| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0315674788723000 | Rp 117,166,272 | 97.05 | - | |
PT Hamos Buana Karya | 04*0**6****23**0 | - | - | - |
| 0021964309722000 | - | - | tidak hadir dalam pembuktian kualfikasi | |
CV Temugul Multy Karya | 05*2**1****27**0 | - | - | - |
| 0030140230722000 | - | - | - | |
| 0033137126722000 | - | - | - | |
| 0701166217723000 | - | - | - | |
| 0944701473723000 | - | - | - | |
PT Bahau Mekar Jaya | 10*1**1****29**4 | - | - | - |
| 0028618197727000 | - | - | - | |
| 0021369343727000 | - | - | - | |
CV Kawanlama Konsultan | 09*1**7****27**1 | - | - | - |
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
dr. Anak Agung Gde Dwipa Byantara, Sp.PD
RUMAH SAKIT UMUM
DAERAH KABUPATEN
MALINAU TAHUN 2025
JALAN. RESPEN TUBU KEC.MALINAU UTARA
URAIAN SINGKAT MENGENAI PENGAWASAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN
GEDUNG CATH LAB:
Pengawasan Pekerjaan Pembangunan Gedung Cath Lab
Pengawasan pekerjaan pembangunan gedung Cath Lab (Catheterization Laboratory) adalah
proses krusial untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, standar kualitas, anggaran, dan
jadwal yang telah ditetapkan. Mengingat sifat khusus dari gedung Cath Lab yang menampung
peralatan medis berteknologi tinggi dan memerlukan lingkungan steril, pengawasan harus
dilakukan secara cermat dan detail.
Tujuan utama pengawasan adalah:
• Memastikan Kualitas: Mengawasi setiap tahapan konstruksi, mulai dari pondasi hingga
finishing, untuk memastikan material dan metode pelaksanaan sesuai dengan spesifikasi
teknis dan standar bangunan kesehatan. Ini termasuk pemeriksaan kualitas beton, struktur
baja, instalasi MEP (Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing), serta sistem tata udara (HVAC)
yang sangat vital untuk ruang steril.
• Kepatuhan terhadap Desain: Memastikan bahwa pembangunan mengikuti gambar rencana
(blueprint) dan spesifikasi desain yang telah disetujui, termasuk tata letak ruangan,
dimensi, dan persyaratan khusus untuk pemasangan alat medis.
• Efisiensi Biaya dan Waktu: Memantau penggunaan anggaran dan jadwal proyek secara
ketat untuk mencegah pembengkakan biaya (cost overrun) dan keterlambatan proyek. Ini
melibatkan verifikasi progres pekerjaan, penggunaan sumber daya, dan penanganan klaim
atau perubahan di lapangan.
• Keselamatan Kerja (K3): Mengawasi penerapan standar keselamatan kerja di lokasi proyek
untuk melindungi pekerja dan pihak lain dari potensi bahaya. Ini mencakup penggunaan
APD (Alat Pelindung Diri), prosedur kerja aman, dan penanganan material berbahaya.
• Manajemen Perubahan: Mengidentifikasi dan mengelola setiap perubahan desain atau
kondisi lapangan yang mungkin timbul selama konstruksi, serta memastikan perubahan
tersebut didokumentasikan dan disetujui dengan benar.
Lingkup pengawasan umumnya meliputi:
• Pengawasan Struktur: Pemeriksaan pondasi, kolom, balok, pelat lantai, hingga atap.
• Pengawasan Arsitektur: Kualitas dinding, lantai, plafon, pintu, jendela, finishing, dan tata
ruang.
• Pengawasan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP): Ini sangat penting untuk Cath
Lab, meliputi instalasi listrik, sistem pencahayaan, grounding, instalasi air bersih dan kotor,
sistem proteksi kebakaran, dan terutama sistem HVAC yang menjaga suhu, kelembaban,
dan kebersihan udara.
• Pengawasan Peralatan Khusus: Koordinasi dengan pemasok alat Cath Lab untuk
memastikan kesiapan infrastruktur pendukung (misalnya, kekuatan lantai, jalur kabel,
sistem pendingin khusus) sebelum instalasi peralatan.
• Uji Coba dan Komisioning: Memastikan semua sistem dan peralatan berfungsi dengan baik
sebelum gedung dioperasikan.
• Pelaporan dan Dokumentasi: Menyusun laporan harian, mingguan, serta laporan akhir
pekerjaan untuk dokumentasi dan dasar pengurusan izin operasional.