| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0016384356061000 | Rp 5,286,841,200 | 94.57 | 95.66 | - | |
| 0015883549821000 | Rp 5,474,298,000 | 90.34 | 91.59 | - | |
PT Yodya Karya (Persero) Wilayah IV Medan | 0010016160124001 | Rp 5,738,145,000 | 91.2 | 91.39 | - |
| 0018872267331000 | Rp 5,966,494,200 | 90.88 | 92.02 | - | |
| 0014556161441000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0015011851121000 | - | - | - | - | |
| 0018021204017000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0013325873017000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0013282173013000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0016685638008000 | - | - | - | tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0020725693007000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0019060086805000 | - | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0018023903019000 | - | - | - | - | |
| 0015586076013000 | - | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0948453758822000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0011185816428000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0020700852028000 | - | - | - | Tidak termasuk 7 (tujuh) peringkat tertinggi | |
| 0010004836093000 | - | - | - | Tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0010694743093000 | - | - | - | tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0015899628121000 | - | - | - | - | |
| 0010000123093000 | - | - | - | - | |
| 0014991798952000 | - | - | - | - | |
| 0013639422062000 | - | - | - | - | |
| 0210261178121000 | - | - | - | - | |
| 0019517127216000 | - | - | - | - | |
PT Scg Pipe And Precast Indonesia | 00*8**5****52**0 | - | - | - | - |
| 0316649987216000 | - | - | - | - | |
| 0014308399124000 | - | - | - | - | |
| 0850116690107000 | - | - | - | - | |
| 0429847080121000 | - | - | - | - | |
| 0026240051061000 | - | - | - | - | |
PT Mortio Maglane | 0013931605003000 | - | - | - | - |
| 0021430152016000 | - | - | - | - | |
| 0013568639019000 | - | - | - | - | |
| 0013456629017000 | - | - | - | - | |
| 0802459040322000 | - | - | - | - | |
| 0019453828061000 | - | - | - | - | |
| 0763876570121000 | - | - | - | - | |
Saranabudi Prakarsaripta | 0011395159707001 | - | - | - | - |
| 0015378680113000 | - | - | - | - | |
| 0015725617061000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Jasa Konsultansi Manajemen Konstruksi Revitalisasi Lapangan Merdeka
1.1 LATAR BELAKANG
Lapangan Merdeka Medan merupakan bagian dari kawasan kota lama medan yang
memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Pada masa pemerintahan Hindi Belanda,
Lapangan Merdeka Medan (esplaned) merupakan symbol bagi gemeente atau pusat
pemerintahaan setelah terjadi pemindahan pusat administrasi dari labuhan ke Medan Puteri
pada tahun 1869, sekaligus sebagai titik sumbu (pusat kota) Kota Medan dan seluruh
bangunan disekelilingnya. Lapangan ini juga merupakan bagian dari lanskap perkotaan
(urbanscape) yang membentuk identitas Kota Medan sejak lama.
Saat ini Lapangan Merdeka sudah menjadi suatu kawasan yang dapat dijadikan sebagai
teempat wisata yang merupakan sebagai Cagar Budaya Kota Medan sesuai Perwal No.
433/28K/X/2021 yang juga berfungsi sebagai ruang terbuka Non hijau yang mengharuskan
bebas dari Bangunan serta mendukung program Pemerintah Pusat melalui program
Kementerian Pekerjaan Umum yang menetapkan Daerah Kawasan sebagai Kawasan
Pusaka Kota Lama. Ada banyak orang yang menghabiskan waktu mereka untuk bersantai
dan rekreasi, baik dengan keluarga maupun pelancong dari luar kota. Dalam konteks ini
Lapangan Merdeka sudah menjadi benda objek kawasan bersejarah bagi pengenalan
ornamen sejarah yang berada / diletakkan untuk mengingatkan kembali akan sejarah Kota
Medan beserta nilai-nilai sejarah perjalanan Kota Medan yang melekat padanya.
Dalam rangka penyelenggaraan Pemerintah Daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pemerintah Daerah memiliki tugas dan
fungsi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan, pelyanan, dan
peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip
pemerataan, keadilan, keistimewaan, dan kekhususan suatu darah dalam sistem Negara
Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu perlu diselenggarakan Revitalisasi Kawasan
Lapangan Merdeka Medan untuk dapat memenuhi kebutuhan akan infrastruktur di kawasan
lapangan merdeka yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kesejahteraan
masyarakat melalui peningkatan, pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat,
serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan,
keistimewaan dan kekhususan suatu daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
Setiap pelaksana konstruksi fisik bangunan gedung negara yang dilakukan oleh Penyedia
Jasa harus mendapatkan jasa manajemen konstruksi secara teknis di lapangan, agar rencana
teknis yang telah disiapkan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat
berlangsung operasional efektif.
Pelaksanaan Manajemen di lapangan harus dilakukan oleh penyedia jasa
manajemen konstruksi yang kompeten dan dilakukan secara penuh tanggung jawab dengan
menempatkan tenaga-tenaga ahli dilapangan sesuai kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan.
