Sabrina Sejahtera | 0421986845301000 | Rp 997,513,284 |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PERBAIKAN JALAN MOH. AMIN KECAMATAN GANDUS
A. Pekerjaan pendahuluan
Uraian singkat pekerjaan pada kegiatan ini meliputi Pekerjaan pendahuluan yang terdiri dari :
1. Pekerjaan pengukuran
Pekerjaan pengukuran dilakukan setelah turunnya Surat Perintah Kerja (SPK) yang telah
ditandatangani olek PPK kegiatan tersebut. Pekerjaan pengukuran ini dilakukan bersama
dengan pihak pembei pekerjaan yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Palembang
Tujuan dari pengukuran ini adalah untuk menentukan titik tetap permulaan dan akhir
pekerjaan di lokasi pekerjaan.
2. Pembersihan lapangan
Sebelum pekerjaan dimulai, lokasi pekerjaan harus dilakukan pembersihan untuk membuang
benda-benda yang dapat menggangu proses pengerjaan dan agar hasil pekerjaan tersebut
dapat maksimal. Contohnya misalnya pembersihan sampah-sampah plastik atau rumput liar
yang ada di lokasi yang akan di cor agar hasilnya rapi dan bagus.
3. Pengadaan direksi keet
Pengadaaan direksi keet digunakan untuk tempat penyimpanan bahan dan peralatan kerja,
dimana direksi keet tersebut disewa didekat lokasi pekerjaan
4. Pembuatan papan nama proyek.
Pembuatan papan nama proyek diperuntukkan untuk mengetahui lokasi pekerjaan dan
identitas pekerjaan.
B. Pekerjaan Perkerasan Jalan
1. Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Pekerjaan ini harus meliputi pemasokan, pemrosesan, pengangkutan, penghamparan,
pembasahan dan pemadatan agregat di atas permukaan yang telah disiapkan dan telah
diterima sesuai dengan detail yang ditunjukkan dalam Gambar
Material LPB diangkut dengan menggunakan dump truk, pemuatan menggunakan wheel
loader, jarak hauling diatur sedemikian rupa (memperhatikan faktor gembur dari hasil
percobaan pelaksanaan) sehingga penghamparan dapat dilaksanakan efektif dan efisien.
Penghamparan menggunakan motor grader, tebal hamparan sesuai hasil percobaan
pelaksanaan, dilaksanakan selebar rencana, perapian hamparan dilaksanakan dengan tenaga
manusia dengan peralatan sesuai keperluan lapangan.
Selama proses penghamparan dilakukan control kadar air, sehingga akan dihasilkan kadar air
optimal pada saat pemadatan dilaksanakan.
Dimensi dan kelandaian permukaan dilaksanakan sesuai dengan gambar rencana. Pemadatan
menggunakan vibrator roller (berat 8-12 ton), dilaksanakan mulai dari bagian yang rendah
berangsur-angsur menuju bagian yang lebih tinggi, jumlah lintasan sesuai dengan hasil
percobaan pelaksanaan.
Pemadatan dihentikan jika diyakini telah tercapai kepadatan yang disyaratkan
2. Perkerasan Beton Semen (Ready Mix K-350, Dowel+Tie Bar)
Sebelum memulai pekerjaan beton ready mix, pondasi bawah harus sudah siap baik kepadatan
maupun permukaannya. Penyedia Jasa harus mengirimkan rancangan campuran (mix design)
untuk masing-masing mutu beton yang akan digunakan sebelum pekerjaan pengecoran
dimulai, lengkap dengan hasil pengujian bahan dan hasil pengujian percobaan campuran
beton di laboratorium berdasarkan kuat tekan beton untuk umur 7 dan 28 hari, kecuali
ditentukan untuk umur-umur yang lain oleh direksi pekerjaan. Kecuali ditentukan lain
rancangan campuran harus memiliki standar deviasi rencana (S) antara 2,5 MPa sampai 8,5
MPa. Proporsi bahan dan berat penakaran hasil perhitungan harus memenuhi criteria teknis
utama, kecelakaan (workability), kekuatan (strength), dan keawetan (durability). Untuk jenis
pekerjaan beton yang lain, sifat-sifat mekanik beton selain kuat tekan juga penting untuk
diketahui. Penyedia jasa wajib menyerahkan data tersebut kepada Direksi Pekerjaan
Pengujian kuat tekan beton umur 7 hari dari hasil campuran percobaan harus mencapai
kekuatan minimum 90 % dari nilai kuat tekan beton rata-rata yang ditargetkan dalam
rancangan campuran beton (mix design) umur 7 hari. Bilamana hasil pengujian beton berumur
7 hari dari campuran percobaan tidak menghasilkan kuat tekan beton yang diisyaratkan, maka
Penyedia Jasa harus melakukan penyesuaian campuran dan mencari penyebab ketidak
sesuaian tersebut.Pemborong diwajibkan menyediakan buku harian selama proyek ini
berlangsung gunanya untuk mencatat kejadian dan kegiatan seahari –hari serta keadaan cuaca
dan lain – lainnya. Untuk pekerjaan cor beton ready mix yang menggunakan mutu beton
K.300.
