METODE PELAKSANAAN
SATUAN KERJA : DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MINAHASA
PEKERJAAN : REHABILITASI RUANG PERPUSTAKAAN DENGAN TINGKAT KERUSAKAN MINIMAL
SEDANG BESERTA PERABOTNYA
LOKASI : SMP NEGERI 2 TONDANO
TAHUN ANGGARAN : 2023
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pas. Papan Proyek
Tahap awal adalah menyiapkan material untuk membuat papan proyek. Balok kayu kls II
di potong dengan panjang yang sesuai kemudian dirakit menjadi tiang dan bingkai untuk
papan nama. Papan nama yang berisikan informasi utama mengenai paket pekerjaan
dipesan dan dibawah ke lokasi pekerjaan untuk dipasang pada bingkai yang telah dibuat.
Papan proyek dipasang pada titik dekat lokasi pekerjaan yang tidak terhalangi dan tidak
menggangu aktivitas pelaksanaan pekerjaan maupun aktivitas masyarakat disekitar
lokasi pekerjaan.
2. Biaya Pekerjaan Penyelenggaraan keamanan, kesehatan kerja dan
keselamatan konstruksi
Kontraktor diwajibkan menyediakan peralatan/ perlengkapan penyelenggaraan protokol
kesehatan Covid 19 seperti masker dan tempat untuk mencuci tangan.
Kontraktor juga menyediakan helmet kerja, sepatu boot karet, rompi jala dan kotak P3K
untuk para pekerja konstruksi
3. Pembersihan Awal
Pembersihan awal dilokasi pekerjaan dilakukan secara manual dengan menggunakan
tenaga orang. Para pekerja dibawah arahan mandor melakukan pembersihan lokasi
pekerjaan menggunakan alat bantu. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat dan
memindahkan barang – barang atau material yang dapat menghalangi kelancaran
pekerjaan nanti. Pembesihan awal juga mencakup pembersihan lahan tempat
pembangunan dari semak atau tumbuhan liar yang ada. Material/tumbuhan liar hasil
pembersihan dikumpulkan kemudian dibuang ke tempat pembuangan yang telah
ditentukan.
4. Pas. Steger/ Perancah
Metode kerja Pas. Steger/ Perancah adalah sebagai berikut :
• Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan.
• Siapkan bambu dan gebalan ijuk atau tali plastik
• Potong bagian bambu sesuai tinggi bangunan dan kelas
• Rancang perancah sesuai kenyamanan para pekerja dan di ikat dengan simpul
yang kuat
• Pastikan kekuatan steger/ perancah sebelum bolak balik naik turun.
B. PEKERJAAN BONGKARAN
1. Bongkaran Atap
- Sebelum dilakukan pembongkaran atap, dilaksanakan pengambilan dokumentasi
0% .
- Pembuatan steleng kerja dari bambu agar pekerja dengan mudah naik turun ke
atap.
- Bongkaran atap dilakukan secara bertahap dan dengan penuh hati – hati agar
tidak menimbulkan kecelakaan pada pekerja lainnya
- Hasil bongkaran atap dan kayu langsung di angkut keluar lokasi pekerjaan, agar
tidak menggangu saat pelaksanaan pekerjaan.
2. Bongkaran Plafond
- Sebelum dilakukan pembongkaran plafond, dilaksanakan pengambilan
dokumentasi 0%
- Pembuatan steleng kerja dari bambu agar pekerja dengan mudah melakukan
bongkaran plafond
- Bongkaran plafond dilakukan secara bertahap dan dengan penuh hati – hati agar
tidak menimbulkan kecelakaan pada pekerja lainnya
- Hasil bongkaran plafond dan kayu langsung di angkut keluar lokasi pekerjaan,
agar tidak menggangu saat pelaksanaan pekerjaan.
3. Bongkaran Keramik lama bagian luar
- Sebelum dilakukan pembongkaran keramik lama, dilaksanakan pengambilan
dokumentasi 0%
- Pembongkaran keramik lama dilakukan tahap demi tahap agar tidak merusak cor
beton.
