KERANGKA ACUAN KERJA
PAKET PEKERJAAN TUBUH BENDUNGAN LEUWIKERIS
DAN BANGUNAN PELENGKAP
TA 2024
Kementerian /Lembaga : Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Program : Program Ketahanan Sumber Daya Air
Sasaran Program : Meningkatnya Ketersediaan Air Melalui
Pengelolaan Sumber Daya Air
Kegiatan : Pengembangan Bendungan, Danau, dan
Bangunan Penampung Air Lainnya
Sasaran Kegiatan : Meningkatnya Layanan Tampungan Air
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah Tampungan Air yang Dibangun
Klasifikasi Rincian Output (KRO) : Prasarana Bidang SDA dan Irigasi
Rincian Output (RO) : Bendungan Leuwikeris yang Dibangun
Satuan Kerja : SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Citanduy
Nama Paket Pekerjaan : Pekerjaan Tubuh Bendungan Leuwikeris dan
Bangunan Pelengkap
Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender (Tahun 2024)
Alokasi Anggaran : Rp. 89.846.346.000,-
Tahun Anggaran : TA. 2024
Jenis Kontrak : Harga Satuan
Volume Output : 1 Unit
Volume Outcome : 81,44 Juta m3
A. Latar Belakang
1. Dasar Hukum
a. Perpres Nomor 58 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor
3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, berada
di Wilayah Kab. Ciamis dan Kab. Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27/PRT/M/2015
tentang Bendungan
c. Perlem LKPP No 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia.
2. Gambaran Umum
Wilayah Sungai Citanduy dengan luas 447.285,93 km2 memiliki ketersediaan air sebesar
5,04 milyar m3/tahun, atau setara dengan debit sebesar 159,95 m3/detik. Hasil analisis
Neraca Air per DAS tahun 2011 memperlihatkan bahwa kebutuhan air total untuk irigasi;
rumah tangga, kantor, industri (RKI) dan kebutuhan lainnya sebesar 77,568 m3/detik,
namun dari perhitungan ketersediaan air per DAS hanya terpenuhi 61,056 m3/detik,
dimana kekurangan air terjadi di bulan Juni sampai Oktober yang berdampak pada pola
tanam untuk irigasi.
Di samping permasalahan tersebut, pada saat musim penghujan juga masih sering
terjadi banjir di beberapa tempat seperti Sidareja, Wanareja, Lakbok, Cibeureum dan
lain – lain. Untuk mengatasi hal tersebut perlu ditingkatkan ketersediaan air di Wilayah
Sungai Citanduy melalui optimasi pemanfaatan air antara lain dengan pembuatan
tampungan berupa bendungan sesuai skenario yang direncanakan. Salah satu
bendungan yang dalam proses pembangunan adalah Bendungan Leuwikeris dengan
tampungan sebesar 81,44 juta m3 yang bermanfaat sebagai pengendalian banjir,
penyedia air irigasi, pemanfaatan air baku, pembangkit tenaga listrik dan pariwisata.
Pembangunan Bendungan Leuwikeris mulai dilaksanakan pada bulan November 2016
dan ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2024. Paket Pekerjaan Tubuh Bendungan
Leuwikeris dan Bangunan Pelengkap merupakan penyelesaian dari kegiatan
pembangunan Bendungan Leuwikeris, yang merupakan lanjutan Paket Tubuh
Bendungan Lanjutan (Paket 6). Hal tersebut di karenakan bahwa terdapat beberapa item
pekerjaan yang dari awal belum masuk dalam paket Tubuh Bendungan Lanjutan,
ataupun seiring dengan adanya beberapa penyesuaian di lapangan maka lingkup
pekerjaan Pembangunan Bendungan Paket Tubuh Bendungan Lanjutan diperlukan
adanya perubahan desain dan penambahan item baru, yang berdampak terhadap tidak
selesainya lingkup dari Pekerjaan Pembangunan Bendungan Paket Tubuh Bendungan
Lanjutan.
