METODE PELAKSANAAN
PEKERJAAN : PEMBANGUNAN FASILITAS MAKAM KELURAHAN
LOKASI : KABUPATEN MAGETAN
TAHUN ANGARAN : 2025
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Uitzet dan Pengukuran
Tenaga : Mandor, Tukang, Pekerja
Alat : Meteran,Gambar pekerjaan
Bahan : -
Cara Pelaksanaan :
Menentukan titik 0 , tancapkan patok pada titik tersebut.
Timbang elevasi / rata air dengan jalan. Dan lihat di gambar elevasi yang akan
dikerjakan
Setelah itu pasang patok pondasi pada titik pondasi salah satu pojok bangunan.
Lengakap dengan papannya. Kita tancapkan paku reng sebagai AS pondasi
Pasang dua benang pada paku tersebut dan tarik membentuk sudut sementara.
Dengan rumus segitiga kita tentukan siku benang tersebut
setelah langkah diatas maka benar , maka patok selanjutnya bisa dipasang. Dan
AS benang tersebut menjadi AS pondasi
II. PEKERJAAN TANAH
1. Galian tanah
Tenaga : Mandor, Pekerja
Alat : Cangkul, kereta dorong, Ganco, Ember
Bahan : -
Cara Pelaksanaan :
Tentukan lebar dan kedalaman tanah yang akan digali.
Tanah buangan galian diletakan disamping galian dengan asumsi tidak akan jatuh lagi
dilubang galian
2. Urugan tanah kembali dipadatkan
Tenaga : Mandor, Pekerja
Alat : Sekop, Jangka sorong
Bahan : -
Cara Pelaksanaan :
Timbunan tanah kembali bekas galian ditimbunkan pada lokasi yang ditunjukkan pada gambar
rencana.
3. Urugan tanah membeli
Tenaga : Mandor, Pekerja
Alat : Sekop, Jangka sorong
Bahan : Tanah Urug
Cara Pelaksanaan :
Tanah urug didatangkan dan dihamparkan pada area yang memerlukan tanah urug dengan
ketebalan menyesuaikan gambar kerja
III . PEKERJAAN BETON
1. Membuat beton K.100
Tenaga : Mandor, Pekerja,Tukang Batu
Alat : concrete mixer, meteran, waterpass, cangkul, ember, sendok
semen, raskam, benang, selang air
Bahan : Semen, Batu Pecah 2/3, Pasir beton, Air
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan lantai kerja ini dilaksanakan setelah pekerjaan galian tanah selesai
dikerjakan
Pekerjaan lantai kerja ini menggunakan beton mutu K. 100.
Semua jenis material yang dipakai untuk pekerjaan beton dipastikan bersih dari
tanah maupun lumpur.
- Pasir beton terdiri dari butir-butir kecil yang bersih serta terbebas dari bahan
organik, lumpur dan sebagainya memenuhi komposisi butir dan kekerasannya
yang dicantumkan pada PBI 1971
- Koral / Split digunakan koral yang bersih dan bermutu baik serta tidak berpori
dan bergradasi kekerasanya sesuai PBI 1971
Pengadukan campuran beton mengguanakan alat concrete mixer/molen dan
dipastikan adukan campuran benar-benar homogen
Setelah adukan campuran beton dinyatakan sudah homogen, campuran beton
tersebut siap dihamparkan ke lokasi yang direncanakan
2. Membuat beton K 175
Tenaga : Mandor, kepala tukang, Tukang kayu ,Pekerja
Alat : concrete mixer, meteran, waterpass, cangkul, ember, sendok
semen, raskam, benang, selang air
Bahan : Semen Portland, Pasir Beton , Koral 2 - 3 cm, Air
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan beton ini meliputi pekerjaan beton keseluruhan struktur tugu
perbatasan yang meliputi pondasi strosuss, pilecap, kolom, balok, plat.
Dalam pembuatan campuran beton ini bias dikerjakan manual (sitemix)
menggunakan concrete mixer kapasitas. 0,30-0,60 m3 deng komposisi
campuran 1Semen : 2Pasir : 3Koral 2-3 cm.
Semua jenis material yang dipakai untuk pekerjaan beton dipastikan bersih dari
tanah maupun lumpur.
- Pasir beton terdiri dari butir-butir kecil yang bersih serta terbebas dari bahan
organik, lumpur dan sebagainya memenuhi komposisi butir dan kekerasannya
yang dicantumkan pada PBI 1971
- Koral / Split digunakan koral yang bersih dan bermutu baik serta tidak berpori
dan bergradasi kekerasanya sesuai PBI 1971
Pengadukan campuran beton mengguanakan alat concrete mixer/molen dan
dipastikan adukan campuran benar-benar homogen
Setelah adukan campuran beton dinyatakan sudah homogen, campuran beton
tersebut siap dihamparkan ke lokasi yang direncanakan
3. Begisting Pondasi (2x pakai)
Tenaga : Mandor, kepala tukang Kayu, Tukang kayu ,Pekerja
Alat : Meteran, Gergaji, Palu
Bahan : Papan Kayu, Paku, Minyak begisting
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan lantai kerja selesai dikerjakan.
