| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0032007056311000 | Rp 5,212,382,672 | - | |
| 0031503170042000 | - | - | |
| 0867478117822000 | - | - | |
| 0767279664311000 | Rp 4,652,648,304 | Gugur Kualifikasi, Pengalaman 4 Tahun Terakhir yang disampaikan pada SPSE tidak ada di SIMPAN | |
| 0810938126311000 | Rp 4,389,188,800 | Gugur Teknis : (1). Berdasarkan Surat Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Prov DKI Jakarta Nomor : 90/PT-01-01 Tanggal 19 -02- 2024 personel an. Dwi Arif Hadiyanto tidak ada pada daftar tenaga ahli yang tercantumn dalam kontrak (2). Kapasitas alat Mesin Las HDPE 63-160 mm dikonversikan menjadi 2,48-6,29 Inchi tidak sesuai LDP 6 Inchi - 1 1/2 Inchi (untuk penyambungan pipa 2 Inchi s/d 3 Inchi) | |
| 0023517618311000 | Rp 4,934,534,247 | Tidak Menyampaikan SBU SI002/BS005 sesuai persyaratan LDK | |
| 0026287755311000 | Rp 4,389,742,414 | (1). Gugur Kualifikasi, Tidak Menyampaikan tangkapan layar laman OSS yang mencantumkan bahwa Sertifikat Standar sedang menunggu verifikasi untuk sertifikat standar yang belum terverifikasi (Berdasarkan hasil scan barcode pada Sertifikat Standar yang disampaikan diperoleh sertifikat standar belum terverifikasi) (2). Gugur Teknis, Tidak Menyampaikan Daftar Peralatan yang sesuai persyaratan LDP. Uraian Pekerjaan dan Identifikasi Bahaya Pada Tabel B.1. Identifikasi bahaya, penilaian resiko, pengendalian dan peluang di RKK tidak sesuai LDP | |
| 0963458740311000 | - | - | |
| 0017076076606000 | - | - | |
| 0013271309008000 | - | - | |
| 0926638735311000 | - | - | |
CV Zaka Inti Prima | 03*5**1****28**0 | - | - |
| 0015981905321000 | - | - | |
| 0031410764325000 | - | - | |
| 0023522741311000 | - | - | |
| 0029450186311000 | - | - | |
CV Zaren Jaya Pratama | 0412078925707000 | - | - |
| 0028659415311000 | - | - | |
| 0834596835101000 | - | - | |
| 0030567432105000 | - | - | |
Solusi Integrasi Multikarya | 05*1**5****11**0 | - | - |
PT Putra Irian Cahaya | 0720451814955000 | - | - |
| 0023521222311000 | - | - | |
CV Kiel Jaya Bersama | 09*6**4****23**0 | - | - |
Sesfranvio Putra Mandiri | 04*7**4****47**0 | - | - |
| 0847965621002000 | - | - | |
| 0029410610734000 | - | - | |
| 0432869543419000 | - | - | |
| 0933285124331000 | - | - | |
Chaya Bhutala Bengkulu | 07*0**0****11**0 | - | - |
| 0020455580201000 | - | - | |
Tata Bangun Presisi | 03*5**3****07**0 | - | - |
| 0952728202225000 | - | - | |
CV Patriot Abadi | 0029315405128000 | - | - |
| 0031940752301000 | - | - | |
| 0016582348101000 | - | - | |
| 0602251597822000 | - | - | |
| 0903478899328000 | - | - | |
| 0022853865941000 | - | - | |
| 0024770737327000 | - | - | |
| 0030659734311000 | - | - | |
| 0631236437322000 | - | - | |
| 0032663163323000 | - | - | |
| 0942874801301000 | - | - | |
| 0424536035432000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai kondisi dimana kesejahteraan
masyarakat berada di bawah garis kemiskinan ekstrem - setara dengan USD 1.9
PPP (purchasing power parity). Kemiskinan ekstrem diukur menggunakan "absolute
poverty measure" yang konsisten antar negara dan antar waktu. Menggunakan
definisi tersebut, pada tahun 2021 tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia adalah 4
persen atau 10,86 juta jiwa. Tingkat kemiskinan ekstrem tersebut lebih rendah bila
dibandingkan dengan tingkat kemiskinan nasional yang didasarkan pada data
Susenas yang dirilis secara berkala oleh BPS, yang pada Maret 2021 adalah 10,14
persen atau 27,54 juta jiwa. Pada tahun 2021, tingkat kemiskinan ekstrem di
Indonesia sebesar 4%.