- Bongkaran keramik lama dilakukan secara bertahap dan dengan penuh hati –
hati agar tidak menimbulkan kecelakaan pada pekerja lainnya
- Hasil bongkaran keramik lama langsung di angkut keluar lokasi pekerjaan,
agar tidak menggangu saat pelaksanaan pekerjaan.
4. Bongkaran Rangka Atap dan Kuda - Kuda
- Sebelum dilakukan pembongkaran rangka atap dan kuda - kuda, dilaksanakan
pengambilan dokumentasi 0%
- Bongkaran rangka atap dan kuda – kuda dilakukan secara bertahap dan dengan
penuh hati – hati agar tidak menimbulkan kecelakaan pada pekerja lainnya
- Hasil bongkaran rangka atap dan kuda - kuda langsung di angkut keluar lokasi
pekerjaan, agar tidak menggangu saat pelaksanaan pekerjaan.
5. Angkutan Material Bongkaran
- Semua hasil bongkaran langsung di angkut ke luar lokasi pekerjaan agar tidak
menggangu tahapan proses kerja selanjutnya
C. PEKERJAAN LANTAI DAN DINDING
1. Cor Lantai Beton Mutu F’c= 7,4 MPa
Pekerjaan cor lantai bagunan/selasar dilaksanakan setelah urugan pasir pada area
lantai bangunan/selasar selesai dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan disusun menjadi stock pile di daerah
dekat lokasi pekerjaan untuk memudahkan pelaksanaan.
• Pekerja mengambil semen, pasir, kerikil dan air dengan komposisi campuran 1
semen : 3 pasir : 5 kerikil.
• Campuran diangkut dengan memakai alat angkut untuk dicorkan ke area lantai
bangunan dan daerah selasar.
• Selama pengecoran beton digetarkan dengan vibrator agar hasil pengecoran
benar – benar padat.
• Setelah pengecoran selesai beton dirawat dengan cara dibasahi dengan air.
2. Pasangan Lantai keramik 40x40 selasar, anti selip
Pekerjaan pasangan tegel lantai dikerjakan setelah bongkaran lantai lama selesai
dikerjakan, sesuai dengan gambar. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan disusun menjadi stock pile di daerah
dekat lokasi pekerjaan untuk memudahkan pelaksanaan.
• Tegel direndam terlebih dahulu.
• Bersihkan lantai dasar dari kotoran/debu dan basahi dengan air sebelum
diratakan adukan pasangan keramik.
• Pasang benang untuk bantuan mendapatkan pasangan permukaan tegel yang
rata dan garis siar/nat yang lurus.
• Buat adukan untuk mortar semen sebagai perekat.
• Buat kepalan adukan dengan jarak 1 - 1.5 m
• Pasang tegel untuk tanda star awal pemasangan pada adukan yang sudah
diratakan pada permukaan lantai dengan perekat mortar semen.
• Lanjutkan pemasangan tegel lainnya dengan cara ditekan atau dipukul dengan
palu karet untuk menghasilkan pasangan yang rata.
• Periksa kerataan pasangan agar sesuai dengan persyaratan.
• Lakukan perapihan garis nad
• Terakhir bersihkan permukaan tegel dari kotoran dan sisa-sisa material yang
menempel.
D. PEKERJAAN ATAP
1. Pas. Rangka atap baja ringan C.75.75
Kontruksi rangka atap baja ringan dikerjakan diworkshop kemudian diangkut ke lokasi
untuk dilakukan pemasangan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Memastikan seluruh permukaan atas ring balok dalam keadaan rata dan siku,
dengan menggunakan selang air (waterpass) dan penyiku sebagai alat bantu.
• Memastikan bahwa rangkaian ring balok telah mengikat semua bagian bangunan
dan tersambung secara benar (monolith) dengan kolom yang ada di bawahnya.
• Memberi tanda posisi perletakan kuda-kuda (truss), sesuai dengan gambar
rencana atap.
• Mengukur jarak antar kuda-kuda.
