URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1. LATAR BELAKANG
Pengelolaan dan pengembangan sumber daya air dilaksanakan sebagai upaya
dalam terus meningkatkan kesejahteraan rakyat dan peningkatan kegiatan ekonomi
produktif, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat
Jenderal Sumber Daya Air terus berupaya dalam mendorong dan memajukan
infrastruktur sumber daya air untuk seluruh rakyat Indonesia salah satu upaya yang
dilalukan melalui Pengelolaan Bendungan, Danau, dan Bangunan Penampung Air
Lainnya.
Bendungan Bagong terletak di kali Bagong yang merupakan anak sungai Brantas
yang secara administrasi lokasi pekerjaan berada di Desa Sengon dan Desa
Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Propinsi Jawa Timur.
Secara batas wilayah sungai lokasi pekerjaan berada pada bagian Barat Daya DAS
Brantas, tepatnya di Sub-DAS Ngrowo-Ngasinan, Sub Sub DAS Bagong.
Pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek adalah dalam rangka:
- Upaya pengendalian daya rusak air (pengendalian banjir) di wilayah Kabupaten
Trenggalek.
- Upaya penyediaan air (air baku dan irigasi) untuk meningkatkan ketersediaan dan
pemenuhan kebutuhan air seiring dengan pertumbuhan penduduk.
- Pekerjaan Pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek (MYC)
pada tahun 2024 adalah merupakan pekerjaan lanjutan, dimana pada tahun 2018
telah dimulai dengan dilakukan penandatanganan kontraknya.
2. GAMBARAN UMUM
Berdasarkan batas wilayah sungai, lokasi pekerjaan pada bagian Barat Wilayah
Sungai Brantas, tepatnya di Sub-DAS Ngrowo-Ngasinan, Sub-sub-DAS Bagong. Secara
administratif lokasi pekerjaan terletak di Desa Sumurup dan Desa Sengon Kecamatan
Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Propinsi Jawa Timur.
Untuk pencapaian lokasi kegiatan dapat dilakukan dengan menggunakan
kendaraan roda 4 dari Kota Trenggalek arah menuju ke Kecamatan Bendungan sejauh
± 10 km melewati jalan aspal atau di sebelah Utara Kota Trenggalek, dan dilanjutkan
dengan berjalan kaki melalui jalan setapak menuju lokasi sungai.
Untuk rencana lokasi as Bendungan Bagong. Pada kiri as bendungan merupakan
daerah persawahan yang agak landai yang pada area sekitar top genangannya adalah
area perkampungan, sedangkan pada kanan as bendungan adalah area ladang agak
landai dengan kerapatan pepohonan yang relatif jarang. Area pengukuran dibatasi dari
elevasi dasar sungai sampai dengan ketinggian ± 100 meter atau dari elevasi +250 m -
+350 m sampai dengan green belt. Panjang sungai terukur dari as bendungan ke arah
hulu adalah 2,16 Km dan ke arah hilir adalah 0,6 Km. bagian kiri sungai adalah Desa
Sumurup, Kecamatan Bendungan dan kanan sungai terletak pada Desa Sengon,
Kecamatan Bendungan. Dengan luas area pengukuran daerah genangan dan hulu
bagian genangan juga meliputi kedua Kelurahan tersebut dengan luas pengukuran
adalah sekitar 214,12 Ha.
