| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0025368887922000 | Rp 896,369,400 | 68 | 77.6 | - | |
| 0027436476922000 | - | - | - | - | |
PT Dinamika Konsultan Indonesia | 06*5**8****01**0 | - | - | - | Tidak mencapai nilai ambang batas 65 |
CV Wanhar Konsultan | 02*2**3****22**0 | - | - | - | 1. Tidak mencapai nilai ambang batas 2. tidak menyampaikan pengalaman pekerjaan |
| 0020691192922000 | - | - | - | - | |
PT Geoinfotech Indonesia | 01*5**5****05**0 | - | - | - | Tidak datang menghadiri undangan pembuktian kualifikasi |
| 0014683551424000 | - | - | - | Tidak datang menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0739134906922000 | - | - | - | - | |
| 0712622950652000 | - | - | - | - | |
| 0014134456901000 | - | - | - | - | |
| 0744846981922000 | - | - | - | - | |
| 0016008351922000 | - | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
BIDANG BINA MARGA
Jln. Ir. Soekarno No. – Kompleks Puspem Kadula – Telp. : (0387) –
TAMBOLAKA
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PROGRAM
PENYELENGGARAAN JALAN
KEGIATAN
PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN/KOTA
PEKERJAAN
SURVEY KONDISI JALAN KABUPATEN
TAHUN ANGGARAN
2025
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
URAIAN PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu kabupaten yang berada di pulau Sumba, provinsi
Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sumba Barat Daya merupakan pemekaran dari Kabupaten
Sumba Barat, dan dibentuk berdasarkan UU No.16 tahun 2007. Pada tahun 2021 jumlah penduduk
kabupaten ini sebanyak 317.000 jiwa. Pusat pemerintahan berada di kecamatan Kota Tambolaka.
Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:
Utara : Laut Sawu
Timur : Kabupaten Sumba Barat
Selatan : Samudera Hindia
Barat : Samudera Indonesia
Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari 11 Kecamatan, 2 Kelurahan, dan 173 Desa. Pada tahun
2017, jumlah penduduknya mencapai 307.331 jiwa dengan luas wilayah 1.480,46 km² dan sebaran
penduduk 207 jiwa/km². Pada Sektor Pertanian, Kehutanan. Tahun 2020 Produksi jagung terbesar
berada di kecamatan Kodi Utara sebesar 33.505 ton. Produksi terbesar Cabai Rawit berada di
kecamatan Wewewa Barat yaitu 183 kuintal. Pisang dan pepaya adalah buah yang paling banyak
diproduksi di Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu sebesar 3.026 dan 2.898 kuintal. Pada Sektor
Transportasi, Berdasarkan tingkat kewenangan jalan Kabupaten/Kota di Sumba Barat Daya pada
tahun 2020 sepanjang 1.136,30 km. Sebagian besarnya berada dalam kondisi baik yaitu sepanjang
735,26 km. Sedang Jalan Nasional 37,20 km ; Jalan Provinsi 83,07 km.
Pola pergerakan antar wilayah sangat dipengaruhi oleh system jaringan jalan yang handal dan
mantap. System jaringan jalan yang baik akan mempermudah dan mempercepat sistem
perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain dengan sarana dan prasarana pendukungnya dengan
membentuk jaringan dan pelayanan. Dalam hal ini system jaringan jalan merupakan unsur yang
sangat penting dalam mempercepat berkembangnya suatu daerah. Hal ini berarti bahwa
kelemahan sektor transportasi akan mempengaruhi laju pertumbuhan sektor lainnya.
Pengembangan sarana dan prasarana jaringan transportasi dapat meningkatkan aksebilitas
terhadap pertumbuhan pada suatu wilayah. Sebagai suatu Kabupaten di Wilayah Provinsi Nusa
Tenggara Timur yang terus berkembang, sektor Pariwisata dan Pertanian merupakan salah satu
aset yang sangat diunggulkan dalam membantu roda perekonomian di wilayah Kabupaten Sumba
Barat Daya khususnya dalam bidang pariwisata dan KSPP (Kawasan Sentra Produksi Pangan).
