| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0825759491728000 | Rp 900,905,762 | - | |
CV Mulia Sejahtera Konstruksi | 09*1**4****41**0 | Rp 905,890,180 | Bukti peralatan yang disampaikan tidak sesuai dengan daftar alat yang ditawarkan |
CV Tuwaja Marta Ragent | 03*0**8****28**0 | - | - |
CV Laros Kontraktor | 06*0**5****26**0 | - | - |
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN
SEMENISASI GANG BANGAT RT 2 KAMPUNG JENGAN DANUM
I. Divisi 1. Umum
1. Mobilisasi.
a. Mobilisasi
Keperluan – Keperluan untuk pelaksanaan pekerjaan berupa peralatan, tenaga kerja dan lain-lain yang
mendukung pekerjaan sudah dimobilisasi pada minggu awal jadwal pelaksanaan pekerjaan,
Khususnya alat dan bahan kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan awal,
sehingga tidak mengganggu rencana pekerjaan selanjutnya. Kebutuhan alat digunakan sesuai dengan
sepesifikasi pekerjaan, bila terdapat perubahan pelaksanaan pekerjaan yang mengakibatkan
perubahan alat harus mendapat persetujuan direksi;
b. Plank Nama Proyek
Plank Nama Proyek berisi data-data informasi dan warna sesuai dengan standar dari Pengawas,
dan dipasang sejak awal pelaksanaan proyek.
2. Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Pengamanan arus lalu lintas pada lokasi pekerjaan.
- Selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi, pengamanan akan arus lalu lintas harus selalu
diperhatikan.
Jaminan Keselamatan Kerja.
- Segala hal yang menyangkut jaminan sosial dan keselamatan para pekerja, akan menjadi
tanggung jawab kontraktor dan diberikan sesuai dengan peraturan perundangan yang
berlaku.
- Selama pelaksanaan pekerjaan akan disediakan APD (Alat Pelindung Diri) dan obat-obatan
menurut syarat- syarat pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yang selalu dalam
keadaan siap digunakan, untuk mengatasi segala kemungkinan musibah bagi semua petugas
dan pekerja lapangan.
- Akan disediakan air minum yang cukup bersih dan memenuhi syarat kesehatan bagi semua
petugas dan pekerja yang ada di bawah kekuasaan kontraktor.
- Kontraktor diwajibkan membuat Asuransi Konstruksi (C.A.R) untuk menjamin kontrak pekerjaan,
lokasi & peralatan konstruksi. Masa aktif jaminan dimulai dari awal pekerjaan sampai akhir
pekerjaan selesai
II. Divisi 3. Pekerjaan Tanah Dan Geosintetik
1. Penyiapan Badan Jalan.
- Motor Grader meratakan permukaan tanah.
- Vibrator Roller memadatkan permukaan yang telah dipotong/diratakan oleh Motor Grader.
- Sekelompok pekerja akan membantu membersihkan dan merapikan badan jalan menggunakan
alat bantu.
III. Divisi 5. Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
1. Pekerjaan Beton fc’21 MPa.
- Semua material yang dibutuhkan untuk pekerjaan beton telah disiapkan dilokasi pekerjaan.
- Semua material pasir, batu pecah, semen air dicampur dan diaduk dengan menggunakan
concrete mixer.
- Sebelum pengecoran dilakukan, terlebih dahulu dipasangi bekisting dan plastic cor dengan
baik.
- Campuran beton dituang kedalam cetakan begisting yang telah disiapkan setelah pembesian
selesai dilaksanakan.
- Beton harus dipadatkan dengan penggetar mekanis (Concrete Vibrator) dari dalam atau dari luar
yang telah disetujui.Bilamana diperlukan, dan bilamana disetujui oleh Pengawas Pekerjaan,
penggetaran harus disertai penusukan secara manual dengan alat yang cocok untuk menjamin
pemadatan yang tepat dan memadai. Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan
campuran beton dari satu titik ke titik lain di dalam acuanUntuk menjamin pemadatan yang tepat
dan memadai. Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan campuran beton dari satu
titik ke titik lain di dalam acuan.
- Pengecoran beton dilaksanakan secara terus menerus hingga batas sambungan pelaksanaan
(construction joint) yang telah disetujui oleh Direksi pekerjaan.
- Setelah pengecoran selesai, segera dilakukan perawatan dalam masa proses pengerasan beton.
- Selama proses pengerasan beton, beberapa orang pekerja akan memelihara proses pengerasan
dengan cara menyiramkan air ke permukaan beton atau menutupi dengan bahan yang menyerap
air (karung goni) untuk menjaga suhu beton.
- Setelah Pengeringan beton, segera dipotong dengan concrete cutter pada sambungan
memanjang dan melintang sebagaimana tertuang dalam gambar dan segera diisi aspal sebagai
bahan penutup sambungan.
2. Pekerjaan Pembesian.
- Pekerjaan dilakukan secara manual, Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah disiapkan
dan Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai dengan gambar rencana desain.
- Besi tulangan dirangkai dan disusun kemudian diikat dengan menggunakan kawat beton
(bindrat).
- Perapihan rangkaian tulangan akan dilaksanakan sebelum pengecoran dilaksanakan dan
begisting telah terpasang.
3. Pekerjaan Bekisting.
- Pekerjaan dilakukan secara manual, Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah
disiapkan.
- Kayu perancah serta plywood dipotong sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan serta
harus sesuai dengan gambar rencana.
- Semua bahan kemudian di rangkai sesuai dengan gambar rencana, yang perlu diperhatikan
adalah dalam merangkai bekisting harus dibuat sebaik mungkin, agar pada saat di lakukan
pengecoran bekisting tidak terbongkar.
- Bekisting yang sudah di rangkai kemudian di pasang pada posisi dinding saluran yang akan dicor,
dan di perkuat dengan suai-suai penahan agar tidak rusak pada saat pengecoran dilakukan.
4. Pekerjaan Pipa PVC 3/4 “
- Pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan diameter 3/4 ”
- Pipa dipotong panjang 25 cm sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar rencana.
- Pada kedua Ujung pipa dibungkus dengan Lakban.