1,859,869,878 | |
CV Mega Harvest | 10*1**1****65**6 | - |
| 0412509358741000 | - | |
Cipta Mulya Marga | 10*0**0****25**3 | - |
Sepaku Borneo | 09*2**3****21**0 | - |
| 0926658444728000 | - | |
| 0429425846727000 | - | |
| 0020461273721000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN SEMENISASI JALAN PESANT
KELURAHAN SIMPANG RAYA
I. Divisi 1. Umum
1. Mobilisasi dan Demobilisasi
a. Mobilisasi dan Demobilisasi
Keperluan – Keperluan untuk pelaksanaan pekerjaan berupa peralatan, tenaga kerja
dan lain-lain yang mendukung pekerjaan sudah dimobilisasi pada minggu awal jadwal
pelaksanaan pekerjaan, Khususnya alat dan bahan kebutuhan yang diperlukan untuk
melakukan pekerjaan-pekerjaan awal, sehingga tidak mengganggu rencana pekerjaan
selanjutnya. Kebutuhan alat digunakan sesuai dengan sepesifikasi pekerjaan, bila
terdapat perubahan pelaksanaan pekerjaan yang mengakibatkan perubahan alat
harus mendapat persetujuan direksi;
b. Plank Nama Proyek
Plank Nama Proyek berisi data-data informasi dan warna sesuai dengan standar
dari Pengawas, dan dipasang sejak awal pelaksanaan proyek.
2. Pematokan dan Pengukuran.
- Sebelum melaksanakan pekerjaan, terlebih dulu dilakukan kembali
pengukuran dan pemberian tanda/patok-patok STA baik untuk menentukan
panjang maupun detail melintang.
- Pengukuran dilaksanakan dengan alat ukur Total station dan Water pass
untuk penggambaran profil memanjang dan melintang, dan digunakan
untuk menyesuaikan dengan gambar desain.
- Sebelum pekerjaan fisik dimulai posisi-posisi patok tersebut harus diperiksa
dan disetujui oleh direksi/pengawas lapangan.
- Semua alat ukur beserta perlengkapannya yang diperlukan untuk proyek
akan selalu siap dilapangan selama pelaksanaan berlangsung.
3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Pengamanan arus lalu lintas pada lokasi pekerjaan.
- Selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi, pengamanan akan arus lalu lintas
harus selalu diperhatikan.
Jaminan Keselamatan Kerja.
- Segala hal yang menyangkut jaminan sosial dan keselamatan para pekerja,
akan menjadi tanggung jawab kontraktor dan diberikan sesuai dengan
peraturan perundangan yang berlaku.
- Selama pelaksanaan pekerjaan akan disediakan APD (Alat Pelindung Diri) dan
obat-obatan menurut syarat- syarat pertolongan pertama pada kecelakaan
(P3K) yang selalu dalam keadaan siap digunakan, untuk mengatasi segala
kemungkinan musibah bagi semua petugas dan pekerja lapangan.
- Akan disediakan air minum yang cukup bersih dan memenuhi syarat kesehatan
bagi semua petugas dan pekerja yang ada di bawah kekuasaan kontraktor.
- Kontraktor diwajibkan membuat Asuransi Konstruksi (C.A.R) untuk menjamin
kontrak pekerjaan, lokasi & peralatan konstruksi. Masa aktif jaminan dimulai dari
awal pekerjaan sampai akhir pekerjaan selesai
II. Divisi 2. Drainase
- Dasar Gorong-gorong digali sesuai dengan kebutuhan dan material backfill
dipadatkan menggunakan Alat Bantu.
- Gorong-gorong dicetak di Base Camp
- Dump Truck mengangkat gorong-gorong jadi ke lapangan
- Material bekas galian kembali dipadatkan menggunakan alat bantu.
III. Divisi 3. Pekerjaan Tanah
1. Penyiapan Badan Jalan
- Tandem Roller memadatkan permukaan yang telah disiapkan oleh Motor Grader
- Motor Grader memotong permukaan sampai elevasi dan penampang sesuai
dengan Gambar
- Sekelompok pekerja akan membantu membersihkan top subgrade
Motor Grader merapikan dan meratakan permukaan eksisting yang sudah rusak
- Tandem / Vibro Roller memadatkan permukaan yang telah disiapkan oleh Motor
Grader
2. Timbunan Biasa dari Bekas Galian
- Material Timbunan diangkut ke lokasi Pekerjaan
- Material dihampar Secara Manual
- Hamparan material disiram air sampai mencapai kadar air optimum
- Selanjutnya dipadatkan dengan menggunakan Stamper
- Selama pemadatan sekelompok pekerja merapikan dengan alat bantu.