Perakitan papan untuk begisting dikerjakan menyesuaikan ukuran kedalaman pilecap
yang tercantum dalam gambar rencana
Papan begisting sebelum dipasang diolesi minyak begisting agar dalam pelepasannya
mudah karena papan begisting akan dipakai lagi
4. Begisting Kolom (2x pakai)
Tenaga : Mandor, kepala tukang Kayu, Tukang kayu ,Pekerja
Alat : Meteran, Gergaji, Palu
Bahan : Papan Kayu, Paku, Minyak begisting, Balok kayu, Triplek
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan setelah perakitan besi kolom selesai dikerjakan
Perakitan papan untuk begisting dikerjakan menyesuaikan ukuran lebar kolom yang
tercantum dalam gambar rencana
Papan begisting sebelum dipasang diolesi minyak begisting agar dalam pelepasannya
mudah karena papan begisting akan dipakai lagi
5. Begisting Balok (2x pakai)
Tenaga : Mandor, kepala tukang Kayu, Tukang kayu ,Pekerja
Alat : Meteran, Gergaji, Palu
Bahan : Papan Kayu, Paku, Minyak begisting, Balok kayu, Triplek
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan setelah ketinggian/level pasangan bata sudah sesuai
dengan gambar rencana
Perakitan papan untuk begisting dikerjakan menyesuaikan ukuran tinggi balok latei
maupun ring balok yang tercantum dalam gambar rencana
Sedangkan untuk balok gantung dalam pengerjaannya didahulukan begisting bagian
bawah yang ditopang oleh dolken-dolken untuk memperoleh hasil pekerjaan yang rapi
begisting bagian bawah ini di Water Pass dahulu dan ditaik benang sebelum
pembesian balok diletakan diatasnya dan kemudian ditutup begisting bagian samping.
Papan begisting sebelum dipasang diolesi minyak begisting agar dalam pelepasannya
mudah karena papan begisting akan dipakai lagi
IV. PEKERJAAN PASANGAN
1. Pas. Pondasi Batu Belah camp. 1Pc : 5Ps
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang batu, Tukang batu, Pekerja
Alat : Concrete Mixer/Molen, Meteran, Cetok / Sendok spesi, Cangkul, Skrop, Ember
spesi, Kereta / Sorong
Bahan : Semen Portland, Pasir Pasang, Batu Belah
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan pada saat galian sudah siap.
Batu belah yang digunakan adalah batu siap pasang dengan ukuran racak 15/20 cm
Sebelum pemasangan batu belah harus dalam keadaan bersih dari lumpur
Dalam pemasangan pondasi batu belah menyesuaikan detail yang tercantum dalam
gambar rencana
2. Pas. 1 /2 batu bata merah camp. 1 Pc : 5 Ps
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang batu, Tukang batu, Pekerja
Alat : Concrete Mixer/Molen, Meteran, Cetok / Sendok spesi, Cangkul, Skrop,
Ember spesi, Kereta / Sorong
Bahan : Semen Portland, Pasir Pasang, Batu Bata Merah
Cara Pelaksanaan :
Batu bata yang digunakan adalah produksi lokal dengan kwalitas yang baik dengan
hasil pembakaran yang matang.
Ukuran bata merah menyesuaikan pasaran lokal, untuk saat ini ukuran bata merah 4,5 x
11 x 20 cm.
Sebelum pemasangan bata merah direndam dalam air dahulu guna memperoleh
pasangan yang homogen.
Dalam pemasangan posisi dan dimensi pasangan trasram bata merah menysuaikan
detail yang tercantum dalam gambar rencana
3. Pas. bata tempel
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang batu, Tukang batu, Pekerja
Alat : Concrete Mixer/Molen, Meteran, Cetok / Sendok spesi, Cangkul, Skrop,
Ember spesi, Kereta / Sorong
Bahan : Bata merah tempel karangpilang uk. 7 x 24 cm
Cara Pelaksanaan :
Bata tempel yang digunakan adalah produksi lokal dengan kwalitas yang baik dengan
hasil pembakaran yang matang.
Ukuran bata tempel menyesuaikan pasaran lokal, untuk saat ini ukuran bata merah 7 x
23 cm.
Sebelum pemasangan bata tempel direndam dalam air dahulu guna memperoleh
pasangan yang homogen.