Untuk mempercepat pertumbuhan pariwisata dan pengembangan KSPP (Kawasan Sentra
Produksi Pangan) kawasan wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, perlu merencanakan strategi
pengembangan system jarigan jalan mendukung sector pariwisata dan KSPP (Kawasan Sentra
Produksi Pangan) termasuk juga peningkatan kinerja program Dana Alokasi Khusus (DAK) Jalan
dan Jembatan dan rencana pengusulan rencana Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) sehingga
mobilitas orang maupun barang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dan dapat memenuhi
kebutuhan sosial masyarakat. Kondisi akses yang cukup jauh dan jaringan jalan yang sebagian
besar mengalami kerusakan mengakibatkan waktu tempuh serta tingkat pelayanan jalan rendah,
sehingga biaya transportasi menjadi meningkat. Hal ini menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan
terutama dalam hal pemborosan biaya, waktu, bahan bakar, serta rendahnya kinerja ruas jalan itu
sendiri.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumba Barat Daya yang mempunyai
tanggung jawab untuk memastikan kinerja pelayanan jaringan jalan secara optimal sehingga
kualitas jaringan jalan daerah dapat meningkat serta kemantapan jalan daerah dalam mendukung
sektor pariwisata dan KSPP (Kawasan Sentra Produksi Pangan) dapat lebih optimal. Untuk itu
diperlukan perencanaan, pemograman, penganggaran system jaringan jalan secara rinci untuk
menjamin pelaksanaan program berjalan.
2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja perencanaan, pemograman, dan
penganggaran jaringan jalan dengan metode survey PKRMS di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah menyusun perencanaan, pemograman dan penganggaran system
jaringan jalan di Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mendukung program DAK dan Rencana
Program PHJD Kabupaten Sumba Barat Daya.
3. Sasaran
Sasaran kegiatan ini adalah :
a. Teridentifikasinya data P/KRMS Jaringan Jalan Kabupaten Sumba Barat Daya.
b. Tersusunnya data dan analisa kondisi dan permasalahan jaringan jalan di Kabupaten Sumba
Barat Daya secara yang lengkap, akurat dan informatif yang dapat menjadi acuan dalam proses
penganggaran yang obyektif dengan menyusun proyeksi biaya berdasarkan norma standar
yang sudah ditetapkan.
c. sTersusunnya konsep pengembangan dan penanganan jaringan jalan di Kabupaten Sumba
Barat Daya.
d. Tersusunya konsep rencana, program dan anggaran pengembangan dan penanganan koridor
jaringan jalan Kabupaten Sumba Barat Daya.
RUANG LINGKUP
4. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan kegiatan ini meliputi:
a. Membuat Rencana Mutu Kerja (RMK) sesuai Kerangka Acuan Kerja;
b. Mengumpulkan data dan informasi tentang kegiatan / permasalahan teknik dan tata kelola pada
penyelenggaraan jaringan jalan;
c. Mengidentifikasi data P/KRMS Jaringan Jalan Kabupaten Sumba Barat Daya.
d. Menyusun data dan analisa kondisi dan permasalahan Jaringan Jalan di Kabupaten Sumba
Barat Daya secara yang lengkap, akurat dan informatif yang dapat menjadi acuan dalam proses
penganggaran yang obyektif dengan menyusun proyeksi biaya berdasarkan norma standar
yang sudah ditetapkan.
e. Menyusun konsep pengembangan dan penanganan Jaringan Jalan di Kabupaten Sumba Barat
Daya.
f. Menyusun konsep rencana, program dan anggaran pengembangan dan penanganan Jaringan
Jalan Kabupaten Sumba Barat Daya.
g. Melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang/Bina Marga, Forum Lalu Lintas Jalan (FLLAJ) dan dinas terkait lainnya (Sekda, Dinas
Keuangan, Bappeda, Unit Pengadaan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan).
h. Melakukan perjalanan dinas/survei di Provinsi/ Kabupaten yang dibutuhkan/diperintahkan oleh
pengguna jasa.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 March 2022 | Penyusunan Rp3kp (Rencana Pembangunan Dan Pengembangan Perumahan Dan Kawasan Permukiman | Kab. Kupang | Rp 2,000,000,000 |
| 8 June 2015 | Belanja Modal Perencanaan Rumah Jabatan Bupati | Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka | Rp 1,234,000,000 |
| 8 June 2015 | Pengadaan Rumpon Laut Dalam (5 Unit) | Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka | Rp 1,234,000,000 |
| 26 February 2024 | Review Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (Rispam) | Kab. Kupang | Rp 1,000,000,000 |
| 10 May 2013 | Penyusunan Master Plan 1 Paket | Ditjen Phb Udara | Rp 1,000,000,000 |
| 3 December 2015 | Pekerjaan Pengawasan 1 Paket | Ditjen Phb Udara | Rp 932,385,000 |
| 14 June 2024 | Survey Kondisi Jalan Kabupaten | Kab. Sumba Barat Daya | Rp 900,000,000 |
| 3 July 2023 | Survei Kondisi Jalan Kabupaten | Kab. Sumba Barat Daya | Rp 900,000,000 |
| 26 August 2016 | Jasa Konsultasi Manajemen Konstruksi Pembangunan Kantor Bupati Sikka | Agency Sikka | Rp 843,200,000 |
| 10 May 2018 | Perencanaan Teknis Pembangunan Lapangan Gor Ama Jokowi Lembata | Unit Layanan Pengadaan (Ulp) Kabupaten Lembata | Rp 750,000,000 |