• Mengangkat kuda-kuda secara hati-hati, agar tidak meng akibatkan kerusakan
pada rangkaian kuda-kuda yang telah selesai dirakit .
• Memastikan posisi kiri dan kanan (L-R) kuda-kuda tidak terbalik. Sisi kanan dan
kiri kuda-kuda dapat ditentukan dengan acuan posisi saat pekerja melihat kuda-
kuda, dengan mulut web dapat dilihat oleh pekerja. Bagian di sebelah kiri pekerja
disebut sisi kiri, sedangkan yang berada di sebelah kanannya adalah sisi kanan.
• Mengontrol posisi berdirinya kuda-kuda agar tegak lurus dengan ringbalok
menggunakan benang dan lot (unting-unting).
• Mengencangkan kuda-kuda dengan plat L (L bracket), dengan menggunakan 4
buah screw 12 – 14 x 20 HEX.
• Mengencangkan plat L dengan ring balok menggunakan dynabolt, dan
menambahkan balok penopang sementara, agar posisi kuda-kuda tidak berubah.
• Mengulangi langkah ke-1 sampai ke-6 untuk mendirikan semua kuda-kuda, sesuai
dengan posisinya dalam gambar kerja.
• Memeriksa ulang jarak antar kuda-kuda dari as ke as (maksimum 1,5 meter).
• Memeriksa kedataran (leveling) semua puncak kuda-kuda (Apex), dan
memastikan garis nok memiliki ketinggian yang sama (datar).
• Memasang balok nok.
• Memasang bracing (pengikat) sebagai perkuatan, jika bekerja beban angin.
Bracing dipasang di atas top-chord dan di bawah reng.
• Memasang reng (roof battens) dengan jarak menyesuaikan jenis penutup atap
yang digunakan. Setiap pertemuan reng dengan kuda-kuda diikat memakai screw
ukuran 10-16×16 sebanyak 2 (dua) buah.
2. Pas. Penutup Spandek tbl 0,3 Warna
Pekerjaan pemasangan atap seng spandek dilaksanakan setelah rangka atap selesai
dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Spandek dipasang dengan cara dibaut pada rangka atap yaitu pada balok reng.
Sebelum baut dipasang, balok reng dan spandek dibor pada titik pemasangan
baut.
• Pasang baut dan mur dengan jarak disesuaikan pada setiap lembarnya, agar
spandek tersebut lebih rapat dan menempel dengan kuat pada permukaan
rangka atap (balok reng).
• Berikan sealent pada setiap lubang yang telah dipasangkan mur.
• Periksa kembali kerapihan pasangan atap dan lakukan uji terhadap kebocoran.
3. Pasangan Bubungan
Pekerjaan pemasangan bubungan dilaksanakan setelah penutup atap spandek selesai
dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Nok aluminium dipasang pada garis pertemuan atap yaitu bubungan dan jurai
luar dengan paku ulit diatas sayap nok bagian samping.
• Periksa kembali kerapihan pasangan bubungan dan lakukan uji terhadap
kebocoran.
4. List plank GRC L = 30 cm
Pekerjaan pemasangan list plank dilaksanakan setelah pekerjaan atap selesai
dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Potong papan GRC sesuai dengan ukuran list plank
• Tandai letak/posisi pemasangan dengan memperhatikan kerataan pasangan
listplank.
• Pasang listplank pada tepi atap dengan menggunakan paku skrup sesuai dengan
posisi yang telah ditandai sebelumnya.
• Terakhir lakukan pemeriksaan kerataan dan kerapian pasangan listplank.
5. Pas. Talang air Pipa PVC D dia 4”
Pekerjaan pemasangan talang air dilaksanakan setelah list plank selesai dikerjakan.
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Pasang talang pada tepi atap dengan menggunakan paku skrup sesuai dengan
posisi yang telah ditandai sebelumnya dan menggunakan kawat untuk
memperkuat talang
E. LANGIT – LANGIT
1. Pas. Rangka Plafond besi hollow 40.40.20 mdl 60x60
Pekerjaan pemasangan rangka plafond besi hollow 40.40.20 dilaksanakan setelah
penutup atap selesai dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Ukur sisi –sisi dinding ruangan yang akan dipasang rangka plafond
• Potong besi hollow sesuai dengan panjang sisi – sisi dinding.