Bata tempel bisa dikerjakan setelah pasangan bata merah selesai dikerjakan sesuai
desain atau bentuk gapura yang telah direncanakan
Dalam pemasangan pemasangan bata merah tempel sambungan pertemuan antara
bata merah tempel satu sama lain tidak boleh sejajar dan setiap pertemuan sudut bata
merah harus diprostek/dipotong siku
V. PEKERJAAN PLESTERAN
1. Pekerjaan Plesteran 1 Pc : 5 Ps tebal 15 mm
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang Batu, Tukang Batu , Pekerja
Alat : Concrete Mier/Molen, Meteran, Cetok / Sendok spesi, Cangkul, Skrop, Ember
spesi, Kereta / Sorong
Bahan : Semen Portland, Pasir Pasang
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan setelah pasangan bata selesai dipasang sesuai dngan
desain/bentuk gapura.
ukuran agregat pasir yang digunakan juga sesuai dengan yang disyaratkan oleh direksi
dan pengawas
Sebelum diplester area yang akan diplester dibersihkan dan disiram dengan air sampai
basah
2. Acian
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang Batu, Tukang Batu , Pekerja
Alat : Meteran, Cetok / Sendok spesi, Ember
Bahan : Semen Portland
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan acian dilaksanakan Setelah pekerjaan plesteran dinding selesai.
Plesteran halus / acian menggunakan campuran bahan Semen Portland dan air sampai
memperoleh campuran yang homogen.
Acian dilaksanakan sesudah 8 hari umur plesteran selesai dikerjakan guna memperoleh
hasil finishing yang baik.
VI. PEKERJAAN PENGECATAN
1. Cat minyak ( 1 cat dasar, 2 lapis cat penutup )
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang Cat, Tukang Cat , Pekerja
Alat : Rool/Kuas, ember, amplas
Bahan : Plamur, Cat Dasar, Cat Penutup
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan ini dilaksanakan setelah media benar benar kering.
Berkoordinasi dengan direksi dan pengawas tentang material dan warna yang
disyaratkan oleh direksi, setelah itu mengajukan contoh kepada direksi dan pengawas
pekerjaan.
Menyiapkan alat (rol, kuas dll) yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut
Setelah material dan warna cat disetujui pekerjaan dapat dilaksanakan. Pertama adalah
mengamplas bidang tembok Pagar di dengan amplas bersihkan sisa debu amplas dari
permukaan dinding.
Kedua adalah proses pengecatan, dengan cara mencampur cat dengan pengencer cat
(biasanya air) dengan perbandingan tertentu yang sudah tertulis dalam kaleng cat
tersebut. Setelah siap kemudian aplikasikan cat tersebut dengan menggunakan roll satu
lapis dan tunggu sampai kering. Setelah kering ulangi langkah tersebut di atas sampai
permukaan dinding rata tertutup cat dengan sempurna.
1. Cat Coating bata tempel
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang Cat, Tukang Cat , Pekerja
Alat : Rool/Kuas, ember, amplas
Bahan : Minyak Cat, Cat Penutup coating
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan coating ini dilaksanakan setelah permukaan bata merah tempel dibersihkan
dari debu dan kotoran
Berkoordinasi dengan direksi dan pengawas tentang material dan warna yang
disyaratkan oleh direksi, setelah itu mengajukan contoh kepada direksi dan pengawas
pekerjaan.
Menyiapkan alat (rol, kuas dll) yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut proses pengecatan,
dengan cara mencampur cat dengan pengencer cat (thinner) dengan perbandingan tertentu
yang sudah tertulis dalam kaleng cat tersebut. Setelah siap kemudian aplikasikan cat tersebut
dengan menggunakan kuas satu lapis dan tunggu sampai kering. Setelah kering ulangi langkah
tersebut di atas sampai permukaan dinding rata tertutup cat dengan sempurna.
dengan menggunakan kuas satu lapis dan tunggu sampai kering. Setelah kering ulangi langkah
tersebut di atas sampai permukaan dinding rata tertutup cat dengan sempurna.
PEKERJAAN TIANG PJU DAN LAMPU PJU
1. Pasang Lampu PJU
Tenaga : Mandor, Kepala Tukang Batu, Tukang Batu , Pekerja
Alat : Palu, Cetok, Ember, Stamper
Bahan : Tiang PJU pipa galvanis Ø 4”, 3”, 2” tebal 2 mm, Lampu PJU LED 100 watt,
Umpak beton
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan tiang PJU ini dilaksanakan dibengkel las dengan mengacu ukuran pada detail
gambar rencana.
Setiap sambungan pada saat perakitan dipastikan dilas dengan kuat dan rapi
Setelah tiang PJU selesai dikerjakan dibengkel bisa dikirim ke lokasi pekerjaan dan
dipasang diatas umpak beton yang tersedia.
lampu PJU LED 100 watt dipasang pada dudukan lampu pipa Ø 2” yang sudah
terpasang di tiang PJU
Mengajukan contoh material yang akan dipakai/dipasang kepada direksi dan pengawas
pekerjaan.