Luas daerah tangkapan air Bendungan Bagong 39.95 km2 atau 55% dari luas DAS
Bagong, dengan panjang sungai utama 25.65 km. bentuk daerah tangkapan air
Bendungan Bagong merupakan tipe daun memanjang yang betuknya menyerupai keris
kujang. Bentuk tipe ini merupakan ciri daerah yang waktu pengaliran puncaknya
lebih lama/landai dibandingkan dengan tipe daun melebar. Sungai bagong sendiri
merupakan sungai orde 2 yang mengalir dari utara ke selatan dan bertemu dengan
sungai Ngasinan di kota Trenggalek. Kondisi tutupan lahan DTA Bagong yang paling
dominan adalah hutan, di ikuti dengan tegalan semak belukar, pesawahan tadah hujan
dan pemukiman Kondisi geologi pada lokasi bendungan dan daerah genangan
semuanya ditempati oleh bagian bawah batuan dari Formasi Mandalika yang merupakan
batuan gunungapi terdiri dari breksi gunungapi, lava dan tuff, serta bersisipan dengan
batupasir dan batulanau yang berumur Oligosen sampai Miosen Bawah, sedangkan
bagian atas Formasi Jaten yang merupakan batuan sedimen terdiri dari perulangan
batupasir kuarsa, batulempung dan konglomerat, dan bersisipan dengan lignit dan tuff,
setempat batugamping dan diperkirakan berumur Miosen Bawah sampai Tengah yang
pada permukaannya mengalami pelapukan dan sebagian tertutup oleh endapan
longsoran, sedang pada daerah aliran sungai terdapat satuan aluvial.
Gambar 1. Peta lokasi Proyek Pembangunan Bendungan Bagong
Pembuatan tampungan air di lokasi proyek dibutuhkan untuk mereduksi banjir,
penyediaan air irigasi dan penyediaan air baku dengan dibangunnya proyek Bendungan
Bagong maka akan didapatkan tampungan sebesar 17,40 juta.m3
3. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN
Maksud pelaksanaan proyek ini adalah untuk mendukung tercapainya kedaulatan
pangan nasional dan ketahanan air dengan melaksanakan kegiatan proyek
pembangunan Bendungan Bagong. Sedangkan tujuan dari pelaksanaan proyek ini
adalah untuk manjadikan daerah Kabupaten Trenggalek untuk menaikkan cadangan air,
peningkatkan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya
daerah Kabupaten Trenggalek.
Dalam Rancangan RPJMN 2025-2029 pelaksanaan proyek Bendungan Bagong
masuk dalam prioritas di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan berperan dalam
pencapaian kedaulatan pangan melalui pelaksanaan kegiatan Pembangunan 49
bendungan.
Sementara itu dalam mewujudkan pencapaian Ketahanan Air Sasaran Utama
pembangunan sektor unggulan ini adalah sebagai berikut:
a. Kapasitas tampungan 17,40 juta.m3;
b. Pembangunan 1 Bendungan;
c. Mereduksi banjir;
d. Penyediaan air untuk irigasi seluas 977 ha;
e. Penyediaan air baku sebesar 153 lt/dt;
f. Pariwisata.
4. PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari Pekerjaan Pembangunan bendungan Bagong paket III di Kab.
Trenggalek (MYC) adalah masyarakat disekitar bendungan yang ada di Kabupaten
Trenggalek.
5. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan pada Pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kab.
Trenggalek (MYC) terdiri dari:
1. Pekerjaan Pengelakan
2. Bangunan Pelimpah (Spillway)
3. Bangunan Pengambilan
4. Pekerjaan Hidromekanikal
6. LOKASI KEGIATAN
Lokasi Pekerjaan Proyek Pembangunan Bendungan Bagong Terletak di Desa
Sumurup dan Desa Sengon Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Propinsi
Jawa Timur. Peta lokasi proyek dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 2. Lokasi Proyek Pembangunan Bendungan Bagong
7. NAMA ORGANISASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
Nama K/L : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Direktorat : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
BWS/BBWS : Balai Besar Wilayah Sungai Brantas
Satker : SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Brantas
PPK : Bendungan
8. SUMBER DANA
Pelaksanaan Pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kab. Trenggalek (MYC)
ini dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun
Anggaran 2024 – 2025 pada DIPA SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Brantas
menggunakan Kontrak Tahun Jamak, dengan rincian:
Nilai pagu : Rp. 402.943.706.270,00
Nilai HPS : Rp. 402.943.693.982,25
Alokasi Anggaran TA. 2024 : Rp. 184.345.489.000,00
Alokasi Anggaran TA. 2025 : Rp. 218.598.217.270,00
9. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan Pembangunan Bendungan Bagong Paket III di Kab.
Trenggalek (MYC) selama 379 (tiga ratus tujuh puluh sembilan) hari kalender terhitung
sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
JADWAL PELAKSANAAN