| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0957542756941000 | Rp 449,386,224 | - | |
| 0024248874941000 | Rp 457,268,702 | SBU dan Subbidang tidak sesuai dengan persyaratan pada dokumen Pemilihan, Tidak menyampaiakan Data Pengalaman Pekerjaan | |
| 0031549058941000 | - | - | |
| 0864734785951000 | - | - | |
| 0665222014726000 | - | - | |
| 0901309518941000 | - | - | |
| 0016999971941000 | - | - | |
| 0948522594941000 | - | - | |
PT Hollat Bangun Persada | 04*9**4****41**0 | - | - |
| 0852623057941000 | - | - | |
| 0766043517941000 | - | - | |
| 0813260742951000 | - | - | |
| 0915259162941000 | - | - |
METODE PELAKSANAAN
PEMBANGUNAN PAGAR GEDUNG PESPARAWI
Pekerjaan pembuatan pagar BRC terdiri dari pekerjaan antara lain :
1. Pekerjaan Cor Beton Pondasi Pagar Pekerjaan teknis BRC :
A. Pekerjaan Persiapan
a. Pembuatan dan pengajuan shop drawing pekerjaan beton pondasi
pagar BRC.
b. Persetujuan material yang akan digunakan.
c. Persiapan bahan kerja, antara lain: semen PC, pasir, split dan air.
d. Persiapan alat bantu kerja, antara lain: mixer beton, meteran,
waterpass, cangkul, talang cor, bara, sendok semen, raskam, benang,
selang air, dll.
B. Pekerjaan penulangan
a. Perakitan tulangan
Setelah meralit tulangan pondasi maka untuk pemasangan tulangan
dilakukan dengan cara manual karena tulangan untuk pondasi pagar
dilakukan di luar tempat pengecoran di lokasi proyek agar setelah
dirakit dapat langsung dipasang dan proses pembuatan pondasi
dapat berjalan lebih cepat.
Cara perakitan tulangan :
1) Mengukur panjang untuk masing-masing jenis tulangan yang
dapat diketahui dari ukuran pondasi pagar BRC.
2) Mendesain bentuk atau dimensi dari tulangan pondasi pagar BRC,
dengan memperhitungkan bentuk-bentuk tipe tulangan yang ada
pada pondasi pagar BRC tersebut.
3) Merakit satu per satu bentuk dari tipe tulangan pondasi dengan
kawat pengikat agar kokoh dan tulangan tidak bisa terlepas.
b. Pemasangan tulangan
Setelah merakit tulangan pondasi maka untuk memasang tulangan
dilakukan dengan cara manual karena tulangan untuk pondasi
pagar BRC ini tidak terlalu berat dan kedalaman pondasi ini juga
tidak terlalu dalam. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
pemasangan tulangan:
1) Hasil rakitan tulangan dimasukkan ke dalam tanah galian dan
ditempatkan di atas permukaan tanah dengan bantuan
waterpass.
2) Rakitan tulangan ditempatkan tidak langsung bersentuhan
dengan dasar tanah, jarak antara tulangan dengan dasar tanah
40 mm, yaitu dengan menggunakan pengganjal yang dibuat dari
batu kali disetiap ujung sisi/tepi tulangan bawah agar ada jarak
antara tulangan dan permukaan dasar tanah untuk
diperbaiki/melapisi tulangan dengan beton (selimut beton) dan
tulangan tidak menjadi karat.
3) Setelah dipastikan rakitan tulangan benar-benar stabil, maka
dapat langsung melakukan pengecoran.
C. Pekerjaan bekisting
Bekisting adalah suatu konstruksi bantu yang digunakan sementara
untuk mencetak beton yang akan di cor, di pasang atau diatasnya.
Tahapan pekerjaan bekisting:
1. Papan cetakan disusun oleh rapih berdasarkan bentuk beton yang
akan di cor.
2. Papan cetakan berdiri dengan baik dan ditunjang dengan tiang agar
tegak lurus tidak miring dengan bantuan alat waterpass.
3. Papan cetakan tidak boleh bocor.
4. Papan-papan disambung dengan klem / penguat / penjepit.
5. Paku antara papan berselang-seling dan tidak segaris agar tidak
terjadi retak.
D. Pekerjaan pengecoran
Tahap-pekerjan pengecoran pondasi pagar BRC yaitu:
1. Sebelum melakukan pengecoran beton, terlebih dahulu membuat
Formula Job Mix untuk menentukan komposisi campuran.
Mutu beton yang sesuai dengan yang diharapkan. Formula Job Mix
yang telah dibuat diperiksa oleh pengawas lapangan.
2. Mempersiapkan bahan-bahan yang digunakan untuk pengecoran
seperti: semen pasir, split, serta air dan juga peralatan yang akan
digunakan untuk pengecoran.