• Dipasang tanda jalur pemasangan besi hollow dengan benang pada kedua sisi
dinding.
• Pasang rangka hollow pada keempat sisi dinding dengan cara dibor.
• Pasang rangka besi hollow memanjang pada bagian tengah yang menumpu pada
rangka bagian depan dan belakang.
• Pasang rangka besi hollow melintang bagian tengah yang menumpu pada rangka
bagian kiri dan kanan.
• Pasang rangka plafond besi hollow dengan modul 60x60 dan sesuai gambar
perencanaan.
2. Pas. Penutup Plafond PVC
Pekerjaan pemasangan plafond PVC dilaksanakan setelah rangka plafond besi hollow
selesai dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Dipasang tanda jalur pemasangan plafond PVC dengan benang pada kedua sisi
• Pasang Plafond PVC mulai dari tepi ruangan dengan cara dibor pada rangka plafon
• Pasang plafond PVC secara rapih dan kokoh
3. Pasang List Plafon PVC
Pekerjaan pemasangan list plafon dilaksanakan setelah pemasangan plafond dan
selesai dikerjakan. Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Ukur sisi –sisi dinding ruangan yang akan dipasang list plafon
• Potong list PVC sesuai dengan panjang sisi – sisi dinding.
• Pasang list plafon dengan cara dipaku pada kerangka plafon.
• Terakhir periksa kerataan dan kerapihan pasangan plafon.
f. PEKERJAAN PENGECATAN
1. Pengecatan Dinding Lama
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Bersihkan permukaan yang akan dicat.
• Lakukan pengecatan dasar dengan alat rol untuk bidang yang lebar/luar dan kwas
menjangkau daerah yang sempit.
• Lakukan pengecatan lapis berikutnya dengan jenis dan warna cat sesuai dengan
spesifikasi
• Jumlah lapis cat dan pemakaian jenis cat sesuai dengan spesifikasi yang melekat
pada kontrak.
• Terakhir dilakukan perapihan hasil pekerjaan pengecatan dinding.
2. Pengecatan Mengkilat Kayu Lama
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Bersihkan permukaan yang akan dicat.
• Lakukan pengecatan dengan menggunakan cat mengkilat kayu. Pengecatan
menggunakan alat rol untuk bidang yang lebar/luar dan kwas menjangkau daerah
yang sempit.
• Lakukan pengecatan lapis berikutnya dengan jenis dan warna cat sesuai dengan
spesifikasi
• Jumlah lapis cat dan pemakaian jenis cat sesuai dengan spesifikasi yang melekat
pada kontrak.
• Terakhir dilakukan perapihan hasil pekerjaan pengecatan kayu.
H. PEKERJAAN PENGGANTUNG DAN PENGUNCI
1. Pasang Daun Pintu Panel Kayu Kls II
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Papan kayu kls II dipotong dan dibentung menjadi 2 rangka tiang (kiri dan kanan)
dan 3 rangka ambang yaitu ambang atas, ambang tengah dan ambang bawah.
• Rakit rangka tiang dan rangka ambang dengan jenis sambungan kayu pen dan
luang.
• Pasang papan kayu yang sudah dibentuk menjadi panel – panel pada bagian
tengah rangka dengan menggunakan sambungan alur dan lidah.
• Pasang pintu panel yang sudah jadi pada kusen pintu dengan cara digantung
menggunakan engsel pintu
2. Pasang Daun Jendela Kayu Kls II
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Papan kayu kelas II dibentuk menjadi 4 rangka jendela, 2 rangka tiang dan 2
rangka ambang.
• Sambungkan keempat rangka hingga terbentuk bingkai jendela.
• Potong kaca sesuai ukuran bagian dalam bingkai.
