URAIAN SINGKAT KONTRAK PENYUSUNAN DOKUMEN BUKU PUTIH
SANITASI (BPS) DAN STRATEGI SANITASI KABUPATEN (SSK)
Pembangunan daerah yang terus berkembang pesat diiringi dengan peningkatan
jumlah penduduk dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat, menimbulkan berbagai
tantangan dalam penyediaan sarana dan prasarana dasar, khususnya di sektor
sanitasi. Ketidakseimbangan antara laju pembangunan dengan kemampuan
penyediaan layanan sanitasi yang layak telah menyebabkan berbagai
permasalahan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kondisi tersebut terlihat dari masih rendahnya akses masyarakat terhadap sanitasi
yang aman dan berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat
kemiskinan tinggi dan kawasan permukiman kumuh. Permasalahan ini tidak hanya
berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga memengaruhi produktivitas,
pendidikan, serta kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Di tingkat nasional, sanitasi telah ditetapkan sebagai salah satu isu strategis
dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable
Development Goals/SDGs), khususnya target 6.2 yang menekankan pada akses
universal terhadap sanitasi dan pengelolaan limbah yang layak. Pemerintah pusat
melalui berbagai program telah mendorong pemerintah daerah untuk mengambil
peran aktif dalam perencanaan dan pengelolaan sanitasi secara terintegrasi.
Kabupaten Lumajang sebagai salah satu daerah yang terus berkembang, memiliki
luas wilayah sebesar 179.710 hektar dengan pembagian administratif 21
kecamatan, 198 desa, dan 7 kelurahan. Sebaran geografis dan kepadatan
penduduk yang tidak merata menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan
program sanitasi yang efektif dan merata. Selain itu, pendekatan penanganan
sanitasi yang masih bersifat sektoral, belum terintegrasi, serta keterbatasan data
dan koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi hambatan utama dalam
upaya percepatan pembangunan sektor ini.
Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Bappeda sedang
menyusun kajian EHRA (Environment Health dan Risk Assessment) sebagaimana
tahapan dalam Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP).
Output dari kajian ini tentunya perlu diolah dan dianalisis lebih lanjut agar
berdampak terhadap kebijakan pembangunan sanitasi.
Buku Putih Sanitasi (BPS) merupakan dokumen tindaklanjut sebagaimana
program PPSP yang membangun basis data gambaran capaian sanitasi serta
perilaku masyarakat dari hasil kajian yang telah dilaksanakan. Dan setelah itu
output dari dokumen BPS akan diolah dan dirumuskan kembali strategi dan
kebijakannya ke dalam dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK).
Untuk itu, penyusunan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Kabupaten Lumajang
menjadi sangat penting sebagai dokumen perencanaan jangka menengah yang
memuat strategi, arah kebijakan, program prioritas, serta rencana aksi yang
terintegrasi lintas sektor. Dokumen ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
pengambilan keputusan, penyusunan program dan kegiatan, serta penganggaran
dalam pembangunan sanitasi yang berkelanjutan di Kabupaten Lumajang.
Dengan tersusunnya dokumen SSK, Pemerintah Kabupaten Lumajang
diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sanitasi, memperkuat
koordinasi lintas sektor, serta menjamin keterlibatan masyarakat dan sektor
swasta dalam pencapaian target universal akses sanitasi layak dan
berkelanjutan.
1. Maksud
Maksud dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Dokumen Buku Putih Sanitasi
(BPS) dan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) di Kabupaten Lumajang adalah
untuk menyediakan kerangka perencanaan strategis yang komprehensif,
integratif, dan berkelanjutan dalam pembangunan sektor sanitasi di Kabupaten
Lumajang
2. Tujuan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Dokumen Buku Putih Sanitasi
(BPS) dan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) di Kabupaten Lumajang adalah:
a. Tersedianya data capaian sanitasi dan perilaku Masyarakat di Kabupaten
Lumajang saat ini.
b. Teridentifikasinya isu strategis, permasalahan, serta tantangan dalam
pembangunan sektor sanitasi
c. Tersedianya kebijakan dan strategi Kabupaten Lumajang terhadap upaya
pencapaian target layanan sanitasi.
Sasaran Penyusunan Dokumen Buku Putih Sanitasi (BPS) dan Strategi Sanitasi
Kabupaten (SSK) yaitu Tersedianya rencana strategis pembangunan sanitasi di
Kabupaten Lumajang
Ruang lingkup kegiatan Penyusunan Dokumen Buku Putih Sanitasi (BPS) dan
Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) meliputi :
1. Pengumpulan data dokumen pendukung;
2. Survey dan pengambilan data baseline sanitasi;
3. Analisa data dan informasi
4. Perumusan kebijakan dan rencana strategi pengembangan sanitasi Kabupaten
Lumajang