Ded Peningkatan Kapasitas Tampung Waduk Lumpur

Repeat Order
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10363195000
Status: Repeat Order
Date: 1 September 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum
Work Unit: Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,500,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,500,000,000
Winner (Pemenang): PT Globetek Glory Konsultan
NPWP: 027003490821000
RUP Code: 60115605
Work Location: KAB. SIDOARJO - Sidoarjo (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT  PEKERJAAN                             
                                                                        
                                                                        
Nama Paket       : DED Peningkatan Kapasitas Tampung Waduk Lumpur       
                                                                        
Pagu             : Rp. 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta     
                                                                        
                   Rupiah)                                              
Lokasi Pekerjaan : Tanggul Penahan  Lumpur  Sidoarjo, Kecamatan         
                                                                        
                   Porong, Kabupaten Sidoarjo                           
                                                                        
Lingkup Pekerjaan : Lingkup Pekerjaan dari kegiatan DED Peningkatan     
                   Kapasitas Tampung Waduk Lumpur, yaitu :              
                   • Tahap I Pendahuluan:                               
                     -  Persiapan kantor/alat, tenaga ahli  dan         
                                                                        
                        administrasi perijinan                          
                     -  Pengumpulan data sekunder dan sosialisasi       
                     -  Inspeksi lapangan pendahuluan                   
                     -  Survei inventarisasi kondisi lapangan           
                                                                        
                   • Tahap II Survey Pengukuran & Investigasi Geologi : 
                     -  Survey Pengukuran, meliputi kegiatan :          
                        o Survei pendahuluan                            
                        o Pemasangan patok-patok tetap (BM/CP) dan      
                                                                        
                          patok-patok sementara                         
                        o Pengukuran kerangka kontrol horisontal dan    
                          vertikal                                      
                        o Pengukuran situasi                            
                                                                        
                        o Pengukuran bathimetri                         
                        o Pengolahan data                               
                        o Penyajian hasil dan pelaporan                 
                                                                        
                     -  Investigasi Geologi, meliputi kegiatan :        
                        o Survey pendahuluan                            
                        o Sondir Cone Penetration Test (CPT)            
                        o Geo Drilling                                  
                                                                        
                        o Tes laboratorium mektan                       
                        o Rekomendasi hasil investigasi geoteknik       
                        o Penggambaran                                  
                   • Tahap III Analisa Data :                           
                                                                        
                     -  Analisa hujan dan banjir rancangan              
                     -  Analisa sedimentasi                             
                     -  Analisa geologi teknik                          
                     -  Analisa stabilitas                              
                                                                        
                     -  Daftar usulan kegiatan                          
                   • Tahap IV Pembuatan Desain Rinci :                  
                     -  Analisa hidrolika                               
                     -  Analisa stabilitas bangunan analisa struktur    
                                                                        
                     -  Penggambaran desain dengan Auto CAD             
                     -  Perhitungan BOQ dan RAB                         
                     -  Penyusunan spesifikasi teknik dan metode        
                        pelaksanaan                                     
                                                                        
                                                                        
                   Tahapan pekerjaan DED   Peningkatan Kapasitas        
                   Tampung Waduk Lumpur, sebagai berikut :              
                   TAHAP I : PENDAHULUAN, meliputi kegiatan :           
                                                                        
                   • Persiapan kantor /  alat, tenaga ahli  dan         
                     administrasi perijinan                             
                     -  Pengecekan personil, kantor / perlengkapan      
                     -  Koordinasi dengan instansi terkait              
                                                                        
                     -  Administrasi perijinan                          
                   • Pengumpulan data sekunder dan sosialisasi          
                   • Survei pendahuluan                                 
                                                                        
                     -  Survei pendahuluan  dilaksanakan  untuk         
                        memperoleh  informasi  mengenai   lokasi        
                        pekerjaan dan data-data lain yang diperlukan    
                   • Survey inventarisasi kondisi lapangan              
                                                                        
                     -  Kondisi lapangan, meliputi topografi dan kondisi
                        waduk lumpur                                    
                     -  Mencatat kondisi dan perilaku / karakteristik   
                        yang selama ini terjadi dan lain-lain yang      
                                                                        