3. Pengecoran beton dimulai setelah konsultan/direksi berhasil
mendapatkan campuran untuk pengecoran beton yang disetujui
dalam persetujuan pelaksanaan kerja.
4. Bersihkan seluruh permukaan dan lokasi pengecoran dari tanah dan
sampah.
5. Tuang beton readymix ke dalam area pengecoran, pada saat
pengecoran adukan beton diratakan dan dipadatkan dengan
vibrator sehingga beton dapat padat dan tidak ada rongga.
6. Setelah melakukan pengecoran, maka pondasi pagar BRC tersebut
dibiarkan mengering dan setelah mengering pondasi diurug dengan
tanah urugan serta disisakan beberapa cm untuk sambungan
kolom.
2. Pembuatan Dudukan Pondasi Dengan Pasangan Batu Kali
Pekerjaan Teknis
A. Pekerjaan Persiapan
1. Pembuatan dan pengajuan shop drawing pekerjaan pasangan batu
kali.
2. Persetujuan material yang akan digunakan.
3. Persiapan lahan kerja.
4. Persiapan bahan kerja, antara lain: batu kali, semen PC, pasang
pasir, udara, dll.
5. Persiapan alat bantu kerja, antara lain: theodolith, waterpass,
meteran, benang, selang air dll.
B. Pelaksanaan pekerjaan
1. Memastikan tanah untuk pasangan batu kali, ukuran lebar dan
tinggi sudah sesuai rencana.
2. Pasang patok kayu dan benang sebagai referensi leveling pasangan
batu kali.
3. Buat adukan untuk pasangan pondasi batu kali.
4. Hamparkan pasir urug dan ratakan.
5. Basahi batu kali dengan air terlebih dahulu sebelum dipasang.
6. Pasang batu aanstamping terlebih dahulu.
7. Pasang batu kali di atas pasangan batu aanstamping dengan
menggunakan adukan yang setara mengisi rongga-rongga antar
batu kali.
8. Batu kali disusun dengan mudah sehingga pasangan batu kali tidak
mudah retak/patah dan berongga besar.
9. Cek ketinggian pekerjaan pasangan batu kali sudah sesuai rencana.
10. Pekerjaan akhir adalah menyelesaikan pasangan batu kali dengan
plesteran.
3. Pekerjaan Pengadaan Pagar BRC dan Tiang Pagar BRC
Pekerjaan Teknis
A. Pekerjaan Persiapan
1. Pembuatan dan pengajuan shop drawing pekerjaan pengadaan
pagar brc.
2. Persetujuan material yang akan digunakan.
3. Persiapan lahan kerja.
4. Persiapan bahan kerja, antara lain: pagar BRC Dia.8 mm, Tiang
Pagar BRC Dia.1.5
B. Pelaksanaan pekerjaan
1. Pembersihan garis pagar
Semua pohon, perdu, semak, dan puing-puing yang akan
melibatkan pelaksanaan konstruksi pagar sesuai dengan lokasi yang
ditentukan harus disingkirkan, dengan lebar minimum 60 cm pada
setiap sisi dari garis tengah pagar sebelum operasi pemasangan
pagar.
2. Pemasangan tiang pagar BRC
Semua tiang harus ditanam di beton sesuai dengan dimensi dan
kedalaman dan pada jarak yang ditentukan dalam gambar
rencana. Jarak antar tiang tidak boleh lebih dari 3 m (2,5 m dalam
gambar) dan ditanam sedalam 60 cm di pondasi beton.
3. Pemasangan batang atas
Batang harus terus menerus dan melalui bagian atas dari
tiang. Sambungan batang harus memungkinkan pergerakan batang
karena ekspansi.
4. Pemasangan pengaku
Batang pengaku horizontal dan batang diagonal harus dipasang
setiap tiang.
5. Pemasangan kawat pagar
Kawat pagar harus dipasang pada tiang dan pengaku sesuai
dengan gambar rencana. Pagar pada umumnya diinstal dengan
berpartisipasi kontur tanah, dengan celah bagian bawah dari pagar
tidak boleh kurang dari 25 mm atau lebih dari 100 mm
dari permukaan tanah.
6. Pemasangan pagar BRC
Memasang pagar sesuai dengan detail yang ditunjukan pada gambar
dan sesuai dengan petunjuk Pemberi Tugas. Pemasangan pagar
sesuai dengan batas – batas yang gambar sesuai dengan arahan
Pemberi Tugas. Bagian atas/tinggi pagar akan mengikuti level tanah
dasar sesuai dengan gambar perencanaan. Seluruh tiang pagar
dibuat dengan kuat pada pondasi beton sesuai dengan dimensi pada
gambar perencanaan. Pagar terpasang harus tegak dan
berderet sesuai gambar.
Langgur, Maret 2023
Pejabat Pembuat Komitmen
MARGARETHA MATWAAN, ST
NIP. 19840623 201101 2 010