Berdasarkan arahan Presiden dalam Rapat Terbatas tanggal 4 Maret 2020 tentang
Strategi Percepatan Pengentasan Kemiskinan serta Rapat Terbatas tanggal 21 Juni
2021 tentang Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kronis, agar pengentasan
kemiskinan dilakukan secara terkonsolidasi, terintegrasi dan tepat sasaran melalui
kolaborasi intervensi, sehingga kemiskinan ekstrem dapat mencapai tingkat nol
persen pada 2024.
Sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden dalam Rapat Terbatas Strategi
Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada tanggal 4 Maret 2021, agar kemiskinan
ekstrem (extreme poverty) pada 2024 dapat mencapai 0%, maka diperlukan upaya
percepatan penanganan kemiskinan ekstrem yang harus dilakukan secara
terintegrasi melalui kolaborasi intervensi, serta upaya validasi data dan mempertajam
basis data untuk mencapai ketepatan target dan upaya percepatan penanggulangan
kemiskinan ekstrem. Terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022
tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem merupakan langkah
percepatan pemberantasan kemiskinan ekstrem di Indonesia yang ditargetkan tuntas
pada 2024 mendatang
Upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem dilaksanakan melalui upaya khusus
berupa multiple interventions. Upaya tersebut dilakukan dengan dua pendekatan
utama yaitu: pertama, mengurangi beban pengeluaran kelompok miskin dan rentan
melalui berbagai program perlindungan sosial dan subsidi. Kedua, melakukan
pemberdayaan dalam rangka meningkatkan produktivitas kelompok miskin dan
rentan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi atau pendapatan. Upaya percepatan
dilakukan di wilayah yang memiliki kantong-kantong kemiskinan, mengingat
kemiskinan ekstrem banyak terdapat di wilayah tersebut.
Pembangunan infrastruktur permukiman dengan meningkatkan akses kebersihan
lingkungan (air dan sanitasi) termasuk utilitas pendukung lainnya merupakan salah
satu upaya untuk menurunkan stunting. Melalui pembangunan infrastruktur
permukiman ini pula diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan secara
langsung meningkatkan pendapatan sehingga diharapkan dapat menurunkan tingkat
kemiskinan.
Desa Bukit Makmur menjadi salah satu lokasi yang mendapat alokasi Kegiatan
Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE) Tahun 2024 sesuai dengan Nota Dinas
Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PUPR Wilayah I Nomor 268/ND/Wp/2023
hal Rapat Persiapan Survei Lokus Integrasi Program PKE Tahun 2024. Kecamatan
Muara Sahung merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu
dengan luas 256 km2 dan jumlah penduduk mencapai 6.760 jiwa. Adapun lingkup
pekerjaan, terdiri dari:
a. Pekerjaan Persiapan
b. SMKK
c. Pekerjaan Konstruksi
1. Infrastruktur Air Minum
- Pipa Transmisi
- Pipa Distribusi
- Bendung Sederhana
- Reservoir
- Sambungan Rumah 59 Unit
2. Infrastruktur Sanitasi
- Sanitasi Tipe I (Bilik Toilet, Septictank dan Penangkap
Lemak) 29 Unit
- Sanitasi Tipe I.a (Bilik Toilet dan Penangkap Lemak) 18
Unit
- Sanitasi Tipe I.b (Bilik Toilet, Penangkap Lemak dan
Resapan (Dengan Buis Beton)) 7 Unit
- Sanitasi Tipe IV (Septictank dan Penangkap Lemak) 2 Unit
3. Infrastruktur PKP
- Segmen 1
Jalan Perkerasan Beton Lebar 3 m 225 m
- Segmen 2
Jalan Perkerasan Beton Lebar 3 m 392 m
Jalan Perkerasan Beton Lebar 2,5 m 220 m
Jalan Perkerasan Beton Lebar 1,5 m 126 m
- Segmen 3
Jalan Perkerasan Beton Lebar 3 m 295 m
Jalan Perkerasan Beton Lebar 2,5 m 50 m
Jalan Perkerasan Beton Lebar 1,5 m 165 m
d. Pekerjaan Lain – Lain