| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0901805556728000 | Rp 4,234,996,323 | - | |
| 0430318659741000 | Rp 4,122,122,122 | Surat perjanjian sewa yang disampaikan tidak memenuhi syarat | |
| 0866297286741000 | Rp 4,269,999,999 | Daftar isian peralatan utama yang diusulkan tidak memenuhi syarat | |
| 0316858133728000 | - | - | |
| 0926257130711000 | - | - | |
| 0834454035722000 | - | - | |
| 0655683639728000 | - | - | |
| 0012502332728000 | - | - | |
CV Zhafran Asadel Jaya | 09*3**1****22**0 | - | - |
CV Tuwaja Marta Ragent | 03*0**8****28**0 | - | - |
PT Pribumi Beton Indonesia | 04*0**0****22**0 | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
BIDANG BINA MARGA
Jl. Sendawar III Komplek Perkantoran Kabupaten Kutai Barat
SENDAWAR
SPESIFIKASI TEKNIS
JASA KONSTRUKSI
KEGIATAN :
REKONTRUKSI JALAN POROS KAMPUNG PENARUNG
SUMBER DANA :
APBD KABUPATEN KUTAI BARAT
TAHUN ANGGARAN 2024
URAIAN PEKERJAAN
REKONTRUKSI JALAN POROS KAMPUNG PENARUNG
Divisi 1 – Umum;
1. Mobilisasi dan Demobilisasi
Keperluan – Keperluan untuk pelaksanaan pekerjaan berupa peralatan, tenaga kerja dan lain-lain yang
mendukung pekerjaan sudah dimobilisasi pada minggu awal jadwal pelaksanaan pekerjaan, Khususnya
alat dan bahan kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan awal, sehingga tidak
mengganngu rencana pekerjaan selanjutnya. Kebutuhan alat digunakan sesuai dengan sepesifikasi
pekerjaan, bila terdapat perubahan pelaksanaan pekerjaan yang mengakibatkan perubahan alat harus
mendapat persetujuan direksi.
2. Serobong Kerja
Serobong kerja dibuat setelah mobilisasi peralatan dan personil,
3. Plank Nama Proyek
Plank Nama Proyek berisi data-data informasi dan warna sesuai dengan standar dari Pengawas, dan
dipasang sejak awal pelaksanaan proyek.
4. Pengukuran
Sebelum melaksanakan pekerjaan, terlebih dulu dilakukan kembali pengukuran dan pemberian
tanda/patok-patok STA baik untuk menentukan panjang maupun detail melintang. Pengukuran
dilaksanakan dengan alat ukur Teodolite dan Water pass atau Total station untuk penggambaran profil
memanjang dan melintang, dan digunakan untuk menyesuaikan dengan gambar desain.
5. Pengamanan Lalu-Lintas
Selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi, pengamanan akan arus lalu lintas
6. Administrasi dan Dokumentasi
Pelaporan dan dokumentasi pelaksanaan pekerjaan, akan secara kontinyu tiap bulan
Divisi 3 – Pekerjaan Tanah dan Geosintetik
3.1.(1a) Galian Biasa
- Tanah yang dipotong umumnya berada disisi jalan
- Penggalian dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia
3.2.(2a) Timbunan Pilihan dari sumber galian
- Excavator menggali dan memuat ke dalam dump truck
- Dump Truck mengangkut ke lapangan dengan jarak dari sumber galian ke lapangan
- Material diratakan dengan menggunakan Motor Grader
- Material dipadatkan menggunakan Vibratory Roller
-
Selama pemadatan sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat
bantu
3,3,(1) Penyiapan Badan Jalan
- Motor Grader meratakan permukaan hasil galian
- Vibro Roller memadatkan permukaan yang telah dipotong/diratakan oleh Motor Grader
- Sekelompok pekerja akan membantu meratakan badan jalan dengan alat bantu
Divisi 5 – Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
1. Beton Fc’ 21 Mpa (semen portland tipe 1,2,3,4 dan 5 (PCC) )
◦ Persiapan dilapangan sudah disetujui
◦ Lokasi sesuai panjang penanganan
◦ Semua material, Pasir, agregat kasar, plastik dan semen disiapkan dilokasi pengecoran
◦ Semen, pasir, batu pecah dan air dicampur dan diaduk
menjadi beton dengan menggunakan Concrete Mixer
◦ Beton dituangkan kedalam bekesting yang sudah disiapkan
◦ Beton harus dipadatkan dengan penggetar mekanis (Concrete Vibrator) dari dalam atau dari luar
yang telah disetujui. Bilamana diperlukan, dan bilamana disetujui oleh Pengawas Pekerjaan,
penggetaran harus disertai penusukan secara manual dengan alat yang cocok untuk menjamin
pemadatan yang tepat dan memadai. Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan
campuran beton dari satu titik ke titik lain di dalam acuan
◦ Pengecoran beton dilaksanakan secara terus menerus hingga batas sambungan pelaksanaan
(construction joint) yang telah disetujui oleh Direksi pekerjaan.
