| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0390411866814000 | Rp 644,991,916 | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0815572789814000 | Rp 661,893,809 | - | |
| 0660656521724000 | - | - | |
CV Aritlinawa | 00*2**1****24**0 | - | - |
| 0728632886814000 | - | - |
KAK
DAK 2023
PEMBANGUNAN BALAI
PENYULUHAN KB
KECAMATAN BALA-
BALAKANG
DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN MAMUJU
KERANGKA ACUAN KERJA ( K A K )
PEKERJAAN
PEMBANGUNAN BALAI PENYULUHAN KB KEC. BALA-BALAKANG
A. Latar Belakang
Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga
Berencana (Bangga Kencana) dalam pelaksanaannya memerlukan
komitmen, dukungan, dan sinergitras antara pemerintah, pemerintah
daerah, dan mitra kerja di semua tingkatan wilayah. Prasyarat tersebut
adalah dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan
publik, sehingga masyarakat baik di perkotaan maupun perdesaan,
termasuk masyarakat kurang mampu yang bertempat tinggal di wilayah
padat penduduk, daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kepulauan
(DTPK) dapat merasakannya.
Kabupaten Mamuju merupakan salah satu daerah dalam wilayah
Provinsi Sulawesi Barat yang terletak membentang sepanjang ± 180 km
pada garis pantai selatan Makassar. Dimana terdapat beberapa wilayah
(desa) yang terletak di daerah kepulauan yang sulit dijangkau, sehingga
berdampak pada kurangnya informasi kepada masyarakat tentang Program
Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga
Kencana) yang menyebabkan tingginya angka kelahiran total atau Total
Fertility Rate (TFR), rendahnya pemakaian kontrasepsi atau Contraceptive
Prevalence Rate (CPR), dan tingginya kebutuhan ber-KB yang tidak
terpenuhi (unmet need) serta tingginya prevalensi stunting di wilayah
pesisir.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud:
Secara umum maksud pemberian DAK Fisik Subbidang Keluarga
Berencana untuk mendukung tercapainya sasaran prioritas program
Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana
(Bangga Kencana) dalam mendukung penurunan TFR menjadi 2,1 pada
akhir tahun 2024.
2. Tujuan
Meningkatkan akses dan pelayanan KB yang merata dan berkualitas
serta untuk Menurunkan prevalensi stunting.
C. Nama Pekerjaan
Pekerjaan Pembangunan Balai Penyuluhan KB Kec. Bala-Balakang pada
kegiatan Penyediaan Sarana Penunjang Pelayanan KB.
D. Sumbar Dana
Anggaran yang digunakan untuk membiayai pelaksanaan pekerjaan
pengadaan ini sebesar Rp. 665.000.000,- (Enam Ratus Enam Puluh Lima
Juta Rupiah) berasal dari Dana Alokasi Khusus pada Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Kab. Mamuju Tahun Anggaran 2023.
E. Output
Keluaran yang diminta dari Kontraktor Pelaksana pada penugasan ini
adalah :
1. Melaksanakan pekerjaan pembangunan yang menyangkut kualitas,
biaya dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan, sehingga dicapai
wujud akhir bangunan dan kelengkapannya yang sesuai dengan
Dokumen Pelaksanaan dan kelancaran penyelesaian administrasi yang
berhubungan dengan pekerjaan di lapangan serta penyelesaian
kelengkapan pembangunan.
2. Dokumen yang dihasilkan selama proses pelaksanaan yang terdiri dari :
• Metode Pelaksanaan Program kerja, alokasi tenaga dan konsepsi
pelaksanaan pekerjaan.
a) Persiapan kantor/alat, tenaga ahli dan administrasi perijinan −
Pengecekan personil, kantor / perlengkapan, − Koordinasi dengan
instansi terkait − Administrasi perijinan
b) Pengumpulan data sekunder − Melakukan dialog langsung dan
penelusuran lapangan dengan melibatkan masyarakat untuk
mendapatkan data/informasi terhadap aspirasi dan respon
masyarakat tentang pelaksanaan kegiatan perencanaan teknis
embung − Penyedia jasa harus mengumpulkan sekaligus menyusun
ke dalam suatu dokumen data seperti, jumlah pegawai, struktur
organisasi pegawai, jumlah dan jenis kendaraan dinas, alat-alat
serta data-data lain yang berkaitan.
• Melakukan control terhadap kondisi eksisting di lapangan;
• Mengajukan Shop Drawing pada setiap tahapan pekerjaan yang
akan dilaksanakan;
• Membuat Laporan harian berisikan keterangan tentang :
- Tenaga kerja
- Bahan bangunan yang didatangkan, diterima atau tidak.
