| 0828768911952000 | Rp 9,746,949,841 | |
| 0728489493952000 | - | |
| 0846522852952000 | - | |
| 0412960320953000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Nama Pekerjaan : Pengaspalan Jalan Dalam Kota Sinak
Nilai HPS : Rp.9.848.956.000,- (Sembilan milyar delapan ratus empat puluh
delapan ribu sembilan ratus lima puluh enam ribu rupiah).
Sumber Dana : DAK (Dana Alokasi Khusu).
Lingkup Pekerjaan : Pengaspalan
Pekerjaan Lapis Penetrasi Macadam (Lapen)
Metode pekerjaan jalan, khususnya adalah perkerasan jalan flexibel pavement (perkerasan lentur)
atau seringkali kita kenal ialah perkerasan jalan menggunakan bahan pengikat aspal. salah satu
perkerasan jalan aspal merupakan pekerjaan LAPEN macadam. Apa itu pekerjaan Lapen
macadam? dan bagaimana cara atau metode pengerjaan Lapen ini? mari kita cari tahu ini, apa itu
pekerjaan Lapen.
Pekerjaan Lapen
Defenisi Lapen
Lapen ialah sebuah singkatan dari Lapis Penetrasi. Ini ialah lapisan perkerasan yg terdiri asal
agregat pokok serta agregat pengunci dengan gradasi terbuka serta diikat sang aspal dengan cara
disemprotkan diatas lapisan tadi dan dipadatkan lapis demi lapis. Diatas lapen ini umumnya
diberikan laburan aspal menggunakan agregat penutup. Tebal lapisan bervariasi berasal 4 – 10
centimeter.
Bahan – Bahan Lapen
1. Agregat
Agregat terdiri dari batu pecah berupa agregat kunci dan agregat penutup yang bersih, keras
dengan kualitas seragam dan bebas dari kotoran lempung, dan bahan lainnya. agregat kasar
berupa lapisan utama yang berada dalam batas-batas agregat ukuran nominal 2,5cm – 6,25cm
yang tergantung kepada ketebalan lapisan dengan ukuran sepertiga tebal rencana. Agregat kunci
untuk lapisan utama harus lolos saringan 25 mm tetap tidak boleh lebih dari 5% akan lolos dari
saringan 9,5mm. Berikut adalah tabel gradasi agregat pokok dan pengunci :
sumber : Google.com
2. Bahan Pengikat (Aspal)
– Aspal penetrasi 80/100 atau penetrasi 60/70 yang memenuhi AASHTO.
– Aspal emulsi CRS1 atau CRS2 yang memenuhi ketentuan Pd S-01-1995-03 (AASHTO M208)
atau RS1 atau RS2 yang memenuhi ketentuan AASHTO M140
– Aspal cair penguapan cepat (rapid curing) jenis RC250 atau RC800 yang memenuhi ketentuan
Pd S-03-1995-03, atau aspal cair penguapan sedang (medium curing) jenis MC250 atau MC800
yang memenuhi ketentuan Pd S-02-1995-03
PROSES PELAKSANAAN PEKERJAAN LAPEN
1. Permukaan yang akan dilapisi Lapen perlu dibersihkan terlebih dahulu dari bahan – bahan
organik yang dapat mengganggu ikatan antara lapen dengan perkerasan eksistingnya dan lubang
– lubang pada jalan harus di perbaiki dengan cara ditutupi dengan agregat bergradasi menerus
dan dipadatkan.
2. Apabila lapen dikerjakan pada lapisan eksisting yang belum beraspal maka terlebih dahulu
perlu diberikan lapis resap pengikat (Prime coat) sebaiknya MC-250 sebanyak 0,5 liter per m2.
Namun, apabila lapen akan dikerjakan pada lapisan eksisting yang sudah beraspal maka perlu
diberikan lapis pengikat (Tack Coat) sebaiknya RC-250 sebanyak 0,5 liter per m2.
3. Agregat pokok yang disebarkan pada badan jalan bisa dengan menggunakan alat motor greder
ataupun dengan cara manual dengan menggunakan tenaga manusia. Ukuran agregat pokok
berkisar 5 cm – 7 cm.
4. Kemudian agregat dipadatkan dengan mesin gilas roda besi berat 6-8 ton dengan kecepatan +-
3 km/jam sebanyak minimal 6 lintasan.
5. Penyemprotan aspal cair pada agregat pokok dilakukan dengan mesin penyemprot aspal agar
aspal tersebar merata dan temperatur aspal harus dijaga antara 135º – 160º C.
6. Penebaran agregat pengunci dilakukan segera setelah penyemprotan aspal pada agregat pokok.
7. Agregat pengunci kemudian dipadatkan lagi dengan menggunakan alat pemadat roda besi
yang sama dengan digunakan pada pemadatan agregat pokok. Pemadatan perlu dilakukan sampai
agregat pengunci bisa tertanam dan saling mengikat dengan agregat pokok dibawahnya. Ukuran
agregat pengunci biasanya adalah batuan ukuran 3 cm – 5 cm.
8. Penyemprotan aspal cair pada agregat pengunci dilakukan dengan mesin penyemprot aspal
(sprayer) agar aspal tersebar merata dan temperatur aspal harus dijaga antara 135º – 160º C.
9. Terakhir diberikan agregat penutup, dengan ukuran maksimal agregat adalah 2 cm. Kemudian
lapisan ini akan dipadatkan lagi dengan menggunakan alat pemadat yang sama, dan lapisan akan
disemprotkan lagi dengan aspal cair lalu kemudian sebagai lapis penutupnya ditebarkan abu
batu pada permukaan badan jalan tersebut.
Berikut adalah Tabel kebutuhan Aspal dan Agregat pada pekerjaan Lapis Penetrasi Makadam
(Lapen).| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 19 May 2023 | Pembangunan Apron Bandara Sinak | Kab. Puncak | Rp 12,796,816,800 |
| 31 January 2019 | Pembangunan Jembatan Kali Komen (Tuntas) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 6,983,680,000 |
| 14 April 2023 | Pembangunan Asrama Mahasiswa Jayapura Tahap Akhir | Kab. Puncak | Rp 6,535,000,000 |
| 17 May 2024 | Peningkatan Jalan Nggun Wanena | Kab. Puncak Jaya | Rp 5,864,986,488 |
| 17 May 2024 | Peningkatan Jalan Enumbi Telenggen | Kab. Puncak Jaya | Rp 5,471,541,680 |
| 25 May 2023 | Pembangunan Jalan Gubume - Tinggirege | Kab. Puncak Jaya | Rp 5,257,646,559 |
| 30 May 2023 | Peningkatan Jalan Wolumban Enumbi | Kab. Puncak Jaya | Rp 5,226,577,999 |
| 16 October 2023 | Peningkatan Jalan Di Kelurahan Pagaleme | Kab. Puncak Jaya | Rp 5,133,137,000 |
| 16 October 2023 | Peningkatan Jalan Kali Namunggun | Kab. Puncak Jaya | Rp 4,999,895,000 |
| 16 May 2024 | Pembangunan Jalan Gubume-Tinggirege Tahap II | Kab. Puncak Jaya | Rp 4,866,090,000 |