• Pasang kaca pada bingkai dengan hati-hati
• Pasang lis pada keempat sisi bingkai untuk menahan kaca agar tidak mudah lepas.
• Pasang jendela kaca yang telah selesai dibuat pada kusen dengan cara
digantungkan menggunakan engsel.
3. Pasang Kaca Polos 5mm
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Potong kaca sesuai ukuran bagian dalam bingkai. Haluskan bagian tepi kaca.
• Pasang kaca pada kusen dengan hati-hati
• Pasang lis pada keempat sisi kusen untuk menahan kaca agar tidak mudah lepas.
letakkan selembar kain di atas permukaan kaca yang sedang dipasang lis kayu
untuk menghindari goresan pada kaca.
4. Pasang Engsel Pintu (1 Pintu 3 bh)
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Beri tanda titik pemasangan engsel pintu pada kusen dan daun pintu
• Pasang engsel dengan cara disekrup pada titik yang telah ditandai.
• Periksa kembali apakah engsel sudah terpasang kuat dan tidak mudah bergeser.
5. Pasang Kunci Tanam Pintu
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Beri tanda titik pemasangan kunci pintu pada kusen dan daun pintu
• Pasang kunci pintu dengan cara disekrup pada titik yang telah ditandai.
• Periksa kembali apakah kunci pintu sudah terpasang kuat dan tidak mudah
bergeser.
6. Pasang Engsel Jendela
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Beri tanda titik pemasangan engsel jendela pada kusen dan daun jendela.
• Pasang engsel jendela dengan cara disekrup pada titik yang telah ditandai.
• Periksa kembali apakah engsel jendela sudah terpasang kuat dan tidak mudah
bergeser.
7. Pasang Grendel Jendela
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Beri tanda titik pemasangan grendel jendela pada kusen dan daun jendela.
• Pasang grendel jendela dengan cara disekrup pada titik yang telah ditandai.
• Periksa kembali apakah grendel jendela sudah terpasang kuat dan tidak mudah
bergeser.
8. Pasang Hak Angin
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Beri tanda titik pemasangan kait jendela pada kusen dan daun jendela
• Pasang kait jendela dengan cara disekrup pada titik yang telah ditandai.
• Periksa kembali apakah kait jendela sudah terpasang kuat dan tidak mudah
bergeser.
I. PEKERJAAN MECHANICAL ELEKTRIKAL
1. Pas. Instalasi Listrik
Pertama disediakan gambar-gambar sistem instalasi listrik yang menunjukan secara
umum tata letak dari peralatan, sedangkan pemasangan harus dikerjakan dengan
memperhatikan kondisi dari bangunan yang ada dan mempertimbangkan juga
kemudahan service/maintenance jika peralatan-peralatan sudah dioperasikan.
Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan instalasi titik lampu, stop kontak dan
saklar. Semua hantaran (kabel) ditarik dalam pipa/cabelduct dan diusahakan tidak
tampak dari luar (tertanam). Pemasangan pipa dilaksanakan sebelum pengecoran.
Pemasangan sparing-sparing listrik yang melintas balok dan kolom beton dipasang
terlebih dahulu sebelum pengecoran, kabel dimasukkan bersamaan dengan
pemasangan sparing. Penempatan sambungan/percabangan pada daerah yang
mudah dicapai untuk perbaikan (perawatan). Sambungan menggunakan klem / isolasi
kabel supaya terlindung dengan baik dan tidak tersentuh. Jaringan arde harus
dipasang tersendiri / terpisah dengan arde penangkal petir. Pemasangan stop kontak
setinggi > 40 cm dari lantai, saklar dipasang setinggi 150 cm dari lantai (atau sesuai
dengan spesifikasi).
2. Pasang Saklar Tunggal
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Pasang saklar tunggal pada titik yang telah terhubung dengan instalasi listrik.
• Box saklar dipasang menempel pada dinding
• Pasang panel saklar pada box yang telah ditempelkan pada dinding.
• Pemasangan dilakukan oleh tukang listrik
3. Pasang Stop Kontak
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Pasang stop kontak pada titik yang telah terhubung dengan instalasi listrik.