                        ditemukan di sekitar lokasi kegiatan            
                     -  Catatan kerusakan dan kebutuhan perbaikan       
                        sarana dan prasarana yang ada agar berfungsi    
                        optimal                                         
                                                                        
                                                                        
                   TAHAP   II  :   SURVEI   PENGUKURAN     DAN          
                   INVESTIGASI GEOTEKNIK, meliputi kegiatan :           
                   • Survei Pengukuran                                  
                                                                        
                     Pekerjaan yang dilaksanakan mengikuti ketentuan    
                     sebagaimana tersebut di bawah  ini, dengan         
                     berpedoman pada:                                   
                     -  Acuan/Pedoman yang digunakan:                   
                                                                        
                        o PT-02,     SK.      DJ       Pengairan        
                          No.185/KPTSA/A/1986, Persyaratan Teknis       
                          bagian Pengukuran Topografi                   
                        o SNI    7646:2010,   Survei   Hidrografi       
                          Menggunakan Singgle Beam Echosounder          
                        o SNI 19-6724-2002, Jaring Kontrol Horisontal   
                        o SNI 19-6988-2004, Jaring Kontrol Vertikal     
                                                                        
                          dengan Metode Sipat Datar                     
                        o KP–07, Kriteria Perencanaan bagian Standar    
                          Penggambaran                                  
                     -  Lingkup Pekerjaan yang dilaksanakan:            
                                                                        
                        o Pengukuran  dilaksanakan pada  waduk          
                          lumpur Sidoarjo                               
                        o Batas-batas pengukuran ditentukan lebih       
                                                                        
                          lanjut boleh Supervisi/Direksi Pekerjaan      
                     -  Jenis Pekerjaan yang dilaksanakan:              
                        o Survei Pendahuluan, meliputi:                 
                          ▪ Pengumpulan    peta-peta dan   data         
                                                                        
                            pendukung   yang  diperlukan  untuk         
                            perencanaan survei pengukuran               
                          ▪ Peninjauan lokasi, untuk mengetahui         
                            kondisi titik-titik ikat pengukuran yang    
                                                                        
                            diperlukan dan  titik-titik lokasi yang     
                            memungkinkan  untuk pemasangan BM,          
                            serta mengetahui kondisi lokasi untuk       
                            keperluan perencanaan jalur survai          
                                                                        
                          ▪ Melaksanakan    pengambilan    data         
                            ephemeris untuk perencanaan survai GPS      
                            untuk pengikatan koordinat                  
                     -  Pemasangan Patok-Patok Tetap (BM/CP) dan        
                                                                        
                        Patok-Patok Sementara dilakukan  dengan         
                        ketentuan sebagai berikut:                      
                        o Benchmark  (BM) dan Control Point (CP)        
                          dibuat dari beton dengan tulangan             
                                                                        
                        o Ukuran BM adalah 20 x 20 x 100 cm, dengan     
                          sayap bagian bawah ukuran 40 x 40 x 15 cm.    
                          Ukuran CP adalah 15 x 15 x 100 cm, dengan     
                          sayap bagian bawah ukuran 35 x 35 x 15 cm     
                                                                        
                        o BM  dan CP  dipasang pada tempat yang         
                          stabil, aman dari gangguan, mudah dicari,     
                          bercat warna biru dan diberi notasi pada      
                          papan marmer secara urut (ketentuan untuk     
                                                                        
                          konstruksi BM dapat dilihat pada gambar)      
                        o Pemasangan  BM  adalah pada  kerangka         
                          pengukuran   vertikal/horisontal, setiap      
                          selang jarak 2 km, sedangkan CP dipasang      
                          pada rencana bangunan, atau lokasi tertentu   
                                                                        
                          disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan      
                        o Setiap BM/CP  yang dipasang dibuatkan         
                          dokumentasinya, meliputi foto, denah dan      
                          deskripsi lokasi, serta posisinya dalam sistem
                                                                        
                          koordinat. Foto tiap BM terdiri dari 2 (dua)  
                          buah, yaitu foto jarak dekat (papan marmer    
                          dengan nomor BM terbaca dengan jelas), dan    
                                                                        
                          foto BM dengan latar belakang lokasi yang     
                          dapat dikenali                                
                        o Jumlah   BM   direncakan sebanyak   9         
                          (sembilan) buah                               
                                                                        