◦ Setelah pengecoran selesai, segera dilakukan perawatan dalam masa proses pengerasan beton.
◦ Selama proses pengerasan beton, beberapa orang pekerja akan memelihara proses pengerasan
dengan cara menyiramkan air ke permukaan beton atau menutupi dengan bahan yang menyerap air
(karung goni) untuk menjaga suhu beton.
◦ Setelah Pengeringan beton, segera dipotong dengan concrete cutter pada sambungan memanjang
dan melintang sebagaimana tertuang dalam gambar dan segera diisi aspal sebagai bahan penutup
sambungan.
2. Baja Tulangan
◦ Pekerjaan dilakukan secara manual
◦ Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah disiapkan
◦ Besi tulangan dipotong dengan bar cutter dan dibengkokkan sesuai dengan gambar rencana desain.
◦ Besi tulangan dirangkai dan disusun kemudian diikat dengan menggunakan kawat beton (bendrat).
Perapihan rangkaian tulangan akan dilaksanakan sebelum pengecoran dilaksanakan dan begisting
◦ telah terpasang.
3. Pekerjaan Bekisting
◦ Pekerjaan dilakukan secara manual
◦ Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah disiapkan
◦ Kayu perancah serta plywood dipotong sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan serta harus
sesuai dengan gambar rencana.
◦ Semua bahan kemudian di rangkai sesuai dengan gambar rencana
◦ Yang perlu diperhatikan adalah dalam merangkai bekisting harus dibuat sebaik mungkin, agar pada
saat di lakukan pengecoran bekisting tidak terbongkar.
◦ Bekisting yang sudah di rangkai kemudian di pasang pada posisi dinding saluran yang akan di cor,
dan di perkuat dengan suai-suai penahan agar tidak rusak pada saat pengecoran dilakukan.
◦ Perapihan bekisting setelah pemasangan.
4. Pekerjaan Pipa PVC
◦ Diameter Pipa PVC yang digunakan sesuai dengan keterangan gambar rencana
◦ Pipa dipotong dengan panjang sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar rencana.
◦ Pada kedua Ujung pipa dibungkus dengan Lakban
Divisi 7 – Struktur
7.1(7)a.1Beton muda sedang fc’21 MPa (untuk Box Culvert)
- Persiapan dilapangan sudah disetujui
Semen, pasir, batu pecah dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan
-
Concrete Mixer
- Beton dituangkan kedalam bekesting yang sudah disiapkan
- Beton dipadatkan secara merata pada tepi dan sepanjang acuan
- Pembentukan dan perapihan
7.3.1 Baja Tulangan Polos-BjTP 280 (U 24 Polos)
- Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai dengan yang diperlukan
Batang tulangan dipasang / disusun sesuai dengan Gambar Pelaksanaan dan persilangannya diikat
-
kawat
7.3 (2) Baja Tulangan Sirip BjTS 280 (U 32 Ulir)
- Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai dengan yang diperlukan
- Batang tulangan dipasang / disusun sesuai dengan Gambar
Pelaksanaan dan persilangannya diikat kawat| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 7 May 2024 | Pemeliharaan Jalan Dua Jalur Sendawar Raya | Kab. Kutai Barat | Rp 14,646,286,000 |
| 7 March 2020 | Peningkatan Sp. Tokong - Gbu | Kab. Kutai Barat | Rp 9,829,637,900 |
| 12 July 2023 | Peningkatan Jalan Simpang Poros Ke Peninggir | Kab. Kutai Barat | Rp 9,455,000,000 |
| 23 April 2024 | Rekonstruksi Jalan Poros Tanjung Sari (Dau Pekerjaan Umum) | Kab. Kutai Barat | Rp 9,347,911,800 |
| 3 March 2020 | Peningkatan Jalan Tebisaq - Gunung Bayan | Kab. Kutai Barat | Rp 8,831,180,800 |
| 7 September 2024 | Lanjutan Rekonstruksi Jalan Baru Damai Kota - Poros | Kab. Kutai Barat | Rp 8,430,016,000 |
| 18 May 2023 | Overlay Melak | Kab. Kutai Barat | Rp 7,279,790,676 |
| 11 May 2020 | Peningkatan Jalan Muhur - Bentas - Betung - Kiaq -Penawang - Kendesiq - Lendian | Kab. Kutai Barat | Rp 4,881,883,300 |
| 17 March 2023 | Pemeliharaan Jalan Dua Jalur Sendawar Raya | Kab. Kutai Barat | Rp 3,768,405,496 |
| 21 August 2023 | Lanjutan Peningkatan Jalan Engkuni Pasek | Kab. Kutai Barat | Rp 2,736,724,000 |