- Peralatan yang berhubungan dengan kebutuhan pekerjaan.
- Kegiatan per-komponen pekerjaan yang diselenggarakan.
- Waktu yang dipergunakan untuk pelaksanaan.
- kejadian-kejadian yang berakibat menghambat pelaksanaan.
• Membuat Laporan mingguan, sebagai resume laporan harian
(kemajuan pekerjaan, tenaga dan hari kerja), Laporan Bulanan;
3. Mengajukan Berita Acara Kemajuan Pekerjaan untuk pembayaran
termin;
4. Surat Perintah Perubahan Pekerjaan dan Berita Acara Pemeriksaan
Pekerjaan Tambah dan Kurang (jika ada tambahan atau perubahan
pekerjaan);
5. Membuat Berita Acara Penyerahan Pertama Pekerjaan;
6. Membuat Berita Acara Pemyataan Selesainya Pekerjaan;
7. Membuat Gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (as built
drawing);
8. Membuat Time schedule/S curve untuk pelaksanaan pekerjaan.
F. Instansi Pelaksana
Instansi Pelaksana Kegiatan Pembangunan Balai Penyuluhan KB Kec.
Bala-Balakang adalah Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Kab. Mamuju
H. Jangka Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Balai Penyuluhan KB Kec. Bala-
Balakang harus dapat diselesaikan dalam jangka waktu 120 (Seratus Dua Puluh)
hari kalender dan dituangkan dalam kontrak Kerjasama. Serta penambahan masa
Pemeliharaan selama 120 (Seratus Dua Puluh) hari kalender.
I. Peralatan Utama
KAPASITAS
NO JENIS PERALATAN JUMLAH
PERALATAN
1 Kapal 1 Unit Minimal 5 GT
2 Concrete Mixer 2 Unit 350 Liter
3 Gerobak 3 Unit
Minimal 0.7 m3
4 Skop 5 Unit
5 Sendok adukan 5 Unit
6 Cangkul 3 Unit
7 Genset 1 Unit
8 Alat Pertukangan Lainnya
J. Personil Manajerial
Personil Manajerial yang digunakan pada Pembangunan Balai Penyuluhan KB Kec.
Bala-Balakang antara lain
1. Pelaksana Bangunan Gedung (SKT 022) : 1 Orang
2. K3 Konstruksi : 1 Orang
K. Pekerjaan Utama dan Identifikasi Risiko Keselamatan Kerja
TINGKAT
NO PEKERJAAN UTAMA IDENTIFIKASI BAHAYA
RESIKO
1 PEKERJAAN TANAH - Terjadi longsor pada galian pondasi - Kecil
- Terjadi insiden berupa pekerja
tertimbun tanah pada tempat
penggalian pondasi
- Kecelakaan akibat pengoperasian
alat kerja yang salah sehingga
mengakibatkan luka ringan dan
luka berat
2 PEKERJAAN PONDASI - Terjadi insiden berupa pekerja - Kecil
terkena peralatan kerja sehingga
mengakibatkan luka ringan dan
luka berat
- Terjadi insiden berupa pekerja
terhirup/terkena semen (iritasi)
sehingga mengakibatkan luka
ringan dan luka berat
3 PEKERJAAN BETON - Kecelakaan akibat pengoperasian - Kecil
alat kerja yang salah pada
pengecoran sehingga
mengakibatkan luka berat
- Kecelakaan berupa tertimpa paku,
palu dan alat kerja lainnya
- Kecelakaan berupa insiden
tergelincir saat pekerjaan
pemasangan bekisting/mall
- kecelakaan tertusuk paku
4 PEKERJAAN DINDING - Kecelakaan akibat pengoperasian - Sedang
DAN PAS. BATU alat bantu pada dinding sehingga
mengakibatkan luka ringan dan
luka berat
- Tergelincir/terjatuh pada peranca
sehingga mengakibatkan luka berat
- Terjadi insiden berupa pekerja
terhirup/terkena semen (iritasi)
sehingga mengakibatkan luka
ringan dan luka berat
5 PEKERJAAN LANTAI - Terjadi insiden berupa pekerja - Kecil
DAN DINDING GRANIT terkena peralatan kerja sehingga
mengakibatkan luka ringan dan
luka berat
- Kecelakaan teriris bahan lantai
seperti pemotong granit
- Terkena debu semen sehingga
megakibatkan iritasi
6 PEKERJAAN PINTU DAN - Tergelincir Dari Pijakan - Kecil
JENDELA
- Kecelakaan berupa tertimpa paku,
palu dan alat kerja lainnya
- Tertusuk paku