Konsultan Manajemen Konstruksi secara umum bertujuan melakukan
pengendalian/pengawasan pekerjaan konstruksi dari segi biaya, mutu dan waktu kegiatan
pelaksanaan. Kinerja dilapangan sangat ditentukan oleh kualitas dan intensitas yang secara
menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang
telah disepakati.
Mengingat lokasi kegiatan tersebut sering digunakan untuk kegiatan keagamaan dan
kenegaraan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atau Pemerintah
Kota Medan atas dasar itulah kegiatan tersebut segera dilaksanakan untuk terciptanya
Kawasan Lapangan Merdeka Kota medan Sebagai titik sumbu (pusat kota) Kota Medan
dan merupakan bagian dari lanskap perkotaan yang merupakan salah satu icon Kota
Medan.
Konsultan Manajemen Konstruksi ini dilaksanakan dengan menggunakan metode
Anggaran Multi Years (tahun jamak) yang anggarannya dialokasikan pada tahun 2023
sampai dengan 2024.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
Kerangka Acuan Kerja ini dimaksud sebagai petunjuk bagi Konsultan Manajemen
Konstruksi yang membuat masukan, asas, kriteria dan proses yang harus dipenuhi atau
diperhatikan yang selanjutnya akan diinterpretasikan ke dalam pelaksana tugas manajemen
Konstruksi. Dengan penugasan ini diharapkan Konsultan Manajemen Konstruksi dapat
melaksanakan tugasnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang optimal sesuai
Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini.
Tujuan diselenggarakannya kegiatan konsultan manajemen konstruksi ini untuk dapat
melaksanakan pengendalian/pengawasan secara langsung pada pelaksanaan Revitalisasi
Kawasan Lapangan Merdeka Medan sehingga pengendalian terhadap pencapaian mutu
(kuantitas dan kualitas), waktu biaya dan tertib administrasi dapat terlaksana dengan baik.
1.3. SASARAN
Sasaran dari pekerjaan ini adalah tercapainya pelaksananaan Revitalisasi Lapangan Merdeka
Medan yang sesuai dengan rencana teknik rinci/detail engineering design serta dapat
memenuhi spesifikasi teknis dan umur rencana yang ditetapkan, sehingga tujuan Konsultan
Manajemen Konstruksi Untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan dapat tercapai dan
dapat dipertanggung jawabkan.
1.4. LOKASI PEKERJAAN
Lokasi pekerjaan Konsultan Manajemen Konstruksi Untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka
Medan adalah tepat didaerah Lapangan Merdeka Medan.
1.5. SUMBER PENDANAAN
1.5.1. Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 Dinas Perumahan dan Permukiman Kota
Medan; dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar 6.597.911.000,00,- (Enam
Milyar lima ratus sembilan puluh tujuh juta sembilan ratus sebelas ribu rupiah).-
1.5.2. Untuk pelaksanaan pekerjaan Konsultan MK ini berdasarkan Harga Perkiraan Sendiri
(HPS) adalah 6.597.911.000,00,- (Enam Milyar lima ratus sembilan puluh tujuh juta
sembilan ratus sebelas ribu rupiah).- dan mengikuti pedoman dalam Peraturan
Menteri Pekeraan Umum Nomor: 22/PRT/M/2018 Tahun 2018 perihal tentang
Pedoman Pembangunan Bangunan Gedung Negara yaitu:
1. Biaya manajemen konstruksi merupakan biaya paling banyak yang digunakan
untuk membiayai kegiatan manajemen konstruksi Pembangunan Bangunan
Gedung Negara.
2. Besarnya biaya manajemen konstruksi dihitung secara orang per bulan dan biaya
langsung yang bisa diganti, sesuai dengan ketentuan biaya langsung personel
(billing rate).
1.5.3. Biaya manajemen konstruksi ditetapkan dari hasil seleksi atau penunjukan langsung
pekerjaan yang bersangkutan yang meliputi:
a. honorarium tenaga ahli dan tenaga penunjang;
b. materi dan penggandaan laporan;
c. pembelian dan atau sewa peralatan;
d. sewa kendaraan;
e. biaya rapat;
f. perjalanan lokal dan luar kota;
g. biaya komunikasi;
h. penyiapan dokumen Sertifikat Laik Fungsi;
i. penyiapan dokumen pendaftaran;
j. asuransi atau pertanggungan (indemnity insurance); dan
k. pajak dan iuran daerah lainnya.
1.5.4 Jenis Kontrak ini adalah Waktu Penugasan yaitu kontrak Pengadaan
Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa lainnya dengan harga satuan yang tetap untuk
setiap satuan atau unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu atas penyelesaian
seluruh pekerjaan dalam batas waktu yang telah ditetapkan dengan ketentuan sebagai
berikut :
a. Volume atau kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan pada saat kontrak
ditandatangani.
b. Pembayaran berdasarkan hasil pengukuran bersama atas realisasi volume
pekerjaan.
c. Nilai akhir kontrak ditetapkan setelah seluruh pekerjaan diselesaikan.
1.5.5 Permintaan pembayara dapat diajukan apabila pekerjaan selesai yang dibuktikan
dengan laporan progress fisik yang disetujui dan ditanda tangani oleh Pejabat
Pembuat Komitmen.