Beberapa item kegiatan yang belum masuk dalam lingkup Paket Tubuh Bendungan
Lanjutan diantaranya adalah struktur rumah operasi intake, jembatan layan intake,
saluran hilir bendungan, struktur v-notch, struktur rumah katub, pengadaan beberapa
hidromekanikal dan elektrikal, sedangkan item pekerjaan yang tidak dapat terselesaikan
pada Paket Tubuh Bendungan Lanjutan diantaranya adalah pekerjaan timbunan tubuh
bendungan kurang ±6 m, Pekerjaan Instrumentasi, Pekerjaan Puncak Bendungan,
Pekerjaan Plugging, serta Pekerjaan Pemasangan Hidromekanikal pada shaft intake
sampai dengan outlet.
Tahap akhir dari pelaksanaan konstruksi adalah Pelaksanaan pengisian awal waduk,
dimana tahap ini merupakan masa kritis bagi bendungan, atas perihal tersebut semua
pekerjaan yang belum masuk dan/atau tidak dapat terselesaikan pada Paket Tubuh
Bendungan Lanjutan tersebut di atas harus terselesaikan sebelum dilaksanakannya
pengisian awal waduk, karena kegiatan-kegiatan tersebut masih merupakan satu
kesatuan sistem konstruksi, dan guna meminimalisir resiko kegagalan bendungan yang
tidak dapat direncanakan/diperhitungkan sebelumnya supaya masih menjadi satu
kesatuan tanggung jawab.
3. Relevansi RPJMN/RENSTRA/RKP
Dokumen Rencana Strategis BBWS Citanduy disusun berdasarkan Peraturan Menteri
PUPR No.09 Tahun 2018 Pasal 6 dimana Unit kerja/unit pelaksana teknis menyusun
Renstra sebagai dokumen perencanaan unit kerja/unit pelaksana teknis untuk periode
5 (lima) tahunan berpedoman pada Renstra entitas di atasnya. Sementara muatan
Rencana Strategis BBWS Citanduy berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat No. 09 Tahun 2018 Pasal 8, dimana Rencana Strategis Unit
Kerja/Unit Pelaksana Teknis memuat hal-hal strategis dan operasional sektor yang
menjadi tugas dan fungsinya untuk mendukung pencapaian sasaran program Direktorat
Jenderal Sumber Daya Air. Proses ini menghasilkan suatu rencana strategis yang
memuat/berisi visi, misi, tujuan, sasaran dan strategis (cara mencapai tujuan dan
sasaran).
Sesuai dengan Renstra BBWS Citanduy tahun 2020-2024, SNVT Pembangunan
Bendungan BBWS Citanduy mendukung Sasaran Program: “Meningkatnya
ketersediaan air melalui pengelolaan Sumber Daya Air secara terintegrasi”. Dengan
mendukung 2 (dua) dari 5 (lima) indikator yang dilakukan di BBWS Citanduy yaitu :
a. Jumlah kumulatif penambahan kapasitas tampung sumber-sumber air yang
dibangun
b. Jumlah potensi tenaga listrik dari infrastruktur SDA
Kedua indikator tersebut terpenuhi oleh Kegiatan Pekerjaan Pembangunan Bendungan
Leuwikeris pada SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Citanduy.
B. Maksud dan Tujuan Kegiatan
1. Maksud Kegiatan
Melanjutkan Paket Pembangunan Bendungan Leuwikeris Paket Tubuh Bendungan
Lanjutan, guna menyelesaikan pembangunan Bendungan Leuwikeris, sebagai upaya
mengatasi kekurangan air dimusim kemarau, pengendalian banjir, dapat juga
dimanfaatkan untuk irigasi, pengembangan air baku, pembangkit tenaga listrik,
pariwisata dan konservasi air tanah.