                     -  Pengukuran Kerangka Kontrol Horisontal dan      
                        Vertikal                                        
                        Pengukuran kerangka kontrol horisontal dan      
                        vertikal secara umum mengacu pada PT-02,        
                                                                        
                        Persyaratan Teknis  bagian   Pengukuran         
                        Topografi dan secara khusus mengacu pada SNI    
                        19-6724-2002, Jaring Kontrol  Horisontal,       
                        sedangkan kerangka vertikal mengacu pada SNI    
                                                                        
                        19-6988-2004, Jaring Kontrol Vertikal dengan    
                        Metode Sipat Datar. Peralatan yang digunakan    
                        untuk  keperluan  pengukuran   kerangka         
                        mendapatkan sertifikat terkalibrasi.            
                                                                        
                        o Pengukuran Kerangka Horisontal                
                          Pengukuran  kerangka kontrol horizontal       
                          menggunakan  spesifikasi orde-4 (poligon),    
                          Titik kerangka polygon diikatkan ke Sistem    
                                                                        
                          Referensi Geodesi Indonesia (SRGI) 2013,      
                          dengan menggunakan GPS Geodetik, dengan       
                          ketentuan  sebagai berikut  :  Metode         
                          pengamatan GPS adalah survai GPS secara       
                                                                        
                          radial yang terikat pada Sistem Referensi     
                          Geodesi Indonesia 2013   (SRGI 2013).         
                          Pengamatan  GPS  dilakukan pada  BM,          
                          sebagai kontrol koordinat pemetaan, jumlah    
                                                                        
                          titik GPS yang diamati minimal 4 titik,       
                          dengan memperhatikan kekuatan geometri        
                          satelit dan konfigurasi jaringan untuk        
                          pemetaan.    Adapun  ketentuan  untuk         
                          pengamatan GPS  adalah sebagai berikut        
                          (mengacu pada  SNI 19-6724-2002-Jaring        
                          Kontrol Horisontal)                           
                                                                        
                        o Pengukuran Poligon                            
                          Pengukuran poligon meliputi pengukuran        
                          sudut dan  jarak, untuk perapatan titik       
                          kontrol pemetaan. Koordinat titik kontrol     
                                                                        
                          dinyatakan dalam system proyeksi peta UTM.    
                          Alat yang digunakan mempunyai ketelitian      
                          pembacaan 1”, pengukuran jarak disarankan     
                                                                        
                          menggunakan  pengukur jarak elektronis,       
                          dan lebih disarankan untuk menggunakan        
                          ETS  (electronic total station). Pengukuran   
                          sudut dilakukan dengan dua seri (B dan LB)    
                                                                        
                          pada titik simpul. Selisih pengukuran sudut   
                          biasa dan luar biasa tidak boleh berbeda      
                          lebih dari 5  detik. Pengukuran jarak         
                          dilakukan minimal dua kali pada satu titik    
                                                                        
                          pengamatan dengan satu seri bacaan sudut      
                          vertikal (B dan LB). Metode pengolahan data   
                          dengan hitung perataan kuadrat terkecil       
                          metode parameter atau metode bowditch.        
                                                                        
                          Salah penutup sudut ≤ 0√n, dimana n adalah    
                          jumlah titik poligon. Salah penutup linier    
                          jarak ≤ 1/6.000                               
                        o Pengukuran Kerangka Vertikal                  
                                                                        
                          Kerangka    kontrol   vertikal  (JKV)         
                          menggunakan spesifikasi kelas LC, dengan      
                          pengecualian kesalahan penutup maksimum       
                          (pergi-pulang) 10mm √d (d dalam km), tanpa    
                                                                        
                          pengukuran gaya berat dan koreksi tinggi      
                          ortometrik. Untuk lokasi pengukuran dimana    
                          tidak tersedia titik ikat JKV dengan orde lebih
                          tinggi  (karena  berbagai  hal  tidak         
                                                                        
                          dimungkinkan      untuk     dilakukan         
                          pengikatan/tidak termasuk dalam lingkup       
                          pekerjaan), maka    ditentukan  tinggi        
                          sementara (lokal) dengan kontrol prosedur     
                                                                        