Lapisan bawah yang kedap air terdisi dari lembaran plastik yang kedap air. Ukuran tebal dapat
dikonsultasikan kepada pengawas lapangan.
Seluruh beton yang digunakan dalam pekerjaan harus memenuhi kuat tekan dan slump yang
dibutuhkan. Beton yang tidak memenuhi persyaratan slump tersebut boleh digunakan untuk
pelat – pelat perkerasan beton jalan.
Beton tersebut harus merupakan jenis yang memiliki sifat kemudahan pengerjaan yang sesuai
untuk mencapai pemadatan penuh dengan instalasi yang digunakan.
kontraktor harus memberitahukan direksi pekerjaan paling sedikit 24 jam sebelum memulai
pengecoran beton. Pemberitahuan harus meliputi lokasi, kondisi pekerjaan, mutu beton dan
tanggal serta waktu percampuran beton.
Seluruh bahan –bahan yang dipergunakan (batu bata, semen, pasir, batu koral, besi beton dan
air ) harus berkwalitas baik menurut ketentuan yang ada dan harus dari segala kotoran atau
bahan kimia yang dapat merusak konstruksi tersebut.
Bila digunakan ruji (dowel), maka harus dipasang sejajar dengan permukaan dan garis sumbu
perkerasan beton, dengan memakai penahan atau perlengkapan logam lainnya yang dibiarkan
tertinggal dalam perkerasan. Ujung dowel harus dipotong dengan rapi agar permukaannya
rata. Bagian setiap dowel yang diberi pelumas sebagaimana yang ditunjukkan dalam Gambar,
harus dilapisi sampai merata dengan bahan aspal atau bahan pelumas yang disetujui, agar
bagian dowel tersebut tidak ada melekat pada beton. Penutup (selubung) dowel yang disetujui
Pengawas Pekerjaan, harus dipasang pada setiap batang dowel hanya digunakan dengan
sambungan ekspansi. Penutup atau selubung tersebut harus berukuran pas dengan dowel dan
ujungnya yang tertutup harus kedap air.
Sebagai pengganti rakitan dowel pada sambungan kontraksi, batang dowel bisa diletakkan
dalam seluruh ketebalan perkerasan dengan perlengkapan mekanik yang disetujui Pengawas
Pekerjaan.
Sebelum menghampar beton, toleransi alinyemen dari masing-masing dowel pada lokasi
manapun sebagaimana yang diukur pada rakitan dowel haruslah ± 2 mm untuk dua per tiga
jumlah dowel dalam sambungan, ± 4 mm untuk satu dari sisa sepertiga jumlah dowel dalam
sambungan, dan ± 2 mm antar dowel yang berdampingan dalam arah vertikal maupun
horisontal. Pada saat pengecoran posisi dowel harus bisa dijamin tidak berubah.
Penutup Sambungan (Sealing Joint)
Sambungan harus ditutup, dengan bahan penutup yang memenuhi Pasal 5.3.2.9) dari
Spesifikasi ini, segera mungkin setelah periode perawatan beton berakhir dan sebelum
perkerasan dibuka untuk lalu lintas, termasuk peralatan Penyedia Jasa.
Bahan penutup (joint sealer) yang digunakan pada setiap sambungan harus memenuhi detail
yang ditunjukan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan Pengawas Pekerjaan.
Bahan penutup yang digunakan secara panas harus diaduk selama pemanasan untuk
mencegah terjadinya pemanasan setempat yang berlebihan. Penuangan harus dilakukan
sedemikian hingga bahan penutup tersebut tidak tumpah pada permukaan beton yang
terekspos. Setiap kelebihan bahan penutup pada permukaan beton harus segera disingkirkan
dan permukaan perkerasan dibersihkan. Penggunaan pasir atau bahan lain sebagai bahan
peresap terhadap bahan penutup ini tidak diperkenankan.
C. Pekerjaan lain – lain
Pekerjaan lain – lain hanya meliputi uji petik lapangan, dimana lokasi pekerjaan harus bersih dan
melakukan Asbuilt Drawing.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
DINAS PU DAN PENATAAN RUANG
KOTA PALEMBANG
Ir. LANDRI, ST., MM., IPM
NIP. 19850930 201001 1 011