3. Pembersihan dan Pengupasan Lahan
- Bulldozer mengupas humus, kotoran, batu dan menumbangkan pohon
- Bulldozer mendorong semua material buangan ke tepi
- Selanjutnya Bulldozer meratakan permukaan tanah
- Tanaman dengan diameter > 15 cm diukur 1 m dari permukaan tanah dipotong
- Permukaan tanah dikupas dengan Bull Dozer sehingga lapisan humus (top soil)
sampai hilang, termasuk tanaman dengan diameter ≤ 15 cm
- Pembersihan dan pengangkatan akar tanaman dilakukan secara manual (Pilihan)
IV. Divisi 5. Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
1. Pekerjaan Beton fc ’1 9, 3 MPa (K250) (Semen PCC)
- Semua material pasir, batu pecah, semen air dicampur dan diaduk dengan
menggunakan Truck mixer.
- Sebelum pengecoran dilakukan, terlebih dahulu dipasangi bekisting dan plastic
cor dengan baik.
- Campuran beton dituang kedalam cetakan begisting yang telah disiapkan setelah
pembesian selesai dilaksanakan.
- Pengecoran beton dilaksanakan secara terus menerus hingga batas sambungan
pelaksanaan.
- Beton harus dipadatkan dengan penggetar mekanis (Concrete Vibrator) dari
dalam atau dari luar yang telah disetujui.Bilamana diperlukan, dan bilamana
disetujui oleh Pengawas Pekerjaan, penggetaran harus disertai penusukan secara
manual dengan alat yang cocok untuk menjamin pemadatan yang tepat dan
memadai. Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan campuran beton
dari satu titik ke titik lain di dalam acuan.
- Pengecoran beton dilaksanakan secara terus menerus hingga batas sambungan
pelaksanaan (construction joint) yang telah disetujui oleh Direksi pekerjaan.
- Setelah pengecoran selesai, segera dilakukan perawatan dalam masa proses
pengerasan beton.
- Selama proses pengerasan beton, beberapa orang pekerja akan memelihara
proses pengerasan dengancara menyiramkan air ke permukaan beton atau
menutupi dengan bahan yang menyerap air (karung goni) untuk menjaga suhu
beton.
- Setelah Pengeringan beton, segera dipotong dengan concrete cutter pada
sambungan memanjang dan melintang sebagaimana tertuang dalam gambar
dan segera diisi aspal sebagai bahan penutup sambungan.
2. Pekerjaan Pembesian.
- Pekerjaan dilakukan secara manual, Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat
yang telah disiapkan dan Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai
dengan gambar rencana desain.
- Besi tulangan dirangkai dan disusun kemudian diikat dengan menggunakan
kawat beton (bindrat).
- Perapihan rangkaian tulangan akan dilaksanakan sebelum pengecoran
dilaksanakan dan begisting telah terpasang.
3. Pekerjaan Bekisting.
- Pekerjaan dilakukan secara manual, Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat
yang telah disiapkan.
- Kayu perancah serta plywood dipotong sesuai dengan ukuran yang telah
ditentukan serta harus sesuai dengan gambar rencana.
- Semua bahan kemudian di rangkai sesuai dengan gambar rencana, yang perlu
diperhatikan adalah dalam merangkai bekisting harus dibuat sebaik mungkin,
agar pada saat di lakukan pengecoran bekisting tidak terbongkar.
- Bekisting yang sudah di rangkai kemudian di pasang pada posisi dinding saluran
yang akan dicor, dan di perkuat dengan suai-suai penahan agar tidak rusak
pada saat pengecoran dilakukan.
4. Pekerjaan Pipa PVC 1 / 2 “
- Pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan diameter 1/2 ”
- Pipa dipotong panjang 25 cm sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar
rencana.
- Pada kedua Ujung pipa dibungkus dengan Lakban.