                          pengukuran sebagaimana kelas yang telah       
                          ditentukan                                    
                     -  Pengukuran Situasi                              
                        Pengukuran mengacu pada PT-02, Persyaratan      
                        Teknis bagian Pengukuran Topografi. Detil       
                        situasi yang diukur mengacu pada KP–07,         
                                                                        
                        Kriteria Perencanaan   bagian   Standar         
                        Penggambaran                                    
                     -  Pengukuran Bathimetri                           
                        Pengukuran bathimetri mengacu pada  SNI         
                                                                        
                        7646:2010, Survei Hidrografi menggunakan        
                        singglebeam    echosounder.    Koordinat        
                        planimetris titik fix perum (X,Y) apabila tidak 
                                                                        
                        dapat diikatkan dengan titik control horisontal 
                        di darat,maka ditentukan secara lokal dengan    
                        menggunakan   GPS,    sedangkan   untuk         
                        pengukuran kedalaman  dilakukan  dengan         
                                                                        
                        menggunakan  bak ukur, atau  kabel baja,        
                        maupun echo sounder sesuai dengan keperluan     
                        dan efektifitas penggunaan alat                 
                     -  Pengolahan Data                                 
                                                                        
                        Pengolahan data mengacu pada dengan kriteria    
                        dan spesifikasi yang ditentukan untuk masing-   
                        masing  pekerjaan berdasarkan SNI  atau         
                        Pedoman Teknis                                  
                                                                        
                     -  Penggambaran dan Pelaporan                      
                        Penggambaran dan pelaporan meliputi :           
                        o Album Peta ukuran A2. Penyajian hasil pada    
                          peta  mengacu   pada  KP–07,   Kriteria       
                                                                        
                          Perencanaan bagian Standar Penggambaran,      
                          dengan  sistem grid UTM  dan  standar         
                          ketelitian pengambaran    sebagaimana         
                          tersebut pada PT-02                           
                                                                        
                        o Buku Ukur: Data hasil pengukuran lapangan     
                          (raw   data), data   terkoreksi (hasil        
                          perhitungan)                                  
                        o Buku  Laporan  Topografi: berisi tentang      
                                                                        
                          rencana pekerjaan, metode pengukuran yang     
                          dilaksanakan, progres pekerjaan yang telah    
                          dicapai, kendala/  permasalahan  yang         
                          ditemui, serta hasil-hasilnya                 
                                                                        
                        o Buku  Deskripsi BM/CP:  berisi tentang        
                          deskripsi BM/CP, foto dokumentasi (2 buah,    
                          terlihat papan marmer penomoran BM dan        
                          foto terlihat latar belakang), serta denah    
                          situasi lokasi BM/CP. Pada bagian lampiran    
                          dilengkapi dokumentasi pembuatan  dan         
                          pemasangan CP                                 
                                                                        
                   • Investigasi Geologi                                
                     Penyelidikan ini dimaksudkan untuk mendapatkan     
                     data tanah dasar di sekitar lokasi bangunan utama  
                                                                        
                     dan  pelengkap yang akan  digunakan  untuk         
                     pekerjaan detail desain bangunan. Spesifikasi      
                     kegiatan penyelidikan geoteknik tersebut secara    
                     umum  seperti diuraikan pada uraian berikut :      
                                                                        
                     -  Survey Pendahuluan                              
                        Menentukan lokasi titik bor dan hal-hal yang    
                        diperlukan untuk  pekerjaan penyelidikan        
                        geoteknik di lapangan                           
                                                                        
                     -  Sondir Cone Penetration Test (CPT)              
                        Sondir sebanyak 8  (delapan) titik dengan       
                        kedalaman sampai tanah keras dan  untuk         
                        mengetahui jenis tanah                          
                                                                        
                     -  Geo Drilling (Shelby Tube Sample)               
                        Pengambilan Sampel tanah yang ditentukan /      
                        titik pengambilan sampel di bagian inti tanggul 
                        yang di lakukan dengan mesin bor dan Shelby     
                                                                        
                        tube atau piston sampler yang pengeborannya     
                        dilakukan hingga kedalaman target dengan hati-  
                        hati agar lubang tetap stabil serta mendapatkan 
                        sampel tanah Undisturb                          
                                                                        