2. Tujuan Kegiatan
Menyelesaikan pembangunan Bendungan Leuwikeris, sehingga dapat dimanfaatkan
untuk:
• Penyediaan air irigasi untuk areal sawah di D.I Lakbok Utara seluas 6.600 ha dan
D.I Manganti seluas 4.616 ha;
• Penyediaan air baku sebesar 845 l/dt;
• Pengendalian banjir, yaitu dapat mereduksi banjir periode ulang 25 tahunan dari
509,7 m3/det menjadi 450,02 m3/det (11,7 %)
• Pengembangan PLTA sebesar 2 x 10 MW
• Pariwisata, Konservasi Air Tanah, dll
C. Ruang Lingkup Kegiatan
Secara umum, lingkup dari rencana Paket Pekerjaan Tubuh Bendungan Leuwikeris dan
Bangunan Pelengkap, yang direncanakan dengan Penunjukan Langsung dalam Pemilihan
Penyedianya, diantaranya adalah:
1) Pekerjaan Persiapan
• Mobilisasi
2) Bendungan Utama
• Pekerjaan Timbunan
• Pekerjaan Puncak Bendungan
• Pekerjaan Instrumentasi
3) Bangunan Pengambilan
• Pekerjaan Beton Bangunan Pengambilan
• Pekerjaan Pemasangan Hidromekanikal
4) Penutupan Terowongan Pengelak (Plugging)
5) Pekerjaan Lain – lain
• Pekerjaan Rumah Katub
• Penanganan Elektrikal dan Pelengkap
D. Indikator Pencapaian Pekerjaan
Indikator pencapaian pekerjaan Pekerjaan Tubuh Bendungan Leuwikeris dan Bangunan
Pelengkap adalah sebagai berikut :
1. Output
Terbangunnya 1 unit Bendungan Leuwikeris
2. Outcome
Tersedianya tampungan air sebesar 81,44 Juta m3
E. Lokasi Pelaksanaan Pekerjaan
Bendungan Leuwikeris dibangun di Sungai Citanduy ± 10 Km hilir Jembatan Cirahong,
secara administratif berada di Wilayah Kab. Ciamis dan Kab. Tasikmalaya, tepatnya di Desa
Ciharalang Kec. Cijeungjing Kabupaten Ciamis dan Desa Ancol Kecamatan Cineam Kab.
Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Secara geografis terletak pada koordinat geografis
117º50’00” BT dan 10º45’00” LS. Paket Tubuh Bendungan Lanjutan sendiri berlokasi di dua
wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya
F. Metode Pelaksanaan Pekerjaan
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara Kontrak Tahun Tunggal (KTT), dimana penyedia
jasa dipilih dengan metode penunjukan langsung melalui website https://lpse.lkpp.go.id
secara full e-procurement. Pelaksanaan pekerjaan akan diawasi oleh pengawas dari BBWS
Citanduy maupun konsultan supervisi, sehingga pekerjaan dapat selesai dengan tepat
waktu dan sesuai mutu.
G. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan
Waktu yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan Pekerjaan Tubuh Bendungan
Leuwikeris dan Bangunan Pelengkap adalah selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender
pada Tahun Anggaran 2024 dengan uraian kegiatan pelaksanaan sebagai berikut.
H. Biaya Yang Diperlukan
Kebutuhan biaya untuk Pekerjaan Tubuh Bendungan Leuwikeris dan Bangunan Pelengkap
di TA 2024 adalah sebesar Rp. 89.846.346.000,- (Delapan Puluh Sembilan Milyar Delapan
Ratus Empat Puluh Enam Juta Tiga Ratus Empat Puluh Enam Ribu Rupiah) dengan sumber
pendanaannya dari Rupiah Murni pada APBN TA 2024.
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
Banjar, 15 Juli 2024
Penanggungjawab Kegiatan
(KPA)
Budi Prasetyo, ST.,MT
NIP. 198012132006041004