• Box stop kontak dipasang menempel pada dinding
• Pasang panel stop kontak pada box yang telah ditempelkan pada dinding.
• Pemasangan dilakukan oleh tukang listrik
4. Pasang Lampu LED Tampal 6 Watt
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Buatlah lubang pada plafond sesuai dengan besaran lubang lampu
• Pasang Lampu Led pada titik yang telah terhubung dengan instalasi listrik.
• Pemasangan dilakukan oleh tukang listrik
5. Pasang Lampu LED Tampal 12 Watt
Metode kerjanya adalah sebagai berikut :
• Pekerja menyiapkan peralatan yang dibutuhkan
• Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat lokasi pekerjaan untuk
memudahkan pelaksanaan.
• Buatlah lubang pada plafond sesuai dengan besaran lubang lampu
• Pasang Lampu Led pada titik yang telah terhubung dengan instalasi listrik.
• Pemasangan dilakukan oleh tukang listrik
J. PEKERJAAN MEBELER
1. Meja guru ½ Biro ( p=120 cm X l=60 cm X t=71 cm )
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Meja guru dengan jenis dan spesifikasi sesuai dengan
petunjuk Direksi Pekerjaan
• Meja Guru yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Meja Guru diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan
2. Kursi guru ( p=45 cm X l=40 cm X t=45 cm )
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Kursi Guru dengan jenis dan spesifikasi sesuai dengan
petunjuk Direksi Pekerjaan
• Kursi Guru yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Kursi Guru diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan
3. Meja Baca Individu
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Meja Baca Individu dengan jenis dan spesifikasi sesuai
dengan petunjuk Direksi Pekerjaan
• Meja baca individu yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Meja baca individu diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan
4. Meja Baca Kelompok
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Meja baca kelompok dengan jenis dan spesifikasi sesuai
dengan petunjuk Direksi Pekerjaan
• Meja baca kelompok yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Meja baca kelompok diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi
Pekerjaan
5. Kursi Siswa (p = 44cm X l = 40 cm X t = 40 cm )
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Kursi Siswa dengan jenis dan spesifikasi sesuai dengan
petunjuk Direksi Pekerjaan
• Kursi Siswa yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Kursi Siswa diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan
6. Lemari Buku
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Lemari buku dengan jenis dan spesifikasi sesuai dengan
petunjuk Direksi Pekerjaan
• Lemari buku yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Lemari buku diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi Pekerjaan
7. Rak Buku 1 Muka
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Rak Buku 1 Muka dengan jenis dan spesifikasi sesuai
dengan petunjuk Direksi Pekerjaan
• Rak buku 1 Muka yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Rak buku 1 Muka geser diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi
Pekerjaan
8. Rak Buku 2 Muka
Metode kerjanya adalah sebagai berikut:
• Penyedia jasa memesan Rak Buku 2 Muka dengan jenis dan spesifikasi sesuai
dengan petunjuk Direksi Pekerjaan
• Rak buku 2 Muka yang telah dipesan diangkut ke lokasi pekerjaan.
• Rak buku 2 Muka geser diletakkan pada tempat yang ditunjuk oleh Direksi
Pekerjaan
J. PEKERJAAN AKHIR/ LAIN-LAIN
1. Pembersihan Akhir
Pembersihan akhir dilakukan di akhir masa pelaksanaan proyek, pada pekerjaan ini
termasuk membersikan lokasi pekerjaan dari sampah-sampah bekas pelaksanaan
konstruksi dan di buang ke disposal area.
2. Administrasi/Dokumentasi
Pekerjaan administrasi dilakukan pada awal pelaksanaan proyek, akhir pelaksanaan
dan selama masa pelaksanaan proyek yaitu pembuatan pelaporan yang dilakukan
secara berkala sesuai dengan persyaratan dalam kontrak. Sedangkan dokumentasi
dilaksanakan sepanjang jalannya proyek sebagai rekaman bukti pelaksanaan
pekerjaan.