- Kecelakaan terluka akibat alat
pemotong
7 PEKERJAAN - Kecelakaan terjatuh dari - Kecil
PENGECATAN scaffolding
- Terjadi insiden berupa pekerja
terhirup/terkena bahan cat (iritasi)
sehingga mengakibatkan luka
ringan dan berat
8 PEKERJAAN PLAFOND - Kecelakaan terjatuh dari - Kecil
scaffolding
- Kecelakaan tertimpa alat seperti
palu bor dll
- Tertusuk paku
- Dapat terjadi iritasi mata akibat
debu sisa pemotongan material
plafond seperti rangka dan
penitupnya
9 PEKERJAAN ATAP - Kecelakaan terjatuh dari
scaffolding - Sedang
- Kecelakaan tertimpa alat seperti
palu bor dll
- Tertusuk paku
- Dapat terjadi iritasi mata akibat
sisa pemotongan material atap
10 PEKERJAAN - Kecelakaan terjatuh dari
ELEKTRIKAL scaffolding - Tinggi
- Kecelakaan berupa tersengat listrik
- Kecelakaan berupa terkena atau
tertimpa alat pemotong kabel
11 PEKERJAAN SANITAIR - Kecelakaan berupa terkena alat
pemotong pipa - Kecil
- Kecelakaan berupa tertusuk sisa
sisa pecahan bahan bangunan
- Dapat terjadi iritasi mata akibat
debu pemotong bahan
L. Kualifikasi Penyedia
Kualifikasi Penyedia pada pekerjaan Pembangunan Balai Penyuluhan KB Kec. Bala-
Balakang dengan Kualifikasi Penyedia Kecil KBLI 41012 dengan Sub Kualifikasi
BG002
M. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN
Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Pembangunan Balai Penyuluhan
KB Kec. Bala-Balakang minimal 25%
N. PELAPORAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Setiap jenis laporan harus disampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen,
untuk dibahas guna mendapatkan persetujuan. Sesuai dengan lingkup
pekerjaan, maka jadwal tahapan pelaksanaan kegiatan dan jenis laporan
yang harus diserahkan kepada Konsultan Pengawas adalah :
1. Laporan Harian
Laporan Harian ini harus dibuat Kontraktor Pelaksana pekerjaan
terhitung setelah SPMK ditandatangani (dimulainya pekerjaan fisik) dan
berisi antara lain, Buku Harian yang memuat semua kejadian, perintah
atau petunjuk yang penting dari Konsultan Pengawas/Direksi, yang
dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan, menimbulkan konsekuensi
keuangan,kelambatan penyelesaian dan tidak terpenuhinya syarat
teknis. Laporan harian berisikan keterangan tentang :
• Tenaga kerja;
• Bahan bangunan yang didatangkan, diterima atau tidak
• Peralatan yang berhubungan dengan kebutuhan pekerjaan;
• Kegiatan per-komponen pekerjaan yang diselenggarakan;
• Waktu yang dipergunakan untuk pelaksanaan;
• Kejadian-kejadian yang berakibat menghambat pelaksanaan;
2. Laporan Pelaksanaan
Laporan Pelaksanaan, sebagai resume laporan harian (kemajuan
pekerjaan, tenaga dan hari kerja) terhitung 7 hari setelah dimulainya
kerja oleh kontraktor (7 hari setelah SPMK ditandatangani) dan berisi
antara lain :
• Review terhadap rencana kerja kontraktor;
• Resume laporan harian (kemajuan pekerjaan, tenaga dan hari kerja)
selama seminggu tersebut
• Gambaran/penjelasan secara garis besar kondisi lokasi proyek
• Monitor masalah teknis di lapangan;
• Permasalahan non teknis yang dihadapi
• Monitor Kendali Mutu
• Pemeriksaan Gambar Kerja;
• Foto-foto Kemajuan Pekerjaan dibuat secra bertahap sesuai kemajuan
pekerjaan;
• Rencana kerja, metoda dan jadwal pelaksanaan pekerjaan selanjutnya;
Demikianlah Kerangka Acuan Kerja ini dibuat untuk pedoman dalam
pelaksanaan pekerjaan
Mamuju, Juni 2023
Kepala Dinas
dr. Hj. HAJRAH AS’AD, M.Kes
Nip. 19640514 200003 2 006