                     -  Tes Laboratorium Mekanika Tanah                 
                        Soil Properties                                 
                        o Natural water content (8 sampel)              
                        o Unit weight (8 sampel)                        
                                                                        
                        o Natural Density (8 sampel)                    
                        o Atterberg Limit (8 sampel)                    
                        o Grain Size Analysis (Hidro) (8 sampel)        
                        o Specific Gravity (8 sampel)                   
                                                                        
                        Engineering Properties                          
                        o Compaction test (8 sampel)                    
                        o Triaxial Compaction Tes (CU) (8 sampel)       
                        o Consolidation Test (8 sampel)                 
                                                                        
                        o Permeability Test (8 sampel)                  
                        o Direct Shear Test (8 sampel)                  
                        Rekomendasi Hasil Investigasi Geoteknik         
                        Mengkaji hasil dari  Kegiatan Investigasi       
                        Lapangan dan Tes Lab Mekanika Tanah untuk       
                        memberikan  masukan   kepada  perencana         
                        mengenai kondisi tanah yang ada.                
                                                                        
                                                                        
                   TAHAP III : ANALISA DATA                             
                   Setelah memperhatikan serta mengkaji segala aspek    
                   dari hasil kegiatan di atas, penyedia jasa harus     
                                                                        
                   menyusun analisa penanganan dari masalah-masalah     
                   yang dihadapi yang meliputi :                        
                   • Analisa Hujan / Banjir Rancangan                   
                                                                        
                     Untuk menghitung luasan dann tinggi genanangan     
                     pada waduk (Inflow Air) dengan kala ulang tertentu 
                     sesuai dengan kriteria perencanaan bangunan ini    
                   • Analisa Sedimentasi                                
                                                                        
                     Untuk menghitung volume lumpur secara periode      
                     dan kapasitas lumpur yang berada dalam waduk       
                   • Analisa Geologi Teknik                             
                     Menganalisa hasil penyelidikan geologi sebagai     
                                                                        
                     masukan  dalam menentukan  kedalaman tanah         
                     keras dan jenis tanah serta daya dukung dan        
                     stabiltas tanggul bangunan utama   maupun          
                     bangunan pelengkap                                 
                                                                        
                   • Analisa Stabiltas                                  
                     Berdasarkan  kondisi topografi dan  geologi,       
                     kemudian menentukan  stabilitas dari bangunan      
                                                                        
                     yang paling optimal dalam aspek kuantitas serta    
                     keamanan, sehingga dihasilkan rekomendasi yang     
                     tepat dalam  dan  yang paling efektif untuk        
                     peningkatan kapasitas waduk                        
                                                                        
                   • Daftar Usulan Kegiatan                             
                     Konsultan dapat menyusun daftar usulan kegiatan    
                     dan skala prioritasnya yang dibutuhkan dalam       
                     perencanaan desain                                 
                                                                        
                                                                        
                   TAHAP IV : PEMBUATAN DESAIN RINCI                    
                   Setelah memperhatikan serta mengkaji segala aspek    
                   dari hasil kegiatan tahap I, II dan III, kemudian    
                                                                        
                   dilanjutkan pembuatan   desain rinci. Dalam          
                   pembuatan  desain rinci, penyedia jasa harus         
                   memperhatikan Standar Perencanaan serta Pedoman      
                   dan  Kriteria Desain  yang  dikeluarkan oleh         
                   lembaga/instansi berwenang seperti buku KP, SNI dll. 
                   Desain rinci meliputi kegiatan :                     
                   • Analisa Geodesi dan Pembuatan Gambar Kontur        
                                                                        
                     Waduk                                              
                   • Analisa Hidrologi, Hidrolika dan Mekanikal untuk   
                     model tampungan dan metode untuk mengalirkan       
                     atau mengeruk /  normalisasi kapasitas waduk       
                                                                        
                     menjadi meningkat                                  
                   • Analisa Stabilitas Bangunan                        
                   • Analisa Geologi dan Geoteknik                      
                                                                        
                   • Penggambaran Desain dengan Auto CAD                
                     -  Album gambar desain harus disajikan sesuai      
                        dengan urutan  standar perencanaan  dan         
                        kriteria perencanaan                            
                                                                        
