1. Latar Jaringan jalan dan jembatan sebagai urat nadi perekonomian nasional,
Belakang merupakan sarana transportasi yang handal dalam mendukung
kelancaran arus lalu lintas barang dan jasa dalam rangka peningkatan
ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Direktorat Jenderal Bina Marga adalah institusi pemerintah yang
mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan
transportasi jalan. Kebutuhan akan prasarana jalan yang baik merupakan
faktor penunjang lancarnya perekonomian, mengingat kondisi sarana
jalan yang ada saat ini banyak terjadi kerusakan baik yang diakibatkan
oleh faktor alam, maupun faktor manusia dalam hal ini kendaraan
sehingga perlu diadakan perbaikan dan peningkatan guna memenuhi
kebutuhan lalu lintas yang semakin tinggi, sehingga secara regional dapat
terwujud jaringan jalan yang memenuhi kebutuhan aksesbilitas maupun
mobilitas di suatu wilayah, yang terintegrasi dengan Sistem Transportasi
Nasional.
Untuk memenuhi maksud tersebut, khususnya pelaksanaan pekerjaan
konstruksi jalan maupun jembatan Tahun Anggaran 2026, diperlukan
Perencanaan Teknik Jalan pada ruas-ruas jalur yang telah diprogramkan
untuk menunjang kegiatan fisik tahun 2026 dan juga untuk menunjang
kegiatan fisik tahun selanjutnya.
2. Sasaran Sasaran yang dicapai dari pekerjaan ini adalah:
1. Tersedianya Perencanaan (Full Design) DED Perencanaan Jalan di
wilayah kerja BPJN Papua Selatan.
2. Terwujudnya hasil Perencanaan DED Perencanaan Jalan yang
matang, ekonomis, dan berwawasan lingkungan.
3. Ketersediaan Dokumen Perencanaan DED Jalan serta Dokumen
Pelelangan pada lokasi yang ditetapkan dalam KAK ini.
3. Lokasi Lokasi pekerjaan berada di wilayah kerja Balai Pelaksanaan Jalan
Pekerjaan Nasional Papua Selatan.
4. Lingkup Lingkup kegiatan paket PR 01 Perencanaan Teknis Jalan di Wilayah
Pekerjaan BPJN Papua Selatan terdiri dari:
1. Persiapan
a. Pengumpulan peta dasar, antara lain:
1) Peta topografi;
2) Peta geologi;
3) Peta kerentanan gerakan tanah;
4) Peta kegempaan;
5) Peta tata guna lahan;
6) Peta curah hujan;
b. Pengumpulan data pendukung, antara lain:
1) Data jaringan jalan;
2) Data kondisi lalu lintas;
3) Data lokasi material;
4) Harga satuan bahan;
5) Material dan upah;
6) Data survei terdahulu;
c. Konsep pendahuluan, antara lain:
1) Identifikasi penerapan desain geometrik;
2) Identifikasi rona lingkungan awal;
3) Kajian kondisi jalan;
4) Kajian lokasi survei detail;
5) Dokumentasi;
d. Survei Kondisi Perkerasan, meliputi:
1) Data kondisi dan histori penanganan;
2) Data lendutan;
e. Survei Lalu Lintas, meliputi:
1) Perhitungan LHR;
2) Analisis Beban Gandar;
f. Survei Foto Udara, meliputi:
1) Data perencanaan jalur terbang;
2) Raw data;
3) Pembuatan orthomozaik;
4) Pembuatan Layout dan Kartografi;
g. Survei Topografi, meliputi:
1) Pengukuran titik kontrol;
2) Pengukuran penampang dan situasi;
h. Survei hidrologi, meliputi:
1) Karakteristik daerah aliran;
2) Karakteristik sungai;
3) Muka air banjir dan muka air normal;
4) Analisis penampang sungai;
i. Survei geologi;
1) Geologi permukaan;
2) Kajian potensi gejala geologi;
j. Survei geoteknik;
1) Pengujian lapangan;
2) Sampling;
3) Pengujian laboratorium;
2. Tahap Perencanaan
a. Kriteria desain;
b. Analisis data lapangan;
c. Konsep perencanaan;
d. Perencanaan teknis, antara lain:
1) Perencanaan dan kajian bangunan pelengkap;
2) Perhitungan struktur perkerasan beserta fondasi, drainase, dan
lain-lain.
3) Pertimbangan Aspek Lingkungan dan Sosial;
4) Perencanaan Metode Konstruksi;
5) Hidrologi;
e. Penggambaran, antara lain:
1) Plan dan profil jalan serta bangunan pelengkap;
2) Layout lokasi;
3) Elevasi dan potongan;
4) Detail bangunan pelengkap.
f. Perhitungan volume dan biaya;
3. Tahap Pelaporan
a. Laporan teknis;
b. Gambar desain (DED);
c. Spesifikasi teknis;
d. Bill of Quantity dan Engineer’s Estimate;
e. Laporan khusus.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 January 2018 | Survei Kondisi Jalan, Lereng, Dan Jembatan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 8,348,486,000 |
| 12 July 2024 | Pengumpulan Dan Pengolahan Data Leger Jalan | Provinsi DKI Jakarta | Rp 6,159,859,910 |
| 1 May 2012 | Belanja Jasa Pemetaan Dan Pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (Pmks) Dan Potensi Kesejahteraan Sosial (Psks) | Agency Kepolisian Resor Kutai Kartanegara | Rp 3,459,222,961 |
| 15 January 2018 | Perencanaan Jembatan Ruas Dekai - Oksibil | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,812,902,000 |
| 9 June 2017 | Perencanaan Teknis Jembatan Dekai - Oksibil 2 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,792,370,000 |
| 27 November 2015 | Perencanaan Teknis Jembatan Nabire 2 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,585,600,000 |
| 11 May 2025 | Manajemen Konstruksi Pembangunan Jembatan Lemo Seberang - Desa Lemo (Lanjutan) | Kab. Barito Utara | Rp 2,572,000,000 |
| 15 April 2025 | Penyusunan Fs & Ded Jalan Lingkar Kab. Bogor - Cianjur | Provinsi Jawa Barat | Rp 2,500,000,000 |
| 14 May 2019 | Penyusunan Ded Jembatan | Pemerintah Daerah Kota Lhokseumawe | Rp 2,500,000,000 |
| 31 October 2025 | Perencanaan Teknis Pembangunan Unit Air Baku Distrik Manimeri | Kab. Teluk Bintuni | Rp 2,500,000,000 |