                     -  Seluruh gambar desain harus dirinci secara      
                        lengkap, untuk digunakan sebagai dokumen        
                        lelang dan pelaksanaan konstruksi               
                     -  Semua gambar desain digambar menggunakan        
                                                                        
                        computer (software AutoCAD) dan  dicetak        
                        dengan ukuran kertas A2 dan A3                  
                   • Perhitungan BOQ dan RAB                            
                     -  Daftar kuantitas pekerjaan terinci yang         
                                                                        
                        menguraikan kuantitas (volume) masing-masing    
                        item bangunan                                   
                     -  Perkiraan biaya konstruksi pekerjaan (RAB)      
                        yang didesain harus dihitung berdasarkan        
                                                                        
                        kuantitas pekerjaan, analisa harga satuan       
                        pekerjaan, metode pelaksanaan pekerjaan dan     
                        spesifikasi teknik                              
                                                                        
                   • Penyusunan  Spesifikasi Teknik dan  Metode         
                     Pelaksanaan                                        
                     -  Spesifikasi khusus harus  dibuat  untuk         
                        menjelaskan tentang lokasi pekerjaan, titik     
                                                                        
                        tinggi patok tetap dan hal-hal lain. Juga harus 
                        dijelaskan setiap jenis pekerjaan yang tidak    
                        tercakup dalam spesifikasi standar yang dibuat  
                        untuk pekerjaan tersebut antara lain bangunan   
                                                                        
                        dengan teknologi khusus                         
                     -  Metode Pelaksanaan Pekerjaan harus disusun      
                        sebagai pedoman/acuan untuk mengatur tata       
                        cara serta urutan pelaksanaan pekerjaan dari    
                                                                        
                        awal hingga akhir pekerjaan                     
Keluaran         : Keluaran yang dihasilkan dari pekerjaan ini adalah   
                   tersedianya Laporan DED Peningkatan Kapasitas        
                   Tampung  Waduk   Lumpur   dan  laporan-laporan       
                   penunjang.                                           
                                                                        
                   •  Laporan Program Mutu                              
                   •  Laporan Pendahuluan                               
                   •  Laporan Bulanan                                   
                                                                        
                   •  Laporan Antara                                    
                   •  Konsep Laporan Akhir                              
                   •  Laporan Akhir                                     
                                                                        
                   •  Executive Summary                                 
                   •  Laporan Topografi                                 
                   •  Laporan Evaluasi dan Analisis Hidrologi dan       
                                                                        
                      Hidrolika                                         
                   •  Laporan Investigasi Geoteknik                     
                   •  Laporan Nota Desain                               
                   •  Laporan BOQ / Engineering Estimate                
                                                                        
                   •  Laporan RKS, Spesifikasi Teknis, dan Dokumen      
                      Pelelangan                                        
                   •  Album Gambar                                      
                                                                        
                   •  External Hardisc
Tenders also won by PT Globetek Glory Konsultan
Authority
26 February 2025Dokumen Lingkungan Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Uwe Distrik Wouma Dan Kawasan Kpp Provinsi Papua Pegunungan; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 4,250,000,000
26 June 2025Paket 3 - Perencanaan Embung Di Sulawesi SelatanProvinsi Sulawesi SelatanRp 3,600,000,000
8 March 2023Supervisi Rehabilitasi Waduk KeulilingKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,600,000,000
6 December 2022Supervisi Pembangunan Pengaman Pantai Di Pesisir Teluk Jakarta Tahap 6 Paket 6Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
4 November 2021Penyusunan Dokumen Lingkungan Dan Larap Pengendalian Banjir Kali Langsur Di Kab. Sukoharjo; Kab. Sukoharjo; Jawa Tengah; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
21 November 2023Sid Penyediaan Air Baku Dari Waduk Rukoh Kabupaten PidieKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
21 November 2018Investigasi Geologi Tambahan Bendungan WairoroKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
13 January 2022Kajian Sempadan Danau MatanoKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
30 November 2021Detail Desain Pengendalian Banjir Kali RawalumbuKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
4 November 2021Supervisi Konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Lakbok Utara Paket 2; Jawa Barat; Kab. Ciamis; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000